Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Redesain Logo Sebagai Upaya Memperkuat Identitas Perusahaan PT.Ladur Lintas Persada Khan, Missel Steffany; Kharisma, Vidya
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 7, No 3 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v7i3.13656

Abstract

Redesain logo perusahaan menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas PT Ladur Lintas Persada, khususnya dalam menghadapi dinamika industri 4.0. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode Design Thinking, yang mencakup wawancara, observasi, analisis SWOT, dan segmentasi pasar. Tujuan utama penelitian ini adalah merancang logo yang modern, fleksibel, dan mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan, yaitu "Keeping Trust & Working with Heart." Tahapan desain melibatkan eksplorasi Key Visual dan Key Word, pemilihan skema warna, hingga penerapan digital dalam berbagai media mockup. Hasil dari proses ini adalah logo baru yang menggambarkan inovasi, keandalan, dan profesionalisme perusahaan, sekaligus memperkuat daya saingnya di sektor logistik serta konsultasi ekspor-impor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembaruan logo mampu meningkatkan citra perusahaan sebagai mitra terpercaya bagi pelaku bisnis domestik maupun internasional.
SIGNAGE AS A MEDIUM TO STRENGTHEN CULTURAL IDENTITY: A CASE STUDY AT KAMPUNG BUDAYA SINDANG BARANG BOGOR Utami, Winda; Kharisma, Vidya
SAMPURASUN Vol 11 No 1 (2025): Sampurasun Vol. 11 No. 1 - 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/sampurasun.v11i1.23438

Abstract

Signage plays an important role in cultural heritage destinations, functioning not only as wayfinding tools but also as communicative devices that reflects the cultural identity of a place. In many regions, signage has evolved into a medium for cultural storytelling through the use of local language, symbols, and traditional elements. However, in several heritage sites in Indonesia, the cultural integration of signage remains underdeveloped. This study investigates how signage contributes to the communication of cultural identity in Kampung Budaya Sindang Barang, one of the oldest traditional villages in Bogor. Despite its active role in preserving Sundanese tradition through rituals, architecture, and educational programs, the village’s existing signage remains limited in both quantity and cultural representation. This research employs qualitative case study approach, using observation, interviews, and documentation to explore signage functions within the village. Analysis was conducted using a SWOT matrix to identify internal and external factors, while the pyramid signage model was applied to examine signage through its information content, graphic, and hardware system. The findings reveal that the current signage primarily fulfills functional purposes such as navigation and regulation, without incorporating Sundanese language, symbols or motifs. This lack of cultural representation reduces signage effectiveness in communicating identity and engaging visitors. The result demonstrates a significant gap between the cultural richness of the site and its ability to express identity through design. This study contributes to a deeper understanding of how signage can serve as a medium for cultural expression and calls attention to the need for contextually relevant signage in heritage tourism destination. Keywords: Cultural Identity, Cultural Village, Signage, Sunda
REDESAIN LOGO AGEN TRAVEL “KemanaLagi” UNTUK MEMPERKUAT BRAND IMAGE Handoko, Kharisma Dian Damara; Kharisma, Vidya
PRASI Vol. 20 No. 01 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/prasi.v20i01.97646

Abstract

KemanaLagi adalah salah satu akomodasi atau Agen Travel yang berdiri pada tahun 2014, tepatnya di Labuan Bajo. KemanaLagi menyajikan berbagai informasi detail seputar tempat tujuan wisata sekaligus menawarkan paket perjalanan wisata Domestik khususnya di Labuan Bajo. Tujuan dari penelitian ini adalah meredesain logo untuk memperkuat brand image Agen Travel KemanaLagi. Perancangan ini menggunakan metode Alina Wheeler yaitu Conducting Research, Clarifying Strategy, Designing Identity, Creating Touchpoints, Managing Assets. Proses metode ini diawali mengumpulkan informasi tentang agen travel KemanaLagi melalui wawancara dengan pemiliknya, Dimas Indrajaya, peninjauan dokumen, dan analisis SWOT. Selanjutnya, perancangan identitas dengan menggunakan mind mapping untuk mendapatkan Key Word dan Key Visual sebagai konsep utama logo, menentukan tipografi, menentukan warna dengan menggunakan Moodboard, dan penggunaan warna. Hasil logo baru yang dibuat dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap identitas merek. Kemudian touchpoint untuk meningkatkan awareness kepada calon wisatawan, seperti stationery, seragam karyawan, promosi dan merchandise. Terakhir, panduan identitas visual atau yang sering disebut dengan Graphic Standard Manual (GSM) mencakup instruksi manual seperti proses desain, konsep logo, supergrafis dan penerapan identitas visual itu sendiri.
Pendampingan Merancang Infografik untuk Konten Literasi Hijau di Akun Instagram Komunitas Dakwah EcoDeen haq, Bayyinah Nurrul; Kharishma, Vidya; Wahyuti, Tri
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v6i2.715

Abstract

Banyak komunitas digital menjadikan akun Instagram untuk melakukan publikasi terkait informasi, edukasi, dan kegiatan lainnya. EcoDeen adalah komunitas dakwah Islami yang berfokus pada peningkatan literasi hijau di Instagram. Salah satu cara menjadikan konten menarik, komunikatif, informatif, dan mudah dibagikan di Instagram adalah menggunakan bentuk infografik. Jenis konten ini mengintegrasikan elemen grafis, teks, dan data untuk menyampaikan informasi atau pesan dengan cara yang jelas dan menarik. Konten infografik pada Instagram EcoDeen saat ini masih memiliki masalah, yaitu kurang menampilkan informasi berupa data, struktur, dan tata letak yang tidak konsisten serta kurangnya penerapan elemen visual brand. Hal ini secara tidak langsung mengurangi brand awareness komunitas EcoDeensehingga berdasarkan masalah tersebut diselenggarakan kegiatan abdi masyarakat oleh tim pelaksana dari Universitas Paramadina dan Trilogi. Kegiatan pelatihan dan pendampingan membuat konten infografik bertemakan literasi hijau diharapkan dapat meningkatan daya tarik konten EcoDeen agar menjangkau lebih banyak audiens. Metode yang digunakan adalah metode waterfall, terdiri dari tahapan persiapan, pelatihan, serta pendampingan dan evaluasi yang dilakukan secara berurutan dan sistematis. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan berupa penambahan wawasan dan keterampilan mitra secara signifikan. Kegiatan pendampingan menghasilkan konten infografik yang memenuhi kriteria utama desain infografik yang optimal.
Illustrative Book Design to Introduce the Indonesian Sign Language System as an Inclusive Educational Material Kurniawan, Muchlis Sopian; Kharishma, Vidya
IMAGIONARY Vol 3 No 2 (2025): APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/jim.v3i2.1074

Abstract

Education is the right of every human being, including children with special needs, such as deaf or hard-of-hearing children. Inclusive schools are educational institutions where children with special needs can learn alongside normal children. The Indonesia Natural School (INS) is one of the formal educational institutions in Depok City. It is an inclusive school where deaf children are also students. According to INS, it is common for deaf students to experience communication difficulties, which impedes interaction in the school environment. Difficulties are not only experienced by deaf students but also by normal students who have obstacles when they want to interact with deaf children. The objective of this research is to create educational material that introduces INS students to the Indonesian Sign Language System (SIBI). The media chosen for this study is the SIBI System illustration book, which describes various SIBI signs. The research method chosen is descriptive qualitative. The process of collecting data includes interviews, observations, and document reviews. After analyzing the data collected, it will be used as a reference to design an illustrated book about SIBI. The results of this research are illustrated books that will be used as literacy media as a reference for INS students to learn SIBI. Students can find them in school facilities like classrooms and libraries. It is hoped that through this research, normal students at INS schools will have access to media that makes it easier for them to understand and practice communicating with deaf children. The results of this study are expected to be accessible to students and teachers at INS and measured for their success in enhancing understanding and communication between normal students and students with hearing impairments.
REDESIGN LOGO USAHA FROZEN FOOD - D2D FROZEN FOOD MENINGKATKAN CITRA DENGAN LOGO YANG BARU Rafli, Muhammad; Susanti, Ida; Kharisma, Vidya
AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Vol 6 No 2 (2025): Amarasi: Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/amarasi.v6i2.5518

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kebutuhan UMKM D2D Frozen Food untuk meningkatkan citra merek melalui identitas visual yang lebih profesional. Logo yang digunakan sebelumnya dianggap kurang mencerminkan esensi, visi, dan nilai-nilai perusahaan, serta kurang menarik perhatian konsumen di tengah persaingan yang ketat dalam industri makanan beku. Permasalahan utama yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara logo lama dengan brand identity yang ingin dibangun oleh UMKM D2D Frozen Food. Logo yang kurang menarik dapat berdampak pada persepsi terhadap kualitas produk, loyalitas pelanggan, serta daya saing di pasar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang logo yang dapat meningkatkan daya tarik visual, memperkuat identitas merek, serta menarik perhatian pasar yang lebih luas. Solusi yang ditawarkan adalah desain logo baru yang lebih modern, profesional, dan relevan dengan industri makanan beku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi terhadap pemilik usaha serta analisis pasar menggunakan metode SWOT. Tahapan desain ulang melibatkan mind mapping, penentuan keyword dan key visual, pembuatan moodboard, sketsa, hingga digitalisasi logo menggunakan perangkat lunak desain grafis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa logo baru mampu mencerminkan identitas D2D Frozen Food dengan lebih baik. Penggunaan elemen visual yang tepat serta kombinasi warna yang menarik memberikan kesan profesional dan meningkatkan daya tarik merek di mata konsumen. Redesain ini diharapkan dapat memperkuat posisi UMKM di industri makanan beku serta meningkatkan loyalitas pelanggan.
Perancangan Logo Usaha UMKM Mila Berkah Laundry Sebagai Upaya Meningkatkan Brand Identity Dari Usaha Tersebut Latasya, Bunga; Kharisma, Vidya
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i5.58256

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan kurangnya pemahaman UMKM, khususnya Mila Berkah Laundry, mengenai pentingnya branding melalui desain logo. Dalam konteks persaingan yang ketat di industri laundry, identitas merek yang kuat menjadi semakin penting untuk menarik pelanggan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang logo yang dapat meningkatkan brand identity dan daya tarik konsumen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh Mila Berkah Laundry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain logo yang dirancang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai inti usaha, seperti kebersihan, profesionalisme, dan kehandalan. Logo yang efektif dapat membangun kesan pertama yang kuat dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang ditawarkan. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penguatan brand identity melalui desain logo yang tepat dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi UMKM. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi UMKM lain dalam mengembangkan strategi branding yang lebih efektif melalui desain logo yang sesuai dengan karakter bisnis mereka.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MENGGAMBAR MURAL BAGI SISWA SMA/SMK DAN MAHASISWA Kharishma, Vidya; Cempaka, Gilang; Antoro, Rian dwi; Rizka, Annisa Rachimi; Khadafi, M Rizky; Lestari, Siti Khadijah; Azis, Yusril Sami; Maulana, Gilang Rifky
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42214

Abstract

Mural adalah bentuk seni yang banyak berinteraksi dengan masyarakat, bersifat inkulsif karena bisa dinikmati di ruang publik. Mural berfungsi mengkomunikasikan pesan-pesan pada masyarakat karena penempatannya di dinding ruang terbuka sehingga masyarakat dapat menikmati mural sambil menangkap aspirasi di dalamnya. Saat ini Universitas Paramadina Cikarang belum begitu banyak diketahui oleh masyarakat dan membutuhkan promosi untuk meningkatkan jumlah mahasiswa. Karena itu, Universitas Paramadina mengadakan mural sebagai media promosi Universitas Paramadina Cikarang sekaligus memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan mural pada masyarakat khususnya mahasiswa dan siswa SMA/SMK.  Mini mural menjadi pilihan karena ukuran bidang gambar yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan ukuran mural pada umumnya. Dengan ukuran yang lebih kecil maka pengerjaan gambar akan lebih cepat dan efisien tanpa mengurangi kreatifitas dan kualitas teknisnya. Segmentasi pasar yang dituju adalah siswa SMA/SMK regional Cikarang dan peserta mahasiswa dari perguruan tinggi regional Jabodetabek. Tim PKM DKV UPM menempatkan diri sebagai fasilisator untuk memberi pembekalan berupa pelatihan keterampilan menggambar mini mural adalah "Kreativitas Untuk IndonesiaKu", yang dilatari oleh peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke-78 tahun. Selain memberikan wawasan mengenai mural, hasil pelatihan ini berupa mengenalkan keterampilan menggambar mural bagi peserta yang belum memiliki pengalaman, dan mengasah kemampuan menggambar mural bagi peserta yang sudah memiliki pengalaman serta meningkatkan estetika interior kampus sebagai bagian dari promosi Kampus UPM Cikarang.
Perancangan Ulang Logo Haircut Barbershop Sebagai Upaya Meningkatkan Citra Brand Kurniawan, Taufiq; Cempaka, Gilang; Kharisma, Vidya
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32617

Abstract

Pertumbuhan industri barbershop di Indonesia yang pesat telah meningkatkan persaingan dan menekankan pentingnya citra brand yang kuat. Herecut Barbershop, didirikan pada tahun 2018 di Pekalongan, menawarkan berbagai layanan perawatan rambut untuk pria usia remaja hingga dewasa, mulai dari potongan rambut tradisional hingga modern serta pewarnaan rambut dengan harga terjangkau. Meskipun memiliki keunggulan seperti tenaga kerja profesional dan lokasi strategis, Herecut menghadapi permasalahan karena belum memiliki logo yang sesuai dengan citra brand. Penelitian ini berfokus pada perancangan ulang logo Herecut Barbershop untuk meningkatkan citra brand, serta menarik perhatian konsumen yang lebih luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan melalui metode wawancara, kajian pustaka, dan dokumen review. Proses kreatif dilakukan melalui eksplorasi bentuk, warna, dan typo berdasarkan briefing dengan pihak Herecut Barbershop. Dengan data-data yang diperoleh penulis, proses perancangan ulang logo yang baru dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga mampu meningkatkan citra brand. Dengan adanya logo baru diharapkan dapat merepresentasikan Herecut Barbershop sebagai barbershop professional yang modern dan mudah dikenali oleh masyarakat, serta memperkuat posisi brand di tengah persaingan industri barbershop yang semakin kompetitif. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah tersedianya panduan desain logo yang dapat diaplikasikan pada berbagai media promosi untuk memperkuat identitas visual Herecut Barbershop.
Design a Screencast Video for Software Learning in Higher Education (Case Study: Tutorial Video for Digital Illustration Course) Kharishma, Vidya
JISA(Jurnal Informatika dan Sains) Vol 3, No 1 (2020): JISA(Jurnal Informatika dan Sains)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jisa.v3i1.638

Abstract

In Indonesian higher-education, the lecturer usually teaches software learning to students through a face-to-face practicum at a computer laboratory. However, in some conditions, these learning methods may not be carried out and must be done by online learning methods. Therefore, appropriate learning media are needed to accommodate them. One of the most suitable alternative media is using video with screencasting. A screencast is recordings that show the activity of mouse, tablet, or stylus and the computer screen. Instructional and demonstration videos that must show computer screen activity commonly use screencast technology. This research study the design process and the validation of the use of educational screencast for learning software in higher education. The case study is a screencast video for the Digital Illustration course in the Design of Visual Communication major at Trilogi University. The design methods for developing screencast videos uses the multimedia development model assisted by four-step screen capture processes.  After that, the students enrolled in the Digital Illustration course watch the published video, and then the questionnaire was given to them to see the result of the research. The finding of this research produces some recommendations on how to design a screencast video. A lecturer who considers using screencast to design a learning software tutorial video may consider some recommendations found in this study.