Ibu-ibu rumah tangga di sekitar objek wisata Batu Putuk memiliki sampah plastik dari rumah tangga dan para wisatawan yang belum dikelola dengan baik. Hal tersebut menimbulkan polusi bau dan visual, serta menjadi sumber penyakit. Penumpukan sampah dikarenakan ibu-ibu rumah tangga di sekitar Objek Wisata Batu Putuk belum mengetahui bahaya sampah plastik dan cara mengolah sampah plastik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kesadaran mengenai bahaya sampah plastik, jenis, dan pengolahan berbagai jenis sampah plastik, serta melatih ibu-ibu rumah tangga untuk membuat kreasi dari sampah plastk jenis PET menjadi bunga hias atau bunga artificial. Metode yang digunakan adalah penyadaran dan peningkatan pemahaman serta pelatihan kepada 20 orang ibu rumah tangga di sekitar objek wisata Kelurahan Batu Putuk, serta penyuluhan mengenai peluang usaha dari recycling sampah plastik. Terdapat peningkatan hasil post-test dibandingkan pre-test, yaitu dari 1 orang menjadi 20 orang yang mengetahui jenis-jenis sampah plastik. Dari 4 orang yang mengetahui cara pengolahan sampah plastik menjadi 20 orang. Dari tidak ada yang memiliki keterampilan membuat bunga plastik menjadi 2 orang dan dari 3 orang yang berwirausaha menjadi 7 orang yang berminat berwirausaha kreasi bunga hias atau bunga artificial. Faktor pendorong keberhasilan program adalah motivasi peserta untuk belajar dan memiliki penghasilan tambahan, sedangkan faktor penghambat adalah keterampilan peserta dalam mengkreasikan sampah plastik. Peserta juga tertarik untuk membuat organisasi bank sampah yang akan pembuat kreasi berbagai olahan sampah plastik dan menjualnya.