Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Melati Di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang Muhamad Rifan Ardhiansyah; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.03.15

Abstract

Melati (Jasminum sambac L.) merupakan salah satu jenis tanaman florikultura (hias) yang memiliki potensi dikembangkan, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun ekspor. Melati (Jasminum sambac L.) banyak dicari sebagai pelengkap kegiatan upacara adat maupun keagamaan, dekorasi dan aksesoris pengantin tradisional. Permintaan melati juga dari pabrik-pabrik sebagai bahan baku industri untuk bahan pewangi teh dan minyak atsiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani melati dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani melati di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Penelitian di laksanakan pada bulan Mei 2021 di Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive didasarkan pada Desa penghasil bunga melati di Kabupaten Pemalang. Metode penelitian menggunakan metode survei. Metode penentuan sampel menggunakan teknik sensus. Metode pengumpulan data primer diperoleh dari wawancara langsung dengan petani dengan menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh darin BPS dan sumber lain yang relevan. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan pendapatan petani bunga melati dengan kepemilikan lahan rata-rata 0,16 ha,  sebesar Rp 1.523.407 /bulan.  Hasil uji R/C ratio bernilai 2,0 yang berarti usahatani melati menguntungkan. Hasil analisis nilai R2 sebesar 97,1% artinya variabel dependen (Y) pendapatan dijelaskan oleh variabel independen yaitu luas lahan (X1), biaya produksi (X2), produksi (X3), dan harga jual (X4) sebesar 97,1%, sedangkan sisanya sebesar 2,9% dijelaskan oleh faktor lain. Hasil uji regresi didapatkan hasil bahwa  luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi dan harga secara serentak sangat nyata (p<0,01)) berpengaruh terhadap tingkat pendapatan petani melati di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang. Kata kunci: bunga melati, faktor pendapatan, usahatani
Analisis Faktor - faktor yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Membeli Buah Apel Impor (Studi Kasus Pasar Modern Transmart Kota Semarang) Ilham Dwipa Brahmantyo; Mukson Mukson; Wiludjeng Roessali
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 29 No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrolandnasional.v0i0.1115

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah menganalisis proses keputusan pembelian dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli buah apel impor di pasar modern Transmart Semarang. Penelitian dilakukan secara survai menggunakan 100 responden yaitu konsumen yang berbelanja di 3 Pasar Modern Transmart Semarang. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi logistik. Sebagai variabel dependen (Y) adalah keptusan pembelian, sedangkan variabel independen (X) terdiri dari motivasi, pendapatan, gaya hidup, lokasi tampilan produk dan harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan pembelian apel impor terdiri dari tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian dan evaluasi pasca pembelian. Faktor motivasi, pendapatan, gaya hidup, lokasi, tampilan produk dan harga secara serempak berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keputusan pembelian apel impor. Secara parsial motivasi, tampilan produk dan harga berpengaruh signifikan pada taraf (P<0,5), pendapatan berpengaruh signifikan pada taraf (P<0,1) terhadap keputusan pembelian apel impor.
Increasing the Income of Chili Farmers by Implementation of Internal Company Institution Dwi Kristiana; Mukson Mukson; Siswanto Imam Santoso
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol 14, No 1 (2025): February 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i1.319-329

Abstract

Chili is an important commodity for daily consumption, and its demand has the potential to increase as the population grows. The centralized location of production and the uncertainty of production quantities cause price disparities, reflecting poor supply management. This study aims to describe the corporate institutions of chili farming, analyze institutional performance, and factors that affect income of farmers. The method used is descriptive quantitative with a sample of 77 respondents taken with the Slovin formula at Gapoktan Bina Tani and Gapoktan Sumber Jaya in Blora. Data were collected through interviews with questionnaires, and multiple linear regression analysis was used to determine influential factors. The results showed that the institutional strengthening program variable (X1), the partnership expansion program (X2), and the economic scale improvement program (X3) had a high average value, meaning that the majority of respondents gave positive responses to the programs implemented. Factors that have a significant effect on chili farming income are variables of education level, length of farming, and amount of production, while variables of age, land area, and company performance have no significant effect on chili farming income. This conclusion indicates the need for institutional development to improve the welfare of chili farmers. Keywords: Chilli, Corporation, Farmer, Income, Institution.