Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH UKURAN SPESIMEN TERHADAP HUBUNGAN TEGANGAN DAN REGANGAN PADA BETON HIGH VOLUME FLY ASH SELF COMPACTING CONCRETE Agus Setya Budi; Senot Sangadji; Fitria Rindang N. Insyiroh
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36595

Abstract

Fly ash merupakan limbah dari sisa pembakaran batu bara yang berbentuk partikel amorf yang penggunaannya di sunia konstruksi masih berkisar 10%-30%. Penggunaan fly ash dengan kadar minimal 50% sebagai pengganti semen disebut dengan High Volume Fly Ash Concrete (HVFAC). High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) merupakan perpaduan antara beton yang menggunakan kadar fly ash tinggi dan dapat memadat sendiri. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan variasi diameter 5 cm, 7,5 cm, dan 11 cm dengan masing - masing variasi tinggi 10 cm, 15 cm, dan 22 cm. Rancang campur yang digunakan pada High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete menggunakan teknologi Self-Compacting Concrete (SCC) berdasar EFNARC Specification and Guidelines for Self-Compacting Concrete, 2002. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan ukuran spesimen benda uji silinder dengan rasio perbandingan diameter dan tinggi yang tetap akan menghasilkan karakteristik yang relatif hampir sama pada umur 28 hari. Dengan kuat desak HFVA-SCC lebih rendah dibanding beton normal, dengan rata-rata penurunan sebesar 20%. Penggunaan fly ash sebagai pengganti semen meningkatkan 8,5% nilai indeks toughness dibandingkan dengan beton normal. Daktilitas beton HVFA-SCC lebih tinggi 30% dibandingkan beton normal.
Analisis kerapuhan struktur gedung Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan dengan static adaptive pushover Arum Narwastu; Senot Sangadji; Rida Handiana Devi; Hendramawat Aski Safarizki
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pd.13.1.7655.89-96

Abstract

Informasi dari BMKG menunjukkan peningkatan aktivitas gempa di Kabupaten Pacitan dalam beberapa tahun terakhir, yang dirasakan oleh masyarakat. Mengingat usia bangunan Gedung Dinas Pertanian Kabupaten Pacitan sudah berdiri sekitar 5 tahun lamanya, diperlukan analisis kinerja struktur untuk memastikan kekuatan bangunan dalam menahan kerusakan akibat gempa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon struktur suatu bangunan saat dilakukan suatu analisis struktur akibat deformasi karena gaya dinamis gempa pada software Seismostruct. Dalam studi ini, dikembangkan metode pushover adaptif yang memperhitungkan kekakuan dan sifat modal struktur pada tingkat inelastisitas yang berbeda untuk memperbarui distribusi beban lateral. Metode ini juga mempertimbangkan spektrum lokasi penelitian untuk penskalaan gaya. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan baru ini menghasilkan hasil analisis statis yang mendekati analisis dinamis inelastis dan mampu memprediksi respons struktur secara rinci. Struktur gedung eksisting tersebut akan dimodelkan menjadi struktur, meliputi rangka kolom dan balok dengan spesifikasi material beserta beban mati maupun beban hidup sesuai data yang sudah didapatkan sesuai peraturan SNI 1726:2012 dan dilakukan analisis perilaku struktur menggunakan metode static adaptive pushover. Dari penelitian ini didapatkan nilai maksimum kurva kapasitas pada gedung yang menjadi objek penelitian ini terjadi saat base shear sebesar 2070.595 kN pada displacement sebesar 0.060971 m sesuai konversi didapat spectral displacement 0.47 m limit state slight sebesar 100 %, limit state moderate sebesar 100 %, limit state extensive sebesar 99 %, dan limit state complete sebesar 71%.