Novianti, Yuniar Siska
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat

Published : 29 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal Himasapta

EVALUASI DESAIN BULANAN TERHADAP KONDISI AKTUAL DI PIT 10 (PT BTS) PADA IUP PT BINUANG MITRA BERSAMA Bahrul Azmi; Yuniar Siska Novianti; Karina Shella Putri
Jurnal Himasapta Vol 5, No 3 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 03 Desember 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v5i3.2895

Abstract

PT Berkat Tambang Sejahtera kontraktor dari PT Binuang Mitra Bersama, dalam kesempatan ini digunakan untuk mengevaluasi antara rencana penambangan dengan kondisi aktual Perencanaan tambang adalah tahapan penting dalam studi kelayakan dan rencana operasi penambangan. Tujuan dari penelitian ini ialah membandingkan volume overburden dan batubara antara rencana dengan aktual pada bulan Juni 2019, menganalisis ketercapaian volume overcut dan undercut antara desain bulanan dengan kondisi aktual bulan Juni 2019, membandingkan volume overcut dan undercut bulan Juli dengan bulan Juni. Metode yang dilakukan dalam penyelesaian penelitian ini ialah observasi lapangan, data primer,  jumlah fleet. seperti data curah hujan, peta kemajuan tambang, mine plan design, data aktual overburden, coal, dan data plan overburden serta data plan coal. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan melakukan penggabungan  antara peta kemajuan tambang dengan peta desain bulanan. Perhitungan pada bulan Juni didapatkan hasil volume overcut 10.175.06 BCM untuk tanah penutup dan 3.350,50 ton untuk batubara. Volume undercut 58.482.65 bcm untuk tanah dan 6.078.00 ton untuk batubara.sedangkan pada bulan Juli didapatkan volume overcut 11.508,73 bcm untuk tanah dan 4.320,52 ton untuk batubara. Volume undercut 79.281.60 bcm untuk tanah dan untuk batubara pada bulan Juli melebihi rencana yang telah ditentukan sebesar 4.320.52 ton. Kata kunci : Perencanaan, Desain Bulanan, Topo aktual, , Total Volume
Kajian teknis sistem penirisan pada join pit PT BMB Blok Dua dengan PT Berkat Murah Rejeki, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan Yessintya Tambunan; Eko Santoso; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 01 April 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i1.5336

Abstract

Pada bulan Maret 2020 PT Binuang Mitra Bersama (PT BMB) membeli IUP PT Berkat Murah Rejeki (PT BMR) yang memiliki 1 pit yaitu pit BMR. Pada masa peralihan IUP, air di dalam pit tidak dikendalikan dengan baik sehingga terdapat genangan air dalam volume besar. Target penelitian ini yaitu mengeluarkan air dari pit BMR dan menentukan jumlah dan lama waktu pemompaan untuk dapat melakukan kegiatan penambangan. Pada pengolahan data dan analisis data dibantu perangkat lunak seperti Microsolft Office Word, Microsolft Office Excell, ArcGis, minescape, Surfer. Penentuan catchment area diperoleh dengan menggunkan software surfer dan volume air dihitung menggunkan minescape dengan memasukkan data elevasi muka air yang sudah diukur menggunakan total station. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh jumlah kebutuhan dan lama waktu pemompaan. Jika menggungkan 2 unit pompa maka waktu pemompaan selama 181 hari, jika menggungkan 3 unit pompa maka waktu pemompaan selama 55 hari, jika menggungkan 4 unit pompa maka waktu pemompaan selama 34 hari. Untuk mencapai target perusahaan maka jumlah pompa yang direkomendasikan adalah 3 unit pompa dengan waktu pemompaan 55 hari. Dan pada kondisi aktual, kapasitas settling pond yang tersedia tidak mencukupi sehingga perlu memperbesar kapasitas settling pond menjadi 260.700 m3.
EVALUASI VOLUME TAMPUNG DARI SUMP DENGAN PERSAMAAN WATER BALANCE Rahmat Rizali; Nurhakim Nurhakim; Eko Santoso; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 1, No 01 (2016): Jurnal Himasapta Volume 01 Nomor 01 April 2016
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v1i01.913

Abstract

Sistem penyaliran Pit M PT. BUMA Jobsite PT. Kideco Jaya Agung menggunakan sistem kolam terbuka dengan pemompaan. Pada Pit, air hujan yang masuk sering mencapai atau melebihi titik kritis sump pada -160 ML menyebabkan air menggenang batubara 12BE, sehingga perlu dievaluasi volume tampung dari sump terhadap air yang masuk dan debit yang keluar dari pompa.Pemilihan metode distribusi hujan menggunakan software statistik. Sehingga didapatkan distribusi gumbel, log normal dan normal, perhitungan intensitas hujan menggunakan metode mononobe, perhitungan debit limpasan metode rasional, perhitungan debit pompa dengan menggunakan metode discharge, perhitungan kapasitas sump menggunakan prinsip Qin dan Qout, serta perhitungan head total menggunakan metode rasional. Hasil penentuan Luas catchment area yaitu 329.10 Ha atau 3.29 km2, perhitungan curah hujan rencana, curah hujan maksimum adalah 60.20 mm (Februari), perhitungan intensitas hujan maksimal adalah 6.14 mm/jam (Agustus), perhitungan debit limpasan maksimal adalah 5.06 m3/detik (Agustus), perhitungan debit outlet pompa didapat 0.355 m3/s. dari data tersebut sehingga diperlukan volume sump sebesar 2,230,974.87 m3 sedangkan volume sump aktual 854,418.94 m3. Untuk menambah luas genangan sump maka batubara 12BE harus diambil sebagian terlebih dahulu hingga luas genangan sebesar 34,413.90 m2 tercukupi. Kata-kata kunci: limpasan, sump, pompa
KAJIAN TEKNIS KETIDAKSESUAIAN ANTARA RENCANA PENAMBANGAN DENGAN KONDISI AKTUAL DI TAMBANG BATUBARA PT SENAMAS ENERGINDO MINERAL SITE JAWETEN, KABUPATEN BARITO TIMUR, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Evanrio Kusmana; Eko Santoso; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 01 April 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i1.3441

Abstract

Dalam Kegiatan Penambangan sering terjadi adanya ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi aktual dilapangan dimana target waktu kerja dan target produksi mengalami ketidaksesuaian jika tidak didentifikasi secara dini, ketidaksesuian ini dapat terjadi berulang dan berlanjut setiap bulan, dan akan berpotensi menyebabkan kerugian terhadap perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer dan sekunder memakai dua cara, yaitu pengamatan lapangan dan penggunaan data perusahaan. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan perhitungan volume overburden tergali dari data survey dan membandingkannya dengan target perencanaan terjadwal sehingga mendapatkan faktor-faktor keteidaksesuaian antara perencanaan dan aktual produksi. Analisis pembahasan dilakukan dengan cara mengkorelasikan hasil pengolahan data dengan masalah yang diteliti. Berdasarkan ketidaksesuaian target waktu kerja dan aktual produksi ketidaksesuaian alat gali EC750DL (1) sebesar 87%, EC750DL (2) sebesar 86%, dan EC950Lc (3) sebesar 81%. Ketidaksesuaian untuk target produksi alat gali EC750DL (1) sebesar 90%, EC750DL (2) sebesar 89%, dan EC950Lc (3) sebesar 77%. Berdasarkan hasil survey untuk target februari sebesar 222,927.11 BCM ketidaksesuaian 77,86%, dengan penggalian melebihi elevasi 51,503.04 BCM dan sisa penggalian 186,134.26 BCM. Berdasarkan hasil produksi sebesar 246,696.00 BCM ketidaksesuaian sebesar 86.17%. Dengan upaya peningkatan produksi sebesar 268,986.00 BCM dengan ketidaksesuaian sebesar 93.95%. Kata Kunci: ketidaksesuaian, target produksi, aktual produksi, survey
LAJU INFILTRASI PADA DANAU BEKAS TAMBANG ALLUVIAL YANG DIPENGARUHI KARAKTERISTIK SIFAT FISIK TANAH Isnaini Norfadilah; Marselinus Untung Dwiatmoko; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 5, No 1 (2020): Jurnal Himasapta Volume 5 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.042 KB) | DOI: 10.20527/jhs.v5i1.2047

Abstract

Studi mengenai area danau bekas tambang alluvial dalam hubungannya dengan karakteristik sifat fisik tanah terhadap laju infiltrasi merupakan hal yang penting. Hal ini disebabkan karena area danau bekas tambang alluvial adalah area yang komposisi tanahnya merupakan tumpukan tanah bekas penambangan sebelumnya dan hal ini tidak menguntungkan jika lokasi bekas tambang alluvial untuk kontruksi bangunan, sehingga sering dihindari untuk membangun sesuatu kontruksi di atas danau bekas tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik karakteristik dan laju infiltrasi tanah yang ada di area bekas tambang alluvial.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan dan metode pengujian di laboratorium. Pengukuran laju infiltrasi di lapangan menggunakan double ring infiltrometer dengan perhitungan laju infilltrasi menggunakan metode Horton sedangkan Karakteristik sifat fisik tanah yang diuji di laboratorium adalah kadar air tanah, berat jenis tanah, berat volume tanah, ukuran butir tanah dan permebalitas tanah.Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa laju infiltrasi dan karakteristik sifat fisik tanah yang dihasilkan pada setiap lokasi memberikan angka yang berbeda. Dimana semakin halus tekstur tanah nya maka nilai laju infiltrasi akan semakin kecil begitupun sebaliknya semakin kasar tekstur tanahnya maka nilai laju infiltrasi akan semakin besar. Danau bekas tambang alluvial di lokasi Danau Seran memiliki laju infiltrasi sebesar 158,178 cmh-1 dengan kelas tekstur tanah pasir sedangkan di Danau Galuh Cempaka memiliki laju infiltrasi sebesar 110,27 cmh-1dengan kelas tekstur tanah pasir lempung. Laju infiltrasi di kedua lokasi menunjukkan korelasi yang positif yaitu Danau Seran memiliki laju infiltrasi lebih tinggi dibandingkan dengan Danau Galuh Cempaka hal ini disebabkan oleh tekstur tanah dilokasi Danau Seran yang berbutir kasar dan memiliki porositas yang lebih tinggi sehingga kemampuan tanah untuk meloloskan air aatu menyerap air akan semakin besar dibandingkan dengan di lokasi yang tekstur tanahnya lempung yang memiliki porositas kecil sehingga lambat untuk meloloskan air atau menyerap air. Hal inilah yang menyebabkan laju infiltasi di Danau Seran lebih tinggi dibandingkan Danau Galuh Cempaka. Kata-kata kunci: Laju Infiltrasi, Karakteristik Sifat Fisik Tanah, Danau Bekas Tambang Alluvial.
Analisa produktivitas alat mekanis pada lahan reklamasi di Pit Melati Site Malintut PT Multi Tambangjaya Utama Nur Kholik; Uyu Saismana; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 6, No 3 (2021): Jurnal Himasapta Volume 6 Nomor 03 Desember 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v6i3.4665

Abstract

Pembongkaran dan pemuatan tanah merupakan salah satu kegiatan yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan penataan lahan reklamasi. Makin cepat kegiatan pembongkaran dan pemuatan tanah maka kegiatan selanjutnya juga akan semakin cepat. Laju produksi pembongkaran tanah dipengaruhi oleh tingkat produktivitas peralatan mekanis yang digunakan. Semakin besar produktivitas alat tersebut makin cepat sasaran produksi tercapai. Diharapkan pada periode pascatambang, lahan bekas penambangan masih mempunyai kemampuan mendukung usaha pemanfaatan selanjutnya atau setidaknya kondisi tersebut harus dikembalikan mendekati kondisi sebelum dilakukan penambangan.Luas area yang akan dilakukan kegiatan reklamasi yaitu IPD Melati seluas 5,05 hektar dan OPD Melati seluas 1,61 hektar. Volume material soil yang diperlukan yaitu IPD Melati sebanyak 30.300 LCM dan OPD Melati sebanyak 9.660 LCM dengan total 9.660 LCM.Jumlah alat yang tersedia di perusahaan PT Multi Tambangjaya Utama yaitu alat gali muat sebanyak 1 unit dengan tipe Komatsu PC 200 dan alat angkut sebanyak 6 unit dengan tipe Hino 500 FM 260 JD.Hasil produktivitas perjam alat gali muat Komatsu PC 200 setiap hari selama 7 hari didapatkan 54 BCM/jam, 55,29 BCM/jam, 111,86 BCM/jam, 111,07 BCM/jam, 141,98 BCM/jam, 115,24 BCM/jam dan 139,23 BCM/jam.
Hidrologi dan limnologi danau bekas tambang aluvial Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Anisa Anisa; Nurhakim Nurhakim; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 7, No 3 (2022): Jurnal Himasapta Volume 7 Nomor 03 Desember 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v7i3.7501

Abstract

Adanya aktivitas penambangan akan meninggalkan lubang bekas tambang yang menimbulkan perubahan lingkungan sehingga akan menjadi danau buatan, keadaan mempengaruhi kualitas air pada daerah tersebut terutama nilai pH dan karakteristik geokimia air. Kualitas air pada area bekas tambang akan mempengaruhi kondisi kualitas air tanah di sekitar danau bekas tambang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui arah aliran air tanah, kualitas air dan mengetahui bentuk tipe danau bekas tambang aluvial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian lapangan dan pengujian di laboratorium. Permodelan arah air tanah dan model limnologi menggunakan aplikasi Software. Parameter yang di ukur di lapangan adalah koordinat easting dan norting suhu, kedalaman dan DO. Sedangkan kualitas yang di ukur di laboratorium adalah pH, TDS, TSS, ORP, EC HCO3, CO2, CaCO3 dan H+. Arah aliran air tanah masuk di danau bekas tambang aluvial akan mempengaruhi kondisi air danau bekas tambang aluvial. Namun, kondisi danau terlihat sudah tunak (steady-state) dimana air danau hanya dipengaruhi oleh presipitasi dan evaporasi lingkungan di danau tersebut. Keadaan ini mempengaruhi nilai pH air danau, sungai dan sumur yang disekitar danau. Danau bekas tambang aluvial memiliki nilai pH asam 3,81. Danau ini bersifat monomictic, karena mengalami penurunan suhu, DO dan nilai pH pada setiap kedalaman.
Evaluasi pengolahan air pada settling pond: studi kasus PT Hasnur Riung Sinergi Sheila Ulfah Hendinie; Nurhakim Nurhakim; Yuniar Siska Novianti
Jurnal Himasapta Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 02 Agustus 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i2.9953

Abstract

Proses pengolahan air limbah dari kegiatan penambangan dilakukan dengan proses mengendapkan padatan tersuspensi dan menetralkan pH air limbah. Proses pengolahan air limbah tersebut dilakukan agar air yang dialirkan sesuai dengan baku mutu dari KepMenLH No.113 Tahun 2003. Proses pengolahan air tersebut dilakukan pada settling pond atau kolam pengendapan yang pembuatan unit sedimentasi atau bak pengendap (settling pond) telah diatur dalam SNI 6774:2008 tentang Tata cara perencanaan paket instalasi pengolahan air dengan beberapa kriteria umum. Pada penelitian ini, proses pengujian kualitas air dilakukan dalam skala laboratorium dimana air diambil dari settling pond, waktu pengendapan material menggunakan perhitungan detention time, untuk mengetahui jenis aliran digunakan persamaan Bilangan Reynold dan Bilangan Froude. Hasil penelitian dan pengolahan data menunjukkan pada inlet zone settling pond nilai pH 5,2, nilai Total Suspended Solid (TSS) 910 dan pada outlet zone settling pond nilai pH 6,4, nilai Total Suspended Solid (TSS) 11, dan total waktu yang diperlukan untuk mengendapkan material selama 12 jam 16 menit. Sedangkan hasil bilangan Reynold sebesar 336,18 dan hasil dari bilangan Froude sebesar 0,0324. Hal ini mengindikasikan bahwa unit sedimentasi (kolam pengendapan) telah memenuhi standar umum sesuai dengan SNI 6774:2008.
Karakteristik sebaran pH dalam kolam bekas tambang void M45C pada PT Jorong Barutama Greston Maulana, Wahyu; Mustofa, Adip; Novianti, Yuniar Siska
Jurnal Himasapta Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Himasapta Volume 9 Nomor 01 April 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v9i1.12188

Abstract

Nilai pH menunjukkan kadar asam ataupun basa di dalam suatu larutan. Angka pH normal sesuai standar baku mutu adalah pH 6 – 9. Penelitian ini menggunakan metode (sampling) lapangan pada kolam bekas tambang. Data yang dikumpulkan mencakup pH, DO, dan suhu. Analisis yang dilakukan adalah analisis karakteristik sebaran pH secara vertikal dan horizontal, analisis penentuan tipe kolam dan analisis hubungan pH air dengan limnologi kolam bekas tambang. Berdasarkan analisis pH pada Void M45C, kondisi air bersifat asam dengan nilai pH 3.3 – 3.4 sehingga melebihi nilai baku mutu. Dari permodelan yang telah dibuat menunjukkan nilai pH air 3.3 – 3.4 tersebar merata di seluruh kolam, baik secara vertikal dan horizontal dari kedalaman 5 - 45 meter, nilai pH yang tidak signifikan memiliki perbedaan angka 0.1 tersebar merata dengan pola yang tidak beraturan dan didukung analisis data menggunakan (boxplot) korelasi pH terhadap kedalaman tidak mengalami perbedaan, yang dapat diartikan bahwa sebaran pH pada kolam bekas tambang Void M45C tersebar merata di seluruh kolam dengan nilai pH tidak beraturan kedalaman 5 – 45 meter. Kondisi stratifikasi termal diartikan bahwa tipe kolam bekas tambang Void M45C bertipe (monomictic) dimana tipe ini akan mempermudah suatu reaksi karena air pada kolam bekas tambang akan mengalami pencampuran yang merata.
Optimasi blending batubara untuk meningkatkan kualitas dan memenuhi target market PT Multi Tambangjaya Utama Kholis, Nur; Santoso, Eko; Novianti, Yuniar Siska
Jurnal Himasapta Vol 8, No 3 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 03 Desember 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i3.11155

Abstract

Dalam operasionalnya, penting untuk memahami kualitas batubara sebelum melakukan kegiatan blending, karena kualitas batubara menjadi faktor kunci dalam pengambilan keputusan terkait blending tersebut. PT Multi Tambangjaya Utama memiliki lima kualitas batubara berbeda, terdiri dari Hijau Kananai, Merah Kananai, Kuning Kananai sebagai kualitas tinggi, serta Biru Kananai dan Abu-abu Kananai sebagai kualitas rendah. Untuk memperoleh data kualitas batubara selama proses produksi, dilakukan kegiatan blending dengan memperhatikan parameter seperti Ash, Total Moisture (TM), Total Sulfur (TS), dan Calorific Value (CV). Penelitian dilakukan untuk menentukan perbandingan yang optimal antara batubara kualitas rendah dan tinggi agar hasil blending sesuai dengan target pasar. Pengambilan sampel batubara dilakukan langsung di lapangan dan diuji laboratorium untuk mendapatkan data TM, TS, Ash, dan CV. Hasil uji laboratorium digunakan dalam analisis data untuk menentukan proporsi perbandingan pencampuran batubara berbeda kualitas. Berdasarkan analisis, perbandingan yang tepat untuk blending batubara adalah Kananai Merah (23%), Kananai Kuning (38%), Kananai Hijau (29%), Kananai Biru (7%), dan Kananai Abu-abu (2%), dengan berat aktual 94.917,71 ton (100%). Rencana produksi batubara dan blending akan didasarkan pada perbandingan ini untuk mencapai kualitas yang diinginkan.