Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

EUFEMISME DALAM BERITA ELEKTRONIK TRIBUNJABAR.ID EDISI BULAN MEI 2021 Winata, Nana Triana; Agus Nasihin
Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah Vol. 13 No. 2 (2023): Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/literasi.v13i2.6152

Abstract

The purpose of this study was to identify the form of euphemism, the function of euphemism, and the meaning of euphemism. The method used is descriptive qualitative research. The data in this study are in the form of words, phrases, sentences, or euphemistic expressions contained in the May 2021 edition of the electronic news Tribunjabar.id. In this study, there are 49 euphemistic data from the May 2021 edition of Tribunjabar.id as data from May 1 to May 31, 2021. In this study there are 3 data collection techniques, namely reading carefully and thoroughly every word, phrase, sentence, or expression of euphemism contained in the May 2021 edition of the Tribunjabar.id electronic news. The results of this study prove that there is the use of euphemisms in the Tribunjabar electronic news. en May 2021 issue, such as the use of words, phrases, meanings, and functions of euphemisms. (1) The euphemism of the use of words has 5 forms of data in the form of words and the euphemism of the use of words with affixes has 4 forms of data. (2) The euphemism of the use of the phrase has 4 forms. (3) The euphemism of the use of abbreviations in this section is clear and abbreviations are divided into two parts, namely initials and acronyms. The euphemism for the use of abbreviations contains 12 data, including 5 data in the form of initials. There are 7 data forms of acromine expression. (4) The euphemism of the use of loanwords contains 10 forms of data. (5) Euphemisms for the use of foreign terms in 6 forms of data. (6) Euphemisms using metaphors in 4 forms of data. (7) The euphemism of the use of 4 forms of data.
ANALISIS KESALAHAN EJAAN BAHASA INDONESIA DALAM MEDIA MASSA DARING (DETIKCOM) Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i2.52

Abstract

Pada penelitian ini menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019. Data yang diambil dalam penelitian ini ada tujuh berita yang terbit pada tangga 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui jenis ejaan yang salah dalam penulisan berita daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19); dan (2) menganalisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia pada media massa daring Detikcom edisi terbit tanggal 6 dan 8 September 2019 pada pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19). Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif karena pada penelitian ini mencari kesalahan ejaan bahasa Indonesia baik itu dari penggunaan huruf (huruf miring), kata (kata konjungsi), atau penggunaan tanda baca pada media massa daring. Bogdan dan Taylor dalam Moleong (2010:4) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia yang digunakan oleh media massa daring Detikcom yang diterbitkan pada tanggal 6 dan 8 September 2019 pukul (19.19; 19.33; 21.00; 21.16; 13.30; 15.45; 19.19) sebagian besar terdapat pada huruf miring penamaan istilah bahasa asing. Jenis kesalahan yang ditemukan pada edisi terbitan di atas adalah (1) kesalahan penggunaan huruf miring; (2) kesalahan penggunaan tanda baca; (3) kesalahan pengguanaan gabungan kata; dan (4) kesalahan penggunaan angka dan bilangan. Kesalahan ejaan bahasa Indonesia di media massa daring Detikcom dalam bentuk pedoman penulisan huruf, kata, dan tanda baca.
MALING (DRAMA TARLING) PADA SISWA-SISWA SMA SE-KABUPATEN INDRAMAYU Saroni, Saroni; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.94

Abstract

ABSTRAK Seni pertunjukan tarling di Indramayu merupakan pertunjukan teater tradisional. Kondisi ideal yang diharapkan adalah seni pertunjukan tarling sebagai identitas daerah Indramayu tetap lestari, tetapi ternyata semakin pudar dan tak bertenaga. Dengan demikian, perlu adanya revitalisasi budaya lokal melalui pemberdayaan generasi muda. Upaya revitalisasi seni pertunjukan tarling merupakan upaya pemertahanan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda. Revitalisasi perlu segera dilakukan karena seni pertunjukan tarling telah hampir punah karena tidak menjadi sebuah industri yang berasal dari kreativitas senimannya. Berdasarkan permasalahan-permasalahan di atas, peneliti merancang penelitian sebagai berikut: 1) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu terkait dengan minat drama, 2) melakukan pelatihan MALING (Drama Tarling) bagi siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu, 2) untuk menunjang pelatihan MALING (Drama Tarling) maka, peneliti melakukan kerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk memanfaatkan alat-alat gamelan tarling sebagai penunjang dalam melakukan penelitian, 4) untuk membantu program kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu yaitu mengadakan malam pementasan drama di taman kota Indramayu, maka tim merancang sebuah pementasan per kelompok untuk dapat dipentaskan setiap minggunya, 5) menyebarkan angket pada siswa-siswa SMA di Kabupaten Indramayu yang mengikuti pelatihan MALING (Drama Tarling) untuk mengetahui perkembangan minat drama. Hasil penelitian melalui angket awal yang disebar menunjukan bahwa aspek pengetahuan dengan nilai 331 kategori baik, aspek minat dengan nilai 297 kategori baik, aspek apresiasi dengan nilai 307 kategori baik, aspek sikap dengan nilai 291 kategori baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 286 kategori baik. Jika dibandingkan antara angket awal dan akhir, adanya peningkatan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Pada aspek pengetahuan dengan nilai 425 kategori sangat baik, aspek minat dengan nilai 407 kategori sangat baik, aspek apresiasi dengan nilai 419 kategori sangat baik, aspek sikap dengan nilai 412 kategori sangat baik, dan yang terakhir aspek harapan dengan nilai 434 kategori sangat baik. Hal ini menunjukan bahwa dengan adanya pelatihan MALING dapat membantu dalam meningkatkan minat dan keterampilan siswa dalam bermain drama. Oleh karena itu pelatihan MALING (Drama Tarling) perlu direkomendasikan dan diharapkan tetap berlanjut untuk kelestarian seni budaya Indramayu. Kegiatan ini sangat efektif dalam menumbuhkan minat siswa-siswa/generasi baru dan eksistensi kesenian tradisional tarling kepada generasi muda dalam bermain drama tarling. Kata Kunci : Drama, Tarling, Siswa SMA, Indramayu.
PENGARUH KETERLIBATAN GURU-SISWA DALAM MENULIS KARANGAN EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU Logita, Embang; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.96

Abstract

In learning expositional text, there is material to identify, compile, analyze, and produce. Producing as a final project of learning exposition text because in producing students are able to think critically and student are considered to have mastered the material about identifiying, compiling and analyzing. Producing in exposition text materian in the form of writing. The use of models, methods and techniques in learnin exposition text is very important to help students more easily understand the subject conveyed by the teacher. The use of experiential learning in the learning process is an effort to develop and build student’klowlegde through their experiences. Teacher-student involvement through an experiential learning models based on student intelligence to improve skills in producing exposition text is a models that involves the active role of student by writing down their own ideas based on the experiences of student who vary according to their reseptive intellegences so that each student in producing exposition text will be varied so that this learning models is expected to help student develop or improve wrting skill especially in producing text. Keyword: exposition text, experiential learning, teacher-student involvement
PEMBINAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR DIKALANGAN MAHASISWA DI ERA MILENIAL MELALUI MEDIA SOSIAL Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i2.141

Abstract

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional negara Indonesia yang memiliki kaidah-kaidah sesuai dengan PUEBI. Dalam berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan, kita menggunakan keterampilan berbahasa yang telah dimiliki, meskipun setiap orang memiliki tingkatan atau kualitas yang berbeda-beda. Orang yang memiliki keterampilan berbahasa secara optimal, setiap tujuan komunikasinya akan dapat dengan mudah tercapai. Lain halnya bagi orang yang memiliki tingkat keterampilan bahasa lemah, dalam melakukan komunikasi bukan tujuannya yang akan tercapai, tetapi justru akan sering timbul kesalahpahaman antara penutur dan mitra tuturnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah membentuk pemahaman penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di era digital pada kalangan mahasiswa, serta membekali target khalayak dalam berperilaku positif di media sosial, sehingga terbentuk perilaku terbuka (overt behavior) yang tampak dari target khalayak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, berarti peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dapat berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka. Dari hasil pembinaan yang dilakukan melalui media sosial instagram dan tik tok, mendapatkan respons positif dari peserta pembinaan bahasa Indonesia. Banyak pengetahuan baru yang mereka dapatkan dari hasil unggahan. Hasil unggahan baik itu melalui instagram dan tik tok dapat menjadi bekal untuk semua kalangan dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan PUEBI yang berlaku.
PENGARUH MODEL SELF-REGULATED LEARNING BERBANTUAN BERITA ELEKTRONIK DAN SINIAR (BERSINAR) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EDITORIAL Winata, Nana Triana; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i1.215

Abstract

Pembelajaran jarak jauh mengharuskan peserta didik belajar mandiri, dalam arti peserta didik harus dapat mengatur jadwal untuk dirinya sendiri. Model pembelajaran yang digunakan harus menyesuaikan dengan kondisi pada saat pembelajaran, baik pembelajaran daring ataupun pembelajaran tatap muka. Penerapan model pembelajaran yang cocok akan berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengklasifikasi berita berdasarkan fakta-fakta yang bersumber dari media Berita Elektronik dan Siniar (Bersinar); (2) mengujicobakan kemampuan menulis teks editorial menggunakan model self-regulated learning berbantuan berita elektronik dan siniar (bersinar); dan (3) mengetahui pengaruh model self-regulated learning berbantuan berita elektronik dan siniar (Bersinar) dalam menulis teks editorial. Jenis penelitian one-group pretest posttest design, merupakan penelitian yang tidak menggunakan kelas pembanding. Pada desain one group pretest posttest design sudah menggunakan tes awal, sehingga besarnya pengaruh penggunaan self-regulated learning dapat diketahui secara pasti. Metode penelitian ini terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan dilanjutkan dengan pemberian posttest sebagai bahan evaluasi. Hasil dari keduanya peneliti bandingkan guna mengetahui sejauh mana efektivitas atau pengaruh model self-regulated learning dalam pembelajaran menulis teks editorial. Dari hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 menunjukkan adanya pengaruh penggunaan model self-regulated learning terhadap pembelajaran menulis teks editorial.
EFEKTIVITAS METODE KNOW WANT LEARNING (KWL) DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI ISI TEKS BERITA DI KELAS VII SMP NEGERI 2 SINDANG INDRAMAYU TAHUN AJARAN 2023/2024 Putra, Iqbal Aldiansyah; Kohar, Dadun; Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.773

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca perserta didik, kesulitan dalam memahami isi teks yang dibaca dan kesulitan peserta didik dalam menumukan informasi pada teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mengetahui kemampuan memahami isi teks berita peserta didik kelas VII SMPN 2 Sindang Indramayu tahun ajaran 2023/2024 sebelum pembelajaran dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) (2) mengetahui kemampuan memahami isi teks berita peserta didik kelas VII SMPN 2 Sindang Indramayu tahun 2023/2024 sesudah pembelajaran dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) (3) menguji efektifitas metode Know Want Learning (KWL) dalam pembelajaran teks berita pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramayu tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode true experiment. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test post-test control group design.untuk sampel penelitian ini adalah kelas VII-A dan kelas VII-D dengan jumlah 30 peserta didik pada masing-masing kelas dan untuk pengelolaan data dilakukan dengan menggunkan uji-t. Hasil dari penelitian ini megalami penikatan nilai rata-rata baik pre-test dan post-test, pada pre-test mendapatkan nilai rata-rata sebesar 62,83 sedangkan pada post-test mendapatkan nilai rata-rata 86,07. Berdasarkan hal tersebut, metode Know Want Learning (KWL) efektif dalam pembelajaran memahami isi teks berita kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramyu Tahun Ajaran 2023/2024 telah dibuktikan dengan uji-t menggunakan bantuan SPSS 26 for Windows dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0.000 < 0.05 sehingga Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran memahami isi teks berita dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) efektif di kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramayu Tahun Ajaran 2023/2024.
EFEKTIVITAS METODE RECIPROCAL TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN CERITA RAKYAT DI KELAS X SMA NEGERI 1 ANJATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Kamala, Rika Adri; Bahri, Samsul; Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat, dan untuk mengetahui efektivitas metode reciprocal teaching dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024 dalam tingkat kemampuan kognitif siswa dalam memahami sebuah bacaan atau wacana tertulis. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen (murni). Desain penelitian ini, yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Anjatan, sedangkan sampelnya, yaitu kelas X U-2 dengan jumlah 36 siswa dan kelas X U-3 dengan jumlah 34 siswa. Teknik penelitian ini menggunakan jenis probability sampling yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian ini yaitu tes, berupa tes uraian. Pengolahan data dilakukan dengan rumus uji-t. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut.Kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X U-2 SMA Negeri 1 AnjatanTahun Pelajaran 2023/2024 sebelum pembelajaran dengan metode reciprocal teaching termasuk kategori kurang. Hal ini dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh dari 29 siswa yaitu sebesar 53,55. (2) Kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X U-3 SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024 sesudah pembelajaran dengan metode reciprocal teaching termasuk kategori baik sekali. Hal ini dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh dari 29 siswa yaitu sebesar 85,93. (3) Metode reciprocal teaching dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat siswa kelas X SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal tersebut dibuktikan dengan uji-t menggunakan SPSS dengan signifikan (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolakdan Ha.
Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Linguistic Entrepreneurship: Implikasi terhadap Digital Marketing Winata, Nana Triana; Damaianti, Vismaia S.; Syihabuddin, Syihabuddin; Mulyati, Yeti
Jurnal Sosioteknologi Vol. 23 No. 3 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2024.23.3.7

Abstract

Research on linguistic entrepreneurship in Indonesia is the newest one. This study analyzes the spoken and written language used in the coffee shop industry. This study aims to identify the language learning motivations of coffee shop business actors in marketing their products, specifically through the use of Indonesian in social media marketing and direct consumer outreach. This research employed descriptive qualitative methods to investigate the effects of linguistic entrepreneurship on coffee shop business actors, as well as to address variables that remain unclear and require further exploration. This research focuses on the resources available for using Indonesian both verbally and in writing. Business actors can seek linguistic entrepreneurship through their motivation to learn the language and the methods they employ to do so. The implication of using Indonesian in the economy is that it can serve as a policy for business. The research uniquely focuses on the Indonesian coffee shop industry as a specific context where linguistic entrepreneurship plays a vital role. The study delves into the connection between Indonesian language learning and entrepreneurial activities, particularly in thepromotion and marketing of coffee products.
Arketipe Tokoh Lengkara Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia : Teori Carl Jung Ayu Lestari; Imas Juidah; Dadun Kohar; Nana Triana Winata
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3490

Abstract

Novel 00.00 karya Ameylia Falensia merepresentasikan dinamika psikologis remaja melalui tokoh utama yang mengalami konflik batin akibat tekanan lingkungan dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur kepribadian tokoh utama dalam novel tersebut melalui pendekatan psikologi sastra khususnya merujuk pada teori arketipe Carl Gustav Jung. Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama dalam teori Jung yakni persona, shadow, dan anima/animus yang dianggap mencerminkan lapisan terdalam dari perjalanan psikologis tokoh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka dan baca catat sebagai strategi dalam pengumpulan data serta analisis teks secara mendalam.