Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Creation of Learning Videos on Balinese Folk Song Arrangements for Junior High School Art and Culture Teachers in Buleleng Regency and Denpasar City Ni Luh Sustiawati; Ni Wayan Ardini; I Komang Darmayuda
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 39 No 3 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v39i3.2772

Abstract

The purpose of this research is to comprehend the learning of group vocal arrangements including their forms and stages for the environment of arts and culture teachers at junior high school in Buleleng Regency and Denpasar City through making related learning videos. The research method used is qualitative and quantitative, with data collection techniques through interviews, observation, document study, discography, and questionnaire. The theory used is the theory of analysis of the form and structure of the song and the theory of function. Primary data sources were obtained from interviews, observations, and discography (VCD). Secondary data was obtained from books, journals, and internet materials. The results showed that by providing material for Balinese folk songs arrangement in group vocals at the level of junior high school teachers in Buleleng Regency and Denpasar City through a video learning process, students' interest in learning music arrangement increased and allowed them to practice directly conveying the results of the arrangement in group vowel form.
Pelatihan Mengaransemen Lagu Rakyat Bali untuk Guru Seni Budaya SMP Kabupaten Buleleng Darmayuda, I Komang; Ardini, Ni Wayan; Sustiawati, Ni Luh
Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): Abdi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/awjpm.v3i2.3758

Abstract

Mata pelajaran seni musik menuntut keterampilan guru dalam mengorganisasi materi pembelajaran dan memberikan demonstrasi permainan lagu dan musik. Namun para guru seni budaya Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Buleleng belum memahami teknik mengaransemen lagu dalam bentuk vokal kelompok pada mata pelajaran seni musik khususnya pada kompetensi dasar teknik pengembangan ornamentasi ritmis maupun melodis lagu dalam bentuk vokal kelompok. Oleh karena itu, mereka membutuhkan suatu pelatihan. Program pelatihan yang berlangsung selama enam bulan sejak 05 April 2024 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam hal pengetahuan dan keterampilan praktis tentang teknik mengaransemen lagu rakyat Bali dalam bentuk vokal kelompok.; Sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah guru-guru seni budaya (SMP) di Kabupaten Buleleng, dengan jumlah peserta 30 orang, sebagai perwakilan dari masing-masing SMP. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah workshop, diskusi dan sharing session, praktik langsung, dan evaluasi serta umpan balik. Proses PKM telah dilaksanakan melalui tahap presentasi dan praktik. Hasilnya menunjukkan bahwa guru-guru mampu mengaplikasikan keterampilan aransemen dalam pengajaran seni music dengan sangat disiplin, antusias dan sangat responsif dalam mengikuti praktik mengaransemen lagu. Guru telah memahami dan mampu mempraktikan cara mengaransemen lagu rakyat Bali dalam bentuk vokal kelompok. Pelatihan aransemen ini dapat lebih meningkatkan kompetensi guru dalam bidang music dan seni budaya serta dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan memberikan guru SMP Kabupaten Bulelelng teknik dan metode baru untuk mengajarkan seni musik.
VIDEO PEMBELAJARAN MENGARANSEMEN LAGU RAKYAT BALI DALAM BENTUK VOKAL KELOMPOK Sustiawati, Ni Luh; Ardini, Ni Wayan; Darmayuda, I Komang
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 3 (2023): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi para guru seni budaya adalah belum tersedianya video pembelajaran mengaransemen lagu dalam bentuk vokal kelompok pada mata pelajaran seni musik khususnya di kelas IX (Sembilan) semester 1-2, pada kompetensi dasar teknik pengembangan ornamentasi ritmis maupun melodis lagu dalam bentuk vokal kelompok. Penelitian ini berfokus pembuatan video pembelajaran mengaransemen lagu dalam bentuk vokal kelompok. Materi video pembelajaran ini mencakup (1) pengetahuan teknik arransemen lagu untuk vokal kelompok; (2) pengetahuan teknik/cara mengembangkan melodi lagu dalam bentuk vokal kelompok; (3) membuat, pengembangan melodi lagu secara sederhana untuk vokal kelompok; (4) menampilkan hasil arransemen lagu untuk vokal kelompok. Penelitian ini berpendekatan research and development [R&D] dengan prosedur pengembangan model Borg & Gall melalui beberapa tahapan yaitu (1) melakukan analisis produk yang akan dikembangkan; (2) menciptakan produk awal; (3) validasi ahli dan revisi; (4) uji coba perorangan dan revisi produk; (5) uji coba kelompok kecil dan revisi produk. Teknik pengumpulan data digunakan angket, dan wawancara. Teknik analisis data digunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran mengaransemen lagu dalam bentuk vokal kelompok sangat layak sebagai media pembelajaran seni musik, karena sangat membantu guru dalam mencapai efektivias pembelajaran seni musik baik teori maupun praktek, dapat menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pembelajaran, dapat merangsang minat belajar siswa untuk lebih mandiri, serta siswa aktif dan termotivasi untuk mempraktekkan latihan.
MEMAKNAI “CHOPIN LARUNG” Ardini, Ni Wayan; Sumerjana, Ketut; Darmayuda, I Komang
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 3 (2023): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Chopin Larung” merupakan salah satu mahakarya seniman legendaris Indonesia Guruh Soekarno Putra pada tahun 1975 yang dapat ditemukan dalam album Guruh Gipsy (1977). Komposisi musikal dengan lirik lagu sedih berbahasa Bali halus ini secara objektif sangat indah dinikmati hingga kini. Pada lagu ini Guruh mampu menangkap fenomena pariwisata Bali yang diwakili Kuta dengan pariwisata pantai, yang merupakan bagian dari pariwisata tirta/air (water tourism). Dari persoalan ini, literature review ini bertujuan menganalisis pesan-pesan bermakna yang terkandung dalam bentuk musical estetika lagu ini. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik interaktif berupa reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Keindahan “Chopin Larung” ditemukan dari pencampuran musik tradisional Bali dan musik Barat begitu padu. Dimasukkannya sebagian karya Frederic Chopin “Fantasia Impromptu” tersebut menjelang akhir komposisi menyebabkan lagu terdengar menghentak tetapi tampak nyambung dengan tema duka lagu. Sebagai “lagu nasionalis”, “Chopin Larung” mengkritik besarnya karakter Barat westernisasi dalam pariwisata Bali, dalam hal ini Kuta yang bermodal pariwisata pantai, yang meminggirkan sakralitas budaya lokal. Dihubungkan dengan situasi masa kini, si komposer bahkan mampu meramal bakal terjadinya fenomena overtourism. Tidak mengherankan, dalam komposisi ini, ketika mati, Chopin pun dibayangkan dilarung di selatan, tepatnya di laut.
PENINGKATAN KECERDASAN MUSIKAL GURU SENI BUDAYA MELALUI ARANSEMEN LAGU RAKYAT BALI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN BUDAYA Darmayuda, I Komang; Ardini, Ni Wayan; Sustiawati, Ni Luh
Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Vol. 4 (2024): Prosiding Bali Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian seni budaya merupakan tanggung jawab yang harus dijaga oleh setiap generasi. Kompetensi guru dalam seni musik, khususnya dalam mengajarkan lagu-lagu rakyat Bali, menjadi penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi lokal. Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan musikal guru adalah melalui pelatihan aransemen lagu rakyat Bali. Dengan pemahaman yang baik tentang aransemen, guru tidak hanya mampu mengajarkan musik, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih mencintai budaya lokal mereka. Lagu rakyat Bali mengandung nilai-nilai budaya yang mendalam, dan pengajarannya di sekolah dapat membantu siswa memahami jati diri mereka sebagai bagian dari budaya tersebut. Pelatihan aransemen lagu rakyat Bali dalam bentuk vokal kelompok diberikan pada 30 orang guru seni budaya SMP di Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan berupa workshop, diskusi dan sharing session, praktik langsung, dan evaluasi serta umpan balik. Hasil pelatihan menunjukkan, bahwa guru sangat disiplin, antusias, dan responsif. Mereka telah memahami dan mampu mempraktikkan pengaransemenan lagu rakyat Bali dalam bentuk vokal kelompok, dengan nilai pada aspek vokal berkisar antara 80-86; aspek musikalitas antara 80-87; dan aspek penampilan antara 75-80. Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru, melestarikan budaya lokal, dan memperkaya materi pembelajaran. Diharapkan, pelatihan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam pengajaran seni budaya di sekolah-sekolah.
PEMBUATAN MUSIK BUMPER DAN ILUSTRASI PROGRAM ACARA GRAND FINAL BRTV BALI TV 2021 Gan, Christianus Billy Antonio; Darmayuda, I Komang; Ardini, Ni Wayan
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 1 No 1 (2022): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v1i1.1790

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas proses pembuatan musik bumper, musik ilustrasi opening MC, musik ilustrasi teaser para finalis, dan musik ilustrasi pengumuman juara dari program acara Grand Final BRTV Bali TV 2021. Sesuai dengan kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), penulis mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan Magang/Praktik Kerja, yang dilaksanakan di Bali TV. Dalam pelaksanaan ini, penulis mendapat kesempatan untuk dari mitra untuk membuatkan beberapa karya musik untuk digunakan dalam acara Grand Final BRTV Bali TV 2021. Pelaksanaan pembuatan musik ini melalui beberapa tahapan, yakni tahap pendahuluan, tahap spotting, tahap penciptaan musik, tahap mastering dan review, dan tahap eksekusi saat acara. Tahap pendahuluan mendiskusikan rencana pembuatan musik baru untuk program acara. Tahap spotting dilakukan untuk menentukan unsur musik yang sesuai dengan visual. Tahap penciptaan musik memulai proses kreatif penciptaan musik. Tahap mastering dan review adalah proses mengubah ke format audio dan kemudian diulas oleh pihak mitra. Tahap eksekusi saat acara adalah kegiatan penulis menjadi operator pemutar musik saat program acara berjalan. Musik yang telah dibuat juga telah diaplikasikan langsung untuk program acara Grand Final BRTV Bali TV 2021
PROSES KREATIF EVENT ORGANIZER PREGINA ART & SHOWBIZ SEBAGAI BIDANG KEWIRAUSAHAAN PADA EVENT PEMUTERAN BAY FESTIVAL 2022 Febriana, Maria Marayke; Darmayuda, I Komang; Aryanto, Agustinus Sani
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 2 No 2 (2023): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v2i2.2183

Abstract

Proses kreatif merupakan serangkaian aktivitas untuk mewujudkan suatu ide. Pemuteran Bay Festival dibuat oleh I Gusti Agung Bagus Mantra karena ingin mengangkat destinasi pariwisata desa Pemuteran. Pregina membuat festival di desa Pemuteran dengan tujuan memberikan edukasi konservasi terumbu karang dan mengajak masyarakat setempat untuk melestarikan terumbu karang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses kreatif event organizer Pregina Art & Showbiz pada event Pemuteran Bay Festival 2022. Untuk memperoleh data penelitian, penulis melakukan pengamatan langsung di Taman Pemuteran Budaya Buleleng Bali. Metode yang digunakan yaitu metode partisipasi, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses kreatif terdiri dari tiga tahap yaitu tahap produksi, tahap pra produksi dan tahap pasca produksi. Penulis terlibat langsung saat penelitian untuk mengetahui proses kreatif event organizer dalam menyusun acara dari tahap pra produksi, produksi dan pasca produksi. Dari hasil kreativitas yang dijalankan, maka terbentuklah sebuah acara festival yang berjalan dengan lancar. Penulis menyimpulkan bahwa acara Pemuteran Bay Festival 2022 yang diselenggarakan pada tanggal 18-20 November 2022 oleh Pregina Art & Showbiz telah berhasil dan sukses. Terbukti dari antusias penonton dan komentar yang positif.
STRATEGI PENAYANGAN LIVE DALAM PROGRAM BINTANG RADIO DAN TELEVISI DI STASIUN BALI TV Novianti, Renata; Darmayuda, I Komang; Irawan, Ricky
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 2 No 2 (2023): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v2i2.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dan bagaimana program bintang radio dan televisi serta bagaimana strategi penayangan live dalam program bintang radio dan televisi di stasiun Bali TV. Dan dapat pula berguna bagi keberlangsungan dan kelanjutan strategi penayangan live, sehingga dapat bermanfaat sebagai acuan, referensi dan evaluasi bagi mitra kerja yang berkerjasama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan wawancara, partisipasi, studi kepustakaan, observasi, analisa dan evaluasi serta dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis lakukan, penulis memperoleh beberapa strategi yang dilakukan dalam penayangan live pada program bintang radio dan televisi yaitu strategi waktu siaran, strategi penayangan program tandingan, strategi bloking program, strategi penayangan kuat, strategi buaian dan strategi penghalang. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran- saran sebagai berikut : kepada program bintang radio dan televisi agar meningkatkan produksivitas produksi yang telah ada dalam mencapai rating penonton yang tinggi agar lebih baik dan kepada para teamwork program bintang radio dan televisi agar selalu komitmen dalam menjalankan tugasnya dalam memproduksi program bintang radio dan televisi.
PROSES PEMBUATAN LAGU INDAH PULAU DEWATA UNTUK KONTEN YOUTUBE CHANNEL BALI TV Jonathan, Daniel Jonathan I Putu; Prasetyo, Guntur Eko; Darmayuda, I Komang
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 2 No 1 (2023): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v2i1.2190

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas proses pembuatan lagu “Indah Pulau Dewata”, bentuk lagu “Indah Pulau Dewata”. Penulis mendapatkan kesempatan magang yang dilaksanakan di Bali TV. Bali TV adalah stasiun televisi lokal di Indonesia yang berpusat di Bali, berdiri di bawah kepemimpinan Satria Naradha yang merupakan pemimpin Kelompok Media Bali. Pada kesempatan ini penulis ditugaskan oleh mitra untuk membuat konten musik yang akan diunggah di channel YouTube Bali TV. Penulis menciptakan lagu “Indah Pulau Dewata”, dalam pembuatan project ini penulis menjalani beberapa tahap proses antara lain tahap pendahuluan, tahap diskusi, tahap awal pembuatan lagu, tahap penulisan lirik, tahap akhir pembuatan lagu. Pada tahap pendahuluan penulis mendapatkan tugas untuk memikirkan ide untuk project yang akan dilaksanakan. Tahap diskusi dilakukan untuk mencari referensi dan bertukar pikiran dengan teman-teman dan team Bali TV. Tahap awal pembuatan musik terdiri dari pemilihan nada dasar, genre lagu, pembuatan melody vocal, pemilihan chord dan recording instrumen. Dalam tahap penulisan lirik penulis bersama teman-teman membuat lirik untuk lagu “Indah Pulau Dewata”. Pada tahap akhir pembuatan musik penulis melakukan recording vocal, mixing dan mastering lagu, serta membuat video klip untuk lagu “Indah Pulau Dewata”. Metode yang digunakan penulis antara lain metode observasi, partisipasi, dan wawancara. Penulis memilih untuk membuat lagu”Indah Pulau Dewata” karena penulis ingin membuat musik yang menceritakan tentang keindahan Pulau Bali dan mengajak orang-orang melestarikan serta menjaga kebudayaan dan kekayaan yang ada di Pulau Bali.
PROSES MENGISI PERMAINAN GITAR PADA KARYA MUSIK INDAH PULAU DEWATA PROJECT MAGANG DI BALI TV Gamaliel, Galih Guruh; Darmayuda, I Komang; Laksmi, Desak Made Suarti
MELODIOUS : JOURNAL OF MUSIC Vol 2 No 2 (2023): Melodious : Journal of Music
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/melodious.v2i2.2209

Abstract

Indah Pulau Dewata merupakan sebuah lagu yang terinspirasi dari keindahan pulau Bali. Lagu ini menceritakan tentang keasrian, keindahan, serta keelokan alam Bali. Lewat lagu ini penulis mencoba menuangkan isi hati dan pikiran tentang pendapat penulis terhadap pulau Bali. Lirik lagu yang berbahasa Indonesia serta pemilihan kata dan nada yang di gunakan sangatlah di perhatikan. Permainan gitar yang terdapat pada lagu ini di sesuaikan dengan efek yang digunakan agar dapat mendukung pesan yang ingin penulis sampaikan kepada pendengar. Dalam lagu ini khusus nya solo gitar menggunakan scale blues, penulis ingin mencampurkan nuansa budaya dan modern. Sentuhan distorsi mempertegas dinamika serta penggunaan scale blues menyeimbangkan antara tegas dan nada- nada manis yang menjadikan sebuah melodi yang enak di dengar. Sedangkan untuk pemilihan akord yang di gunakan pada bagian verse, pre chorus, serta chorus menggunakan akord yang sederhana agar berjalan searah dengan solo gitar yang ada di bagian interlude. Beberapa musisi yang penulis jadikan inspirasi salah satu nya adalah John Mayer, karena beberapa lagu yang dia ciptakan merupakan lagu bernuansa mayor namun pada solo gitar nya menggunakan scale blues minor, salah satunya lagu yang berjudul Gravity. Hal ini lah yang membuat penulis tertarik menggunakan scale blues pada solo gitar lagu Indah Pulau Dewata.