Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA IKAN KOI (CYPRINUS RUBROFUSCUS) HASIL BUDIDAYA: Identification Of Ectoparasites In Cultured Koi Fish (Cyprinus rubrofuscus) Hidayanti, Nurul; Sumahiradewi, Luh Gede; Aminullah, Aminullah
Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains Vol. 3 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/aqlu.v3i2.315

Abstract

Koi fish (Cyprinus rubrofuscus) are ornamental fish with high economic value, but their cultivation is constrained by the supply of quality seeds. Poor aquatic environments and high fish density can cause parasitic infections that weaken immunity and cause stress and infection in fish. This study aims to determine the types of parasites, prevalence, intensity and dominance that attack koi fish. This study used a survey method. The primary data taken were the total length and weight of the fish, the type and number of parasites, and water quality (temperature, pH, DO and ammonia). The koi fish used were the result of self-cultivation at Andar Fish Farm Lingsar as many as 20 samples. The results showed 3 types of parasites found attacking koi fish samples, namely Dactyrogirus sp., Argulus sp., and Oodinium sp. The prevalence rate of parasites found attacking koi fish samples from the four sampling ponds ranged from 20 - 100%, falling into the category of frequent infections to always infections, then the level of parasite intensity found ranged from 1 - 16.4 individuals/tail with a low to moderate category, then the level of parasite dominance was 98.2% Dactyrogirus sp., 1.3% Argulus sp. and 0.44% respectively. Oodinium sp.
Pendampingan Produksi Nila Filet pada Kelompok Pemuda Pembudidaya Ikan Nila di Desa Pohgading Timur, Lombok Timur Hamid, Hamid; Sumahiradewi, Luh Gede; Astuti, Ni Kadek Puji; Nufus, Chairun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12985

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan atas dasar adanya harapan dari Kelompok Pemuda Maju Bersama (KPMB) untuk dapat meningkatkan keuntungan dari produksi ikan nila yang dibudidayakan dengan sistem bioflok. Saat ini harga per kilogram penjualan ikan segar utuh rata-rata Rp.25.000. Keuntungannya berkisar antara Rp.1.000.000—Rp.1.500.000 per siklus/kolam (23%—36% dari biaya operasional). Tingkat keuntungan ini tergolong relatif kecil jika dibandingkan dengan agroindustri nila filet di Kabupaten Mesuji mencapai 83,06% (nilai tambah Rp 10.264 per kg). Mendasarkan pada kondisi permasalahan KPMB seperti diuraikan di atas, maka Fakultas Perikanan, Universitas 45 Mataram membantu memberikan alternatif untuk pemecahan masalahnya melalui kegiatan PkM, dengan tujuan: (1) meningkatkan pengetahuan mitra sasaran tentang cara mempertahankan mutu dan kehigienisan ikan; (2) meningkatkan keterampilan tentang teknik produksi, pengemasan, dan penyimpanan/pembekuan ikan nila filet; dan (3) memfasilitasi pembentukan jejaring pasar produk ikan nila filet. Kegiatan PkM ini melibatkan 9 (sembilan) orang anggota KPMB, dan 2 (dua) orang mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas 45 Mataram. PkM ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu: kunjungan dan sosialisasi ke lokasi usaha mitra sasaran, pelatihan teknis (pemiletan, pengemasan, penyimpanan) ikan nila filet, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan PkM tersebut yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta secara komprehensif tentang teknik penanganan ikan dalam mempertahankan mutunya, teknik pemiletan ikan, teknik pengemasan menggunakan vacuum dan sealer, teknik penyimpanan ikan nila filet, sampai dengan terbentuknya jejaring pasar yang bersedia mendistribusikan produk ikan nila filet tersebut ke konsumen.
Pendampingan terhadap Kelompok Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (POKLAHSAR) di Dusun Kuranji Bangsal Luh Gede Sumahiradewi; Naning Dwi Sulystyaningsih; Lalu Achmad Tantilar Wangsajati Sukmarin; Aryani Rahmawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.29920

Abstract

Abstrak Kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan (POKLAHSAR) di Dusun Kuranji Bangsal adalah kelompok usaha ibu – ibu atau istri nelayan yang melakukan pengolahan terhadap hasil perikanan yang didapatkan dari hasil tangkapan nelayan. Hasil tangkapan berupa Ikan teri yang selama ini hanya diolah dengan cara pemindangan dan dujual langsung. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kelompok pengolahan mengenai pentingnya diversifikasi olahan ikan teri menjadi stik ikan yang memiliki ketahanan, gizi dan nilai jual yang lebih baik. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan observasi, penyuluhan, demonstrasi, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu mampu mengolah stik ikan teri secara madiri serta kepuasan terhadap kegiatan yang dilakukan sebesar 98%. Kata kunci: ikan teri; stik ikan; diversifikasi Abstract The Fishery Products Processing and Marketing Group (POKLAHSAR) in Dusun Kuranji Bangsal is a women's business group consisting of fishermen’s wives who process the fishery products obtained from local catches. One of the main catches, anchovies, has traditionally only been processed through boiling and sold directly. This community service activity aims to provide knowledge and skills to the processing group regarding diversifying anchovy-based products by turning them into fish sticks, which offer better shelf life, nutritional value, and marketability. The implementation methods used in this activity include observation, counseling, demonstration, and evaluation. The results of the program showed that the group is now capable of independently producing anchovy sticks, with a satisfaction rate of 98% among participants. Keywords: anchovies; fish sticks; diversification