Galuh Nita Prameswari
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Ibu melalui Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Makanan Olahan Ikan Prameswari, Galuh Nita; Kurnia, Arif Rahmat; Susilo, Mursid Tri
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 3 (2019): HIGEIA: July 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i3.30046

Abstract

Latar Belakang: Gizi buruk dan gizi kurang pada balita masih menjadi masalah gizi di Indonesia, termasuk Provinsi Jawa Tengah. Salah satu faktor yang menyebabkan kondisi tersebut adalah karena kurangnya asupan zat gizi terutama energi dan protein. Bahan pangan yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai upaya penunjang status gizi balita adalah ikan, yang tingkat konsumsinya masih sangat rendah pada masyarakat Jawa Tengah. Diperlukan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengkonsumsi makanan berbahan dasar ikan khususnya bagi balita. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancanganone one group pre-post test design. Penelitian ini melibatkan 11 ibu-ibu di RW 2 Kelurahan Pegulon Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal yang memiliki anak ataupu cucu balita, setelah itu diperhatikan pengetahuannya mengenai konsumsi ikan. Simpulan: Penyuluhan Gemar Makan Ikan dan pelatihan pembuatan makanan tambahan berbahan dasar ikan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan minat Ibu untuk memberikan makanan olahan ikan pada anak balitanya.
Analisis Potensi Bahaya Metal Dust Explosion Menggunakan Metode Fault Tree Analysis Arfiyana, Nurida Choirinisa; Widowati, Evi; Prameswari, Galuh Nita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 3 No 4 (2019): HIGEIA: October 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v3i4.30202

Abstract

ABSTRAK CSB menemukan rata-rata sekitar 10 insiden dust explosion terjadi per tahun pada rentang waktu 25 tahun. Satu dekade terakhir, hampir setiap tahun di dunia terjadi kasus metal dust explosion. PT X adalah perusahaan baja yang pernah mengalami ledakan pada tahun 2004 dan 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya metal dust explosion menggunakan metode fault tree analysis di PT X. Jenis metode penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) level 1. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar proses produksi dan lembar tabel identifikasi awal FTA dengan validasi desain menggunakan penilaian dari ahli. Hasil menunjukkan terdapat 77 penyebab dasar terjadinya metal dust explosion dengan penyebab terbanyak adalah kurangnya biaya dan kurangnya informasi masing-masing sebesar 6,5%. Kombinasi kesalahan untuk menyebabkan metal dust explosion terdapat 75 single minimal cut set yang didominasi desain fasilitas dan 3 double minimal cut set terbanyak adalah kombinasi dengan desain fasilitas. ABSTRACT CSB found that there were about 10 incidents of dust explosion happened per year within 25 years. For the last decade, metal dust explosion case almost happened every year in the world. PT X is a steel manufacture which had explosion cases that happened in 2004 and 2017. This research aims to identify and evaluate metal dust explosion hazard potential using fault tree analysis method at PT X. This research is Research and Development (R&D) level 1. Instruments that were used in this research are production process sheet and table of identification sheet with the expert as design evaluator. Result shows that there are 77 dust explosion basic causes which mostly caused by lack of fund and lack of information with percentage of 6,5% for each. There are 75 single minimal cut sets which are dominated by facility design and 3 double minimal cut sets with mostly is a combination of facility design as failure combinations that can lead to metal dust explosion.
Pemanfaatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis di Puskesmas Purnamasari, Shella Mediciani; Prameswari, Galuh Nita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i2.33805

Abstract

ABSTRAK Pada 37 puskesmas di Kota Semarang selama bulan Januari sampai Desember 2018 masih ada puskesmas yang memiliki rata-rata rasio kunjungan peserta Prolanis (RPPB) kurang optimal atau tidak memenuhi target minimal 50% kunjungan peserta Prolanis. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan Prolanis di puskesmas Kota Semarang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis). Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Clustered Proportionate Random Sampling yaitu diperoleh sampel sebanyak 44 pasien Prolanis di Puskesmas Srondol dan 74 pasien Prolanis di Puskesmas Bandarharjo. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Data analisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan Prolanis pada puskesmas di Kota Semarang adalah tingkat pengetahuan (p=0,015), dukungan keluarga (p=0,002), dukungan tenaga kesehatan (p=0,009), dan tingkat keparahan yang dirasakan (p=0,025). Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan tingkat keparahan yang dirasakan dengan pemanfaatan Prolanis. ABSTRACT In Semarang City, there are 37 Primary Health Cares. However, from January to December 2018, some of which were still had an average Prolanis attendance ratio (RPPB) that was less than optimal or did not meet the minimum target 50% of Prolanis participant visits. It shows that the utilization of Prolanis in Semarang City’s Primary Health Care is still low. The purpose of this study is to determine the factors associated with the utilization of chronic disease management programs (Prolanis). This research used observational analytic cross-sectional design. It also used the Clustered Proportionate Random Sampling method, which obtained 44 samples of Prolanis patients at the Srondol Primary Health Care and 74 Prolanis patients at the Bandarharjo Primary Health Care. This research used a questionnaire to obtain the data. The data analysis was done by chi-square test. The results of this study showed that the variables associated with the use of Prolanis in Primary Health Care of Semarang City were the level of knowledge (p = 0.015), family support (p = 0.025), support of health workers (p = 0.003), and perceived severity (p = 0.0025). The results conclude that there is a relationship between the level of knowledge, family support, support of health workers, and the level of perceived severity with the utilization of Prolanis.
Program Penanggulangan Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Pradana, Firmansyah Kholiq; Prameswari, Galuh Nita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No Special 4 (2020): HIGEIA: December 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4iSpecial 4.33874

Abstract

ABSTRAK Prevalensi gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Poncol pada tahun 2017 adalah sejumlah 10,26 %, dan merupakan kasus balita gizi kurang tertinggi di Kota Semarang. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi proses perencanaan, pelaksanaan dan hasil program penanggulangan gizi kurang. Jenis penelitian ini adalah penelitian jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang yang terdiri dari 5 informan utama dan 6 informan triangulasi. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman wawancara terkait evaluasi program penanggulangan gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Poncol Kota Semarang dengan proses analisi data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pelacakan balita gizi kurang yaitu sebesar 88 % masih dibawah target yaitu 100 %. Penyuluhan dan konseling gizi belum maksimal karena masih kurangnya pengetahuan ibu mengenai pola asuh balita yang terkena gizi kurang. Capaian pemberian makanan tambahan yang masih dibawah sasaran 100 % yaitu sebesar 50 %. Pemberian Vitamin dan mineral yang terdapat salah sasaran karena terkendala data yang kurang lengkap. Saran untuk Puskesmas Poncol yaitu melakukan evaluasi hingga ke semua lini terutama masyarakat. Kata kunci: Gizi Kurang, Evaluasi, Program, Penanggulangan ABSTRACT The prevalence of undernutrition in infants in the working area of the Poncol Community health in 2017 is 10.26%, and is the case of a less-than-highest nutrient in Semarang. The purpose of this research is to know and evaluate the process of planning, implementation and outcome of undernutrition countermeasure program. This type of research is a qualitative research type study with a descriptive survey approach. The informant in this study amounted to 11 people consisting of 5 main informant and 6 triangulated informant. Sampling using purposive sampling techniques for data retrieval in this study is through interviews and documentation. The instrument used in this research is an interview guideline related to the evaluation of a lack of malnutrition program in the working area of the Community health centers Poncol Semarang with the process of data analysis of data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions and verification. The results showed that the tracking of nutritional infants was less than 88% constrained by the mother of malnourished infants who did not bring the balms to Posyandu. Counseling and nutritional counseling have not been maximized because there is still a lack of knowledge about the foster care of toddlers affected by less nutrition. The achievement of additional meals that are still below the target of 100% is 50%. The provision of vitamins and minerals that have been mistargeted due to less complete data constraints. Advice for Poncol Puskesmas is to evaluate to all lines especially the community. . Keywords: Undernutrition, evaluation, program, prevention
Penyelenggaraan Makanan, Tingkat Kecukupan Energi dan Status Gizi pada Siswi SMP 'Ain, Kasyful; Prameswari, Galuh Nita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 4 (2020): HIGEIA: October 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i4.33906

Abstract

Abstract According to the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 75 of 2013, the AKG needed by girls aged 13-15 years is 2000 kcal. Efforts to meet the energy needs and good nutrition of children through consumption in schools can be done through the provision of food in schools. The purpose of this study was to analyze the implementation of food in the dormitory and determine the level of energy sufficiency and nutritional intake of female students living in the boarding school. The research method is descriptive analysis using quantitative research methods with techniques cross sectional. The results of research in the Universe hostel is one form of organizing food that is not looking for profit. As much as 83.4% of the organization of food in the boarding school kitchen has been implemented well. There were 18 students (60%) who had good levels of energy adequacy. Students who have normal nutritional status and acceptability are 16 students (53.3%) out of 30 students. The conclusion of this research is that the implementation of food has been implemented well so that the level of energy sufficiency and nutritional intake of female students living in the boarding school has no problems and those who have normal nutritional intake and acceptability are more than half of all female students living in the boarding school. Keywords: food provision, boarding school, nutritional intake.
Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Basith, Ziana Aubi; Prameswari, Galuh Nita
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 1 (2020): HIGEIA: January 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i1.34957

Abstract

Number of patient visits in Puskesmas Gayamsari has decreased from 2015 to 2018. The scope of health service utilization in Puskesmas Gayamsari can be said low, because of the reach of patient visits in Puskesmas Gayamsari under the average patient visits in Puskesmas of Semarang City, that is 80%. The research objectives were to know the factors relate to the utilization of health services in Puskesmas Gayamsari. The type of research is an analytical observational with cross sectional design. The number of samples is 90 respondents selected with an accidental sampling using the chi-square test. Result shows that knowledge (p=0,000), attitude (p=0,009), individual assessment of the disease (p=0,000), facilities (p=0,000), doctor's service (p=0,016), accessibility (p=0,000), and ease of information (p=0,000) are related with the utilization of health services i Puskesmas gayamsari, while the level of education (p=0,379) is not related to the utilization. This research suggestion is to optimize the publication of the existence and benefits of Puskesmas Gayamsari as health service provider through mass media and soon.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN GARAM BERIODIUM TINGKAT RUMAH TANGGA Sutiah, Sutiah; Prameswari, Galuh Nita; Handayani, Oktia Woro Kasmini
Journal of Health Education Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i2.17727

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan garam beriodium di Desa Tluwuk pada bulan Februari 2016 yaitu sebesar 4,76%, dan bulan Agustus mengalami kenaikan menjadi 23,80%. Angka ini sangat rendah dibandingkan dengan desa lain yang berada di wilayah kerja puskesmas Wedarijaksa II. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional yang melibatkan 80 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan penggunaan garam beriodium tingkat rumah tangga yaitu pengetahuan ibu tentang garam beriodium (p<0,01), sikap ibu terhadap garam beriodium (p<0,01), dukungan keluarga/ tetangga/ tenaga kesehatan/ tokoh desa (p<0,01), dan jarak tempuh pembelian garam beriodium (p<0,01), sedangkan pendidikan ibu (p: 0,06), pekerjaan keluarga (p: 0,32), pendapatan keluarga per kapita (p: 0,33), dan penyuluhan tenaga kesehatan (p: 0,24) tidak berhubungan. Simpulan: Faktor yang berhubungan dengan penggunaan garam beriodium tingkat rumah tangga yaitu pengetahuan ibu tentang garam beriodium, sikap ibu terhadap garam beriodium, dukungan keluarga/ tetangga/ tenaga kesehatan/ tokoh desa, dan jarak tempuh pembelian garam beriodium.
PROMOSI GIZI TERHADAP SIKAP GEMAR MAKAN IKAN PADA ANAK USIA SEKOLAH Prameswari, Galuh Nita
Journal of Health Education Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v3i1.18379

Abstract

Latar Belakang: Kecukupan zat gizi diperlukan oleh setiap individu, termasuk kelompok anak usia sekolah. Indonesia memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar, tetapi tingkat konsumsi ikan di Indonesia masih rendah. Konsumsi ikan penduduk Indonesia pada tahun 2013 hanya 35 kilogram per kapita per tahun. Tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah masih di bawah 20 kilogram per kapita per tahun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsumsi ikan adalah dengan membentuk sikap yang positif gemar makan ikan pada anak usia sekolah di Semarang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap anak gemar makan ikan setelah diberikan intervensi promosi gizi gemar makan ikan.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian one grouppretest posttest design. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2017, dengan jumlah sampel 54 siswaSekolah Dasar.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan intervensi, jumlah anak yang menyatakan sikap gemar makan ikan yaitu 92,6% dan yang menyatakan tidak gemar makan ikan 7,4%. Setelah dilakukan intervensi promosi gemar makan ikan, jumlah anak yang menyatakan sikap gemar makan ikan sebanyak 98,1%, sedangkan siswa yang menyatakan sikap tidak gemar makan ikan hanya 1 siswa (1,9%).Simpulan: Promosi gemar makan ikan dapat membentuk sikap positif anak terhadap konsumsi ikan.
PERAN UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) DALAM UPAYA PENANGGULANGAN OBESITAS PADA ANAK USIA SEKOLAH Fridayanti, Devinta Very; Prameswari, Galuh Nita
Journal of Health Education Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota semarang menduduki peringkat pertama se-Jawa Tengah pada kasus obesitas anak usia sekolah tahun 2007. Salah satu pihak yang turut berperan penting dalam upaya penanggulangan obesitas pada anak usia sekolah adalah UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran UKS dalam upaya penanggulangan obesitas pada siswa di SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan informan secara purposive sampling. Informan penelitian yaitu guru Pembina UKS, siswa yang obesitas, wakil kepala sekolah SDN Lamper Kidul 02, serta petugas UKS dari Puskesmas Lamper Tengah. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pihak UKS SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang belum memprioritaskan upaya penanggulangan obesitas pada siswanya. Saran yang diberikan yaitu pihak UKS SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang dapat segera memasukkan program penanggulangan obesitas bagi para siswanya.
MEDIA KOMIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP GIZI PADA ANAK YANG GEMUK DAN OBESITAS Wulandari, Meilia; Prameswari, Galuh Nita
Journal of Health Education Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang cooperate with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jhe.v2i1.19113

Abstract

Latar Belakang: Obesitas dan kegemukan (overweight) merupakan masalah gizi masyarakat dunia yang perlu mendapat perhatian. Studi pendahuluan di SD Hj Isriati Baiturrahman 1, Semarang diketahui 14 siswa (46,7%) menunjukkan pengetahuan baik dan 16 siswa (53,3%) menunjukkan pengetahuan kurang, serta 11 siswa (36,7%) menunjukkan sikap positif dan 19 siswa (63,3%) menunjukkan sikap negatif.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental design dengan rancangan one group pretest and posttest design tanpa kelompok kontrol. Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 siswa yang diambil secara simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner pretest posttest dan media komik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna antara skor pengetahuan dan sikap gizi sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan informasi gizi melalui media komik dengan nilai (p=0,000) dan (p=0,002).Simpulan: : Ada pengaruh pemberian informasi gizi melalui media komik terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap gizi pada siswa.