Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Hubungan Dukungan Suami dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Kunjungan Antenatal (K1 Standar) di Unit Pelaksana Teknis Dinas Puskesmas Sidemen Sudiari, Ni Ketut; Dewi, I gusti Agung Ayu Novya; Rahyani, Ni Komang Yuni
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18550

Abstract

ABSTRACT The first trimester antenatal visit is the first contact with health personnel or having received first pregnancy services in health services according to 10T standards. Factors that influence mothers to make K1 visits include parity, age, knowledge, attitudes, economics, socio-culture, geography, information and support. The results of a preliminary study conducted on 10 pregnant women showed that seven pregnant women (70%) did not know about the importance of antenatal visits in the first trimester and five pregnant women (50%) did not receive full support from their husbands to carry out antenatal visits. The aim of this research was to analyze the relationship between husband's support and knowledge of pregnant women with antenatal visits (K1 standard) at the Sidemen Health Center UPTD. This research is correlative analytical research using a cross-sectional study approach. The implementation of this research will start from February-April 2024 using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. The sample consisted of 51 respondents and data collection was carried out by distributing questionnaires. Data analysis used univariate in the form of a frequency distribution and bivariate using the Contingency Coefficient test with a significance level of p<0.05. The results of the research show that there is a significant relationship between husband's support and antenatal visits (K1 standard) with a value of p = 0.001 and there is a significant relationship between knowledge of pregnant women and antenatal visits (K1 standard) where the value of p = 0.000.  Keywords: Husband's Support, Knowledge of Pregnant Women, Antenatal Visit (K1 Standard)  ABSTRAK Kunjungan antenatal trimester pertama merupakan kontak pertama dengan tenaga kesehatan atau telah mendapatkan pelayanan kehamilan pertama di pelayanan kesehatan sesuai standar 10T. Faktor yang mempengaruhi ibu melakukan kunjungan K1 diantaranya paritas, usia, pengetahuan, sikap, ekonomi, sosial budaya, geografis, informasi dan dukungan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan dukungan suami dan pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan antenatal (K1 standar) di UPTD Puskesmas Sidemen. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Pelaksanaan penelitian ini mulai bulan Pebruari-April 2024 di UPTD Puskesmas Sidemen dengan teknik non probability samplingyaitu purposive sampling. Sampel berjumlah 51 responden dengan instrument menggunakan kuesioner. Analisis data univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji koefisien kontingensi dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan dukungan suami terbanyak yaitu kategori baik, pengetahuan ibu hamil terbanyak yaitu kategori baik, kunjungan antenatal terbanyak yaitu sudah sesuai standar, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kunjungan antenatal (K1 Standar) dengan nilai p = 0,001 serta terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan antenatal (K1 standar) dimana nilai p = 0,000.  Kata Kunci: Dukungan Suami, Pengetahuan Ibu Hamil, Kunjungan Antenatal (K1 Standar)
Perbedaan Pengetahuan Ibu Balita Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan tentang Posyandu dengan Media Video Aprelayani, Ni Putu Risma; Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Armini, Ni Wayan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.18551

Abstract

ABSTRACT Posyandu (Integrated Healthcare Center) is the government's effort to make it easier for the Indonesian people to obtain maternal and child health services. Based on SDKI data in 2020, the average coverage of children under five who came to posyandu (D/S) in Indonesia was only 69%, while the national target was 80%. The aim of this research was to determine the difference in knowledge of mothers of toddlers before and after being given counseling about posyandu using video media. This type of research uses a pre-experimental design with one group pretest posttest. This research was conducted in March-April 2024 with a total of 64 respondents taken using proportional random sampling technique. The results of the normality test using the Kolmogorov-Svirnov test showed that the data was not normally distributed, so data analysis used the Wilcoxon test with a significance level of p-value < 0.05. The results of this study show that the knowledge of mothers of toddlers before being given counseling obtained a median value of 67.00 and a maximum value of 87, knowledge after being given counseling obtained a median value of 87.00 with a maximum value of 93 so that the conclusion in this research is that Ho is rejected and Ha is accepted. Suggestions are expected from the UPTD of the Karangasem I Publick Health Center to be more active in providing education regarding posyandu by using interesting media such as videos. Keywords: Knowledge, Mothers of Toddlers, Posyandu, Education, Media Video  ABSTRAK Posyandu (Pos Layanan Terpadu) merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat Indonesia dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan data SDKI pada tahun 2020 rata-rata cakupan balita yang datang ke posyandu (D/S) di Indonesia hanya 69%, sementara target nasional yaitu 80%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang posyandu dengan media video. Jenis penelitian ini mengunakan pre-eksperimental design dengan one grup pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2024 dengan jumlah responden 64 orang yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Hasil uji normalitas dengan uji Kolmogorov-svirnov didapatkan data tidak berdistribusi normal sehingga analisis data menggunnakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p-value < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu balita sebelum diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 67,00 dan nilai maksimal 87, pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan didapatkan nilai median 87,00 dengan nilai maksimal 93 sehingga Simpulan dalam penelitian ini Ho ditolak dan Ha diterima. Saran diharapkan kepada UPTD Puskesmas Karangasem I agar lebih giat memberikan penyuluhan terkait posyandu dengan menggunakan media yang menarik seperti video. Kata Kunci: Pengetahuan, Ibu Balita, Posyandu, Penyuluhan, Media Video
Faktor Predisposisi yang Berhubungan dengan Kunjungan K4 Ibu Hamil di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Dawan I Klungkung Ni Kadek Dwi Pradnyawati; Ni Made Dwi Mahayati; Ni Wayan Suarniti; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2341

Abstract

The high MMR in Indonesia proves that efforts to reduce MMR are not optimal, one of which is antenatal care (ANC). ANC services can be assessed from the achievement of the fourth visit (K4). The purpose of the study was to determine the predisposing factors associated with K4 visits by pregnant women at UPTD. Health Center Dawan I Klungkung. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. Implementation March - April 2022. Sampling with a proportional sampling totaled 54 respondents. The research instrument used a questionnaire and the ANC register book. Univariate data analysis and statistical analysis with a significance level of p <0.05. The results of the univariate analysis were pregnant women aged 20-35 years (72.2%), secondary education (57.4%), maternal parity (70.4%), pregnancy interval >24 months (76.3%), high knowledge (72.2%), positive attitude (79.9%) and K4 visits (63.0%). The results of bivariate analysis using the chi square test on the characteristics of age (p = 0.003), education (P<0,05), parity (p<0,05), pregnancy interval (p= 0.007), knowledge (p= 0.030), attitude (p= 0.036 ). The conclusion of this study is that there is a relationship between age, education, parity, pregnancy distance, mother's knowledge and attitude towards K4 visits for pregnant women at the Regional Technical Implementation Unit. Pregnant women are expected to carry out K4 pregnancy checks according to standards.
Perbedaan Perilaku Personal Hygiene Anak Prasekolah Sebelum dan Sesudah Diberikan Video Animasi di Taman Kanak-Kanak Nara Budhi Suari Ni Kadek Mita Widiari; Ni Nyoman Budiani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2451

Abstract

Personal hygiene anak adalah salah satu kemampuan yang harus diajarkan sejak dini. Personal hygiene yang kurang banyak terjadi pada anak yang mempunyai sikap negatif dengan prevalensi 53,3% dibandingkan dengan yang mempunyai sikap positif dengan prevalensi 5,6%. Pendidikan berupa video animasi dapat dijadikan modifikasi pembelajaran, karena video animasi dapat menampilkan gambar menarik sesuai dengan karakter anak yang suka berimajinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku personal hygiene anak prasekolah sebelum dan sesudah diberikan video animasi. Metode pada penelitian ini menggunakan pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan data primer dari pedoman wawancara sebelum dan sesudah diberikan video animasi. Sampel sejumlah 34 orang dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji Wilxocon (α<0,05). Hasil dari uji statistik yaitu median pengetahuan sebelum diberikan intervensi 50, sesudah diberikan intevensi menjadi 90. Pada median sikap sebelum diberikan intervensi 70, sesudah diberikan intervensi 90. Pada median praktik sebelum diberikan intervensi 70, sesudah diberikan intevensi 95 dengan nilai p pada masing-masing pengetahuan, sikap dan tindakan p = 0,000 < α (0,05). Simpulannya adalah terdapat perbedaan pada perilaku personal hygiene anak prasekolah sebelum dan sesudah diberikan video animasi sehingga dapat disarankan video animasi dijadikan media pembelajaran untuk meningkatkan perilaku personal hygiene anak.  
The Effect Of Reproductive Health Education Through Video Media on Adolescent Knowledge About The KRR TRIAD On SMA Negeri 2 Kuta Kadek Ayu Trisnayanti; Ni Komang Yuni Rahyani; I Gusti Agung Ayu Novya Dewi
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v12i2.3223

Abstract

Globally health problems in adolescents triggered by risky adolescent behavior such as unhealthy dating, smoking, consuming alcohol and using drugs are a major concern worldwide. The research aims to prove the effect of reproductive health education through video media on adolescents' knowledge about TRIAD ARH (Sexuality, HIV/AIDS, and Drugs). This type of research is Quasi Experimental Design with a pretest-posttest design with a control group design. The sample for this research was class XI SMA Negeri 2 Kuta, consisting of 42 respondents in the control group and 42 respondents in the experimental group using the probability sampling technique with the proportional random sampling method. Data analysis used the Wilcoxon and Mann Whitney tests. The results showed that there was an increase in the average knowledge before and after being given health education in the control group and the experimental group (p value 0.000). The knowledge of the control group obtained a mean rank of 32.55 and the experimental group obtained a mean rank of 52.45 (p value 0.000). These results indicate that there is an influence of reproductive health education through video media on youth's knowledge of TRIAD KRR (Sexuality, HIV/AIDS, and Drugs). Future research is expected to be able to carry out different interventions regarding TRIAD KRR in adolescents.