Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JANITA

Pemanfaatan Lahan Pekarangan dengan Teknik Vertikultur untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga Umi Nur Solikah; Shafa Nur Afifah; Rima Alia Ashari; Hafida Paramita
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i2.610

Abstract

Pemanfaatan lahan pekarangan rumah dapat menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan. Hal ini dikarenakan kebutuhan pangan keluarga secara kuantitas dan kualitas bisa terpenuhi dengan baik. Stok pangan yang bergizi dan aman secara berkala bisa dipenuhi dari kebun/ pekarangan rumah. Sebagian besar perumahan masyarakat di Kelurahan Sanggrahan Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo memiliki pekarangan yang sempit, sehingga pemanfaatan dan pengelolaan lingkungan dapat dioptimalkan dengan penanaman tanaman secara vertikultur. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain: memanfaatkan lahan sempit yang belum produktif menjadi lahan sempit yang produktif dengan teknik vertikultur, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang tata cara menanam tanaman vertikultur, membantu memperbaiki ketahanan pangan keluarga. Metode yang dilaksanakan dalam pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi praktik langsung teknik vertikultur tanaman sayuran. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian meliputi: tahap persiapan, tahap penyuluhan dan tahap praktik. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh kegiatan. Peserta kegiatan pengabdian sebagian besar sudah memiliki pengetahuan mengenai mengenai budidaya sayuran namun klo untuk teknik vertikultur masih awam sehingga peserta kegiatan akan mencoba mempraktikan di rumah.
Penyuluhan Pengendalian Wereng pada Tanaman Padi dalam Bentuk Gerakan Pengendalian (Gerdal) di Desa Boyolangu Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Mufida Diah Lestari; Herry Nur Faisal; Yuniar Hajar Prasekti; Ermawati Dewi; Chusnatul Ulaela Sajali; Umi Nur Solikah
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v3i1.792

Abstract

Gerakan pengendalian OPT pada tanaman padi merupakan sebuah rangkaian kegiatan usaha tani yang sangat penting untuk dilaksanakan karena sebagai bentuk perlindungan tanaman dan merupakan benteng terakhir dalam rangka usaha pengamanan produksi. Pengendalian OPT dilaksanakan dalam bentuk Gerdal (gerakan Pengendalian) yang artinya pengendalian dilakukan secara bersama-sama dan dalam wantuk yang bersamaan agara mendapatkan hasil yang optimal. Gerakan dilakukan di laksanakan atas dasar adanya laporan serangan OPT wereng pada tanaman padi di wilayah tersebut dan telah dilakukan pengecekan oleh mantri tani dan POPT Kecamatan, pengendalian dilakukan apabila populasi OPT telah melewati ambang batas yang bisa ditoransi tanaman. Untuk mendapatkan efektivitas aplikasi pestisida perlu memperhatikan beberapa hal yaitu: waktu pengendalian OPT, pengendalian dengan menggunakan nozel, cara penggunaan dengan menggunakan masker dan menghindari makan dan minum.
Pemberdayaan Petani Lewat Pemakaian Pupuk Organik Cair pada Tumbuhan Cabai di Wilayah Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Mufida Diah Lestari; Umi Nur Solikah
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v4i1.1025

Abstract

Kabupaten Tulungagung memiliki jumlah petani yang cukup banyak dengan komoditas yang ditanam adalah cabai. Hal tersebut dapat dilihat dari demografi yang ada dalam bahwa muncul lahan pertanian yang ditanami cabai, namun hal tersebut tidak serta merta membuat petani merasa senang dikarenakan hasil panen yang melimpah tetapi para petani mengalami permasalahan akan hasil panen mereka yang tidak dapat maksimal dikarenakan tanaman mereka terkena hama, jamur pada daun. Hal tersebut diakibatkan cuaca yang sering kali turun hujan sehingga hal tersebut membuat tanaman mereka mudah busuk karena meningkatkan PH tanah didaerah tersebut. Perawatan ekstra juga dilakukan oleh petani yakni dengan melakukan penyemprotan serta memberikan kapur pada tanah untuk mengembalikan PH tanah. Upaya lain yang dilakukan untuk peningkatkan mutu dari cabai adalah dengan pemberian pupuk organik cair. Pemupukan bermaksud guna memperoleh cabai yang lebat dan besar buahnya. Tipe pupuk yang dikasihkan mesti cocok dengan kondisi, situasi, serta umur cabai. Target dari program pemberdayaan ini merupakan petani cabai yang terletak di area Dusun Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Pada proses pemupukan pada tanaman cabai memerlukan cara dan waktu yang tepat. Apabila petani salah dalam pemberian pupuk pada tanaman cabai akan dapat membuat tanaman tidak sehat bahkan mati. Program pemberdayaan ini dilakukan bersama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Dalam upaya pemberian pupuk tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas cabai di wilayah tersebut sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani.