Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN TEKNIK VOKAL DALAM PADUAN SUARA Joam Nieckens Mokoagow; Meyny Kaunang; RAD Sri Hartati
KOMPETENSI Vol. 3 No. 10 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i10.6602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi proses pembelajaran teknik vokal pada Paduan Suara SMA Negeri 3 Kotamobagu. Paduan suara, sebagai kegiatan sosial yang sangat sukses dalam ranah seni, memiliki berbagai manfaat. Paduan suara merupakan entitas dasar yang dapat diorganisir dan disutradarai oleh kelompok paduan suara dan aransemen vokal. Dalam konteks paduan suara, setiap suara memiliki perannya masing-masing dalam komposisi, terbagi menjadi sopran, alto, tenor, dan bass (SATB). Namun, paduan suara siswa di sekolah belum mencapai standar SATB. Penelitian ini berfokus pada proses pembelajaran teknik vokal dalam paduan suara SMA Negeri 3 Kotamobagu dan implikasinya. Pendekatan kualitatif dan metodologi Musikologi digunakan dalam penelitian ini, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran teknik vokal dalam paduan suara merupakan komponen integral dalam proses belajar mengajar. Ini memegang peran kunci dalam upaya siswa dalam menguasai isi pembelajaran, yang sekaligus menjadi dasar bagi penilaian kemampuan siswa dengan menggunakan instrumen penilaian yang disusun berdasarkan indikator pencapaian kompetensi.
AN ANALYSIS OF THE GUITAR MUSIC LEARNING OF BEGINNER USING PROBLEM-BASED LEARNING Abraham G. A. Onibala; Meyny Kaunang; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 2 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i2.7990

Abstract

This present study aims at exploring the implementation of Beginner Guitar Music Learning through the application of the Problem Based Learning (PBL) model. The research focuses on understanding how the Problem Based Learning model is employed in the context of learning beginner guitar music. The qualitative method with a pedagogical approach was employed for data collection, utilizing observation, interviews, and documentation. The findings reveal that, in the preparatory phase for implementing music learning activities at SMA Negeri 1 Tondano, comprehensive planning is essential. This involves developing semester programs, syllabuses, lesson plans, learning media, and teaching materials. Moreover, the cultural arts (music) teachers conduct a thorough assessment of each student's abilities, considering their interests, needs, and profiles. This information aids in tailoring the learning process to accommodate different learning styles. The study contributes valuable insights into the practical application of the Problem Based Learning model in the domain of beginner guitar music education.
THE ANALYSIS OF THE LEARNING PROCESS ON CHOIR EXTRACURRICULAR ACTIVITY AT SENIOR HIGH SCHOOL LEVEL Geraldo Rotikan; Meyny Kaunang; Luccylle Takalumang
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 2 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i2.7991

Abstract

This study aimed to explore and characterize the extracurricular choir learning activities at SMA Negeri 1 Tondano, with a specific focus on the choir training initiatives implemented to enhance students' creativity in the realm of music. Employing a descriptive qualitative research approach, this study utilized observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The research findings revealed that the teachers employed instructional methods including the demonstration, question-and-answer, and exercise techniques. The teachers in charge of the choir extracurricular implemented various strategies such as planning, execution, and assessment. The choir training process encompassed song material preparation, sheet music analysis, and a structured sequence of activities. This sequence commenced with an opening prayer, followed by warm-up exercises incorporating muscle stretching, breathing drills, and vocal warm-ups. Subsequently, students engaged in the practice of analyzed songs, correcting dynamics, vocals, and articulation, while also applying and fortifying expressions and movements in harmony with the song's intended message. The session concluded with advice, motivation, and a closing prayer.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS ON THE ROLES AND FUNCTIONS OF THE MUSIC TEAM IN A WORSHIP Miracle Christian Pratowo; Meyny Kaunang; Franklin Dumais
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 4 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i4.8286

Abstract

The present study is conducted to explore the roles and functions of the worship music team as shown at the curch of GPdI Karmel Tataaran II. This qualitative study uses primary and secondary data. The primary data are obtained through interview from the members of the church and the members of the music team of the church. The primary data are also collected through direct observation. On the other hand, the secondary data comes from the documentation of the previous relevant research and the digital sources from the internet. The obtained data are then analyzed using interactive data analysis which consists of the steps of data reduction, data display, and conclusion or verification. The findings show that the worship music team at the church of GPdI Karmel Tataaran II has a very important role in the worship experiences of the church members. The worship music team help the church members to have praying experiences full of happiness, to have a close relationship with the God, and to create a harmonic and happy atmosphere during the worship. The findings have important implications for the development of church worship and the enhancement of the music team's role in supporting worship objectives. Theoretically and practically, this research contributes to further understanding of the dynamics of music teams in Pentecostal churches.
ANALISIS TEKNIK VOKAL DAN PERANAN GENRE MUSIK POP: SEBUAH ANALISIS DESKRIPTIF Gam, Excel Aner; Dumais, Franklin; Kaunang, Meyny
KOMPETENSI Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i3.8563

Abstract

Penelitian ini dususun dengan tujuan mengidentifikasi teknik vokal, peran dan fungsi genre musuk pop di SMA Negeri 6 Halmahera Utara. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Halmahera Utara pada bulan April – Juni 2023. Peneliti menggunakan sumber data primer dan sekunder dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik pop benar-benar meresap ke dalam kehidupan remaja, terutama peserta didik di SMA Negeri 6 Halmahera Utara. Musik pop berfungsi sebagai saluran ekspresi untuk menyampaikan berbagai situasi dan kondisi, baik secara personal maupun dalam kelompok. Bagi para siswa sendiri, musik pop memiliki berbagai peranan seperti motivasi belajar, media hiburan, sarana komunikasi, pengungkapan emosional, dan berbagai fungsi lainnya. Temuan ini menegaskan bahwa musik pop tetap relevan dan diminati di setiap era. Meskipun memiliki struktur yang sederhana, musik pop menjadi genre musik mudah dicerna oleh berbagai kalangan.
OPTIMALISASI PENGEKSPRESIAN IDE BERDASAR PRINSIP-PRINSIP SKILL DAN PEMAHAMAN PERRY RUMENGAN DALAM MEMIMPIN PADUAN SUARA Montolalu, Debora; Rumengan, Perry; Kaunang, Meyny
KOMPETENSI Vol. 4 No. 3 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i3.8598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ciri khas tentang optimalisasi pengekspresian ide berdasar prinsip-prinsip skill dan pemahaman Perry Rumengan dalam memimpin Paduan Suara. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan oleh peneliti adalah menggunakan metode kualitatif, sehingga data-data penyajian dalam karya tulis ini berasal dari naskah, wawancara, catatan lapangan, foto, dokumen pribadi, pengalaman pribadi, catatan atau memo, jurnal, artikel, buku, observasi lapangan, dokumentasi, perekaman serta studi pustaka. Adapun lokasi utama dalam penelitian ini adalah wilayah Tomohon, Matani, dirumah Perry Rumengan dengan waktu penelitian 3 bulan. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah ilmu komunikasi dan psikologi musik. Dari hasil penelitian ternyata Perry Rumengan menerapkan sugesti tidak semata-mata dari sugesti fisik, tetapi juga dilandasi dengan pemahaman yang matang tentang analisa musik dan psikologi komunikasi. Teknik kondakting yang diterapkan Perry Rumengan juga memiliki makna dan dampak untuk menjadi seorang dirigen profesional yang mampu mempengaruhi setiap orang dalam Paduan Suara melalui ilmu komunikasi dan sugesti yang dimiliki. Disinilah dibutuhkan latihan. Latihan harus dilakukan secara berulang-ulang, dari sederhana secara bertahap dalam waktu yang lama, sampai mencapai tahap di mana antara ide, rasa, dan gerakan terjadi secara otomatis agar dirigen tidak hanya sekedar tampil dengan menggunakan teknik asal-asalan, tetapi menggunakan teknik seperti yang disugestikan.
KAJIAN DESKRIPTIF TERHADAP CARA MEMBUAT ALAT MUSIK KOLINTANG MELULU MENURUT LOUDEWIK SUPIT KALIGIS Rondonuwu, Reyubal Kezly; Kaunang, Meyny; Sri Hartati, R. A. Dinar
KOMPETENSI Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i4.8631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara membuat alat musik kolintang Melulu menurut Loudewik Supit Kaligis. Untuk mencapai tujuan, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengumpulkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan dari subjek yang diamati. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara langsung dengan Bapak Loudewik Supit Kaligis. Teknik pengambilan data yaitu dengan wawancara, observasi dan dokumnetasi langsung. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa cara membuat alat musik Kolintang Melulu memilih jenis kayu yang digunakan adalah kayu telur, bandaran, wenang, kakinik atau jenis kayu lain yang ringan tetapi tetap memiliki tekstur padat dan serat kayunya tersusun rapih membentuk garis-garis horizontal. Pada mulanya, alat musik ini hanya terdiri dari beberapa potong kayu yang dijajar di kaki pemainnya yang duduk di tanah. Setelah itu, kayu pohon yang sudah ditentukan, kemudian kayu-kayu itu dikeringkan terlebih dahulu. Setelah selesai dikeringkan, barulah kayu-kayu itu dibelah sesuai dengan nada Kolintang yang ingin dihasilkan. Proses selanjutnya melibatkan proses pembuatan kotak resonansi dan penyeteman alat musik kolintang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas terhadap proses pembuatan alat musik kolintang.
STRATEGI PENERAPAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN SENI MUSIK VOKAL DI TINGKAT SMA: SEBUAH STUDI KASUS DI SMA YADIKA LANGOWAN Wuysang, Charrol Grace Maria; Kaunang, Meyny; Takalumang, Luccylle M.
KOMPETENSI Vol. 4 No. 4 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i4.8636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses penerapan model Problem-based Learning (PBL) dalam pembelajaran Seni Musik Vokal di tingkat SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian adalah SMA Yadika Langowan dengan durasi penelitian selama 3 bulan (Mei s.d Juli 2023) pada Kelas XA dan XB. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui model interaktif dengan langkah-langkah pengumpulan, reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem-based Learning (PBL) dalam pengajaran seni musik vokal di SMA Yadika Langowan melibatkan aspek persiapan pembelajaran, proses pembelajaran, dan konten materi seperti konsep vokal (penyanyian), dasar teknik vokal (termasuk sikap atau posisi tubuh saat menyanyi, latihan pernapasan, artikulasi, dan latihan vokalisi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memiliki dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. Implikasi dari kontribusi proses pembelajaran terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa penerapan program pembelajaran dengan memanfaatkan media dapat efektif memengaruhi hasil belajar siswa.
ANALISIS DESKRIPTIF TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SMP NEGERI 1 TUMPAAN Moniung, Jordan Rivaldo; Kaunang, Meyny; Sri Hartati, R. A. Dinar
KOMPETENSI Vol. 4 No. 6 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i6.8728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan menggambarkan proses pembelajaran seni musik di SMP Negeri 1 Tumpaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mengungkap temuan lapangan dan menjelaskan data yang terkumpul. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Tumpaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan studi perekaman. Penelitian ini melalui serangkaian tahapan observasi yang dimulai pada tanggal 02 Februari 2023, dengan menggunakan alat bantu seperti kamera dan perekam suara. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk naratif. Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran seni musik di SMP Negeri 1 Tumpaan menghadapi tantangan terkait sarana dan prasarana yang terbatas. Meskipun demikian, metode pembelajaran yang diterapkan menunjukkan upaya untuk menciptakan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Namun, terdapat ruang bagi pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan inklusif untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa secara lebih efektif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam seni musik.
EKSISTENSI MUSIK BATONG SUKU SEA-SEA DI DESA TATARANDANG: SEBUAH KAJIAN DESKRIPTIF Sokumba, Jemris; Dumais, Franklin; Kaunang, Meyny
KOMPETENSI Vol. 4 No. 5 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i5.8854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki keberadaan Musik Tradisional Batong di Desa Tatarandang dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, perekaman, dan studi pustaka. Fokus penelitian ini terbatas pada kajian organologi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Tatarandang selama periode tiga bulan mulai dari 23 Juli 2023 hingga 15 Agustus 2023. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kualitatif, di mana penulis menggambarkan data sesuai dengan kejadian yang diamati tanpa mengubah substansinya. Penulis berperan sebagai informan kunci karena mengumpulkan informasi dari wawancara dan observasi partisipatif, yang kemudian disusun dalam bentuk tulisan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni musik Batong memerlukan dedikasi khusus dan waktu yang cukup untuk diajarkan kepada generasi saat ini. Namun, alat musik Batong sulit ditemukan, menandakan kemungkinan punahnya seni ini karena seniman yang menguasainya sudah lanjut usia dan kurangnya minat dari generasi muda untuk melestarikannya. Oleh karena itu, Musik Tradisional Batong menjadi topik yang penting untuk diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, penting bagi semua pihak yang terlibat untuk merenungkan hasil penelitian ini guna mempertahankan warisan budaya Banggai Kepulauan, terutama dalam melestarikan Musik Tradisional Batong.