Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Deiksis

Pengaruh Fonem terhadap Morfem pada Ujaran Anak Balita: Suatu Kajian Neuro-Morphology Mhd. Johan; Ika Wijayanti
Deiksis Vol 12, No 02 (2020): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.78 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v12i02.4622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gangguan morfem yang dialami oleh responden dalam memproduksi morfem. Serta menjelaskan pada lingkungan apa terjadi produksi morfem itu secara fonologi dan neurolinguistik. Untuk mendapatkan data, penulis menggunakan metode simak dengan menggunakan teknik simak libat cakap. Untuk menganalisis data ini penulis menggunakan metode kontribusi dengan teknik bagi unsur langsung dan teknik itu didukung oleh teknik a.  Delesi, teknik substitusi, teknik tambah. Hasil yang didapatkan adalah terjadinya gangguan dalam  melafalkan fonem,  gangguan yang paling dominan terdapat pada saat melafalkan fonem /s/ yang  berubah menjadi /c/ pergantian itu terjadi hanya pada lingkungan antepenultima dan penultima gangguan pelafalan fonem /s/ itu tidak terjadi pada akhir morfem.peristiwa ini adalah pergantian pada area yang sama atau satu lingkungan yang sama yaitu pada posisi alveolar voiceless. Kemudian pada saat melafalkan fonem /r/ juga terjadi pergantian dan pelesapan, kalau dia berganti posisi, pergantian itu tetap berada pada satu lingkungan atau area yang sama yaitu  liquid plain dan tidak pernah terjadi pada posisi lain. Pelesapan fonem juga terjadi pada saat melafalkan morfem /murni/ menjadi /muni/ sedangkan pada saat menuturkan morfem /magrib/ menjadi /magib/ hal ini juga terjadi pelesapan fonem /r/. Kata Kunci: Neurolinguistik, Morfologi, Morfem
Peristiwa Tutur pada Tuturan Remaja Cadel Suatu Kajian Neuro-Morfologi Mhd. Johan
Deiksis Vol 14, No 2 (2022): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.735 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v14i2.10882

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian yang berhubungan dengan syaraf penutur dalam memproduksi morfem dan penelitian ini tidak dapat dipisahkan dengan fonem-fonem yang diujarkan oleh penutur jadi penelitian ini lebih tepat melakukan pendekatan neuro-morfologi. Teori neuolinguistik yang digunakan adalah teori Ingram, Sastra, dan Johan. Untuk morfologi penulis menggunakan teori Nida. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode Sudaryanto. Metode tersebut adalah metode pengumpulan data yang digunakan adalah simak libat cakap, di sini peneliti terlibat aktif memancing responden bicara sebanyak-banyaknya sehingga data yang dikumpulkan lebih valid. Di sini penulis merekam ujaran-ujaran yang dituturkan oleh responden. Perekaman ini dilakukan secara diam-diam supaya ujaran yang diujarkan itu kelihatan tidak dibuat-buat dan kelihatan asli. Sedangkan untuk maganalisis data ini penulis menggunakan metode distribusi, metode ini dilengkapi oleh teknik bagi unsur langsung yang mengacu pada morfem dan fonem yang diujarkan oleh penutur kemudian teknik yang digunakan adalah: Teknik lesap, Teknik ganti, dan Teknik tambah atau ekspansi. Hasil yang didapatkan adalah peristiwa lesap adalah 19%, peristiwa ganti (asimilasi) 69%, dan tambah (ekspansi) 12 %.