Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Smart Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Efektifitas Pertumbuhan Tanaman Bayam Hijau (Amaranthus Tricolor) Novta Dany’el Irawan; Nurdin, Shafiq; Kusumawardhani, Arianti; Izza, Syarifatul
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v5i2.8747

Abstract

Bayam (Amaranthus Tricolor) adalah sayuran yang mengandung protein, sumber provitamin A, B, C, dan serat, terkandung juga asam oksalat dalam jaringan daunnya. Permintaan pasar yang tinggi terhadap bayam tidak diimbangi dengan peningkatan produksi. Peningkatan produksi sebenarnya dapat dilakukan dengan memperluas area tanam, namun hal ini tidak dapat dilaksanakan karena area pertanian yang semakin terbatas. perkembangan teknologi komunikasi semakin pesat dan saat ini telah muncul istilah Internet of Things (IoT). IoT memungkinkan semua objek untuk berkomunikasi satu sama lain melalui Internet. Konsep IoT dapat diterapkan pada berbagai aspek, salah satunya pada aspek pertanian. Tujuan penelitian ini membuat sistem pemantauan pertanian yang dapat dikontrol melalui aplikasi atau inovasi pertanian modern berbasis Internet of Things (IoT) dikenal sebagai pertanian cerdas. Hasil penerapan Smart hidroponik pada tumbuhan bayan adalah suhu udara yang di kontrol melaui sensor bekisar 20°C - 27°C, kelembaban udara 40% – 70%, dan pH air 6.5 – 7.0. dengan hasil tersebut tanaman bayam dapat tumbuh dan berkembang subur, sehingga hasil panen di dapatkan 750gr bayam. Perlu diketahui dalam penelitan ini terdapat 5 netpot yang gagal tumbuh dari total 20 netpot yang diujicoba, hal ini disebabkan kesalahan dalam penempatan netpot yang terkena sinar matahari secara langsung.
Desain Alat Smart Farming Penyiram Bawang Merah Menggunakan Arduino Uno Berbasis Android Novta Dany’el Irawan; Shafiq Nurdin; Muhammad Athoillah; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
Infotekmesin Vol 13 No 2 (2022): Infotekmesin: Juli, 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v13i2.1539

Abstract

One of the technological developments in agriculture is smart farming. Shallot farmers still carry out the process of watering shallot plants manually. This takes a long time because farmers have to go around the agricultural land during the watering process. To solve these problems, an automatic shallot sprinkler machine was designed that can be applied by farmers. The Arduino Uno ATMega328 microcontroller is used on this machine as the control system, while Android is used for the interface. The android interface on this machine can provide a graphical display, therefore farmers can give direct orders to drive a DC motor (Direct Current) and a DC pump on/off switch (Direct Current). The results of the smart farming research on this automatic onion sprinkler help farmers get 72% efficient time. The comparison can be seen in the manual watering process on 10,000m2 agricultural land that takes 7 days, on the other hand, it only takes 2 days when it is done with smart farming technology.
Optimalisasi Sistem Pelanggaraan Lalu lintas Kendaraan Besar Menggunakan Algoritma Mobilnet-SSD dan Pengolahan Citra K-Nearest Neighbors (KNN) Okiandri, Diki; Irawan, Novta Danyel; Ardian, Yusriel; Nurdin, Shafiq; Siswoko, Muhammad Urfun Nuurrazzaq
Infotekmesin Vol 16 No 2 (2025): Infotekmesin: Juli 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v16i2.2743

Abstract

This study is motivated by the high rate of traffic violations involving large vehicles such as trucks and buses, particularly on city protocol roads where these types of vehicles are prohibited. Most existing e-ticketing (e-Tilang) systems are still unable to automatically detect large vehicles in real-time and simultaneously read their license plates accurately. This limitation represents a research gap that this study aims to address. The objective of this research is to develop an integrated system that automatically detects violations committed by large vehicles and reads their license plates. The system employs the MobileNet-SSD algorithm for detecting large vehicles from traffic video data and applies the K-Nearest Neighbors (KNN) method for license plate character recognition. Based on tests conducted on five traffic videos under various conditions (morning, afternoon, night), the system achieved a detection accuracy of 90% for large vehicles and an 80% accuracy in license plate recognition. The system performed optimally during daylight hours but showed reduced accuracy at night due to limited lighting conditions. The integration of these two methods has proven to be effective and feasible for real-time law enforcement systems, especially in areas with limited computational resources.
Peningkatan Operasional Mesin Blender pada Produksi Tepung sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian UKM Nurdin, Shafiq; Shofiyati, Nur; Dinnullah, Riski Nur Istiqomah; Fayeldi, Trija
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 3 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i3.17755

Abstract

Tepung Bumbu Krispi (TBK) merupakan bahan makanan yang diolah dari bahan dasar bumbu dan tepung yang saat ini diminati oleh masyarakat karena praktis dalam penyajiannya, sehingga usaha untuk membuat produk ini memiliki prospek untuk dikembangkan. UKM Tepung bumbu krispi "Amanah" memproduksi TBK selama kurang lebih 7 tahun mengalami kesulitan dalam proses produksi, terutama pengolahan bahan dasar bumbu yang memiliki tekstur butiran kasar dan besar untuk menjadi halus. Dibutuhkan mesin blender dari bahan stainless steel dan kapasitas besar untuk mengembangkan dan meningkatkan produksinya. Program pengabdian kepada melalui Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) kepada mitra UKM tepung bumbu krispi “Amanah” memiliki tujuan melakukan pembinaan, pelatihan dan pendampingan terkait sistem operasional, perawatan dan perbaikan mesin blender. Hasil kegiatan pengabdian telah berjalan lancar sesuai jadwal, dimana mitra dan karyawannya mampu mengoperasikan mesin, melakukan perawatan dan perbaikan dasar pada mesin blender. Partisipasi aktif antara pengabdi dengan mitra mampu memberikan peningkatan pada kualitas dan kuantitas mitra dalam menghasilkan produk berupa TBK, sehingga memberikan kelancaran dan kesuksesan dari kegiatan Pengabdian ini.
Implementasi Teknologi Pengiris Otomatis untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Pada UKM Kerupuk Singkong di Desa Sumberbening, Malang Amak Yunus Eko Prasetyo; Riski Nur Istiqomah Dinnullah; Shafiq Nurdin
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 15 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v15i2.4044

Abstract

UKM kerupuk singkong di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Malang, menghadapi kendala utama dalam proses produksi, terutama pada tahap pengirisan bahan baku yang masih dilakukan secara manual. Proses tersebut tidak hanya memerlukan waktu yang lama, tetapi juga menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam sehingga berdampak pada kualitas produk dan kapasitas produksi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas UKM melalui implementasi teknologi tepat guna berupa mesin pengiris otomatis. Metode pelaksanaan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu (1) FGD Sosialisasi Program sebagai media penyuluhan dan diskusi, (2) Pelatihan intensif bagi mitra dan karyawan terkait penggunaan teknologi baru, serta (3) Pendampingan operasional untuk memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diaplikasikan secara mandiri dan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi dari 100–120 kg menjadi 150–180 kg per batch, waktu pengirisan berkurang menjadi 2–2,5 jam, dan ketebalan irisan lebih seragam (1–2 mm). Selain itu, keterampilan karyawan dalam mengoperasikan serta merawat mesin meningkat, dan keluhan terkait panas maupun kelelahan berkurang. Kesimpulannya yang dapat diambil dari program ini adalah penerapan teknologi pengiris otomatis terbukti efektif dalam mengoptimalkan proses produksi kerupuk singkong, meningkatkan daya saing UKM, dan membuka peluang pengembangan usaha secara berkelanjutan. Kata Kunci: Teknologi Tepat Guna, Mesin Pengiris Otomatis, Efisiensi Produksi, UKM Kerupuk Singkong
Desain Simulasi Panas Oven Pengering Model Drum Menggunakan CFD Solidworks Flow Simulation Nurdin, Shafiq; Kusumawardhani, Arianti; Roviqi Nahdlo, Mochamad; Nur Istiqomah Dinnullah, Riski
RAINSTEK: Jurnal Terapan Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 3 (2025): September
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jtst.v7i3.13338

Abstract

Proses pengeringan merupakan tahapan penting dalam pengolahan bahan yang bertujuan mengurangi kadar air dengan memanfaatkan perpindahan panas tanpa menimbulkan kerusakan signifikan pada produk. Penelitian ini bertujuan merancang dan menganalisis distribusi panas pada oven pengering model drum menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) melalui fitur Flow Simulation pada Solidworks. Penelitian dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu pre-processing berupa perancangan 3D oven pengering, processing melalui penentuan kondisi batas dengan velocity inlet 0,1 m/s dan variasi suhu 50°C, 60°C, 70°C, 80°C, dan 90°C, serta post-processing berupa analisis pola aliran, kontur temperatur, dan grafik perubahan temperatur. Hasil menunjukkan bahwa aliran udara pada saluran masuk bersifat laminar dan berubah menjadi turbulen di dalam ruang oven. Variasi suhu memengaruhi pola distribusi panas, di mana suhu tinggi (80–90°C) menghasilkan penyebaran panas yang lebih merata, sedangkan suhu rendah (50–60°C) menghasilkan area panas yang terbatas di bagian tengah hingga atas ruang oven. Rancangan oven pengering model drum menunjukkan efektivitas distribusi panas yang baik pada suhu tinggi sehingga bisa diterapkan sebagai alternatif pengering efisien untuk kebutuhan produksi skala kecil dan menengah.
Peningkatan Produksi Melalui Mesin Pengiris Adonan Kerupuk, Pengemasan dan Pemasaran UKM Kerupuk Bawang Shafiq Nurdin; Sutoko; Trija Fayeldi; Riski Nur Istiqomah Dinnullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jdimas.v3i1.12732

Abstract

Kerupuk bawang merupakan salah satu camilan tradisional Indonesia yang sangat populer karena cita rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah. Kerupuk bawang biasanya dibuat dari bahan utama tepung tapioka dan tepung terigu, dengan tambahan bawang putih sebagai pemberi aroma khas beserta bumbu lainnya. Teknik pembuatan kerupuk bawang mentah mencakup prosespencampuran adonan, penyimpanan bentuk lontongan, pengukusan, pengirisan, penjemuran, dan pengemasan. Kerupuk bawang memiliki potensi sebagai produk bernilai tambah yang dapat diproduksi oleh UKM dalam skala industri kecil hingga besar, salah satunya UKM Kerupuk Bawang yang dikelola oleh Ibu Mita. Akan tetapi, terdapat permasalahan yang dihadapi oleh UKM ini, antara lainbidang produksi: pengirisan masih manual, pengemasan dilakukan sekedarnya, dan pemasaran lingkup lokal sekitar usaha. Tujuan dari kegiatan ini untuk perbaikan produksi kerupuk bawang mentah melalui penerapan mesin pengiris adonan kerupuk bentuk lontongan; perbaikan pengemasan melalui: ukuran kemasan, merancang merk dagang usaha, dan pemasaran melalui media sosial.Metode pelaksanaan dengan pelatihan dan pendampingan, meliputi pelatihan penggunaan mesin pengiris adonan kerupuk, pengenalan dan promosi merk, pendampingan pemasaran melalui media sosial dan digital. Manfaat yang dirasakan oleh mitra dengan meningkatnya produksi irisan dari kerupuk, meningkatnya pengetahuan mitra dalam bidang pengemasan dan pemasaran.