Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Implementasi SAK ETAP Dalam Penyajian Laporan Keuangan Pada BUMDes Batu Batuah Desa Batu Tojah Kecamatan Barito Tuhup Raya Nava Helmawanti; Yusri Yusri; Yuliarti Rezeki; Sari Yanti
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.2922

Abstract

Penerapan SAK ETAP sebagai pedoman penyajian laporan keuangan masih kurang dipahami oleh pengelola BUMDes maupun pemerintah desa. Laporan keuangan merupakan informasi yang menyajikan kondisi keuangan entitas, yang berisi hasil dari proses akuntansi yang digunakan para pihak berkepentingan dalam mengambil keputusan, laporan keuangan yang disajikan harus sesuai dengan SAK ETAP agar laporan keuangan lebih efektif dan efisien serta dapat diandalkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SAK ETAP dalam penyajian laporan keuangan pada BUMDes Batu Batuah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan yang disajikan belum sesuai dengan SAK ETAP. Laporan keuangan yang disajikan hanya terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal dan laporan arus kas. BUMDes Batu Batuah tidak menyajikan catatan atas laporan keuangan dalam laporan pertanggungjawaban, serta kurangnya pengetahuan tentang pedoman SAK ETAP diantara pengurus BUMDes. Diharapkan pengurus BUMDes Batu Batuah dapat mengikuti pelatihan ataupun sosialisasi mengenai penyajian laporan keuangan agar penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK ETAP. Kata kunci: Penerapan, Laporan Keuangan, BUMDes, SAK ETAP
Pelatihan Perancangan Semprotan Hama Elektrik Sederhana Kepada Masyarakat Pertanian Desa Lok Baintan Luar Irfan Rusydi Triyanto; Yusri; Khairul Sadri
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v4i3.444

Abstract

This service aims to enhance the understanding and use of simple technologies by the villagers of Lok Baintan Luar, especially in the design of simple electric sprayers. The implementation approach adopted included a series of workshops and training aimed at the farming community of Lok Baintan Luar village. This dedication has created a significant positive impact. First, there is an increase in the agricultural community's enthusiasm for learning this simple technology. Workshop and training participants were actively engaged in the learning process, showing a keen interest in learning, and implementing this simple electrospray technology in their agricultural practices. Second, this commitment also creates strong momentum within the agricultural community to adopt this simple technology into their daily operations. This reflects their deep desire to increase farm efficiency and productivity using accessible technology. As a result, this service not only succeeds in increasing people's understanding of a simple technology but also encourages them to adopt this technology as a valuable tool in their agricultural practices, has a positive impact on local agricultural development.
Pembuatan Jamu yang Baik dalam Program Kosabangsa di UP2K Permata Mustika di Kabupaten Tanah Bumbu Kunti Pelita Kuranji Blok Nastiti; Noval Noval; Yusri Yusri; Samsul Hadi; Liling Triyasmono; Gunawan Gunawan
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024724

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan daerah dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Hal tersebut juga berdampak pada masyarakat yang tinggal mempunyai keanekaragaman suku dan budaya. Desa Mustika terletak di Kabupaten Tanah Bumbu yang terdiri dari berbagai suku adat antara lain Suku Banjar, Bugis, Jawa, Bali dan Madura yang meyakini warisan leluhur mengenai pengobatan tradisional terutama menggunakan tanaman obat dan meyakini bahwa obat berasal dari alam lebih aman daripada obat sintetik. Namun, Obat herbalpun tidak sepenuhnya aman bila digunakan tidak sesuai aturan dan juga proses pengolahan akan mempengaruhi mutu, kualitas dan khasiat. Diperlukan suatu pendampingan dalam penggunaan jamu yang sesuai dengan aturan, pengolahan dari bahan baku hingga proses produksi, dan pengemasan melalui pendekatan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dalam prosenya. Sebelum kegiatan dilakukan masyarakat diberikan kuisioner dan pretes. Selanjutnya, diberikan materi sekaligus praktek penggunaan alat dan diakhiri dengan postes dan evaluasi praktek. Kuisioner dan hasil pretes menunjukkan bahwa masyarakat pada UP2K Permata ini dalam memproses pengolahan jamu masih menggunakan peralatan sederhana, dan belum terlalu memperhatikan kehigienisan seta tahapan pembuatannya tidak terstandar sehingga sangat memungkinkan hasil produksi selanjutnya mempunyai perbedaan rasa, mutu maupun khasiat. Melalui kegiatan pengabdian ini masyarakat di UPPK Permata ini mendapatkan ilmu bagaimana mengelola sekaligus praktek bagaimana memilih bahan baku, memproduksi jamu yang baik dan pengolahan kemasan yang baik serta ,ikut dalam mengedukasi penggunaan jamu yang sesuai aturan. Kesimpulan pengolahan jamu yang terstandarisasi dan mengikuti prosedur Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik dapat menghasilkan suatu produk jamu yang bermutu, berkualitas dan berkhasiat
Pendampingan Pengolahan Nira Pohon Nipah dalam Diversifikasi usaha GKN bersujud Tanahbumbu pada Program Kosabangsa Samsul Hadi; Liling tryasmono; Gunawan Gunawan; Deni Setiawan; Kunti Nastiti; Noval Noval; Yusri Yusri; Eka Setya Wijaya
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024704

Abstract

Nipah, sebuah tumbuhan yang dapat tumbuh pada daerah payau sampai dengan daerah mangrove, juga daerah pasang-surut laut. Nipah termasuk dalam genus palm yang dapat menghasilkan nira yang manis. Melihat potensi itu maka pangabdian ini dilakukan, dengan tujuan melakukan diversifikasi usaha GKN, menggunakan bahan baku nira dari sadapan tanaman nipah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kegiatan observasi, analisis, pelatihan dan pengarahan. Hasil dari pendampingan ini adalah peningkatan ilmu pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan anggota GKN bersujud berkaitan dengan pengalahan nira dari pohon nipah untuk menjadi gula rendah kalori. Kesimpulan dalam kegiatan ini adalah anggota GKN bersujud mendapatkan pengeetahuan baru dan ketrampilan dalam melihat potensi yang ada disekitarnya berkaitan dengan keberadaan pohon nipah.
Penerapan Sistem Pengembangan Produk dengan Metode Kanban Untuk Meningkatkan Industri Kain Sasirangan Yusri Yusri; Muhammad Rizali; Munawar Munawar; Hartati Hartati; Risma Liana Putri; M. Rifky Rais
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i1.5673

Abstract

Sasirangan cloth is a traditional cloth typical of South Kalimantan which is full of cultural values ​​and the philosophy of the Banjar people. Despite its promising economic potential, many craftsmen still experience business sluggishness due to the lack of a structured development strategy. This program aims to implement the Kanban method to support the development of the sasirangan cloth industry, including the creation of derivative products as an alternative to regional souvenirs. Implemented in Banjarmasin and Banjar Regency in January-February 2025, activities include the application and socialization of the Kanban method to craftsmen of the Paguyuban Barakat Cangkal. The results are prototypes of derivative products such as miniatures of the Zero Kilometer Monument and the Observation Tower. Visualizing the production process through the Kanban method helps partners understand and be interested in implementing this system to increase the efficiency of their businesses.