Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Pandu Husada

Hubungan Perilaku Merokok Dengan Tingkat Simtom Depresi Di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Medan Adelia azis Azis Nasution; Nanda Sari Nuralita
JURNAL PANDU HUSADA Vol 1, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v1i3.4784

Abstract

Perilaku merokok merupakan suatu perilaku yang sudah tidak asing lagi dan kebiasaan merokok pada seseorang tidak mudah untuk dihindari bahkan dihilangkan. Menurut data World Health Organization (WHO), lebih dari 1,1 miliar orang mengkonsumsi rokok. Terdapat proses psikologis kompleks yang terlibat dalam menghubungkan antara faktor psikologis dan perilaku merokok yang masih belum dapat dipahami sepenuhnya. Dikarenakan banyaknya penduduk Indonesia yang memiliki perilaku merokok tetapi tidak pernah dinilai simtom depresinya, hubungan antar keduanya pun menarik perhatian peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan simtom depresi di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Data diolah menggunakan SPSS uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa hubungan perilaku merokok dengan simtom depresi di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Medan menunjukkan nilai p sebesar 0.0001 (p0.05). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan simtom depresi di Kelurahan Tegal Sari Mandala II Medan.
Fungsi Keluarga Dan Self-Esteem Berhubungan Dengan Simtom Kecemasan Pada Siswa SMA Tingkat Akhir Maharani, Vivia; Nurhasanah, Nurhasanah; Nuralita, Nanda Sari; Suryani, Des
JURNAL PANDU HUSADA Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v6i4.23529

Abstract

Abstrak : Kecemasan merupakan suatu perasaan gelisah dan tidak bahagia yang kerap kali muncul pada diri seseorang ketika menghadapi suatu situasi yang tidak menyenangkan. Simtom kecemasan sering terjadi pada remaja seiring pertumbuhan seperti, merasa gelisah, cemas, jantung berdebar, tremor, berkeringat, mual, karena terlalu khawatir terhadap berbagai hal, termasuk prestasi sekolah, hubungan sosial, atau ketidakpastian tentang masa depan. Faktor internal self-esteem dan faktor eksternal fungsi keluarga adalah dua faktor yang dapat menyebabkan kecemasan. Penelitian ini menganalisis hubungan fungsi keluarga dan self-esteem dengan simtom kecemasan pada siswa SMA tingkat akhir dengan penelitian analitik desain cross-sectional melalui kuesioner Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS), Family APGAR, dan Coopersmith Self Esteem Inventory (CSEI) pada sampel 164 siswa. Data penelitian ini menggunakan uji univariat dan bivariat uji Spearman. Uji normalitas didapatkan nilai signifikan 0,001 (p0,05). Hasil uji korelasi Spearman diperoleh p=0.001(p0.05) dan koefisien korelasi -0.629 serta hubungan antara self-esteem dengan simtom kecemasan diperoleh p=0.001(p0.05) dan koefisien korelasi -0.548. Terdapat hubungan fungsi keluarga dengan simtom kecemasan, yaitu jika fungsi keluarga meningkat maka kecemasan akan menurun. Selain itu, terdapat juga hubungan self-esteem dengan simtom kecemasan, yaitu jika self-esteem meningkat maka kecemasan akan menurun pada siswa SMA tingkat akhir.