Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Pekerja Dalam Penggunaan Full Body Harnes Saat Bekerja Di Ketinggian Suryani; Rahmi Pramulia; Kursiah Warti Ningsih; Roza Asnel; Winda Parlin; Dwi Sapta; Annisa Wahdaniya; Yessi Azwar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 2 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v2i2.141

Abstract

Manajemen risiko harus diterapkan di semua industri. Manajemen risiko adalah upaya mengelola risiko secara terencana, menyeluruh dan terstruktur untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang tidak diinginkan dengan sistem yang tepat. Banyak pekerja yang lalai dalam melakukan pekerjaan di ketinggian, salah satunya kurangnya kesadaran dalam penggunaan full body harness. Karena ada beberapa kejadian yang mengindikasikan kelalaian pekerja dalam melakukan pekerjaan di ketinggian. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pekerja dalam penggunaan full body harness untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja di ketinggian. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara salah satu penyebab kurangnya kesadaran pekerja adalah karena pengetahuan pekerja yang kurang terhadap risiko pada pekerjaan ketinggian dan kurangnya pengetahuan dalam penggunaan full body harness yang benar. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan beberapa kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan pekerja tentang risiko bekerja di ketinggian dan pentingnya penggunaan full body harness serta cara penggunaannya yang benar sehingga pekerja dapat menggunakan full body harness dengan benar untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja terutama pada pekerja di ketinggian.
Empowerment of the Disaster Preparedness Youth Detachment (Den-Resina) Group Based on TITEER as an Internet of Things (IoT) Media in the Kampar River BasinIot) Pada Daerah Aliran Sungai Kampar: Pemberdayaan Kelompok Detasemen Remaja Siaga Bencana (Den-Resina) Berbasis TITEER Sebagai Media Internet of Things        (IoT) Pada Daerah Aliran Sungai Kampar Deswinda, Deswinda; Rahmi Pramulia; Gita Adelia; Candra Saputra
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/3nrth331

Abstract

Teratak Village is a watershed that is always flooded every year due to the opening of the Koto Panjang hydroelectric power plant gate which causes high water discharge flowing in the Kampar River. The innovative efforts that can be made to overcome this problem are through the Youth empowerment strategy through the formation of the Disaster Preparedness Youth Detachment (Den-Resina) Based on TITEER as an Internet of Things media. The method of implementing the activity is carried out by Empowering the Community through the process of Training and Organizing Community Groups and is implemented through the Push Model Technology Approach process (Technology Transfer Approach). The results of the implementation of the activity showed that 1). The output of the disaster mapping activity determined the flood risk location area in Teratak Village, Rumbio Jaya District, 2). There was an increase in the average value between the pre-test and post-test related to knowledge of flood disaster preparedness and mitigation before and after training on flood disaster preparedness and mitigation, 3). There was an increase in the average value of the dimension of ability in simulating disaster routes, the dimension of the ability to determine the area of ​​the disaster gathering point and the dimension of the flood disaster emergency response simulation 4). There is an intensity of use of TITEER technology in conducting flood disaster simulations in Teratak Village. The outputs produced are Disaster Risk Map, Decree of Disaster Preparedness Youth Detachment Group (Den-Resina), Formation of Den-Reesina Group, Training Activity Report, Activity Implementation Video, TITEER Product Prototype, Publication in Accredited National Journal, TITEER Product IPR Certificate, RiauPos Newspaper Publication, It is expected that the cadres who have been formed will actively carry out the Den-Resina programs that have been prepared to improve disaster preparedness and mitigation capabilities.
SITUASI KESEHATAN MASYARAKAT DI KECAMATAN KULIM KELURAHAN KULIM 2022 Suryani Suryani; Rahmi Pramulia; Kursiah Warti Ningsih; Roza Asnel; Winda Parlin; Dwi Sapta Aryantiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 5 No 3 (2022): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v5i3.2476

Abstract

The Healthy Indonesia Program is implemented with 3 main pillars, namely a healthy paradigm, strengthening health services and national health insurance: 1) the pillars of a healthy paradigm are carried out with a strategy of mainstreaming health in development, strengthening preventive promotions and community empowerment; 2) strengthening of health services is carried out with a strategy of increasing access to health services, optimizing the referral system and improving the quality of health services, using a continuum of care approach and health risk-based interventions; 3) Meanwhile, national health insurance is carried out with a strategy of expanding targets and benefits as well as quality control and cost control (Kemenkes RI 2019). The current state of public health in general has not been able to meet the expected goals due to a lack of public understanding regarding health checks every 6 months. Therefore, an assessment of health problems was carried out which took place from January 26, 2022 to February 10, 2022 which was carried out in the Kulim Village, Kulim District. The purpose of this activity is to analyze or see the public health picture in the Kulim sub-district, Kulim sub-district, hold 2022. The results of the data collection obtained 5 (five) joint problems raised, namely 1. Health checks every 6 months, 2. No physical activity, 3. No using a mask, 4. Not washing hands, 5. Not consuming fruits and vegetables. So that further community empowerment activities will be carried out to overcome these problems Keywords: Kulim village, health check every 6 months, Public Health
Pengaruh Self Esteem, Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Agresif Verbal Siswa SMA Rahmi Pramulia Fitri; Syafriani Syafriani; Nadya Annisa Putri
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i1.5

Abstract

Perilaku agresif verbal adalah perilaku yang dilakukan untuk menyakiti, mengancam atau membahayakan individu-individu atau objek-objek yang menjadi sasaran tersebut secara verbal atau melalui kata-kata dan langsung ataupun tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self esteem (harga diri) dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku agresif verbal siswa SMA Setia Dharma Kota Pekanbaru Tahun 2024. Dari hasil observasi, didapatkan kasus perilaku agresif verbal di SMA Setia Dharma Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kualitatif yang melibatkan 7 Informan dari SMA Setia Dharma Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Hasil penelitian ini adalah adanya pengaruh self esteem (harga diri) terhadap perilaku agresif verbal siswa yang disebabkan karena pelaku memiliki harga diri tinggi secara berlebihan, hal ini membuat pelaku memiliki rasa narsistik yang berlebihan, sehingga pelaku selalu ingin dianggap sempurna dari teman-temannya. Sedangkan pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap perilaku agresif verbal siswa dikarenakan pergaulan teman sebaya mempunyai peranan penting bagi perkembangan kepribadian seorang siswa, salah satunya untuk mengembangkan identitas diri serta mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal dalam pergaulan dengan kelompok teman sebaya. Disarankan kepada SMA Setia Dharma lebih meningkatkan aturan yang ada, untuk siswa SMA Setia Dharma di harapkan memperhatikan pergaulan agar tidak terpengaruh oleh hal negative, dan IKes Payung Negeri Pekanbaru menjadikan penelitian sebagai referensi dan penelitian lanjut tentang perilaku agresif verbal.