Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Study of Fauna Diversity in Ujung Kulon National Park Banten Indonesia Suroso Mukti Leksono; Septi kurniasih; Pipit Marianingsih; Adi Nestiadi
Indonesian Journal of Biology Education Vol. 6 No. 1 (2023): INDONESIAN JOURNAL OF BIOLOGY EDUCATION
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

National parks are natural conservation areas that have native ecosystems, managed with a zoning system that is used for research, science, education, tourism, cultivation and recreation purposes. Ujung Kulon National Park (TNUK) is one of Indonesia's national parks, located on the western tip of Java Island, Pandeglang Regency, Banten Province. The various kinds of ecosystems in Ujung Kulon National Park are a habitat for various endemic animals or those with a protected and endangered conservation status. However, climate change and poaching that have occurred over the years, land transfers, and climate change have created distinct threats to the preservation of fauna in this region. One of the efforts to preserve the environment in and around TNUK is to carry out in-depth research on habitat conditions and the diversity of species present inside the area. This research aims to obtain information on the diversity of fauna in the TNUK and identify the various types of fauna found in the TNUK area. Fauna's diversity information was carried out in September 2022 by exploring areas in Cilintang to Legon Pakis with a total distance of 9.7 km. The study found the diversity of fauna, and there are nine species of large mammals, seven species of herpetofauna (amphibian reptiles), 13 species of butterflies, and 30 species of avifauna (aves).
Pengaruh Penggunaan Website pada Materi Keanekaragaman Hayati Berbasis Hasil Riset Terhadap Kemampuan Literasi Konservasi Siswa SMP Kelas VII Roihanah Fatin; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi; Septi Kurniasih
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 8 No. 4 (2025): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/f7arad80

Abstract

This study aims to determine the effect of using a website on biodiversity material based on research results on students' conservation literacy skills. The method used is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. Students' conservation literacy skills were measured through three indicators: cognitive (using pretest and posttest questions), affective (using an attitude questionnaire), and psychomotor (assessed through a poster assignment). In this study, the experimental class used the EDUKASI website, while the control class used PowerPoint. The results showed that the use of the website had an effect on students' conservation literacy skills. This was evidenced by the hypothesis testing using a t-test at a significance level of 0.05 for each indicator: cognitive (Sig. 0.001), affective (Sig. 0.000), and psychomotor (Sig. 0.000). Thus, H₁ is accepted and H₀ is rejected, indicating that the use of a research-based website influences the conservation literacy skills of seventh-grade junior high school students. Keywords: Biodiversity, Conservation Literacy Skills, Website
Pengembangan E-Leaflet untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa SMP Kelas VIII pada Tema Selamatkan Pernapasanku dari Asap Rokok Sheila Shakila; Annisa Novianti Taufik; Adi Nestiadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2071

Abstract

Penelitian ini didasarkan terhadap masalah rendahnya minat siswa dalam belajar karena terbatasnya referensi bahan ajar yang tersedia di sekolah, bahan ajar yang dipakai di sekolah kurang beragam, sehingga proses belajar manjadi kurang menarik minat belajar siswa. Berdasarkan analisis kebutuhan di lapangan, dikembangkanlah E-leaflet tema selamatkan pernapasanku dari asap rokok untuk menumbuhkan minat belajar siswa SMP kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan tingkat validasi dan mendeskripsikan tingkat keterbacaan produk E-leaflet. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, dan pengembangan. Instrumen penelitian berupa lembar angket validasi ahli materi, ahli media dan ahli bahan ajar, serta menggunakan lembar angket uji keterbacaan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan E-leaflet memiliki persentase sebesar 93,7%, yang masuk dalam kategori “Sangat Valid”. E-leaflet ini sangat valid untuk menumbuhkan minat belajar siswa SMP kelas VIII karena sesuai dengan indikator minat belajar siswa. Selain itu, hasil uji keterbacaan produk, persentasenya mencapai 87,5% yang termasuk kategori sangat baik, sehingga penggunaan e-leaflet sangat efektif dan sesuai untuk digunakan siswa dalam memahami materi. Selain itu, e-leaflet dapat menumbuhkan minat belajar dan mudah diakses, sehingga mempermudah jalannya proses pembelajaran.
The Effect of Group Investigation Learning Model on Science Education Students’ Mastery of Environmental Pollution and Creative Thinking Adi Nestiadi
Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Gemilang Maju Publikasi Ilmiah (GMPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53889/jpig.v4i2.478

Abstract

The learning process in the classroom still tend to focus on the teacher, causing less students are actively involved in the learning process seen in the number of students who ask and answer questions that lead to low test score is below standard. Application of group investigation learning model was expected to improve the mastery of concepts and creative thinking of students. This research aimed to determine the influence of the learning model group investigation to the mastery of concept environment pollution  and creative thinking in high school student of class X. The research method used was quasi-experimental with the research design post-test control group design. The research sample of 60 students was 30 students each in the experimental class and control class by simple random sampling. The instrument used was the test the ability of mastering concept and creative thinking test. based on the analysis the data were normally distributed and homogeneous. The result of this reseach 1). There an influence of learning model group investigation of the mastery of concept inveronment pollution and creative thinking student 2). Mastery of concepts students using learning model group investigation to get a better score than the students who use STAD learning model with value (tcount = 4,118) 3). Creative thinking abilities of students using learning model group investigation to get a better score than the students who using learning model STAD with value (tcount = 2.731).
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS MODEL CASE BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN ESD PADA MATERI PERUBAHAN IKLIM UNTUK PESERTA DIDIK DI SMP Bagus Febriansyah; Suroso Mukti Leksono; Septi Kurniasih; Adi Nestiadi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9158

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan sebagai respon terhadap fenomena triple planetary krisis yang hingga saat ini menjadi isu global, serta temuan pra-penelitian yang menunjukkan rendahnya literasi saintifik peserta didik dan keterbatasan bahan ajar dalam pembelajaran IPA, khususnya pada materi perubahan iklim. Materi ini penting diketahui melalui pendekatan ESD guna mendorong terbentuknya generasi yang sadar akan keinginan dan mendukung pencapaian SDGs di satuan pendidikan. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dikembangkan produk bahan ajar berupa e-LKPD berbasis Case Based Learning dengan pendekatan ESD pada materi perubahan iklim untuk peserta didik di SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang dibatasi sampai tahap pengembangan . Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi oleh ahli dan angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa produk memiliki tingkat validitas sebesar 94,5% dengan kategori sangat valid. Uji coba produk kepada peserta didik menghasilkan respon positif sebesar 91,5% dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa e-LKPD berbasis Case Based Learning dengan pendekatan ESD pada materi perubahan iklim untuk peserta didik di SMP termasuk sangat valid, sangat baik, dan dapat diimplementasikan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN VIRTUAL LAB BERBASIS EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT TEMA KEBERLANJUTAN BIODIVERSITAS Afriyani Safitri; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi; Septi Kurniasih
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8413

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan sebagai respons terhadap fenomena Triple Planetary Crisis dan temuan pra-penelitian yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi lingkungan serta keterbatasan sarana dan prasarana dalam memfasilitasi kegiatan praktikum, khususnya yang berkaitan dengan pembahasan ekologi dan pelestarian lingkungan sesuai dengan kompetensi Education for Sustainable Development (ESD) dalam mendukung penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) di lingkungan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan, maka dikembangkan virtual lab berbasis Education for Sustainable Development tema keberlanjutan biodiversitas sebagai media pembelajaran IPA. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RD) dengan pendekatan model pengembangan ADDIE, dibatasi sampai tahap development. Hasil validasi menunjukkan tingkat validitas produk sebesar 94,1% dengan kategori sangat valid, dan reliabilitas angket mencapai 0,807. Uji coba penggunaan produk kepada peserta didik memperoleh respons positif sebesar 88,9% dengan kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa virtual lab berbasis Education for Sustainable Development tema keberlanjutan biodiversitas valid, reliabel, dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA.
PENGEMBANGAN WEBSITE MELALUI PENDEKATAN EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) SEBAGAI SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA Muhammad Reihan Anugrah Fitrah Kurniawan; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi; Septi Kurniasih
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8216

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan pra-penelitian yang menunjukkan bahwa prinsip Education for Sustainable Development (ESD) atau pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan belum terintegrasi secara optimal dalam materi pelajaran IPA di tingkat SMP, sehingga siswa masih kekurangan sumber belajar yang mengaitkan materi keanekaragaman hayati dan perubahan iklim dengan konsep keberlanjutan. Selain itu, tingkat literasi lingkungan siswa SMP juga masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat validitas website yang dikembangkan sebagai sumber belajar. Metode yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan adalah ADDIE. Instrumen yang digunakan meliputi wawancara, observasi, serta lembar validasi. Proses pengembangan website mencakup tahap analisis potensi dan masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi, dan revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas website melalui pendekatan Educaiton for Sustainble Development (ESD) sebagai sumber belajar pada pembelajaran IPA mencapai 93% dengan kategori sangat valid, sehingga layak digunakan pada tahap selanjutnya.
PENGEMBANGAN AUGMENTED REALITY SEBAGAI BAHAN AJAR BERBASIS ESD TEMA KEBERLANJUTAN BIODIVERSITAS Hendri Ridho Prasetia; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi; Septi Kurniasih
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8360

Abstract

Ancaman serius “Triple Planetary Crisis” yang dihadapi lingkungan global telah menjadi urgensi pada praktik berkelanjutan dan diperlukan peningkatan kesadaran lingkungan melalui integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pendidikan. Solusi permalahan tersebut yaitu penelitian pengembangan Augmented Reality (AR) sebagai bahan ajar yang mengusung konsep Education Sustainable for Development (ESD), khususnya pada tema keberlanjutan biodiversitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat validitas dan hasil respon siswa terhadap AR sebagai bahan ajar berbasis ESD. Metode penelitian Research and Development (RnD) dengan model ADDIE sebagai panduan digunakan, dan dibatasi sampai tahap Development untuk melihat potensi maksimal produk, melalui uji validasi dan respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AR ini memiliki tingkat validitas mencapai 92% dengan kategori sangat valid. Sebelum produk digunakan pada siswa, angket diuji reliabilitas dan mendapat nilai 0,715 yang diatas standar reliabilitas, sehingga reliabel dapat diterima. Setelah diuji penggunaan AR sebagai bahan ajar, didapatkan respons positif dari siswa SMP sebesar 94,38% dengan kategori sangat baik. Dengan ini membuktikan bahwa AR sebagai bahan ajar berbasis ESD sangat valid, reliabel, dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran IPA Jenjang SMP.
Pengembangan LKPD Berbasis Model SSCS (Search, Solve, Create, And Share) Materi Pemisahan Campuran Untuk Menumbuhkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Titi Dewi Anggraeni; R. Ahmad Zaky El Islami; Adi Nestiadi
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.2.372-380

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mencari tahu tingkat validitas dan respon siswa terhadap bahan ajar LKPD berbasis model SSCS untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis siswa. Digunakan model pengembangan 4-D dengan tahapan define, design, develop, disseminate. Metode yang peneliti pakai ialah metode Research and Development (R&D) dengan instrumen berupa angket wawancara, angket respon siswa, dan angket validasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil persentase validasi bahan ajar LKPD yang diperoleh dari validator ahli materi 90,20% (sangat valid), validator ahli bahan ajar 87,70% (sangat valid), validator ahli praktisi 90,97% (sangat valid). Hasil dari tingkat respon siswa menunjukkan nilai persentase dengan rata-rata 86,07% (sangat valid). Melalui temuan tersebut dapat ditarik simpulan bahwa LKPD berbasis model SSCS materi pemisahan campuran dapat siswa gunakan pada kegiatan pembelajaran IPA.
Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching Learning Pada Tema Lingkunganku Tercemar Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP: Pengembangan Media Video Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching Learning Pada Tema Lingkunganku Tercemar Untuk Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Yani Kurniasih; Suroso Mukti Leksono; Adi Nestiadi
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 2 (2025): June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.2.403-412

Abstract

This study is based on the constraints found in the field regarding the science learning process in junior high schools. Learning activities oriented towards contextual learning and students' creative thinking skills have not been implemented optimally. Creative thinking skills can be implemented by developing them through video learning media based on Contextual Teaching Learning. This study aims to determine the level of validation of video learning media based on Contextual Teaching Learning on the theme of my polluted environment to develop the creative thinking skills of junior high school students. The method used is Research & Development (with the 4D model), namely the define, design, development and dissemination stages. The development stage shows the results of the validity of video learning media based on contextual teaching learning on the theme of my polluted environment to develop the creative thinking skills of junior high school students that based on validation by material experts, the percentage value is obtained 88,40%  In the category "Very valid", expert validation by media experts obtained a percentage value of 81,67% In the category "Very Valid" And practitioner validation obtained a percentage value of 93,33% % in the category "Very valid". The results of the validity level of the learning video media product reached a percentage value of 87,80 % in the category “Very valid”.