Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

STRATEGI PENCEGAHAN KETERLAMBATAN KEGIATAN TRANSHIPMENT PADA PT. SAMUDERA LAUTAN LUAS MEDAN M. Seyehan Syah; Dafid Ginting
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21596

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana pihak perusahaan pelayaran PT. Samudera Lautan Luas melakukan strategi pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment. Penulis berharap dengan dibuatnya makalah ini dapat bermanfaat dan berguna bagi penulis untuk dapat menerapkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama perkuliahan dan praktek dalam bentuk sebuah pengamatan yang ilmiah, khususnya dalam memahami tentang strategi pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment, bagi perusahaan PT. Samudera Lautan Luas Medan, diharapkan hasil tulisan penulis dapat bermanfaat sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi para pimpinan di lingkungan PT. Samudera Lautan Luas Medan tentang strategi pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment, serta bagi pembaca sebagai bacaan untuk dapat mengetahui bagaimana strategi pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment pada PT. Samudera Lautan Luas Medan. Penulis memperoleh data dengan cara pengolahan data kualitatif yaitu observasi lapangan atau metode lapangan (field research) dan metode Pustaka (library research). Berdasarkan dari data yang telah diuraikan dalam penelitian ini ataupun strategi yang dilakukan oleh pihak PT. Samudera Lautan Luas Medan dalam pencegahan keterlambatan kegiatan transhipment adalah mencari agent yang handal dalam penanganan muatan agar barang tersebut sampai ke pelabuhan tujuan akhir dengan keadaan yang sangat baik tanpa ada kerusakan pada barang tersebut, dengan melakukan updating data pada sistem dengan baik serta pengecekan dokumen Kembali agar tidak terjadi kendala yang tidak diinginkan di dokumen barang tersebut dan mengoptimalisasi kinerja para karyawan untuk proses pengiriman dokumen barang tersebut. Disarankan kepada pihak PT. Samudera Lautan Luas Medan agar dapat menghindari keterlambatan kegiatan transhipment dan agar kegiatan transhipment dapat berjalan dengan sangat baik tanpa ada kendala sampai ke pelabuhan negara tujuan akhir.
PROSES PENERBITAN SERTIFIKAT KESELAMATAN KAPAL DOCKING DI PT. PUTRA SAMUDERA INTI BATAM PADA KSOP KHUSUS BATAM Amsal Sulaiman Sirait; Dafid Ginting
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21597

Abstract

PT. Putra Samudera Inti Batam bergerak dibidang keagenan kapal atau Shipping Agency dalam melaksanakan kegiatan Proses Penerbitan Sertifikat Keselamatan kapal docking di KSOP Batam, keselamatan kapal merupakan hal sangat penting dalam transportasi di perairan, baik dilaut maupun disungai dan danau. Penyusunan makalah ini atau penelitian ini dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk mengetahui bagaimana kegiatan agen dalam melaksanakan proses penerbitan sertifikat keselamatan kapal docking pada PT. Putra Samudera Inti Batam. Penulis memperoleh data dengan cara pengelolaan data kualitatif yaitu observasi lapangan atau metode lapangan ( field research ) dan metode Perpustakaan ( library research). Proses Penerbitan Sertifikat Kapal Docking di PT. Putra Samudera Inti Batam pada KSOP Khusus Batam berjalan dengan SOP yang ada, dari proses memasukkan permohonan ke system KSOP online Batam sampai ke tahap penerbitan. Pada proses penunjukan Marine Inspector setelah nama petugas tertera di System, Agen langsung berkomunikasi dengan petugas Marine Inspector. Proses Penerbitan Sertifikat Kapal Docking sudah berjalan dengan efektif namun kurang efisien, karena proses yang dilakukan kurang koordinasi antara pihak kapal dan Marine Inspector yang turun ke kapal pada saat pemeriksaan. Agar Proses Penerbitan Sertifikat Keselamatan Kapal Docking di PT. Putra Samudera Inti Batam pada KSOP Khusus Batam lebih efisien disarankan perlu adanya koordinasi yang efektif dan efisien maka perlu meningkatkan kerja sama yang baik dan saling koordinasi dengan petugas Marine Inspector yang turun ke kapal untuk pemeriksaan.
PROSES PENANGANAN MUATAN MINYAK JERIGEN DIDALAM KON PADA PT. SAMUDERA LAUTAN LUAS MEDAN Agung Kuncoro; Dafid Ginting
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21599

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana perusahaan pelayaran PT. Samudera Lautan Luas menangani muatan berjenis minyak jerigen.  Penulis berharap dengan dibuatnya makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis untuk dapat menerapkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selama perkuliahan dan praktek dalam bentuk sebuah pengamatan yang ilmiah, khususnya dalam memahami tentang Proses Penanganan Muatan Minyak Jerigen di didalam kontainer bagi perusahaan PT. Samudera Lautan Luas Medan.  Dalam mengumpulkan data untuk penulisan makalah penulis menggunakan dua metode yaitu metode kepustakaan (Library Research) dan metode lapangan (Field Study).  proses penanganan muatan minyak jerigen didalam kontainer dimulai dari marketing mencari costomer yang sesuai dengan jasanya. Ketika mendapatkan customer pihak  marketing menghubungi pihak Operasional untuk melakukan pemuatan minyak jerigen dipabrik shipper. Shipper mengirimkan Performa Shipping Instruction kemudian oprasional forwarder mengirimkan Delivery Order, seal agar dapat melakukan penarikan kontainer. sebelum penarikan, pihak surveyor melakukan pengecekan kondisi kontainer yang akan digunakan dengan sangat teliti, akan tetapi ketika dipabrik pihak oprasional mendapat kondisi kontainer memliki plat lebih sehingga pemuatan tidak optimal. Oleh karena itu pemuatan akan tetap dilakukan dikarenakan waktu free time dan clossing time sudah dekat dengan jadwal, disarankan ketika pemilihan kontainer agar lebih sangat teliti terhadap kontainer yang akan digunakan agar tidak terjadi kerugian dalam hal pemuatan, sehingga pemuatan dapat dilakukan secara efektif dan efesien.
Cara Human Resources Development (HRD) Melakukan Perekrutan dan Seleksi Crew Kapal Offshore pada PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta Dafid Ginting; Ananda Amroh; Taruna Taruna
Journal on Education Vol 6 No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i3.5731

Abstract

PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta is a shipping company that operates in the field of ship crewing. Ship crewing is a service carried out on behalf of foreign sea transportation companies or national sea transportation companies. The ship's crew is an object in the process of activities on board the ship, so the process of recruiting and selecting prospective new ship's crew must be planned carefully so that the recruitment and selection of ship's crew is carried out as expected. The purpose of this research is to find out how Human Resources Development (HRD) carries out recruitment and selection of offshore ship crew at Pt. Alfa Arafah Crewing Jakarta. This research uses a qualitative descriptive method by describing in detail the implementation of the quality-based crew recruitment and selection process at PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta. Apart from that, data collection was carried out using interviews, observations, book literature and documents on ship crew selection process activities at PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta. The research results show the obstacles faced by PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta in recruiting and selecting Offshore vessels. PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta is that the implementation of the ship crew selection process has not been well organized. Because the crew's requests must be in accordance with the client's needs. Efforts have been made to overcome obstacles to the implementation of the crew recruitment and selection process at PT. Alfa Arafah Crewing Jakarta is that prospective crew members should meet the company's qualifications by having the skills and certification required by the client to build good performance on board the ship.
A bibliometric analysis of the Role of Families on the Importance of Educational Strategies in Addressing Racism and Discrimination in Society Dafid Ginting
West Science Social and Humanities Studies Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Social and Humanities Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsshs.v2i01.622

Abstract

This bibliometric analysis delves into the extensive literature exploring the intricate relationship between families, educational strategies, racism, and discrimination. Utilizing databases such as PubMed, Scopus, and Web of Science, the study systematically identifies 860 relevant papers published between 1976 and 2023. Through a structured search strategy and the application of bibliometric tools like VOSviewer, the analysis maps the intellectual structure, key themes, and research trends. The identified clusters, including themes like racial discrimination, socialization, and adolescent development, reveal the dynamic evolution of research in this field. High citation counts for influential literature, such as "American apartheid: segregation and the making of the underclass," and "Whose culture has capital? A critical race theory discussion of community cultural wealth," emphasize the lasting impact of seminal works. The study contributes to evidence-based policymaking, providing insights for addressing societal issues and guiding future research aimed at fostering a more inclusive and equitable society.
Sosialisasi Lingkungan Bersih Dari Pencemaran Sampah Kapal dan Sampah Plastik di Daerah Kecamatan Pantai Labu Pesisir Utara Kabupaten Deli Serdang Dafid Ginting; Lilis Lilis; Fadiyah Hani Sabila; Masringgit Marwiyah; Dina Rispianti; Muhammad Sahid; Yusnidah Yusnidah; Restu Mujiono; Yepta Vianus, M; Irma Handayani
CivicAction: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Artikel Pengabdian
Publisher : SORATEKNO PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/civicaction.v1i2.160

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan para nelayan dan penduduk disekitar pantai labu pesisir utara kabupaten Deli Serdang kecamatan Pantai Labu, yang sebagian besar penduduk desanya mengandalkan pekerjaan di laut, seperti nelayan atau nakhoda kapal penyeberangan antar pulau. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan oleh tim dari Politeknik Adiguna Maritim Indonesia (Poltek Ami) Medan di kecamatan Pantai Labu, tujuan utama adalah untuk mencari solusi terkait pelestarian lingkungan dan pencegahan pencemaran laut yang bersumber dari sampah kapal dan sampah plastic di wilayah pesisir tersebut. Laut, yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat, terutama nelayan di desa pesisir pantai labu, sangat rentan terhadap dampak pencemaran. Oleh karena itu, tim  Politeknik Adiguna maritime Indonesia (Poltek Ami) Medan berencana untuk mensosialisasikan pentingnya pelestarian lingkungan dan dampak buruk apabila terjadi pencemaran laut, yang meliputi sampah plastik, limbah industri, serta limbah minyak dari kapal para nelayan.
Pemberdayaan Masyarakat Berdampak Bencana Banjir Bandang dalam Mengelolah Air Bersih Untuk Memenuhi Kebutuhan Air bersih Paska Bencana Banjir Bandang yang Melanda Aceh Tamiang Dafid Ginting; Yuris Danilwan; Lilis Lilis; Aja Avriana Said; Yuna Sutria; Taruna Taruna; Dina Rispianti; Suratni Suratni; Fadiyah Hani Sabilah; Syarifur Ridho; Eka Fransiska; Irma Handayani; Fahmi Rinaldi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i1.227

Abstract

One of the biggest problems after a flash flood and landslide disaster is the provision of clean water. Access to clean water is very important, as it greatly helps the disaster-affected community, especially in their future lives after the flood and landslide disaster in Aceh Tamiang. Community Service was carried out by the Lecturer Team of the Indonesian Maritime Adiguna Polytechnic Medan, who came directly to the Tamiang sub-district affected by the flash flood disaster. The methods used include education, training in making simple filters or filtration, and testing the results of water filtration from local sources in the disaster-affected area. The results of the activity show that the filter/filtration method using gravel, sand, activated charcoal, cotton, and palm fiber media can improve water quality visually and sensorily. This activity provides real benefits in supporting the availability of drinkable water for communities affected by the flash flood disaster, especially in the Aceh Tamiang area.
PROSES PENANGANAN SIGN OFF CREW KAPAL SPM BHEEM PADA IMIGRASI BATU AMPAR OLEH PT. BALANCIA SHIPPING AGENCY BATA Dafid Ginting; Yepta Vianus Marbun; Fahmi Rinaldi; Muhammad Al Purkan Ritonga
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i1.223

Abstract

Sign off crew adalah prosedur resmi di mana seorang awak kapal dipindahkan dari kapal setelah kontraknya berakhir atau berdasarkan permintaan, diiringi dengan verifikasi dokumen, izin keimigrasian, dan serah terima tugas kepada crew pengganti. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu, metode observasi lapangan (field research) dan metode perpustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam prosedur tersebut, kapten kapal mengirimkan surat elektronik (e-mail) permintaan pergantian awak kepada pemilik kapal serta perusahaan terkait, umumnya dilakukan sebelum masa kontrak awak kapal berakhir. Langkah ini bertujuan agar perusahaan dapat menyiapkan awak pengganti secara tepat waktu dan memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh kapten kapal dan pemilik kapal. Hambatan menegaskan urgensi adanya perencanaan yang lebih matang, koordinasi yang terintegrasi, serta komunikasi yang efektif antar pihak terkait guna mengurangi risiko keterlambatan dan memastikan proses sign off crew terlaksana sesuai dengan peraturan yang berlaku.
PROSES PENERBITAN PENGESAHAN COLLECTIVE BARGAINING AGREEMENT (CBA) PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN Dafid Ginting; Yuris Danilwan; Lilis Lilis; Yuna Sutria; Elsa Widia Astuti .N
Journal of Maritime and Education (JME) Vol. 8 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Adiguna Maritim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54196/jme.v8i2.255

Abstract

Direktorat Perkapalan dan Kepelautan mempunyai tugas dan fungsi merumuskan serta melaksanakan kebijakan, standar, norma, pedoman, kriteria dan prosedur serta pelaporan di bidang kelaikan kapal, persyaratan pengawakan kapal serta perlindungan awak kapal, standarisasi sertifikat pelaut, manajemen keselamatan kapal dan kepelautan. Selain menandatangani Perjanjian Kerja Laut (PKL), pelaut juga harus dilindungi dengan Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) atau Collective Bargaining Agreement (CBA). Mengingat banyak nya pengaduan awak kapal/pelaut yang diterima oleh Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) maka setiap perusahaan yang merekrut dan menempatkan awak kapal/pelaut dikapal berbendera asing wajib memiliki Collective Bargaining Agreement (CBA) karena kesepakatan ini mengatur tentang : upah (berdasarkan jabatan), jam kerja, pembayaran lembur, hari libur, tunjangan, dan lain-lain. Kelengkapan dokumen persyaratan penerbitan Pengesahan Collective Bargaining Agreement (CBA) sangat mempengaruhi kelancaran pelayanan proses penerbitan pengesahan CBA. Makalah ini ditulis berdasarkan observasi di lapangan dan melakukan pengamatan bersama para pegawai maupun staff Subdirektorat Kepelautan secara langsung bagaimana aktivitas-aktivitas kantor di lingkungan Direktorat Kepelautan untuk mengetahui lebih dekat bagaimana Direktorat Kepelautan melaksanakan kegiatan dalam proses penerbitan pengesahan. Dalam penanganan penerbitan pengesahan Collective Bargaining Agreement (CBA) dilingkungan Subdirektorat Kepelautan sudah sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perhubungan No PM 84 Tahun 2013 tentang perekrutan dan penempatan awak kapal. Penulisan makalah ini menggunakan 2 (dua) jenis metode penelitian, diantaranya adalah sebagai berikut: metode penelitian lapangan (field research) dan metode penelitian kepustakaan (library research).
Pelaksanaan Proses Kedatangan Kapal MT. Esteem Energy di Pelabuhan Pulau Laut oleh PT. Maritime Network Indonesia Cabang Kota Baru: Penelitian Dafid Ginting; L. Baktiar Gokmahot
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4990

Abstract

The implementation of the arrival of MT. Esteem Energy at Pulau Laut Port by PT. Maritime Network Indonesia Kotabaru Branch is a crucial operational activity that requires careful planning and coordination between stakeholders. This study aims to analyze the determining factors for the success of the ship's arrival, including ETA accuracy, communication and coordination effectiveness, dock facility readiness, compliance with maritime regulations, environmental conditions, and the professionalism of the ship's crew and agents. The research was conducted through field observations and literature studies of maritime literature and regulations. The results of the study indicate that the success of the operation is influenced by the synergy of technical, administrative, and human resource factors. Good planning, timely information exchange, regulatory compliance, and effective coordination between parties play an important role in improving the efficiency, safety, and punctuality of ship arrivals.