Pembelajaran matematika yang masih berpusat pada guru seringkali menyebabkan rendahnya pengembangan karakter siswa, khususnya fleksibilitas berpikir dan kerja keras. Permasalahan ini juga ditemukan di SMP IT Salsabillah Rejang Lebong, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop strategi pembelajaran matematika yang melibatkan 49 guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan refleksi. Workshop dirancang secara interaktif agar peserta dapat memahami konsep sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam merancang pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pretest dan posttest pada seluruh indikator, yaitu pemahaman konsep, strategi pembelajaran, fleksibilitas berpikir, dan kerja keras, dengan peningkatan rata-rata lebih dari 30%. Selain itu, peserta menunjukkan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, workshop strategi pembelajaran matematika efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, baik secara konseptual maupun praktis, serta berkontribusi terhadap pengembangan pembelajaran yang inovatif dan berorientasi pada penguatan karakter siswa