Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Guru Dalam Mengimplementasikan Technological Pedagogical And Content Knowledge (Tpack) Pada Pembelajaran di SMA Swasta Pab 5 Klumpang Ayu Novidaniati Rusnita; Fazli Rachman; Yakobus Ndona; Surya Dharma; Sampitmo Habeahan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4974

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) pada proses pembelajaran di SMA Swasta PAB 5 Klumpang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berupaya mengintegrasikan aspek teknologi, pedagogi, dan konten secara seimbang dalam kegiatan pembelajaran. Strategi yang digunakan mencakup integrasi teknologi dan pedagogi melalui penggunaan media digital interaktif, integrasi teknologi dan konten dengan memanfaatkan sumber belajar daring, serta integrasi pedagogi dan konten melalui penerapan metode Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL). Implementasi TPACK memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, serta membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik. Namun, penelitian juga menemukan beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana teknologi, perbedaan kemampuan guru dalam penguasaan teknologi, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa strategi guru berbasis TPACK berkontribusi penting terhadap pengembangan kualitas pembelajaran di era digital.
Dampak Program Makan Bergizi Gratis Tinjauan Terhadap Perspektif Kesejahteraan Siswa Dan Keberlanjutan Ekonomi Kantin Sekolah Di SMP Negeri 4 Medan Putri Widia Ningsih; Prayetno; Sampitmo Habeahan; Windawati Pinem; Halking
Jurnal Administrasi Politik dan Sosial Vol 7 No 2 (2026): JAPS Agustus Sedang Berlangsung
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anak melalui pemenuhan kebutuhan gizi sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia. Implementasi program ini di lingkungan sekolah menengah pertama tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan pokok siswa, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak tidak langsung terhadap lingkungan sosial dan ekonomi sekolah, khususnya keberlanjutan ekonomi kantin sekolah.Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya potensi ketidakseimbangan antara capaian program ini terhadap kesejahteraan siswa dengan keberlanjutan ekonomi kantin sekolah di SMP Negeri 4 Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak ganda Program MBG melalui tinjauan perspektif kesejahteraan siswa dan keberlanjutan ekonomi kantin sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri dari siswa, guru, dan pengelola kantin di SMP Negeri 4 Medan. Selain itu, teknik observasi dan studi dokumentasi diterapkan untuk memperkuat validitas data. Analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBG mampu memenuhi kebutuhan konsumsi siswa dan mendapatkan respons positif dari segi rasa dan kualitas makanan. Namun, program belum memberi dampak yang signifikan terhadap konsentrasi belajar siswa. Dari sisi kantin, terjadi penurunan pendapatan karena perubahan pola konsumsi siswa, meskipun usaha kantin masih bisa bertahan melalui strategi adaptasi yang terbatas. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan peningkatan koordinasi antara pihak sekolah dan penyelenggara program dalam menentukan waktu pelaksanaan, serta perlunya dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan kantin melalui pembinaan dan pemberdayaan usaha
Program Penguatan Karakter Melalui Modul Proyek Bangunlah Jiwa dan Raganya Terhadap Perilaku Siswa Anti-Bullying di SMP Swasta Methodist 7 Medan Anjelina Pasaribu; Jamaludin Jamaludin; Abdinur Batubara; Surya Dharma; Sampitmo Habeahan
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.8653

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the character-strengthening program through the “Bangunlah Jiwa dan Raganya” project module in shaping anti-bullying behavior among students at Methodist 7 Private Junior High School, Medan. The main focus of this research is to determine the extent of students’ understanding of the values embedded in the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) within the context of anti-bullying, as well as to evaluate the effectiveness of the program in changing students’ attitudes toward bullying behavior. This research employs a qualitative approach with a descriptive qualitative method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted in three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings reveal that the P5 program, through the “Bangunlah Jiwa dan Raganya” project module, has proven effective in fostering students’ empathetic, caring, and courageous behavior in rejecting bullying. Students’ understanding of the project theme also improved, particularly in balancing physical and mental aspects. Teachers play a crucial role as facilitators, role models, and motivators, although challenges remain in terms of limited student motivation and lack of parental support. Therefore, this program makes a significant contribution to bullying prevention efforts in schools.