Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS PELAKSANAAN SAFETY TALK PADA PEKERJA WORKSHOP DI PT BALIKPAPAN READY MIX SITE BATAKAN Rozi, Fahru; Rusba, Komeyni; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas pelaksanaan Safety Talk terhadap perilaku pekerja workshop di PT Balikpapan Ready Mix Site Batakan. Safety Talk merupakan media komunikasi rutin untuk membahas isu K3, regulasi, dan prosedur kerja aman sebelum pekerjaan dimulai. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan menggunakan checklist, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pelaksanaan, pelaksana, dan metode Safety Talk telah dilakukan secara sistematis sesuai standar operasional perusahaan. Namun, observasi perilaku menunjukkan masih adanya ketidakkonsistenan pada aspek tertentu seperti kepatuhan prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) dan partisipasi aktif dalam penyusunan JSA . Disimpulkan bahwa meskipun Safety Talk berjalan efektif secara administratif, pengawasan perilaku di lapangan perlu ditingkatkan untuk memastikan budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI BUDAYA K3 DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT OMS OILFIELD SERVICE BALIKPAPAN Yasmin, Annisa Aulia; Rusba, Komeyni; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1301

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting yang harus menjadi prioritas utama dalam industri minyak dan gas karena tingginya potensi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penerapan budaya K3 yang efektif diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja serta mendorong terbentuknya perilaku kerja yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja di PT OMS Oilfield Services Balikpapan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta checklist cara kerja. Informan penelitian terdiri dari pekerja operasional, supervisor, dan pihak manajemen yang terlibat langsung dalam penerapan K3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budaya K3 di PT OMS Oilfield Services Balikpapan secara umum telah berjalan dengan baik, ditunjukkan melalui keberadaan kebijakan K3, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), pelaksanaan komunikasi K3 seperti safety talk dan toolbox meeting, kepatuhan terhadap prosedur kerja aman, serta pelaksanaan audit internal dan eksternal secara berkala. Kesadaran pekerja terhadap K3 tergolong cukup baik, tercermin dari pengetahuan K3, partisipasi dalam pelatihan, serta kepedulian terhadap keselamatan rekan kerja. Namun demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian dalam penggunaan APD secara lengkap dan konsisten. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan pengawasan, kedisiplinan, serta penguatan internalisasi budaya K3 guna meningkatkan kesadaran dan perilaku keselamatan kerja secara berkelanjutan.
IDENTIFIKASI BAHAYA PADA PEKERJAAN THERMAL STRESS RELIEF DENGAN METODE HIRARC DI PT. OMS OILFIELD SERVICE BALIKPAPAN Bunga, Ardiyanto Fernando; Rusba, Komeyni; Nur, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 12 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i2.1306

Abstract

Aktivitas industri migas memiliki tingkat risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang tinggi, khususnya pada pekerjaan Thermal Stress Relief yang melibatkan pemanasan material pipa menggunakan tungku pemanas listrik. Potensi bahaya yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kerugian material, hingga fatalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko pada pekerjaan Thermal Stress Relief di PT. OMS Oilfield Service Balikpapan menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di workshop, wawancara mendalam dengan operator dan leader SPS, serta studi dokumentasi terkait prosedur dan laporan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pengendalian terdapat 1 risiko kategori extreme, 13 risiko kategori high, dan 1 risiko kategori moderate yang berasal dari enam tahapan aktivitas pekerjaan. Setelah penerapan pengendalian risiko sesuai hirarki pengendalian, seluruh risiko extreme dan high berhasil dieliminasi, dengan hasil akhir berupa 5 risiko kategori moderate dan 10 risiko kategori low. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pekerja telah memahami dan menerapkan prosedur kerja serta budaya K3 dengan baik, namun masih diperlukan peningkatan efektivitas pengendalian terutama pada aspek engineering control dan substitusi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan sistem K3 guna menekan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan di lingkungan industri migas.
Efektivitas Sarana Evakuasi Ram Sebagai Upaya Peningkatan Aksesibilitas Pasien Di Gedung Jantung Terpadu RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Saputera, Dharma; Saputra, Muhammad Nardo; Nur, Muhamad; Kamandhanu, Bimo Bayu
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1044

Abstract

Praktek Kerja Lapangan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas jalur evakuasi ram melalui tingkat kesesuaian terhadap standar teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Persyaratan Teknis Bangunan, Prasarana, dan Peralatan Kesehatan Rumah Sakit. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan cara membandingkan kondisi aktual jalur evakuasi ram hasil observasi lapangan terhadap ketentuan regulasi. Data diperoleh melalui observasi langsung pada jalur evakuasi ram yang menghubungkan lantai satu dan basement Gedung Jantung Terpadu. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa secara umum sarana evakuasi ram telah memenuhi sebagian besar aspek kesesuaian, seperti lebar antar dinding ram mencapai 186 cm, posisi ram yang tidak berhadapan langsung dengan pintu, serta perlindungan dari cuaca. Namun demikian, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian, antara lain lebar antar pilar yang kurang dari standar (137 cm), permukaan lantai yang licin dan belum bertekstur, serta belum tersedianya pegangan rambat (handrail). Berdasarkan hasil tersebut, tingkat efektivitas sarana evakuasi ram pada Gedung Jantung Terpadu dikategorikan sebagian sesuai terhadap ketentuan peraturan. Perbaikan pada aspek fisik ram perlu dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna, terutama bagi pasien dengan keterbatasan mobilitas dalam proses evakuasi darurat.
Efektivitas Sistem Proteksi Kebakaran Aktif Pada Basemant Gedung Jantung Terpadu RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan Taufik, Taufik; Nur, Muhamad; Kamandhanu, Bimo Bayu; Saputera, Dharma
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1067

Abstract

Peningkatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem proteksi kebakaran aktif pada Basement Gedung Jantung Terpadu RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan sebagai area dengan potensi bahaya kebakaran tinggi. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian instalasi, fungsi, serta pemeliharaan sistem proteksi kebakaran aktif terhadap regulasi seperti Permenkes No. 66 Tahun 2016, Permenkes No. 40 Tahun 2022, Permenaker No. 4 Tahun 1980, dan standar teknis proteksi kebakaran lainnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi dokumentasi terhadap komponen sistem proteksi kebakaran aktif, meliputi hydrant, sprinkler, sprinkler alarm, smoke detector, dan alat pemadam api ringan (APAR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan sistem proteksi kebakaran aktif telah terpasang dengan baik dan berfungsi sesuai standar, sehingga mampu memberikan respons dini dan mendukung pencegahan kebakaran. Meskipun demikian, ditemukan beberapa aspek yang memerlukan perbaikan, seperti penambahan penanda visual pada APAR, peningkatan dokumentasi inspeksi rutin, serta penguatan program pelatihan tanggap darurat. Secara keseluruhan, sistem proteksi kebakaran aktif dinilai efektif dalam mendukung implementasi K3RS dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran di rumah sakit.
ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI: LITERATUR REVIEW Nur, Muhamad; Rum, Chesia Andrialni
IDENTIFIKASI Vol 12 No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v12i3.1393

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi. Peningkatan kinerja pegawai dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya lingkungan kerja dan disiplin kerja. Lingkungan kerja yang kondusif dapat memberikan kenyamanan dalam bekerja, sedangkan disiplin kerja mencerminkan kepatuhan pegawai terhadap peraturan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji empat jurnal ilmiah yang relevan dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan komparatif untuk membandingkan hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan disiplin kerja secara umum memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Namun, terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa tidak semua variabel berpengaruh signifikan secara parsial, tergantung pada kondisi dan karakteristik organisasi. Secara keseluruhan, kombinasi lingkungan kerja yang baik dan disiplin kerja yang tinggi mampu meningkatkan kinerja pegawai secara optimal. Dengan demikian, organisasi perlu memperhatikan kedua faktor tersebut secara bersamaan dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai