Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBELAJARAN ALAT MUSIK KOLINTANG PADA GRUP PRIMA VISTA LEMBEAN: SEBUAH ANALISIS DESKRIPTIF Suatan, Jesicah Mistika Elisabet; Kaunang, Meyny; Sunarmi, Sri
KOMPETENSI Vol. 4 No. 6 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v4i6.8855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menggambarkan strategi pembelajaran musik kolintang yang diterapkan di Grup Prima Vista Lembean serta mengidentifikasi metode-metode yang digunakan dalam proses pembelajaran tersebut. Pendekatan kualitatif dan deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mendalami fenomena pembelajaran musik kolintang dan memberikan gambaran yang komprehensif tentang topik penelitian. Penelitian dilakukan di desa Lembean, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, selama dua bulan dengan melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Analisis data menggunakan analisis data interaktif, yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat metode pembelajaran (ceramah, demonstrasi, latihan, dan tutoring) terintegrasi dengan baik dalam pembelajaran musik kolintang di Grup Prima Vista Lembean. Jadwal pembelajaran yang terstruktur membantu memaksimalkan pembelajaran bagi anggota grup. Faktor pendukung pembelajaran meliputi ketersediaan alat musik, tempat latihan, keberadaan pelatih yang kompeten, dan minat anggota untuk belajar. Namun, faktor-faktor seperti kurangnya pemahaman tentang irama dan kesulitan menentukan akord menjadi penghambat dalam pembelajaran. Pembahasan strategi pembelajaran mencakup kegiatan pendahuluan, penyampaian informasi, partisipasi anggota, evaluasi melalui praktik langsung, dan kegiatan lanjutan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pembelajaran musik kolintang dan menyediakan panduan bagi penelitian selanjutnya dalam pengembangan musik kolintang.
A DESCRIPTIVE ANALYSIS ON THE ROLES AND FUNCTIONS OF THE MUSIC TEAM IN A WORSHIP Pratowo, Miracle Christian; Kaunang, Meyny; Dumais, Franklin
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 3 No. 4 (2023): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v3i4.8286

Abstract

The present study is conducted to explore the roles and functions of the worship music team as shown at the curch of GPdI Karmel Tataaran II. This qualitative study uses primary and secondary data. The primary data are obtained through interview from the members of the church and the members of the music team of the church. The primary data are also collected through direct observation. On the other hand, the secondary data comes from the documentation of the previous relevant research and the digital sources from the internet. The obtained data are then analyzed using interactive data analysis which consists of the steps of data reduction, data display, and conclusion or verification. The findings show that the worship music team at the church of GPdI Karmel Tataaran II has a very important role in the worship experiences of the church members. The worship music team help the church members to have praying experiences full of happiness, to have a close relationship with the God, and to create a harmonic and happy atmosphere during the worship. The findings have important implications for the development of church worship and the enhancement of the music team's role in supporting worship objectives. Theoretically and practically, this research contributes to further understanding of the dynamics of music teams in Pentecostal churches.
THE IMPLEMENTATION OF KAMPUS MENGAJAR PROGRAM IN MUSIC ARTS LEARNING: A QUALITATIVE STUDY AT AN ELEMENTARY SCHOOL IN MINAHASA, SULAWESI UTARA Kaunang, Meyny S. C.
SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues Vol. 4 No. 2 (2024): SoCul: International Journal of Research in Social Cultural Issues
Publisher : Faculty of Language and Arts (Fakultas Bahasa dan Seni) Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/soculijrccsscli.v4i2.11138

Abstract

Kampus Mengajar is one of the programs proposed by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of Indonesia as part of the implementation of Kurikulum Merdeka in Higher Education Institution. This program is expected to help the students to learn outside the campus to hone their problem-solving skills by becoming the partner of the teacher at the designated elementary school. The present study aims to investigate the implementation of Kampus Mengajar on music arts learning at elementary school. This qualitative study is conducted at an elementary school in Minahasa, Sulawesi Utara. Observation, interviews and documentation are used by the researcher to collect the data. The data obtained are analyzed using the interactive qualitative data analysis. The findings show that the music arts learning at the elementary school get many benefits because of the implementation of Kampus Mengajar Program. The students participated in this program helped the teacher by assisting them during the learning process, providing a novel perspective to the teacher regarding the teaching of music arts. It benefited the teacher since they can gain new understanding related to the teaching of music arts. The students at the elementary school can also learn in more engaging way. Hence, the implementation of Kampus Mengajar contributes positively to the teaching and learning process of music arts in elementary school.
ANALISIS EKSISTENSI DAN FUNGSI KESENIAN DERO DI DESA KOROBONO: SEBUAH KAJIAN DESKRIPTIF Sunarmi, Sri; Kaunang, Meyny S. C.; Jordi Pasebe
KOMPETENSI Vol. 5 No. 4 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/v91pra74

Abstract

Kesenian Dero merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Desa Korobono, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kesenian ini memiliki nilai-nilai budaya yang tinggi dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi dan fungsi kesenian Dero dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Desa Korobono, Kecamatan Pamona Tenggara, Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data utama berasal dari studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi perekaman. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang kesenian Dero, termasuk struktur kesenian, instrumen musik yang digunakan, gerakan tari, dan fungsi kesenian dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Dero merupakan kesenian tradisional yang mengandung unsur musik, nyanyian, dan tarian. Instrumen musik yang digunakan dalam kesenian Dero antara lain Nggongi dan Ganda, namun seiring perkembangan zaman, kesenian Dero telah berubah menggunakan alat musik elektronik yang lebih canggih seperti keyboard. Gerakan tari kesenian Dero sangat sederhana dan formal pada gerakan tangan dan kaki. Sebelumnya, kesenian Dero berfungsi sebagai ritual adat, namun sekarang kesenian Dero telah berfungsi sebagai hiburan, ekonomi, komunikasi sosial, pelestari budaya, psikologi emosional, dan fungsi pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kesenian Dero adalah proses partisipatif yang mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya warisan budaya kesenian Dero.
ANALISIS PERANAN MUSIK POP TERHADAP EKSPRESI EMOSIONAL KEHIDUPAN REMAJA: SEBUAH STUDI DI KECAMATAN TONDANO BARAT Tuangkalu, Indri Injilia; Takalumang, Luccylle M.; Kaunang, Meyny S. C.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 5 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/h481r034

Abstract

Musik pop memiliki irama yang sederhana sehingga mudah dikenali dan digemari oleh masyarakat luas, khususnya remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik pop terhadap ekspresi emosi remaja di Kelurahan Masarang, Kecamatan Tondano Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data yang diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi perekaman. Data dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai peran musik pop dalam kehidupan emosional remaja. Penelitian dilaksanakan pada periode November 2024 hingga Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik pop dapat membantu remaja mengurangi kebosanan, menciptakan ketenangan, dan menjaga fokus saat belajar di rumah maupun di sekolah. Selain itu, musik pop mendukung pengembangan keterampilan bermusik, khususnya dalam mempelajari akor saat berlatih memainkan alat musik. Musik pop juga berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, karena lirik, melodi, dan iramanya mampu merepresentasikan berbagai perasaan, seperti kebahagiaan dan kesedihan. Melalui aktivitas mendengarkan dan bernyanyi bersama, remaja juga membangun interaksi sosial dan hubungan emosional dengan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, musik pop berperan penting sebagai media ekspresi emosi, pendukung pembentukan identitas diri, serta pembentuk preferensi dan perilaku sosial remaja.
PENGGUNAAN IRAMA WALTZ DAN CHA CHA DALAM PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER TARI MODERN: SEBUAH STUDI DI SMK KRSITEN 2 TOMOHON Makaluas, Fernanda; Kaunang, Meyny S. C.; Sunarmi, Sri
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/58yrd348

Abstract

SMK Kristen 2 Tomohon merupakan sekolah pusat keunggulan di Sulawesi Utara. Penelitian ini bertujuan mengkaji penggunaan irama waltz dan cha-cha dalam ekstrakurikuler tari modern di SMK Kristen 2 Tomohon serta menganalisis kelebihan dan kelemahannya bagi siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan rekaman, serta didasarkan pada teori pembelajaran yang menekankan peran aktif guru dalam melibatkan siswa secara langsung. Hasil menunjukan bahwa Pengajaran tari modern dilakukan melalui tiga metode utama: ceramah untuk memperkenalkan karakteristik dasar dari setiap irama seperti tempo dan gaya gerakan; demonstrasi, yang memungkinkan siswa mengamati langsung teknik dan pola gerakan; serta latihan berulang (drill) untuk memperkuat penguasaan teknis. Guru membimbing, memotivasi, dan memberikan umpan balik untuk membantu siswa mengoptimalkan kemampuan mereka. Irama waltz yang halus dan mengalir memberikan pengalaman estetika dan emosional yang kuat, sementara irama cha cha yang enerjik dan ritmis meningkatkan semangat serta koordinasi tubuh. Kombinasi kedua irama ini menciptakan pengalaman belajar yang bervariasi dan menyenangkan. Kesimpulannya, penggunaan irama waltz dan cha cha dalam ekstrakurikuler tari tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan pemahaman ritmis siswa, tetapi juga menumbuhkan minat dan bakat mereka dalam bidang tari, serta dapat menjadi referensi untuk pengembangan pendidikan tari di sekolah lainnya.
PERTUNJUKAN KESENIAN KUDA LUMPING DALAM ASPEK MUSIK DAN KOREOGRAFI: SEBUAH STUDI DI DESA PANGKUSA Suwarno, Vina Miranda; Sunarmi, Sri; Kaunang, Meyny S. C.
KOMPETENSI Vol. 5 No. 6 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/0xsbcg78

Abstract

Kuda Lumping atau Jaran Kepang merupakan tradisional dari Jawa Tengah dan saat ini justru menjadi bagian kesenian dari masyarakat Desa Pangkusa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta mendeskripsikan pertunjukan kesenian Kuda Lumping di Desa Pangkusa, dengan penekanan pada aspek musik dan koreografinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Etnomusikologi dan Koreologi untuk mengkaji pertunjukan Kuda Lumping di Desa Pangkusa, baik dalam konteks sosial-budaya maupun dalam struktur iringan musik, pola gerak, dan pola lantai tariannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami pertunjukan Kuda Lumping secara menyeluruh. Penelitian dilaksanakan di Desa Pangkusa, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara selama kurang lebih tiga bulan dimulai dari bulan Agustus hingga Oktober 2025. Sumber data meliputi pelaku seni, tokoh masyarakat, serta dokumentasi pertunjukan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi foto maupun video. Selanjutnya, data dianalisis secara deskriptif untuk menjelaskan unsur musik dan koreografi dalam pertunjukan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Kuda Lumping ini merupakan salah satu kesenian tradisional Jawa yang dibawa oleh masyarakat transmigrasi ke Desa Pangkusa dan juga masih dilestarikan hingga saat ini. Alat musik yang digunakan dalam kesenian Kuda Lumping diantaranya adalah kendang, bonang, saron, gong kempul dan gong suwuk, serta nada yang digunakan adalah menggunakan nada Pentatonis. Properti pada kesenian ini menggunakan Jaran Kepang yaitu Kuda-kudaan yang terbuat dari anyaman bambu yang biasanya digunakan sebagai dinding atau Gedeg oleh masyarakat Jawa. Adapun aspek koreografi diantaranya menggunakan berbagai ragam pola gerak seperti Pacak Gulu, Kebyak Jaran, Selak’an Jaran, Egol/Geol, Gejuk, dan Srimpet. Kuda Lumping ini mempunyai peranan terhadap mayarakat Desa Pangkusa yaitu berfungsi sebagai hiburan, sebagai sarana pelestarian budaya dan ekspresi identitas kolektif masyarakatnya.
ANALISIS KEGIATAN PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER MUSIK KOLINTANG Kawengian, Precilia Christina Claudia; Sunarmi, Sri; Kaunang, Meyny
KOMPETENSI Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i11.6569

Abstract

Kolintang adalah alat musik khas daerah Minahasa Sulawesi Utara yang dimainkan dalam kelompok Pembelajaran tentang alat musik kolintang menjadi bagian dari pembelajaran Seni Musik di berbagai tingakatan pendidikan formal di Sulawesi Utara termasuk di SMP Negeri 2 Tondano Penelitian ini dirancang untuk mendeskripsikan pembelajaran ekstrakurikuler musik kolintang di SMP Negeri 2 Tondano Penelitian deskriptip kualitatif dengan teknik pengumpulan data seperti observasi wawancara dan dokumentasi diimplementasikan oleh peneliti dalam kajian ini Teknik analisis data menggunakan pendekatan musikologi Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ekstrakurikuler kolintang dilakukan dengan menggukanan pendekatan PAIKEM Melalui pendekatan tersebut para peserta dapat mempelajari berbagai genre musik dalam permaianan kolintang Ekstrakurikuler kolintang di SMP Negeri 2 Tondano juga memungkin para pesertanya untuk bisa tampil di berbagai kegiatan seperti pelayanan di gereja dan festival atau perlombaan < p>
TEKNIK PEMBUATAN DAN PENYETEMAN ALAT MUSIK BAMBU TROMBON PADA GRUP MUSIK BAMBU GEMPITA KAUHIS KECAMATAN MANGANITU Kansil, Rivan; Sunarmi, Sri; Kaunang, Meyny
KOMPETENSI Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i11.6580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teknik pembuatan dan penyeteman musik bambu trombon dalam konteks Grup Musik Bambu Gempita Kauhis Kecamatan Manganitu Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana alat musik ini dibuat menggunakan bahan utama bambu batik atau yang dikenal sebagai Kalaeng atau kalaeng sina oleh masyarakat Sangihe Bambu batik ini yang umumnya digunakan untuk keperluan rumah tangga menjadi bahan dasar yang penting dalam pembuatan alat musik trombon di kampung Kauhis Konsep teori yang menjadi landasan penelitian ini diambil dari Christ dan Richard Delone sebagaimana terdokumentasikan dalam buku Hanefi Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melibatkan rangkaian kegiatan dan proses penyaringan data yang sewajarnya untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai teknik pembuatan dan penyeteman musik bambu trombon di konteks Grup Musik Bambu Gempita Kauhis Kecamatan Manganitu Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa di Sangihe terdapat beragam jenis Musik Tradisional termasuk Musik Bambu Melulu yang memiliki tempat tersendiri di kampung Kauhis Dengan demikian penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang keberagaman musik tradisional khususnya dalam aspek teknik pembuatan dan penyeteman musik bambu trombon di lingkungan Grup Musik Bambu Gempita Kauhis < p>
ANALISIS STRATEGI DAN INOVASI PEMBELAJARAN SENI MUSIK Lalamentik, Fredo Ronaldo; Kaunang, Meyny; Latuni, Glenie
KOMPETENSI Vol. 3 No. 11 (2023): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v3i11.6601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi inovasi pembelajaran seni musik di SMA Negeri 1 Kotamobagu Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Musikologi Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi pengelolaan kegiatan termasuk penyampaian materi penggunaan peralatan dan media serta penentuan bahan dan waktu Selain itu strategi berbasis masalah SPMB juga diadopsi sebagai metode pembelajaran di kelas Terdapat lima komponen yang ikut serta dalam strategi pembelajaran yaitu tujuan pembelajaran materi pembelajaran metode media dan evaluasi Selain strategi penelitian ini juga mengidentifikasi tiga model inovasi pembelajaran yang diterapkan yaitu inovasi pembelajaran kuantum inovasi pembelajaran kompetensi dan inovasi pembelajaran kontekstual Temuan ini memberikan gambaran mendalam tentang bagaimana guru seni musik di SMA Negeri 1 Kotamobagu menghadapi tantangan pembelajaran dan mengembangkan metode yang sesuai dengan kebutuhan siswa < p>