Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Bilbliometric Analysis of Euthanasia in the Perspective of Medical Ethics Yuniarti, Elsa; Jessi Rizkanauli Simangunsong; Aditiya Ramadhani; Nabila Azzahra
Frontiers on Healthcare Research Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63918/fhr.v2.n1.p67-76.2025

Abstract

Background: Euthanasia has emerged as a critical topic of debate in society, encompassing both public discourse and private considerations within medical, legal, and ethical domains. The concept, which involves death with or without physician assistance, has gained significant attention due to its complex implications for human rights, medical ethics, and professional practice. The development of euthanasia policies in various countries has raised new challenges related to conscientious objection and medical practice adjustments. Methods: This study employed a bibliometric analysis approach using Scopus as the primary data source. The search query focused on "euthanasia in medical ethics perspective" for publications from 2016 to 2024. Data cleaning and transformation were conducted using OpenRefine, while VOSviewer software (version 1.6.6) was utilized for data analysis and visualization, generating network, overlay, and density visualizations to identify publication trends across various metrics. Results: The analysis revealed significant fluctuations in euthanasia-related publications from 1976 to 2024, with notable peaks in 1992, 1996, and 2000. The United States emerged as the leading country in publications, followed by significant contributions from the Netherlands and Belgium. Medical disciplines dominated the subject areas (45.2%), followed by nursing (9.7%) and social sciences (5.9%). The research identified three main clusters in global euthanasia research: one focusing on humanitarian and ethical aspects led by the United States, another centered on legalization progress led by Belgium and the Netherlands, and a third cluster examining death and legal aspects. Conclusion: Euthanasia research shows diverse disciplinary contributions, with medical perspectives dominating but requiring integration with nursing and psychological insights for comprehensive policy development that respects patient values.
Implementasi Manajemen Peserta Didik dalam Meningkatkan Disiplin Belajar pada MA Laboraturium Jambi Fahlevi, Dimas; Shafna Dewi; Try Susanti; Muhammad Sehan; Nabila Azzahra; Aulia Zafira Ziddan
Pendas Mahakam : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh pemahaman komprehensif mengenai penerapan manajemen peserta didik dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di MA Laboratorium Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di MA Laboratorium Jambi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala madrasah dan beberapa siswa untuk menggali informasi terkait kebijakan kesiswaan, strategi peningkatan disiplin, peran guru, serta kerja sama dengan orang tua. Analisis dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen peserta didik telah diterapkan melalui pendataan keterlambatan, pemberian sanksi edukatif, razia atribut, pembiasaan ibadah, serta pemberian penghargaan bagi siswa disiplin. Meskipun demikian, tingkat kedisiplinan belum merata karena masih terdapat siswa dan guru yang tidak konsisten menaati aturan. Secara keseluruhan, manajemen peserta didik berpengaruh positif terhadap pembentukan kedisiplinan, peningkatan keteraturan belajar, dan penguatan nilai religius. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan peserta didik sudah berjalan cukup baik, tetapi membutuhkan peningkatan konsistensi guru, pendekatan pembinaan yang lebih humanis, dan kerja sama lebih efektif antara madrasah, siswa, dan orang tua.