Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMASARAN DAN PENJUALAN PRODUK ANYAMAN RUMBAI UMKM RUMPUN MAS, DESA SIDANG EMAS, KABUPATEN BANYUASIN Mayreista, Dita; Santoso, Budi; Prihatini, Lishapsari
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1152

Abstract

Rumbai adalah jenis tanaman air yang banyak tumbuh di wilayah Desa Sidang Emas, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan. Tanaman ini lazimnya digunakan sebagai bahan dasar produk anyaman seperti atap, tikar, bakul, dan tas. Namun ternyata, para perajin Desa Sidang Emas yang tergabung dalam UMKM Rumpun Mas belum mendapatkan manfaat ekonomi lebih dari produk yang dihasilkan. Hasil dari observasi dan diskusi kelompok terarah menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi oleh perajin dan UMKM Rumpun Mas terletak pada terbatasnya diversifikasi produk dan metode pemasaran serta penjualan yang pasif. Berdasarkan hal tersebut, maka tim pengabdian melakukan kegiatan pendampingan untuk meningkatkan inovasi produk termasuk pembuatan dan maksimalisasi media sosial dan aplikasi e-commerce. Pemilihan media sosial dan aplikasi e-commerce sebagai metode pemasaran dan penjualan berdasarkan pada realitas pertumbuhan media internet dan kuantitas pengguna yang semakin tinggi sehingga potensi untuk mempromosikan produk anyaman rumbai semakin luas. Pengabdian yang dilakukan menunjukkan bahwa perajin mendapatkan pengetahuan baru terkait jenis dan model anyaman serta metode pemasaran. Satu produk baru yang dibuat adalah topi wisuda. Kemudian, selain tetap melaksanakan penjualan langsung, perajin dapat mempromosikan dan memasarkan produk mereka melalui media sosial Facebook dan Instagram serta beberapa aplikasi e-commerce. Dengan demikian, diharapkan penjualan produk anyaman para perajin dan UMKM Rumpun Mas semakin meningkat sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyakarat Desa Sidang Emas pada umumnya
PELATIHAN STARTUP E-COMMERCE DALAM MENJAGA SUSTAINIBILITY SOSIAL DAN EKONOMI DI KELURAHAN MARIANA Austin, Trecy; Prihatini, Lishapsari; Lisdiana, Lisdiana; Marleni, Marleni; Pratiwi, Diany Putri
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.3635

Abstract

Telah terjadi perubahan paradigma di pasar dengan munculnya teknologi digital, yang menempatkan perusahaan, industri, dan konsumen dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk bertahan dan tetap kompetitif, usaha kecil harus menyesuaikan strategi mereka untuk memenuhi tuntutan baru pasar digital. Wilayah Mariana mempunyai lahan yang luas, namun belum ada produk khas yang dihasilkan oleh masyarakat setempat, potensi alam yang cukup tidak menjadi faktor pembangunan yang penting secara sosial dan ekonomi. Salah satu tujuan layanan ini adalah untuk memberikan pelatihan dan seminar tentang cara menggunakan dan memasarkan website. Metode penerapannya adalah edukasi, pelatihan langsung melalui ponsel dan brainstorming. Pelatihan masyarakat digital diselenggarakan untuk para peserta yaitu ibu-ibu PKK Kelurahan Mariana. Memberikan pelatihan dengan memberikan materi dan menjelaskan apa saja yang perlu dipersiapkan. Antara lain website toko online diperkenalkan pada pelatihan dan lokakarya tersebut. Pelatihan dimulai dengan pengenalan situs e-commerce, cara penggunaan, pembuatan akun dan masuk ke situs tersebut. Peserta akan berlatih mengakses website e-commerce. Peserta diminta mendaftar untuk membuat akun dengan mengisi beberapa informasi pribadi dan memilih tombol Daftar. Setelah registrasi, pengguna dapat memasukkan nama pengguna dan kata sandinya. Berkat pelaksanaan pelatihan ini, peserta akan dapat menggunakan situs e-commerce untuk pemasaran dan melaksanakan rencana yang dibahas bersama
Persepsi Pengecer dan Petani Terhadap Aplikasi I-Pubers sebagai Media Komunikasi Penjualan Pupuk Urea dan Phonska : Studi Kasus Wilayah Kecamatan Makarti Jaya Lestari, Ayu; Prihatini, Lishapsari; Ardiansyah, Arif
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.10518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi pengecer dan petani terhadap aplikasi I-PUBERS sebagai media komunikasi dalam penyaluran pupuk bersubsidi Urea dan Phonska di Kecamatan Makarti Jaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa I-PUBERS memudahkan distribusi, meningkatkan transparansi, dan mendukung digitalisasi. Namun, kendala teknis seperti akses internet dan keterbatasan teknologi bagi petani lansia masih ditemukan. Aplikasi ini efektif, namun perlu ditunjang sosialisasi dan infrastruktur yang lebih baik.
ANALISIS DAMPAK GADGET TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR Sapta Yuliansyah; Lishapsari Prihatini; Marleni, Marleni; Junior Zamrud Pahalmas
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 4 (2025): Nusantara Hasana Journal, September 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i4.1676

Abstract

This study aims to examine the impact of gadgets on the social development of elementary school children, particularly fifth- and sixth-grade students at SDN 171 Palembang. The background of this research arises from the growing phenomenon of gadget ownership and usage among children. On the one hand, gadgets provide benefits such as enhancing creativity, communication skills, and access to information. On the other hand, they also bring negative effects such as decreased social interaction, tendencies toward individualism, and disciplinary issues. The research applied a descriptive qualitative method with data collection techniques including semi-structured interviews, participatory observation, and documentation involving students, parents, and homeroom teachers. The findings indicate that most students tend to use gadgets more for entertainment than for educational purposes. Regular and supervised gadget use still allows children to remain socially active, while excessive use leads to a decline in direct communication skills, social abilities, and self-control. Various internal, situational, social, and external factors influence how children use gadgets. The conclusion of this study highlights the importance of parental and teacher supervision and guidance to ensure that gadget usage remains limited in duration, directed toward positive purposes, and balanced with social interaction, so that children’s development can remain optimal.
Pendekatan Community Based Tourism (CBT) Dalam Mendukung Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Nurwahyuliningsih, Eka; Prihatini, Lishapsari; Pusnita, Indah; Itisham, M Hilmy; Fanagung, Andrian
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i3.4596

Abstract

Community Based Tourism is an approach used in community-based tourism development activities. Active community participation is the main key to the success of this activity. The purpose of community service activities is to help develop Wicker Village into a sustainable tourism village. Implementation methods include planning, preparation including observation and Focus Group Discussion (FGD), Implementation and Evaluation. The results show that tourism development carries the concept of educational tour activities in Kampung Anyaman, this has a positive impact on tourism development in the local area as Kampung Anyaman still maintains local cultural wisdom, and the community participates actively from the beginning of the activity to the end, tour participants are certainly enthusiastic about participating in every activity where participants gain new knowledge and skills about woven crafts and the process of making nipah cigarettes, activity participants feel a pleasant experience when using a boat across the Musi River. Furthermore, this activity does not stop here but the need for efforts to provide training to local communities regarding tourism management and management, as well as support from various parties to support Kampung Anyaman to become a tourist destination known by all tourists both local and foreign.
PELATIHAN BAGI DISABILITAS DALAM PEMBUATAN FROZEN FOOD: PEMPEK GLUTEN FREE DAN SOSIS DI KOTA PALEMBANG Austin, Trecy; Lisdiana, Lisdiana; Prihatini, Lishapsari; Pusnita, Indah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3066

Abstract

Penyandang disabilitas bagian dari keberagaman, namun adanya permasalahan seperti kurangnya kemampuan dan masih ada nya diskriminasi di lingkungan masyarakat mengurangi potensi serta terbatasnya keterampilan dan kemandirian pemuda disabilitas. Materi yang disampaikan adalah makanan sehat dengan pengenalan pembuatan pempek gluten free dan sosis dari ayam organik yang dikemas menjadi frozen food. Terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh pemuda disabilitas dalam pengembangannya yaitu, pengenalan bahan makanan yang tidak baik dikonsumsi secara berlebihan bagi disabilitas mental, dan masih belum mampu nya pendamping atau orangtua dalam memberikan asupan bergizi. Tujuan pengabdian ini, [1] Meningkatkan kapasitas pemuda disabilitas untuk berpartisipasi melalui pendidikan dan pelatihan, [2] Mengembangkan inovasi dan menjalankan teknologi, [3] Mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, dan [4] Meningkatkan perekonomian dan kewirausahaan mandiri. Sehingga tim pengabdi memberikan pelatihan pembuatan pempek gluten free dan sosis dari ayam organik.  Metode yang diterapkan dalam pengabdian ini, [1] Memberikan edukasi atau penyuluhan, [2] Praktik langsung memasak pempek gluten free dan sosis serta pengemasan menjadi makanan frozen food [3] Monitoring perkembangan pembuatan dan juga penjualan produk. Hasil kegiatan, meningkatnya partisipasi pemuda disabilitas melalui pelatihan. Membuat variasi produk dan  belajar mengemas produk dengan alat yang telah disediakan. pemanfaatan pemasaran online dengan Menjual produk di media sosial atau whatsapp bussiness secara mandiri
Sustainable communication for MSMEs in Kampung Laos: Study on the digital economic empowerment of villages Lishapsari Prihatini; Sumarni Bayu Anita; Siti Lady Havivi
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2025): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v10i2.1458

Abstract

This research examines sustainable communication practices in the digital economic empowerment of MSMEs in Kampung Laos, Merah Mata Village, Banyuasin Regency, South Sumatra. Although the digitalization of MSMEs is often understood as a matter of technology adoption, there is still limited research that places communication, local values, and power relations as the foundation for the sustainability of the digital economy in rural communities. This research uses a qualitative approach with a participatory case study design. Data was collected through participant observation in university-community engagement programs, in-depth interviews with purposively selected key informants (farmers, MSME actors, village officials, and institutional representatives), and a review of CSR documents and community production archives. The research findings identify four main dimensions of sustainable communication, namely, local narrative-based social marketing in “Kampung Laos,” CSR support as an initial trigger for empowerment, community participation in collective decision-making, and low-digital technology adaptation through WhatsApp and Instagram. This practice increases product visibility and order flow stability, although it still faces limitations in digital literacy and distribution. This study shows that digital economic empowerment lies on a spectrum between independence and dependence on external actors. This research contributes to the development of sustainable communication studies by affirming that integrating local values, social innovation, and participatory communication is more crucial for the economic sustainability of MSMEs in the digital age than simply adopting technology.
Pengawasan Tahapan Pendaftaran Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang Maryanti, Sri; Prihatini, Lishapsari; Zuber, Konar
@-Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 5 No 3 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Magister Ilmu Administrasi Publik STISIPOL Candradimuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37858/publik.v5i3.670

Abstract

The supervision of the registration stage for candidates of the Regional House of Representatives (DPRD) in Palembang City during the 2024 General Election faced various challenges, particularly concerning the limited human resources (HR) within the Palembang City Election Supervisory Body (Bawaslu). Out of the ideal requirement of 49 personnel, only 18 were available, each burdened with high workloads and multiple responsibilities across divisions. This situation was exacerbated by technical factors, such as the delayed formation of polling station working committees (KPPS) and the implementation of technical training for election organizers, which potentially disrupted the effectiveness of supervision. Furthermore, Bawaslu’s focus was divided due to concurrent activities, including the recruitment of new Bawaslu members and the enforcement of regulations on campaign materials. The gap between required and available HR became the main obstacle in maintaining the quality of supervision, thereby posing risks to the legitimacy, integrity, and timeliness of the electoral process in Palembang City. The objective of this research is to examine the supervision of the registration stage for DPRD candidates in Palembang City. This study employs a qualitative approach supported by quantitative data. The researcher aims to obtain a comprehensive and in-depth understanding of the supervision process during the registration stage of DPRD candidates in Palembang City. The findings and discussions indicate that the supervisory function carried out by Bawaslu Palembang City was more positioned toward direct or participatory supervision of a repressive nature. Thus, the supervisory role was primarily directed at providing early information as part of a warning system for the Palembang City Election Commission (KPU) and participating political parties in the 2024 General Election, in the form of preventive recommendations and advisories.