Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA POWER TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI 400 METER PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN KEPELATIHAN FIKKM UNIMA Kamasaan, Mika Satra; Makadada, Fredrik Alfred; Sukadana , Bacilius
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan dalam Penelitian ini adalah: Apakah berinteraksi positif dan penting antara daya eksplosif urat kaki dan kemampuan untuk mencalonkan diri bagi siswa yang berfokus pada 400m Fikkm Unima yang berfokus pada pendidikan pembinaan? Sasaran untuk menimbang hubungan positif dan signifikan antara daya peledak dan kemampuan urat kaki, dan memiliki jarak pendek 400 meter untuk siswa dengan fokus pada pembinaan fikkm unima. Hipotesis Penelitian: Ada hubungan yang positif dan penting antara anggota badan dan kemampuan untuk beroperasi 400 meter dalam olahraga di divisi pelatih Fikkm Unima. Populasi adalah putra dari pendidikan pembinaan Fikkm Unima semester, terdaftar di kelas 2024/2025 dan terdiri dari kelas A dan B, dan (untuk saat ini) (untuk saat ini) (untuk saat ini) dengan tujuan merekam koefisien korelasi 0,924. Di sisi lain, rtable 0,423 (Rob = 0,924> b = 0,423). Ini dibandingkan dengan kriteria untuk menafsirkan indeks korelasi dalam hubungan "sangat kuat" (indeks kriteria lampiran). Temuan penelitian ini dan kesimpulan penelitian dari diskusi telah menyimpulkan bahwa ada hubungan penting antara anggota badan dan kemampuan berjalan 400 meter di cabang olahraga atletik dari departemen pelatihan Fikkm Unima.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PASIEN PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMPASO KABUPATEN MINAHASA Restianti; Makadada, Fredrik; Pongoh, Lucyana Leonita
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi ialah satu diantara penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Minahasa. Aktivitas fisik yang rendah diketahui sebagai salah satu faktor risiko utama hipertensi. Oleh karena itu, penting guna melihat gambaran aktivitas fisik penderita hipertensi sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pasien penderita hiprtensi di wilayah kerja Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan populasi berjumlah 953 orang dan Sampel yang didapati 91 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Baecke Physical Activity Questionnaire dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (54,9%) dan berada pada kelompok usia lanjut (66–85 tahun). Pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga (53,8%) dan petani (42,9%). Sebagian besar responden memiliki tekanan darah pada kategori hipertensi stadium I (64,8%). Berdasarkan tingkat aktivitas fisik, sebanyak 76,9% responden tergolong memiliki aktivitas fisik ringan, 23,1% aktivitas sedang, dan tidak ada yang tergolong aktivitas berat. Hipertensi ialah satu diantara penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Minahasa. Aktivitas fisik yang rendah diketahui sebagai salah satu faktor risiko utama hipertensi. Oleh karena itu, penting guna melihat gambaran aktivitas fisik penderita hipertensi sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pasien penderita hiprtensi di wilayah kerja Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan populasi berjumlah 953 orang dan Sampel yang didapati 91 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Baecke Physical Activity Questionnaire dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (54,9%) dan berada pada kelompok usia lanjut (66–85 tahun). Pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga (53,8%) dan petani (42,9%). Sebagian besar responden memiliki tekanan darah pada kategori hipertensi stadium I (64,8%). Berdasarkan tingkat aktivitas fisik, sebanyak 76,9% responden tergolong memiliki aktivitas fisik ringan, 23,1% aktivitas sedang, dan tidak ada yang tergolong aktivitas berat.
GAMBARAN AKTIVITAS FISIK PASIEN PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOMPASO KABUPATEN MINAHASA Restianti; Makadada, Fredrik Alfred; Pongoh, Lucyana Leonita
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi ialah satu diantara penyakit tidak menular dengan angka kejadian tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Minahasa. Aktivitas fisik yang rendah diketahui sebagai salah satu faktor risiko utama hipertensi. Oleh karena itu, penting guna melihat gambaran aktivitas fisik penderita hipertensi sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas fisik pasien penderita hiprtensi di wilayah kerja Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Dengan populasi berjumlah 953 orang dan Sampel yang didapati 91 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan Baecke Physical Activity Questionnaire dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (54,9%) dan berada pada kelompok usia lanjut (66–85 tahun). Pekerjaan terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga (53,8%) dan petani (42,9%). Sebagian besar responden memiliki tekanan darah pada kategori hipertensi stadium I (64,8%). Berdasarkan tingkat aktivitas fisik, sebanyak 76,9% responden tergolong memiliki aktivitas fisik ringan, 23,1% aktivitas sedang, dan tidak ada yang tergolong aktivitas berat.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS PANJANG DALAM PERMAINAN BULU TANGKIS PADA SISWA SMK NEGERI 1 LOLAYAN Dilapanga, Fitra Arayan; Makadada, Fredrik Alfrets; Tamunu, Doortje Fransye
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menegaskan bahwa latihan kekuatan otot lengan benar-benar memberikan pengaruh pada peningkatan kemampuan servis panjang dalam bulutangkis, khususnya pada siswa SMK Negeri 1 Lolayan. Hal ini didukung oleh analisis statistik dengan uji t, yang menunjukkan nilai 10,125 melebihi t tabel 2,042 pada taraf signifikansi α = 0,05. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain randomized control groups pre-test and post-test serta instrumen tes servis panjang. Jumlah sampel adalah 32 siswa, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol yang masing-masing berjumlah 16 orang. Dengan demikian, hipotesis penelitian dapat diterima bahwa latihan kekuatan otot lengan memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan kemampuan servis panjang.
PENGARUH GAYA MENGAJAR RESIPROKAL TERHADAP KEMAMPUAN LAY UP SHOOT DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA PUTRA SISWA SMA NEGERI 3 TONDANO Lumape, Rafael Israel; Makadada, Fredrik Alfrets; Sukadana, Bacilius
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian menunjukkan adanya pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap peningkatan kemampuan lay-up shoot siswa SMA Negeri 3 Tondano dalam permainan bola basket. Hal ini diperkuat oleh hasil analisis uji-t, di mana t hitung (5,988) lebih besar daripada t tabel (2,101), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang menyatakan bahwa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan gaya mengajar resiprokal menunjukkan peningkatan kemampuan lay-up shoot lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh gaya mengajar resiprokal terhadap hasil belajar lay-up shoot. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa gaya mengajar resiprokal memberikan pengaruh terhadap kemampuan siswa dalam lay-up shoot. Populasi penelitian terdiri dari 20 siswa putra SMA Negeri 3 Tondano, dan sebelumnya uji normalitas Lilliefors memastikan bahwa sampel dari kedua kelompok berasal dari populasi yang berdistribusi normal.
Pengaruh Latihan Kekuatan dan Kecepatan terhadap Kemampuan Pukulan Straight pada Mahasiswa Putera Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga R. Pratama, Angga; Alfrets Makadada , Fredrik; Fredrik , Sumarauw
Action Research Literate Vol. 8 No. 5 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i5.346

Abstract

Tinju merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, terlebih khusus masyarakat Provinsi Sulawesi Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode latihan kekuatan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight. Metode penelitian ini menggunakan disain penelitian menggunakan eksperimen faktorial 2x2. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa putera jurusan Pendidikan kepelatihan Olahraga berjumlah 60 orang. Sampel sebanyak 40 orang diambil secara purposif. Hasil pengujian hipotesis terbukti bahwa : (1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight dimana nilai F hitung = 112,118 > F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi ? = 0,05;  (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan pukulan straight dimana nilai F hitung = 32,672  >  F tabel = 3,96, pada taraf signifikansi ? = 0,05;   (3) Tidak ada interaksi antara latihan kekuatan dan kecepatan terhadap kemampan pukulan straight dimana nilai F hitung = 0,79  < F tabel 3,96,  pada taraf signifikansi ? = 0,05. Kesimpulan penelitian : 1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan Isotonik dan latihan Isometrik terhadap kemampuan pukulan straight 2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kecepatan yang tinggi dan kecepatan yang rendah terhadap kemampuan pukulan straight. 3) Tidak ada interaksi antara latihan kekuatan dan kecepatan terhadap kemampuan pukulan straight.
GAMBARAN PERILAKU PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL MASYARAKAT PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA GAMSUNGI KECAMATAN TOBELO KABUPATEN HALMAHERA UTARA Buarnirum, Agnes Lusiana; Makadada, Fredrik A.; Pongoh, Lucyana
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v3i2.114

Abstract

Diabetes adalah suatu kondisi yang ditandai dengan penurunan produksi insulin sehingga menyebabkan kadar glukosa tubuh meningkat dan menyebabkan penambahan berat badan. Pengobatan tradisional di Indonesia merupakan praktik yang banyak digunakan oleh masyarakat, namun efektivitas dan efektivitasnya belum diteliti secara menyeluruh. Penelitian deskriptif dilakukan untuk mengevaluasi penggunaan obat tradisional dalam pengobatan diabetes di Desa Gamsungi, Tobelo, Halmahera Utara. Penelitian menemukan bahwa pengobatan tradisional, khususnya penggunaan salep, bermanfaat bagi penderita diabetes dari waktu ke waktu. Pengobatan tradisional seperti penggunaan salep pada musim dingin (Mimosa Pudica Linn) dapat membantu mencegah penyakit seperti diabetes dan meningkatkan kesehatan. Penggunaan obat tradisional yang paling umum adalah karena efektivitas biaya, kurangnya limbah, dan potensinya untuk meningkatkan fasilitas kesehatan dan jarak dari lokasi yang tidak sehat, sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 GURU LOMBOK KALAWAT Tangkuman, Pricilia; Fredrik Makadada; Deviana Munthe
JURNAL ILMIAH KESEHATAN MANADO Vol. 4 No. 1 (2025): JIKMA
Publisher : Yayasan Syalom Cipta Sumikolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64418/jikma.v4i1.191

Abstract

Background: Adolescents are a group that is vulnerable to nutritional problems. If food intake exceeds nutritional needs and lack of physical activity results in the accumulation of body fat and will eventually become obese. Sleep quality also plays a role in determining nutritional status. Quality sleep can affect nutritional status especially against the incidence of obesity, and can refer to hormonal and metabolic changes that lead to weight gain and obesity. The purpose of the study was to determine the relationship between sleep quality and Body Mass Index (BMI) in students at SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat. This research was conducted at SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat with a sample of 75 respondents. Sleep quality data was collected using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire while the body mass index was calculated using BMI and classified using the WHO Growth Standards. The results of the study used the analysis of chi-square test data that the relationship between sleep quality and body mass index with a correlation coefficient value of 0.564 > 0.05 which means that there is no relationship between sleep quality and body mass index in students of SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MENGGIRING BOLA PADA PERMAINAN SEPAK BOLA SISWA SMP NEGERI 3 BELANG Swars, Piri Devid; Podung, Beatrix; Makadada, Fredrik
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran teknik dasar menggirirng bola pada permainan sepak bola siswa SMP Negeri 3 Belang, seringkali ditemui beberapa kendala dan masalah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat pengaruh gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar menggiring bola pada permainan sepak bola siswa smp negeri 3 belang. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental dengan menggunakan treatment by level 2 x 2.Sample dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 orang. Hasil Penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Peningkatan hasil belar menggiring bola bagi siswa yang diberi gaya mengajar komando lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan gaya mengajar latihan. (2) Bagi siswa yang memilki motivasi belajar yang tinggi lebih baik dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah terhadap peningkatan keterampilan menggiring bola. (3) Interksi antara gaya mengajar dan motivasi belajar terhadap hasil belajar menggiring bola permainan sepak bola.
PENGARUH GAYA MENGAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA SISWA SMA N 1 LANGOWAN Pangkerego, Engellika; Sumarauw, Fredrik Dj.; Makadada, Fredrik A.
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan tingkat motivasi belajar yang dimiliki oleh siswa akan menperlihatkan tingkat keberhasilan yang berbeda. Hal ini diduga berlaku juga dalam kegiatan belajar keterampilan menggiring bola pada permainan bola basket. Melalui penerapan gaya mengajar timbal balik dan gaya mengajar cakupan dengan melihat motivasi belajar siswa pada SMA N 1 Langowan, belum dapat dikemukakan aspek keunggulan dalam meningkatkan prestasi belajar keterampilan menggiring bola bola basket. Karena pada prinsipnya masing-masing gaya memiliki keunggulan tersendiri, sehingga siswa dapat melaksanakan keterampilan menggiring bola. Namun melihat dari faktor motivasi belajar, dapat memperlihatkan adanya perbedaan dalam penyelesaian tugas belajar yang dilaksanakan oleh siswa, karena pada dasarnya, terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dan ada pula siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan desain faktorial 2X2. Dari hasil perhitungan analisis varians nilai F hitung = 50,019 dan F tabel = 4,08, hal ini menujukan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel gaya mengajar cakupan (A1) dengan kelompok sampel gaya mengajar timbal balik (A2). Dari hasil perhitungan uji analisis varians nilai F hitung = 14,019 > nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil tersebut menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok sampel motivasi belajar tinggi dengan kelompok sampel motivasi belajar rendah. Berkaitan dengan hipotesis interaksi, ternyata hasil pengujian hipotesis telah membuktikan bahwa tidak terdapat interaksi antara gaya mengajar dan motivasi terhadap keterampilan dribling di mana nilai F hitung = 0,173 < dari pada nilai F tabel = 4,08 pada taraf signifikansi α = 0,05.