Articles
Pengaruh Model Teams Games Tournament dan Student Team Achievement Division terhadap Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar
Liga Wulan Baktini;
Theresia Sri Rahayu;
Wasitohadi Wasitohadi
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 4, No 1 (2019): Volume 4 Number 1 March 2019
Publisher : STKIP Singkawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.489 KB)
|
DOI: 10.26737/jpdi.v4i1.943
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh hasil belajar IPA dengan menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dan Student Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik tes, observasi dan studi dokuken. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai t- test sebesar 0,865 dengan sig. (2- tailed) 0,391 > 0,05, maka H0 diterima karena nilai probabilitas > 0,05 sedangkan Ha ditolak. Ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran TGT dan STAD pada hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Gugus Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Penggunaan Metode Fast Feedback Model Stick Cards Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Materi Pesawat Sederhana
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jpp.v4i1.6472
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, Setting penelitian dilaksanakan di kelas VIII B SMP Negeri 2 Tengaran Kabupaten Semarang Tahun 2018/2019 dengan subyek penelitian 32 siswa. Variabel input: hasil belajar siswa pada materi Pesawat Sederhanasebelum menggunakan metode fast feedback model stick cards. Variabel proses: Proses pembelajaran IPA pada materi Pesawat Sederhana metode fast feedback model stick cards. Variabel Output: hasilbelajar siswa setelah menggunakan metode fast feedback model stick cards pada mata pelajaran IPA pada materi Pesawat Sederhana. Metoda pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan tehnik tes. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah butir soal dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis diskriptif komparatif dilanjutkan refleksi. Hasil Penelitianini dilakukan melalui dua siklus. Pada siklus I menunjukkan rerata hasil ulangan harian mencapai 72,7 meningkat lagi menjadi 77,4 pada siklus II sehingga terjadi kenaikan sebesar 4,7%. Persentase ketuntasan secara klasikal pada siklus 1 sebesar 65,6% meningkat menjadi 87,5% pada siklus II sehingga terjadi kenaikan persentase ketuntasan klasikal sebesar 21,9%. Kesimpulan: Penggunaan Metode Fast Feedback Model Stick Cards dapat meningkatkan hasil belajar belajar siswa. Disarankan kepada guru, hendaknya dapat Penggunaan Metode Fast Feedback Model Stick Cards dalam proses pembelajaran sehinggahasil belajar siswa dapat meningkat.
Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran TSTS Berbantuan Media Tangram
Dewi Aprilliani;
Wasitohadi .;
Theresia Sri Rahayu
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 2 No. 1: April 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.91 KB)
|
DOI: 10.23887/ijerr.v2i1.17297
Rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 yang menjadi dasar dilakukannya penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) berbantuan media tangram. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang berkolaboratif dengan guru kelas dengan menggunakan alur perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan serta refleksi. Subjek penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 yang berjumlah 21 siswa terdiri dari 9 laki-laki dan 12 perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes untuk hasil belajar siklus I dan II, kemudian non tes untuk keaktifan belajar siswa. Data yang dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media tangram berhasil dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dari meningkatnya presentase keaktifan siklus I 65,5% kriteria cukup aktif menjadi 92% kriteria sangat aktif pada siklus II. Kemudian presentase ketuntasan hasil belajar pada prasiklus 52% dari 21 siswa menjadi 71% dari 21 siswa pada siklus I. Kemudian menjadi 86% dari 21 siswa pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada kegiatan guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan media tangram dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri Dukuh 05 tahun pelajaran 2018/2019. Kata kunci: TSTS, keaktifan, hasil belajar, media tangram
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TEMATIK MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTU MEDIA VISUAL
Feny Carollina;
Wasitohadi Wasitohadi;
Theresia Sri Rahayu
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2019): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.801 KB)
|
DOI: 10.35568/naturalistic.v3i2.392
The objectives of this study are as follows: (1) Describe the steps of the scientific approach and NHT models assisted by visual media in class IV students of SD Negeri 2 Padas Semester II Theme 6 Academic Year 2018/2019 and (2) This study is to find out the increase Science learning theme 6 sub-theme 2 learning 1 can be pursued through the scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by visual media in class IV students of SD Negeri 2 Padas Semester II Theme 6 Academic Year 2018/2019. This research method uses the type of Classroom Action Research (CAR), and uses data collection techniques in the form of formative tests, observation sheets and interviews. The data collected in this CAR research is descriptive qualitative and quantitative descriptive. The results showed that through the Scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by Visual media can improve learning outcomes in science thematically. Can be seen in the pre-cycle number of students who completed the KKM IPA ? 68 were 8 students (40%), cycle 1 increased to 10 students (50%), cycle 2 increased to 15 students (75%) had reached KKM which have been set. It can be concluded that through the Scientific approach and Numbered Head Together (NHT) learning model assisted by visual media can improve science learning outcomes in thematic fourth grade students of Padas 2 Elementary School.
Pengembangan Lagu Kreasi Berbasis Video Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik Kelas V Sd Negeri Sudirman Ambarawa
Yolanda Efrita Lois;
Theresia Sri Rahayu
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 2 (2022): November: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/cendikia.v13i2.3285
Tujuan penelitiaan ini untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan produk lagu kreasi berbasis video ditinjau dari segi kevalidan dan kepraktisan. Penelitian ini berfokus pada materi alat gerak manusia kelas V SD. Teknik pengumpulan data yang digunakan yang digunakan adalah validasi dan angket. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan desain pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluate). Kevalidan media pembelajaran lagu kreasi berbasis video dari ahli media sebesar 87,13% dengan kategori “Sangat Tinggi”, serta hasil ahli materi sebesar 78,75% dengan kategori “Tinggi”. Kepraktisan penggunaan media pembelajaran lagu kreasi berbasis video ditunjukkan dengan angket respon peserta didik sebesar 92,6% dengan kategori “Sangat Tinggi” dan angket respon guru sebesar 84% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Minat belajar peserta didik ditunjukkan melalui angket minat belajar dengan hasil 86,88% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Dari hasil data yang diperoleh, disimpulkan bahwa media pembelajaran lagu kreasi berbasis video valid dan praktis digunakan dalam proses pembelajaran kelas V SD pada materi alat gerak manusia, serta menunjukkan bahwa peserta didik berminat dalam menggunakan media pembelajaran lagu kreasi berbasis video
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif “Andromatika” Pada Materi Bilangan Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas Iv Sekolah Dasar
Ariska Meita Sari;
Theresia Sri Rahayu
Cendikia : Media Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 2 (2022): November: Education Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35335/cendikia.v13i2.3286
Penelitian dilakukan atas dasar pembelajaran daring akibat pandemi covid-19 dan kurangnya motivasi belajar peserta didik karena ketidak-maksimalan guru dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan articulate storyline dalam materi bilangan untuk meningkatkan motivasi peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Media yang dikembangkan kemudian diuji kelayakannya dengan aspek valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ASSURE yang terdiri dari 6 tahapan, yaitu: (1) analisis peserta didik, (2) menentukan tujuan pembelajaran, (3) memilih media dan bahan, (4) penggunaan media, (5) meminta tanggapan peserta didik, dan (6) evaluasi dan revisi. Berdasarkan hasil penelitian, kevalidan media pembelajaran interaktif “ANDROMATIKA” dari ahli media sebesar 94,52% dengan kriteria “Sangat Tinggi” dan hasil dari ahli materi sebesar 93,75% dengan kriteria “Sangat Tinggi”. Sedangkan dari hasil angket motivasi belajar peserta didik menghasilkan presentase sebesar 90,05% termasuk ke dalam kriteria “Sangat Baik” dalam peningkatan motivasi belajar. Dengan demikian media dinyatakan valid dan praktis serta layak untuk digunakan.
Pengembangan Media Pembelajaran Tematik Berbasis Multimedia Interaktif Powerpoint Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Pada Peserta Didik Kelas V Di Sd Negeri Sudirman Ambarawa
Melania Arneta Rosanti;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9035
Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran tematik berbasis multimedia interaktif powerpoint untuk meningkatkan keaktifan belajar pada peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V di SD Negeri Sudirman Ambarawa. Metode penelitian R&D menggunakan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Sukmadinata (2011:189) terdiri atas: 1) Studi Pendahuluan, 2) Desain dan Pengembangan, dan 3) Pengujian Produk. Untuk mengetahui kevalidan pada media yang telah dibuat, dilakukan uji ahli media dan uji ahli materi. Sedangkan keefektifan dari media yang telah dibuat dengan melakukan uji coba terbatas dengan melibatkan 22 orang peserta didik yang kemudian diberikan angket mengenai respon peserta didik terkait media pembelajaran tematik berbasis multimedia interaktif powerpoint yang dikembangkan. Media pembelajaran tematik berbasis multimedia interaktif powerpoint terbukti valid. Hal ini terbukti melalui hasil persentase yang mencapai 95,7% untuk uji ahli media sedangkan hasil persentase yang mencapai 75,5% untuk uji ahli materi. Selain valid, media pembelajaran tematik berbasis multimedia interaktif powerpoint terbukti efektif. Hal ini terbukti berdasarkan hasil angket respon dari peserta didik yang mendapatkan hasil persentase mencapai 81,2%. Sedangkan untuk hasil observasi terhadap keaktifan peserta didik di kelas 5 berdasarkan 5 kriteria penilaian dalam penggunaan media yang dikembangkan memperoleh jumlah skor 23 poin dengan persentase 93% yang termasuk dalam kategori sangat baik.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Dalam Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar
Fika Wulandari;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9060
Penelitian bertujuan untuk mengetahui kevalidan media ular tangga dalam pembelajaran tematik guna meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik, untuk mengetahui peningkatan media ular tangga dalam pembelajaran tematik guna meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik dan untuk mengetahui keefektifan media hasil belajar dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik sekolah dasar kelas 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau R&D (riset dan pengembangan). Pengembangan media ular tangga dengan model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan 3 aspek yaitu valid, praktis dan efektif. Media ular tangga terbukti valid dilihat dari hasil presentase 95,45% untuk uji pakar materi dan 94,66% untuk uji pakar media. Selain valid, media ular tangga terbukti praktis dari hasil angket respon peserta didik memperoleh 83,06% untuk angket respon peserta didik 87,5% untuk angket respon guru. Media ular tangga terbukti efektif dari hasil analisis data nilai pretest dan nilai posttest yang telah dilaksanakan, diketahui nilai signifikan yakni 0,003 < 0,05. Hal tersebut menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Ha diterima menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata diantara hasil belajar pretest dan posttest, dan dikatakan sudah efektif digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Pengembangan Media Video Animasi untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas 1 Sekolah Dasar
Utami, Nadiya Puji;
Rahayu, Theresia Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (626.852 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i12.1240
Media pendukung dalam pembelajaran sangat dibutuhkan, apalagi bagi peserta didik kelas 1 sekolah dasar. Media pendukung yang dimaksud adalah media video animasi yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui validitas media video animasi serta untuk mengetahui efektifitas peserta didik dalam penggunaan media video animasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Peneliti memilih model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 langkah yaitu Analisis, Desain, Perkembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Pengujian ini dilakukan sampai dengan uji coba peserta didik. Kelayakan media dan materi validator dengan jumlah skor 83,3% dengan kategori sangat layak. Hasil dari uji coba peserta didik sebelum menggunakan media (pretest) memperoleh skor 68,5% sedangkan setelah menggunakan media (posttest) memperoleh skor 87,4%. Dari hasil tersebut, dapat dilihat bahwa penggunaan media video animasi termasuk dalam kategori yang sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Power Point Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran Tematik Kelas 3 di SDN Sudirman Ambarawa
Elta Dhiaz Ristanti;
Theresia Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13885
Penelitian ini dilatarbelakangi pada masalah yang ditemukan di SDN Sudirman yaitu rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik karena kurangnya media pembelajaran yang kurang bervariatif, serta keterbatasan guru dalam mengembangkan media pembelajaran. Dari permasalahan yang ada kemudian dikembangkan media pembelajaran berbasis power point yang bertujuan untuk mengkaji dan mengembangkan media pembelajaran berbasis power point yang valid, efektif, dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas 3 SD. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji keefektifan media melalui uji paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penilaian dari pakar materi dan pakar media memperoleh persentase 93,7% dan 93,3 dengan kategori sangat valid; (2) hasil uji kepraktisan media berdasarkan respon guru memperoleh persentase sebanyak 90% dengan kategori sangat praktis dan berdasarkan respon peserta didik diperoleh persentase 94,8% dengan kategori sangat praktis; (3) hasil uji paired sample t test pada pretest dan post-test keterampilan berpikir kritis diperoleh skor Sig. (2-tailed) sebesar 0.000, terdapat adanya perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pada saat pretest dan post-test. Kata kunci: Media Pembelajaran, Power Point, Pembelajaran Tematik