Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Kualitas Tidur Dengan Motivasi Belajar Mahasiswa Keperawatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta Tanti Sugiarti; Suryani, Suryani; Tiwi Sudyasih
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 1 No. 4 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sleep quality is a person's satisfaction related to sleep activity that does not show feelings of tiredness, restlessness, lethargy and frequent yawning. Sleep quality in adulthood is different from other ages because it is influenced by activities such as work or college. Learning motivation is the tendency of students to learn in order to achieve optimal results. One of the factors that influences learning motivation is sleep quality. This study aims to determine the correlation between sleep quality and learning motivation of Nursing students at Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. The study was conducted on February 2-5, 2025 with 88 respondents from 711 populations using proportional random sampling techniques. Data were collected through the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire for sleep patterns and the Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ) for learning motivation. The Kendall Tau test showed a correlation coefficient value (r = 0.308) and a P-value of 0.004 (sig <0.05), which means that there is a significant correlation between sleep quality and learning motivation. The results of this study indicate that the better the sleep quality, the higher the student's learning motivation. Researchers recommend further researches into developing technology-based solutions, such as sleep and study schedule reminder apps, to help students improve their sleep patterns and study motivation.
Pemberdayaan Komunitas Ibu Swabantu Stunting Sebagai Upaya Penanganan Stunting Suryani; Agil Dhiemitra Aulia Dewi; Dyorita, Andhita
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.199

Abstract

Stunting, sebagai permasalahan gizi kronis, menjadi fokus perhatian di sejumlah negara berkembang, termasuk Indonesia. Anak-anak dapat mencapai potensi pertumbuhan optimal jika dibesarkan dalam lingkungan yang sehat dan para pengasuhnya mengikuti praktik kesehatan, gizi, dan perawatan yang dianjurkan. Stunting menjadi permasalahan gizi yang rawan menyebabkan gangguan psikologis orang tua (Ibu). Tujuan PKM ini adalah membantu pemberdayaan kelompok ibu swabantu stunting dengan program KISS Moyudan , mengembangkan panduan gizi tidak hanya terkait jenis menu tetapi juga cara pengolahan yang benar dan penyajian yang sehat untuk mengoptimalkan penyerapan gizi anak, melatih pola asuh dan manajemen stress sehingga peran dan ketahanan Ibu lebih optimal, dan menfasilitasi penataan lingkungan sekolah anak yang sehat dan mendukung atmosfir positif untuk anak dan orang tua. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Learning and Action (PLA). Metode ini sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat (empowerment) dan  partisipasi masyarakat  (community  participation) yaitu kelompok swabantu Ibu balita stunting binaan Majelis Kesehatan Aisyiyah Moyudan sejumlah 25 orang. Hasil kegiatan ini adalah pelatihan dihadiri oleh 25 peserta yang terdiri dari dari 6 Ibu dengan gizi balita baik sebagai kader Ibu Swabantu stunting, 12 Ibu dengan balita stunting, 6 pengurus Majelis Kesehatan Moyudan dan 1 Pengelola KB Ananda. Peserta antusias dalam menyimak materi, diskusi, dan membrakterkkan langsung konseling dengan sesama ibu  balita stunting. Terdapat peningkatan kemampuan menangai stunting sebesar 73% dalam hal pengenalan masalah gizi, kemampuan mengolah gizi, kemampuan manajemen emosi, dan perencanaan menu berbasis pangan lokal. Kegiatan ini meningkatkan produktifitas peran Ibu sebagai kelompok pendukung dan meningkatkan kemampuan Ibu dalam mengelola masalah stunting.