Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Problematika Guru dalam Penggunaan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Group Investigation di Kelas VIII SMP Negeri 1 Dompu Neneng Ayu Wahdania; Ahmad Fauzan; Hariyanto Hariyanto; Muh Zubair
MANAZHIM Vol 4 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v4i2.1876

Abstract

This study aims to describe the problems of Civics Teachers in the use of the Group Investigation (GI) Cooperative Learning Model for Class VIII SMPN 1 Dompu. This study uses a qualitative research approach using the phenomenological method. Collecting data in this study using interviews and documentation. The results showed that the Problems of Civics Teachers in the Use of Group Investigation Type Cooperative Learning Model (GI) Class VIII SMPN 1 Dompu, namely: (1) PPKn Teacher Problems (2) Problems of Using Group Investigation Type Cooperative Learning Models in Civics Subjects Class VIII SMPN 1 Dompu and (3) PPKn teacher problems using the Group Investigation type of cooperative learning model in the Civics Class VIII subject at SMPN 1 Dompu.
PERNIKAHAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA PAOK PAMPANG KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Septi Panbriani; Yuliatin Yuliatin; Muh Zubair; Rispawati Rispawati
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 13, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/paedagoria.v13i2.10689

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur; (2) Faktor penyebab terjadinya pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur; (3) Upaya pemerintah desa dalam menangani pernikahan pada anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan anak usia sekolah di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur masih tergolong cukup tinggi. Faktor penyebab pernikahan anak di Desa Paok Pampang adalah faktor lingkungan, faktor budaya dan faktor pendidikan. Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur untuk menekan laju dari pernikahan anak usia sekolah adalah dengan membuat suatu Peraturan Desa (Perdes), sosialisasi, diskusi, dan ceramah-ceramah tentang pencegahan pernikahan pada usia sekolah.Abstract:  This study aims to determine: (1) Marriage of school-age children in the village of Paok Pampang Sukamulia District East Lombok Regency; (2) Factors that cause marriage in school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency; (3) The village government’s efforts in dealing with marriage for school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency. The approach used in this research is a qualitative approach with the type of case study research. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used the Miles and Huberman analysis technique. The results showed that the marriage of school-age children in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency was still quite high. Factors causing child marriage in Paok Pampang Village are environmental factors, cultural factors and educational factors. Efforts made by the Paok Pampang Village Government, Sukamulia District, East Lombok Regency to reduce the rate of marriage of school-age children are to make a Village Regulation (Perdes), socialization, discussions, and lectures on prevention marriage at school age.
Pelaksanaan Pembelajaran Flipped Classroom Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMPN 17 Mataram Nita Setiawati; Muh Zubair; Mohammad Mustari; M. Ismail
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.914

Abstract

Pembelajaran flipped classroom adalah perpaduan antara pembelajaran jarak jauh dan pertemuan tatap muka di kelas bertujuan untuk mempermudah proses belajar mengajar sehingga peserta didik memiliki banyak waktu untuk belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran PPKn di SMPN 17 Mataram. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasi penelitian pada pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran PPKn melalui 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Media yang digunakan yaitu whattsUp group bertujuan untuk mengirimkan materi pembelajaran berserta dengan PTT (power point) yang akan di pelajari oleh peserta didik.
Penumbuhkembangan Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat di Era 4.0 Sheila Briliana Fakhrunnisak; Lalu Sumardi; Muh Zubair; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1077

Abstract

Indonesia telah mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup pesat pada abad ke-20 yang dikenal juga dengan era Revolusi industri 4.0. Pesatnya perubahan dan perkembangan teknologi di era 4.0 ini tentunya merubah tatanan dunia yang dimana bukan hanya dari segi positif saja melainkan juga terdapat dampak negatif yang menyertai. Keadaan negatif tersebut salah satunya berupa degradasi karakter yang dialami oleh kebanyakan kaum remaja hingga anak-anak. Oleh karena itu penumbuhkembangan karakter pada anak sangat penting, salah satunya yaitu karakter kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pondok pesantren dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Kemudian untuk metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 dimulai dari proses tes kepondokan sebelum menjadi santri. Upaya tersebut dilakukan dengan beberapa metode yang efektif yaitu pembiasaaan, keteladanan, dan pendekatan spiritual. Faktor pendukung upaya penumbuhkembangan karakter kemandirian santri tersebut salah satunya yaitu lingkungan yang kondusif dan nyaman serta dukungan dari walisantri. Faktor pendukung lainnya yaitu melalui kegiatan-kegiatan kepondokan yang sifatnya membangun atau menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri, misalnya kegiatan pramuka, muhadasah, muhadaroh, dan kegiatan pembersihan setiap pagi dan sebelum tidur. Selain faktor pendukung tentu juga terdapat faktor yang menjadi penghambat penumbuhkembangan karakter kemandirian santri yaitu peran orangtua atau walisantri. Selain menjadi faktor pendukung peran walisantri juga bisa menjadi penghambat dalam proses penumbuhkembangan karakter kemandirian santri karena terlalu memanjakan anak-anak mereka dan tidak mempercayai pondok sepenuhnya untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang mandiri.
Pelaksanaan Pembelajaran Flipped Classroom Pada Mata Pelajaran PPKn Di SMPN 17 Mataram Nita Setiawati; Muh Zubair; Mohammad Mustari; M. Ismail
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.914

Abstract

Pembelajaran flipped classroom adalah perpaduan antara pembelajaran jarak jauh dan pertemuan tatap muka di kelas bertujuan untuk mempermudah proses belajar mengajar sehingga peserta didik memiliki banyak waktu untuk belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran PPKn di SMPN 17 Mataram. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasi penelitian pada pelaksanaan pembelajaran flipped classroom pada mata pelajaran PPKn melalui 3 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Media yang digunakan yaitu whattsUp group bertujuan untuk mengirimkan materi pembelajaran berserta dengan PTT (power point) yang akan di pelajari oleh peserta didik.
Penumbuhkembangan Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat di Era 4.0 Sheila Briliana Fakhrunnisak; Lalu Sumardi; Muh Zubair; Mohammad Mustari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i1.1077

Abstract

Indonesia telah mengalami perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup pesat pada abad ke-20 yang dikenal juga dengan era Revolusi industri 4.0. Pesatnya perubahan dan perkembangan teknologi di era 4.0 ini tentunya merubah tatanan dunia yang dimana bukan hanya dari segi positif saja melainkan juga terdapat dampak negatif yang menyertai. Keadaan negatif tersebut salah satunya berupa degradasi karakter yang dialami oleh kebanyakan kaum remaja hingga anak-anak. Oleh karena itu penumbuhkembangan karakter pada anak sangat penting, salah satunya yaitu karakter kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pondok pesantren dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Kemudian untuk metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif dan jenis studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan deskripsi data hasil penelitian menunjukan bahwa upaya yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat dalam menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri di era 4.0 dimulai dari proses tes kepondokan sebelum menjadi santri. Upaya tersebut dilakukan dengan beberapa metode yang efektif yaitu pembiasaaan, keteladanan, dan pendekatan spiritual. Faktor pendukung upaya penumbuhkembangan karakter kemandirian santri tersebut salah satunya yaitu lingkungan yang kondusif dan nyaman serta dukungan dari walisantri. Faktor pendukung lainnya yaitu melalui kegiatan-kegiatan kepondokan yang sifatnya membangun atau menumbuhkembangkan karakter kemandirian santri, misalnya kegiatan pramuka, muhadasah, muhadaroh, dan kegiatan pembersihan setiap pagi dan sebelum tidur. Selain faktor pendukung tentu juga terdapat faktor yang menjadi penghambat penumbuhkembangan karakter kemandirian santri yaitu peran orangtua atau walisantri. Selain menjadi faktor pendukung peran walisantri juga bisa menjadi penghambat dalam proses penumbuhkembangan karakter kemandirian santri karena terlalu memanjakan anak-anak mereka dan tidak mempercayai pondok sepenuhnya untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi yang mandiri.