Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN MAKNA SIMBOLIS RAGAM HIAS PADA WARUGA-WARUGA DI MAUMBI KABUPATEN MINAHASA UTARA Arie Tulus
KOMPETENSI Vol. 1 No. 09 (2021): KOMPETENSI : Jurnal Imiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.657 KB) | DOI: 10.36582/kompetensi.v1i09.2892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif tentang makna simbolis ragam hias pada Waruga-Waruga di Maumbi Kabupaten Minahasa Utara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data penelitian berupa ragam hias digunakan metode onbservasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan, dikelompokkan, dan analisis tidak dalam bentuk angka, tapi penyajiannya dengan menggambarkan dalam bentuk kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa bentuk ragam hias pada Waruga-Waruga di Maumbi Kabupaten Minahasa Utara dengan pola hias berbentuk manusia, hewan, tumbuhan, dan geometris diantaranya dengan makna masing-masing: 1) Sebagai Walian adalah mereka yang berperan memimpin sebuah upacara agama atau upacara adat. Selain itu mereka juga adalah ahli dalam bidangnya masing-masing. 2) Ragam hias berbentuk manusia digambarkan dengan posisi kaki kangkang, menunjukan sebagai seorang lelaki kuat atau dalam Bahasa Tombulu disebut Tuama ketez, Bahasa Tonsea disebut Tuama Keted, Bahasa Totemboan dan Tolour disebut Tuama Keter. 3) Ragam Hias manusia perempuan merupakan simbol dari Lingkan Wene atau sebagai Dewi Padi ( kesuburan) di tanah Minahasa. 4) Ular Hitam pemberi tanda bahaya simbol dari kewaspadaan. 5) Burung Manguni sebagai pembawa kabar baik dan buruk. 6) Burung Pisok bermakna energik dan lincah. 7) Tanaman Paku, wujud dari pada lengkung ujungnya atau pucuknya, memberi makna lembut dan bersahaja, dan 8) Ragam hias geometris berbentuk bola mata Burung Manguni yang bermakna sigap dan cermat.
KAJIAN SEMIOTIK ORNAMEN-ORNAMEN PADA WARUGA-WARUGA DI KAKASKASEN KOTA TOMOHON Arie Tulus
KOMPETENSI Vol. 2 No. 06 (2022): KOMPETENSI: JURNAL BAHASA DAN SENI
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36582/kompetensi.v2i06.5388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif tentang arti dan makna yang terkandung dalam tanda-tanda, simbol atau lambang yang diwujudkan kedalam ornamen-ornamen yang ada pada Waruga-Waruga di Kakaskasen Kota Tomohon. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data penelitian berupa ornament-ornamen digunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan, dikelompokkan, dan analisis tidak dalam bentuk angka tapi penyajiannya dengan menggambarkan dalam bentuk kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Adanya tanda, simbol, atau lambang yang diwujudkan melalui ornamen-ornamen pada waruga-waruga di Kakaskasen Kota Tomohon ini, ternyata sarat arti dan makna. Dapat memberikan berbagai informasi penting tentang nilai-nilai filosofis yang tinggi sebagai wajah berbudaya bagi orang Toumbulu Kakaskasen tempo dulu. Simbol-simbol Karema, Lumimuut dan Toar , sebagai tiga sosok utama yang dipercaya sangat berpengaruh terhadap sejarah peradaban Tou Minahasa Umumnya, ikut pula di abadikan oleh tokoh-tokoh penting sub etnis Toumbulu, lebih khususnya di Wilayah Kakaskasen seperti yang dilakukan oleh: Opo’ Worang, Lasut, Kalalo, Mandagi, Rumondor, dll., dimana masing-masing mereka memiliki keahliaan luar biasa, taat, pantang menyerah, bijaksana dan disegani
EKSISTENSI DAN NILAI ESTETIS PATUNG PARUNTU DAN LUMEMPOW DIDESA PAKUWERU KABUPATEN MINAHASA SELATAN Owen Patrick Pangaila; Arie Tulus; Ruly Rantung
KOMPETENSI Vol. 2 No. 8 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Mengidentifikasi keberadaan patung Paruntu dan Lumempow di Desa Pakuweru; 2) Mengidentifikasi bentuk dan karakteristik pada patung Paruntu dan Lumempow di Desa Pakuweru berdasarkan tinjauan estetis; 3) Memperoleh pengetahuan tentang ekspresi estetis patung Paruntu dan Lumempow di Desa Pakuweru. Oleh karena masalah yang diajukan merupakan pengungkapan proses, implikasi serta penafsiran, maka paradigma pendekatan dan strategi penelitian menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Adapun, lokasi penelitian ini berada di desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data terdiri atas tahap Reduksi Data; Sajian Data dan tahap Penarikan simpulan serta verifikasi. Hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, yaitu 1) Keberadaan Patung Paruntu dan Lumempow; 2) Bentuk pada patung Paruntu dan Lumempow di tinjau dari pandangan estetis 3) Karakteristik patung Paruntu dan Lumempow
WAJAH PETANI KECAMATAN MODOINDING DALAM KANVAS Vebrylano Tamboto; Arie Tulus; Ferdinand Pangkey
KOMPETENSI Vol. 2 No. 8 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tema Proyek Studi ini adalah tentang Petani, yang secara khusus menggambarkan proses awal hingga akhir petani bekerja. Wajah Petani Kecamatan Modoinding dalam kanvas lukisan sebagai ide dalam penciptaan karya seni lukis realis menjadi tema yang menarik perhatian penulis untuk memvisualisasikan perjuangan para petani di atas kanvas. Tahapan-tahapan yang ditempuh untuk membuat karya lukis yakni mencari para petani yang sedang bekerja kemudian mengambil dokumentasi dari apa yang sedang mereka kerjakan sesuai dengan ide dan konsep yang telah dibuat. Karya seni lukis ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang petani melalui karya seni lukis sehingga apresian dapat mengerti maksud yang ingin disampaikan oleh penulis. Melalui karya seni lukis, dapat disimpulkan bahwa petani adalah pekerjaan yang sangat penting bagi kehidupan banyak orang. Para petani perlu mendapat apresiasi yang besar dari apa yang mereka kerjakan.
KAJIAN MAKNA BENTUK PADA RELIEF-RELIEF DINDING DI TAMAN KOTA TOMOHON Arie Tulus
KOMPETENSI Vol. 3 No. 03 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran deskriptif tentang makna bentuk yang terkandung pada relief-relief dinding di Taman Kota Tomohon. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan data penelitian bentuk relief-relief dinding, digunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan, dikelompokkan, dan analisis tidak dalam bentuk angka tapi penyajiannya dengan menggambarkan dalam bentuk kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relief yang ada di Taman Kota Tomohon seluruhnya berjumlah 11 (sebelas) bidang atau panel. 1 (satu) bidang di sebelah Timur di tempatkan pada pintu masuk taman kota Tomohon, sebagai pintu utama dengan bentuk relief yang menggambarkan burung manguni. Kemudian 5 (lima) bidang atau panel relief berada di sebelah Utara yang bermakna kesenian yang berkembang di tanah Minahasa umumnya dan kota Tomohon khususnya seta gambaran yang bermakna pemandangan alam pegunungannya, dan yang ada di sebelah Barat taman kota terdapat 5 (lima) bidang relief yang bermakna tentang sejarah asal usul Tou (orang Minahasa), tentang agama dan kepercayaan di tanah Minahasa, Pembagian wilayah di Watu Pinawetengan, dan bentuk relief yang menggambarkan tentang Tonaas-Tonaas sub etnis Toumbulu yang kuat dan perkasa membangun wilayanya sesuai kesepakatan yang terjadi di Watu Pinawetengan. Dari segi bentuk secara keseluruhan relief-relief yang ada di taman kota Tomohon ini, menyajikan bentuk-bentuk yang bermakna sejarah peradaban, dan budaya Tou (orang) Minahasa terutama dalam lingkup sub etnis Toumbulu jaman dahulu hingga sekarang ini.
KAJIAN ESTETIS ORNAMEN PADA SOUVENIR KOTEKA SUKU DANI DI KABUPATEN JAYAWIJAYA WAMENA, PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN Maria Makdalena Tamengkel; Arie Tulus; Ronald M. P. Kolibu
KOMPETENSI Vol. 4 No. 1 (2024): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ornamen yang terdapat pada souvenir koteka Suku Dani, serta untuk memahami makna dan nilai estetika dari ornamen tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengamati dan mewawancarai penduduk Suku Dani di Kabupaten Jayawijaya, Kota Wamena, Provinsi Papua Pegunungan. Selain itu, peneliti juga mencari data tambahan dari berbagai sumber, seperti referensi internet dan buku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ornamen pada souvenir koteka Suku Dani terdiri dari dua jenis utama, yaitu motif geometris dan motif khayalan. Ornamen tersebut memiliki nilai estetika yang terlihat dalam bentuk fisik, isi, dan cara penyajiannya. Ornamen ini digunakan semata-mata sebagai elemen dekoratif untuk memperindah souvenir koteka Suku Dani. Beberapa contoh ornamen mencakup stilisasi dari bentuk geometris seperti garis lurus, garis lengkung, dan lingkaran. Motif-motif ini sering kali diciptakan berdasarkan imajinasi dan kreativitas para seniman yang membuat souvenir tersebut. Penyajian ornamen pun beragam dalam hal tata letak dan distribusi, tetapi cenderung seimbang dalam penempatannya.
Self-Sacrifice As Seen in Harry Potter and The Philosopher’s Stone Movie Andries, Fivy A.; Warouw, Gisella L. G.; Maukar, Merlin M.; Tulus, Arie
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 12 No. 2 (2024): E-CLUE: Journal of English Culture, Language, Literature, and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v12i2.11051

Abstract

The purpose of this study is to reveal Self-Sacrifice as Seen in Kloves's Harry Potter and the Philosopher's Stone. In conducting the study, the writer delimited this study only in revealing self-sacrifice using descriptive qualitative method. In analyzing the data the writer used psychological approach based on the theory of Carl Jung. Jung said that we must deal with three powerful archetypes that compose the self there are the Shadow, the Anima, and the Persona. The data taken from the Harry Potter and the Philosopher's Stone movie script by Steve Kloves based on the novel by J.K. Rowling. After analyze the movie script the writer may concluded that the characters in Harry Potter and the Philosopher’s Stone indeed their self-sacrifice through their Sincerity of Love which is anima; Willingness to make Commitment and Willingness to tell Lies which are shadow; and Willingness to take a Risk which is persona as the components of self-sacrifice. These four types of self-sacrifice clearly describe in the movie. Through these findings, how sincere and valuable are self-sacrifice that felt by the main character Harry Potter and experienced by his family and friends seen in Harry Potter and the Philosopher's Stone Movie.  
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM PEMBELAJARAN MENGGAMBAR ILUSTRASI FLORA PADA SISWA KELAS VII: SEBUAH STUDI DI SMP PGRI OTAM Mokodompit, Sitti Wahdini; Rantung, Ruly; Tulus, Arie
KOMPETENSI Vol. 5 No. 2 (2025): KOMPETENSI : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/kompetensi.v5i2.10835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran menggambar ilustrasi flora pada siswa kelas VII SMP PGRI Otam, Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Lokasi penelitian bertempat di SMP PGRI Otam, Kabupaten Bolaang Mongondow, dengan pelaksanaan penelitian selama tiga bulan, yaitu dari 22 Juli hingga 23 September 2024. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran di kelas VII serta melalui wawancara dengan guru, siswa, dan kepala sekolah. Selain itu, dokumen dan foto-foto pendukung digunakan sebagai bahan analisis tambahan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi memberikan dampak positif dalam pembelajaran menggambar ilustrasi flora. Metode ini memudahkan siswa dalam memahami tahapan penggunaan bahan dan alat secara sistematis, serta meningkatkan keterampilan mereka dalam menggambar. Selain itu, penerapan metode demonstrasi memungkinkan guru untuk merencanakan, menetapkan urutan kegiatan, serta memperkirakan waktu yang diperlukan dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat meniru dan mempraktikkan teknik menggambar dengan lebih efektif. Dengan demikian, metode demonstrasi terbukti sebagai strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menggambar ilustrasi flora.
Language in Cinema: A Pragmatic Study of Violation Contexts in Disney’s Animated Film Zootopia Andries, Fivy A.; Walalangi, Darryl Grant; Posumah, Jennie; Iroth, Santje; Tulus, Arie; Lengkoan, Fergina
REiLA : Journal of Research and Innovation in Language Vol. 7 No. 2 (2025): REiLA : Journal of Research and Innovation in Language
Publisher : The Institute of Research and Community Service (LPPM) - Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/9b49rq25

Abstract

Language in animated films serves not only as a medium for storytelling but also as a reflection of pragmatic norms that govern social interaction. Although politeness strategies have been widely studied in natural discourse, there remains a notable gap in understanding how violations of these norms are embedded within cinematic dialogues, especially in films intended for all age groups. This study investigates the violation of politeness maxims proposed by Geoffrey Leech, including the Tact, Generosity, Approbation, Modesty, Agreement, and Sympathy maxims, as portrayed in the interactions involving Judy Hopps, the main character in Disney's Zootopia. Utilizing a qualitative descriptive method, the research analyzes selected utterances from the movie transcript and audiovisual scenes, focusing on the types of maxims violated and the emotional responses elicited. The results indicate that all six maxims are violated by supporting characters, with the Approbation Maxim emerging as the most frequently violated, comprising 44.4 percent of cases. These violations often lead to emotional consequences for the main character such as frustration, disappointment, and a sense of exclusion. This study contributes to the field of pragmatics by highlighting how impoliteness is constructed and perceived in fictional dialogues, providing new insights into language use in media contexts. Furthermore, it emphasizes the potential of animated films as valuable resources for teaching pragmatic awareness and promoting respectful communication. By critically examining how politeness is portrayed and breached, the study calls attention to the broader implications of media discourse in shaping audience perceptions of social interaction and linguistic behavior.
Self-Sacrifice As Seen in Harry Potter and The Philosopher’s Stone Movie Andries, Fivy A.; Warouw, Gisella L. G.; Maukar, Merlin M.; Tulus, Arie
Journal of English Culture, Language, Literature and Education Vol. 12 No. 2 (2024): E-CLUE: Journal of English Culture, Language, Literature, and Education
Publisher : English Education Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eclue.v12i2.11051

Abstract

The purpose of this study is to reveal Self-Sacrifice as Seen in Kloves's Harry Potter and the Philosopher's Stone. In conducting the study, the writer delimited this study only in revealing self-sacrifice using descriptive qualitative method. In analyzing the data the writer used psychological approach based on the theory of Carl Jung. Jung said that we must deal with three powerful archetypes that compose the self there are the Shadow, the Anima, and the Persona. The data taken from the Harry Potter and the Philosopher's Stone movie script by Steve Kloves based on the novel by J.K. Rowling. After analyze the movie script the writer may concluded that the characters in Harry Potter and the Philosopher’s Stone indeed their self-sacrifice through their Sincerity of Love which is anima; Willingness to make Commitment and Willingness to tell Lies which are shadow; and Willingness to take a Risk which is persona as the components of self-sacrifice. These four types of self-sacrifice clearly describe in the movie. Through these findings, how sincere and valuable are self-sacrifice that felt by the main character Harry Potter and experienced by his family and friends seen in Harry Potter and the Philosopher's Stone Movie. ÂÂ