Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Implementasi Urban Farming Melalui Swa Sembada Tanaman Buah Dan Tanaman Hias Bagi Warga Gulon RT 01/RW 19 Jebres Surakarta Nurhayati, Dewi Ratna; Sholihah, Efi Nikmatu; Sawitri, Andini Desi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qx547410

Abstract

Masyarakat perkotaan di Gulon RT 01/RW 19, Kelurahan Jebres, Kota Surakarta, menghadapi keterbatasan lahan pekarangan serta rendahnya pemanfaatan ruang rumah tangga untuk mendukung kemandirian pangan dan estetika lingkungan. Kondisi ini mendorong perlunya solusi alternatif yang sesuai dengan karakter wilayah perkotaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam menerapkan urban farming tanaman buah dan tanaman hias sebagai upaya swa sembada rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik penanaman, serta pendampingan berbasis partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya partisipasi warga dalam pemanfaatan pekarangan, dengan 17 rumah tangga peserta mulai menanam tanaman buah dan tanaman hias secara mandiri. Selain itu, terbentuk kebiasaan baru dalam bercocok tanam yang mendukung ketahanan pangan dan kualitas lingkungan rumah. Kegiatan ini dinilai efektif dan relevan dengan kondisi masyarakat perkotaan serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA UNTUK PEMBUATAN ECO-ENZYME Sholihah, Efi Nikmatu; Nurhayati, Dewi Ratna; Wahyuti, Nur
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 2 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i2.5911

Abstract

Waste is a complex societal problem. The current waste management paradigm has resulted in piles of waste in various areas and poses a threat of fire and health problems for the community. Existing waste management must be carried out wisely, including separating organic and inorganic waste and utilizing organic waste that can be converted into eco-enzymes. The purpose of this community service activity is to help the community manage organic waste at home so as not to add to the environmental waste pile. Community Service Activities were carried out at the PKK of Suruh Pabrik Village, RT/RW 03/02, Jatisobo, Polokarto, Sukoharjo, starting from May-August 2025, with 30 participants. The community service activities consisted of providing training to PKK women in Suruh Pabrik Village. The community service activities carried out by the target community have optimized the use of organic waste at home for processing into eco-enzymes, the results of which are used for floor cleaners and as organic liquid fertilizers for plants in the yard. The success rate of this community service activity reached 66.67%.
Penguatan Kemandirian Pangan Sayuran Melalui Implementasi Urban Farming di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta Nurhayati, Dewi Ratna; Sholihah, Efi Nikmatu; Fajri, Siti Aulida; Sawitri, Andini Desi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jwmnxx38

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan serta keterbatasan pengetahuan dalam budidaya sayuran untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga melalui penerapan urban farming berbasis pekarangan rumah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan kepada masyarakat dalam budidaya cabai rawit menggunakan media sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Sebagian besar peserta mampu menerapkan teknik budidaya secara mandiri dan tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik serta berpotensi untuk dipanen. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan. Dengan demikian, program ini berpotensi dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan yang berkelanjutan.