Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Gaya Mengajar Demonstrasi Terhadap Kemampuan Renang Gaya Punggung Nicky Tendean; Fredrik Makadada; Mieke Mumekh
PHYSICAL: Jurnal Ilmu Kesehatan Olahraga Vol. 3 No. 1: 2022
Publisher : Fakultas ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.1878

Abstract

Masalah yang yang ditemukan dalam penelitian ini adalah banyak peserta didik pada Saat materi renang tidak beriminat bahkan banyak yang takut untuk mengikuti materi. Banyak hal yang menyebabkan sehingga permsalahan ini muncul seperti, pemilihan metode dari seorang guru yang kurang tepat sehingga para siswa takut untuk mengikuti kegiatan pembelajaran renang. Oleh sebab itu masalah dalam penelitian  ini dapat dirumuskan pada: Apakah terdapat pengaruh metode mengajar demonstrasi terhadap kemampuan renang pada Mahasiswa Jurusan PKL FIK Unima. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen berupa metode mengajar demonstrasi. Dengan hasil analisis penelitian menggunakan uji t observasi dan uji table yang didapat dari derajad kebebasan yaitu 12+12-2 =22 dengan taraf kesalahan 5% maka dapat disimpulan bahwa penelitian tentang Metode mengajar demonstrasi diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi tiga kali seminggu dapat meningkatkan kemampuan renang gaya punggung pada Mahasiswa Jurusan PKL FIK Unima.
PENGARUH LATIHAN KECEPATAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Yordan Ngodu; Fredrik Makadada; Serli Ompi
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.479 KB) | DOI: 10.53682/jo.v3i1.4234

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Apakah ada pengaruh latihan kecepatan terhadap kemampuan menggiring bola pada pertandingan sepak bola mahasiswa PKL FIK UNIMA? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah 24 mahasiswa laki-laki semester 5 jurusan FIK PKL yang terbagi menjadi 12 kelompok eksperimen dan 12 kelompok kontrol. Desain penelitian menggunakan kontrol acak sebelum dan sesudah pengujian. Fakta ini dikonfirmasi oleh estimasi akhir dekomposisi statistik uji-t, yaitu tob = 5,181 > ttabel = 2,074, kemudian tolak H0 dan terima Ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, keterampilan menggiring bola meningkat secara signifikan pada kelompok eksperimen menggunakan pendekatan holistik, atau sebagian besar keterampilan menggiring bola pada kelompok kontrol meningkat secara signifikan dalam permainan sepak bola. Kesimpulannya mahasiswa PKL FIK UNIMA efektif dalam meningkatkan keterampilan menggiring bola dalam permainan sepak bola.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN PUKULAN LOB DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA MAHASISWA JURUSAN PKL FIK UNIMA Rivaldo Emor; Fredrik .A. Makadada; S. Ompi
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v3i2.5554

Abstract

Jika melihat kegiatan perkuliahan, masih banyak mahasiswa Semester II Jurusan PKL FIK Unima yang belum sepenuhnya menguasai teknik dasar memukul dengan benar. Salah satu teknik dasar yang belum dikuasai siswa adalah teknik dasar lob. Tembakan lob dilakukan dengan memukul ayam setinggi mungkin dan melambung jauh ke area belakang lapangan lawan. Manfaat dari lob adalah untuk menekan lawan jauh ke belakang sehingga lawan terdorong dan menyulitkan lawan untuk mengembalikan ayam dengan sempurna. Lob yang baik tergantung pada kekuatan dan kemampuan menggunakan otot lengan untuk melakukan pukulan. Otot-otot lengan berperan penting dalam menentukan baik tidaknya pukulan dan arah ayam yang melambung tinggi. Dalam meningkatkan kemampuan pukulan khususnya pukulan lob sangat dipengaruhi oleh otot-otot yang berkontraksi. Untuk itu diperlukan latihan secara berkala dan sistematis dengan memperhatikan norma-norma latihan dalam meningkatkan kemampuan pukulan lob. Latihan memerlukan program yang terstruktur secara bertahap, karena jika program tidak mengarah pada tujuan yang ingin dicapai maka hasil latihan juga tidak akan sesuai dengan yang diharapkan. Berangkat dari latar belakang dan identifikasi masalah, maka masalah dalam penulisan ini dibatasi pada: Pengaruh latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis pada mahasiswa Jurusan PKL FIK Unima. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan latihan dalam bulutangkis, serta menambah pengetahuan yang mendalam tentang latihan kekuatan otot lengan pada kemampuan pukulan lob, sebagai masukan untuk meningkatkan kualitas proses latihan dalam bulutangkis, meningkatkan profesionalisme. dari seorang pelatih terhadap pola latihan yang berkualitas dan dapat diterapkan langsung di lapangan mengenai latihan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis.
PENGARUH MENGAJAR KOMANDO TERHADAP KEMAMPUAN RENANG GAYA BEBAS 20 METER PADA SISWA SMP KRISTEN SENDUK Melsy Tangkuman; Dortje Tamunu; Fredrik A. Makadada
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 3 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v3i2.5556

Abstract

Pelaksanaan proses pembelajaran pendidikan jasmani yang dilaksanakan di sekolah, rasanya belum optimal karena terbatasnya waktu yang tersedia sarana prasarana di sekolah. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya perbaikan dalam proses pembelajaran, seperti guru yang menguasai materi pelajaran, pemilihan metode dan gaya mengajar yang tepat, pengadaan dan penggunaan media yang memenuhi syarat. Gaya komando adalah pendekatan mengajar yang paling bergantung pada guru. Tujuannya adalah penampilan yang cermat. Guru menyiapkan semua aspek pengajaran dan ia sepenuhnya bertanggung jawab dan berinisiatif terhadap pengajaran dan memantau kemajuan pembelajaran siswanya. Berdasarkan latar belakang inilah penulis tertarik untuk meneliti pengaruh gaya komando terhadap kemampuan renang gaya bebas 20 meter siswa SMP Senduk.
HUBUNGAN POWER LENGAN DENGAN KEMAMPUAN SMES DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA PUTERA SMK N 1 TONDANO Fredrik Sumarauw; Fredrik Makadada; Paulus W Berotabui
OLYMPUS: Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 4 No. 1 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jo.v4i1.7124

Abstract

Pertanyaan penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan antara power lengan dan kemampuan pukulan smes dalam permainan bola voli pada Siswa Putera SMK N 1 Tondano. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan antara power lengan dan kemampuan pukulan smes dalam permainan bola voli pada Siswa Putera SMK N 1 Tondano. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan antara power lengan dan kemampuan pukulan smes dalam permainan bola voli pada Siswa Putera SMK N 1 Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik korelasional. Populasi yang diteliti adalah seluruh Siswa Putera SMK N 1 Tondano, dan sampel yang diambil secara acak berjumlah 19 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes keterampilan smas untuk mengukur kemampuan pukulan smes, serta tes melempar bola medicine (medicine ball test) untuk mengukur power lengan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah desain kesesuaian arah. Teknik analisis regresi dan korelasi digunakan dalam pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara power lengan dan kemampuan pukulan smes dalam permainan bola voli pada Siswa Putera SMK N 1 Tondano.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SMP NEGERI 3 BELANG Piri Devid Swars; Beatrix Podung; Fredrik Makadada
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran teknik dasar menggirirng bola pada permainan sepak bola siswa SMP Negeri 3 Belang, seringkali ditemui beberapa kendala dan masalah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat pengaruh gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar menggiring bola pada permainan sepak bola siswa smp negeri 3 belang. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental dengan menggunakan treatment by level 2 x 2.Sample dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 orang. Hasil Penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Peningkatan hasil belar menggiring bola bagi siswa yang diberi gaya mengajar komando lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan gaya mengajar latihan. (2) Bagi siswa yang memilki motivasi belajar yang tinggi lebih baik dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola. (3) Interksi antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar menggiring bola permainan sepak bola.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA N 1 LANGOWAN Engellika Pangkerego; Fredrik Dj. Sumarauw; Fredrik A. Makadada
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa akan menperlihatkan tingkat keberhasilan yang berbeda. Hal ini diduga berlaku juga dalam kegiatan belajar keterampilan menggiring bola pada permainan bola basket. Melalui penerapan gaya mengajar timbal balik dan gaya mengajar cakupan dengan melihat motivasi belajar siswa pada SMA N 1 Langowan, belum dapat dikemukakan aspek keunggulan dalam meningkatkan prestasi belajar keterampilan menggiring bola bola basket. Karena pada prinsipnya masing-masing gaya memiliki keunggulan tersendiri, sehingga siswa dapat melaksanakan keterampilan menggiring bola. Namun melihat dari faktor motivasi belajar, dapat memperlihatkan adanya perbedaan dalam penyelesaian tugas belajar yang dilaksanakan oleh siswa, karena pada dasarnya, terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan ada pula siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain faktorial 2X2. Dari hasil perhitungan analisis varians nilai F hitung = 50,019 dan F tabel = 4,08, hal ini menujukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel gaya mengajar cakupan (A1) dengan kelompok sampel gaya mengajar timbal balik (A2). Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 14,019 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel motivasi belajar tinggi dengan kelompok sampel motivasi belajar rendah. Berkaitan dengan hipotesis interaksi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap keterampilan dribling di mana nilai F hitung = 0,173 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.
Efektivitas Gaya Mengajar Latihan Dan Komando Terhadap Hasil Belajar Tolak Peluru Pada Siswa Kelas 1 SMP N 8 Kotamobagu Risardi Lige; Fredrik Alfrets Makadada; Fredrik Dj. Sumarauw
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam memilih gaya atau metode yang akan digunakan dalam penyampaian materi belajar tidak bisa dipandang sebelah mata sebab sering kali gaya atau metode yang telah dipilih sebagai alternatif yang tepat, efisien dan efektif pada suatu saat tertentu, tetapi dapat menimbulakan efek samping yang sama sekali tak diperhitungkan sebelumnya sehingga mengakibatkan kejenuhan dan siswa tidak termotivasi dalam mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru, sehingga tujuan pembelajaran yang sudah dirumuskan sebelumnya tidak tercapai. Namun pada kenyataannya kemampuan tolak pekuru dari pada siswa masih kurang baik. Hal ini disebabkan karena terbatasanya waktu pembelajaran yang tidak memungkinkan melatih tolak peluru secara maksimal. Selain itu penggunaan gaya atau metode mengajar yang mungkin kurang tepat, sehingga siswa kesulitan untuk dapat menguasai tehnik dasar dalam tolak peluru. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Disain penelitian menggunakan randomized pre and posttest control group desig. Instrumen untuk mengambil data hasil belajar tolak peluru menggunakan tes keterampilan dari Erlangga 2004. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05; (3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando dimana nilai signifikansi P = 0,000 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan penelitian : 1) Gaya mengajar latihan dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 2) Gaya mengajar komando dapat meningkatkan hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu. 3) Gaya mengajar latihan lebih efektif dari pada gaya mengajar komando terhadap hasil belajar tolak peluru pada siswa putera kelas I SMP Negeri 8 Kotamobagu.
KESIAPAN FISIK ATLET JELANG PEKAN OLAHRAGA MAHASISWA NASIONAL XVII Duhe, Edy Dharma Putra; Kadir, Suprianto; Makadada, Fredrik Alfrets
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 5, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v5i1.16428

Abstract

Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional merupakan ajang elit mahasiswa di seluruh Indonesia dalam menampilkan hasil performanya dalam latihan berbagai cabang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kondisi fisik atlet Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif non-eksperimen dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh seluruh atlet UNG Provinsi Gorontalo yang berjumlah 25 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang diperoleh jumlah sampel sebanyak 25 orang siswa yang berasal dari 7 cabang olahraga. Instrumen penelitian menggunakan instrument baku Tes kondisi fisik dengan tingkat validitas sebesar 0,92 dan reliabilitas sebesar 0,89, yang dalam pelaksanaannya mencakup beberapa item tes yakni: 1) VO2Max menggunakan Multistage Fitness Test (Beep Test), 2) Kekuatan otot lengan menggunakan push up selama 30 detik, 3) Kekuatan otot perut menggunakan sit up 30 detik, 4) Kecepatan reaksi menggunakan alat beem, 5) Kelincahan menggunakan shuttle run, 6) Power otot tungkai menggunakan standing board jump, dan 7) Kelentukan menggunakan sit and reach. Hasil penelitian deskriptif kuantitatif berupa tes kondisi fisik atlet UNG Gorontalo dengan kategori sedang. Landasan dari penelitian ini dapat digunakan oleh pelatih sebagai dasar dalam upaya untuk lebih meningkatkan lagi kondisi fisik atletnya agar lebih siap secara fisik dalam menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional XVII.
PENGARUH LATIHAN POWER LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SERVICE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA KLUB PUTERA WILARD KOTAMOBAGU Makadada, Fredrik Alfred; Gilling, Ester Megi Apriaty Kartika; Ompi , Serli
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pengaruh praktik kinerja lengkung terhadap kemampuan layanan dalam permainan voli di Kotamobagu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Untuk penelitian ini, sampel terdiri dari sepuluh orang, yang dibagi menjadi dua kelompok masing-masing terdiri dari lima orang. Survei dilaksanakan selama lima minggu dengan jadwal pelatihan yang dilakukan tiga kali seminggu yaitu pada hari Senin, Rabu, dan Jumat. Penelitian ini menitikberatkan pada layanan dalam permainan voli (layanan lompat).