Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Enterpreneurial Government Dalam Persepsi Pejabat Birokrasi Pemerintah Di Kabupaten Sorong Selatan Fransina B. Thesia; Muhammad Ali; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 2 No. 4 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.571 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa perspektif pejabat birokrasi pemerintahan Kabupaten Sorong Selatan dalam menerima dan memahami ide Enterpreneurial Government; dan untuk memahami faktor-faktor penjelas persepsi pejabat birokrasi Kabupaten Sorong Selatan dalam menerima ide Enterpreneurial Governmen. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuisioner (angket); wawancara; observasi; dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pejabat struktural yang ada di pemerintah daerah Kabupaten Sorong Selatan sejumlah 846 buah jabatan structural, adapun sampel penelitian diambil sebanyak 50 orang dan ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ada keraguan dan ketidakpahaman pegawai terhadap aspek-aspek yang ada pada Entrepreneurial Government sehingga dapat simpulkan pandangan dan pengetahuan pejabat birokrasi terhadap konsep Entrepreneurial Government masih sangat rendah.
Sistem Manajemen Administrasi Dinas Perhubungan Dalam Meningkatkan Operasional Perhubungan Darat Di Kabupaten Sorong Muhammad Akbar; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 2 (2018): March 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.224 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : a) Untuk mengetahui sistem manajemen administrasi Dinas Perhubungan Darat dalam meningkatkan operasional perhubungan darat di Kabupaten Sorong. b) Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi sistem manajemen administrasi Dinas Perhubungan Darat dalam meningkatkan operasional perhubungan darat di Kabupaten Sorong. c) Mengetahui upaya pemecahan masalah terhadap hambatan yang terjadi dalam sistem manajemen administrasi Dinas Perhubungan Darat dalam meningkatkan operasional perhubungan darat di Kabupaten Sorong. Hasil penelitian menunjukan bahwa Permasalahan utama yang dihadapi di Dinas Perhubungan khususnya Bidang Perhubungan Darat Kabupaten Sorong adalah lambannya reformasi di tingkat birokrasi pemerintahan dibanding dengan bidang lainnya. Ditinjau dari sisi internal birokrasi, pemerintahan di daerah menghadapi berbagai masalah pokok diantaranya  : a) Masih tingginya tingkat pelanggaran disiplin di kalangan PNS baik dari kehadiran di tempat kerja, motivasi kerja, dedikasi, maupun tanggung jawab ; b) Masih rendahnya kinerja aparatur (PNS) dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah; c) Terbatasnya sarana dan prasarana pemerintahan, baik di ibukota, Distrik, maupun Kelurahan; d) Sistem kelembagaan (organisasi) dan ketatalaksanaan (menajemen) yang belum memadai; e) Masih rendahnya tingkat kesejahteraan PNS; f) Rendahnya kualitas pelayanan publik terutama pelayanan dasar, pelayanan umum, dan pelayanan unggulan; g) Rendahnya kualitas SDM  aparatur; h) Masih lemahnya pengawasan terhadap kinerja aparatur dalam bentuk pengawasan dan pemeriksaan yang belum efektif; i) Masih rendahnya intensitas dan kualitas pelaksanaan pengawasan serta audit internal dan eksternal . 
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA KAMPUNG TERHADAP PEMBANGUNAN DI KAMPUNG GAG DISTRIK WAIGEO BARAT KEPULAUAN KABUPATEN RAJA AMPAT Haeruddin Mujuddin; Amiruddin Amiruddin; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.821 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimplementasian fungsi dan peran kepemimpinan dalam proses pembangunan dan untuk mengetahui faktor penghambat pembangunan di Kampung Gag serta untuk mengetahu partisipasi masyarakat terhadap pembangunan di Kampung Gag. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. penelitian dilakukan di Kampung Gag, Distrik Waigeo Barat, Kabupaten Raja Ampat. Populasi penelitian yaitu seluruh perangkat pemerintah di Kampung Gag dan sampel berjumlah 26 orang. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka  hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik kategorisasi, reduksi, dan interpretasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dan peran kepemimpinan di Kampung gag belum berjalan secara maksimal; adapun faktor penghambat proses pembangunan antara lain tingkat pendidikan SDM masih rendah, sikap masyarakat yang masih sangat tradisional, tidak percaya diri, sifat mementingkan diri sendiri serta letak geografis Pulau gag yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Adapun partisipasi masyarakat dalam pembangunan antara lain pada sektor perencanaan pelaksanaan, pengawasan evaluasi dan pemeliharaan hasil-hasil pembangunan. Berdasarkan hasi penelitian tersebut disimpulkan bahwa pemerintah kampung Gag perlu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sehingga masyarakat Kampung Gag tingkat kesadaran dan partisipasinya dalam pembangunan Kampung Gag bisa lebih maksimal.
KINERJA LEMBAGA LEGISLATIF KOTA SORONG Jubaedah Bugis; Muhammad Ridha Suaib; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 3 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.047 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja DPRD Kota Sorong t dari aspek akuntabilitas, responsivitas, dan efektifitas serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja DPRD dalam pelaksanaan fungsi DPRD Kota Sorong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah keseluruhan anggota DPRD Kota Sorong. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi akuntabilitas kinerja anggota DPRD Kota Sorong belum maksimal, dan dari segi responsivitas kinerja anggota DPRD sudah baik, adapun dari segi efektifitas anggota DPRD Kota Sorong masih sangat rendah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa kinerja anggota DPRD Kota Sorong belum maksimal dan belum efektif.
PENINGKATAN WAWASAN KEBANGSAAN DI BIDANG PENGEMBANGAN NILAI-NILAI KEBANGSAAN PADA KANTOR KESATUAN BANGSA, POLITIK DAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT (KESBANGPOL & LINMAS) KOTA SORONG Sitti Sainab; Muhammad Ridha Suaib; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 4 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.846 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan wawasan kebangsaan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan wawasan kebangsaan di bidang pengembangan nilai-nilai kebangsaan pada kantor KESBANGPOL Kota Sorong. Tempat atau lokasi dilakukannya penelitian ini ialah pada Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol & Linmas) Kota Sorong. Waktu penelitian direncanakan akan di lakukan mulai dari bulan Oktober 2016 – Januari 2017. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Sorong adapun sampel penelitian yaitu Kepala Badang Kesbangpol, Kepaala Bidang, dan staf pegawai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan wawasan kebangsaan di bidang pengembangan nilai-nilai kebangsaan dilakukan melalui sosialisasi dan diskusi adapaun faktor pendukung yakni anggaran, sarana dan prasarana, sinkronisasi organisasi dan faktor penghambat antara lain minimnya anggaran, tidak adanya sarana dan prasarana, dan ketidak samaan struktur organisasi. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa perlu adanya sosialisasi yang rutin penyediaan anggaran dan penyinkronan struktur organisasi pada kantor tersebut.
IMPLEMENTASI SISTEM ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SORONG Arianti Mapadang; Muhammad Ridha Suaib; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 4 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.476 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui bagaimana Penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Sorong). 2) Untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami dalam Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) di Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kota Sorong. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan teknik kualitatif. Menguraikan serta menginterpretasikan data yang diperoleh dari lapangan yang di dapat dari para informan. Penganalisaan ini diperoleh berdasarkan kemampuan nalar peneliti dalam menghubung-hubungkan fakta,data dan informasi lalu dianalisis. sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Sorong. Tehnik pengumpulan data menggunakan Teknik pengumpulan data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ; 1) Secara umum Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependuduka n di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan sudah berjalan dengan cukup baik. Dimana setiap tahapan hampir berjalan dengan lancar karena dilakukan dengan mengacu pada prosedur dan mekanisme yang ada dalam ketentuan.  Dan bila didasarkan oleh beberapa aspek pengukurnya maka di dapatkan hasil : a) Standart dan sasaran kebijakan. Pelaksanaanya sudah mulai mengikuti  berbagai aturan atau standar yang . 2) Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran implementornya, komunikasi yang baik antar bagian di dalamnya, karakteristik dari tiap agen pelaksana, serta masyarakat yang memberikan respon yang cukup baik.Ada beberapa kendala atau hambatan yang terjadi dalam proses Implementasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sorong, yaitu menyangkut masalah kurangnya sumber daya manusia yang mampu menjalankan berbagai peralatan informatika yang dipergunakan selama implementasi. Kedua adalah kurang maksimal serta efisiennya sosialisasi dan penyuluhan yang diberikan kepada masyarakat agar pelaksanaannya dapat lebih maksimal pula.
HUBUNGAN LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF DAERAH DALAM PROSES PENETAPAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN SORONG Diah Qomariah; Muhammad Ridha Suaib; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 4 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.642 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola hubungan antara lembaga Eksekutif – Legislatif dalam perumusan Peraturan Daerah Kabupaten Sorong dan untuk mengetahui proses fungsi DPRD dan Eksekuif dengan perubahan perda. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dengan metode pengambilan sampel yang tidak acak (non probability sampling) maksudnya adalah untuk menyesuaikan dengan kriteria tertentu yang disebut juga pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Dari hasil analisis yang dilakukan bahwa Pola hubungan Eksekutif dan Legislatif  sekarang ini telah terjadi Check and Balance, sehingga kedua lembaga ini dalam melaksanakan tugasnya selalu berhati-hati. Terlihat dalam pembahasan perumusan Perda tentang  Susunan Struktur Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Sorong Legislatif dan Eksekutif berlangsung lebih demokrasi. Dalam peranannya anggota DPRD secara nyata sebagai pelaku utama dalam rumusan kebijakan di daerahnya. Kebijakan-kebijakan itu antara lain dapat dilakukan dalam perumusan peraturan daerah dengan prakarsa anggota. Namun selama ini belum ada satupun peraturan daerah yang dirumuskan atas inisiatif dari  anggota DPRD Kabupaten Sorong. Yang mana  semua peraturan daerah masih  hasil rumusan dari Eksekutif (Pemda Kabupaten Sorong).
PENGAWASAN KUALITAS PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) CABANG SORONG Putri Januari Amalia Salam; Muhammad Ridha Suaib; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 4 No. 1 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.742 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana pengawasan kualitas prestasi kerja di PT. PLN Persero Cabang Sorong; Untuk mengetahui Bagaimana hasil kinerja pegawai di PT. PLN Persero Cabang Sorong; Untuk mengetahui Kendala – kendala apa saja yang dihadapi dalam pengawasan kualitas prestasi kerja karyawan PT. PLN Persero Cabang Sorong; Untuk mengetahui upaya - upaya apa saja yang diterapkan dalam mengatasi kendala - kendala dalam proses pengawasan kualitas prestasi kerja karyawan PT. PLN Persero Cabang Sorong. Metode penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi; wawancara; dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan selama dua bulan. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh karyawan PT. PLN Persero Cabang Sorong. Adapun sampel pada penelitian ini ialah karyawan PSN PT. PLN Persero Cabang Sorong. Hasil penelitian menunjukkan pengawasan kualitas prestasi kerja karyawan dilakukan dengan cara penetapan standar;  mengukur kinerja; membandingkan kinerja dengan standar; menentukan kebutuhan korektif. Hasil kinerja pegawai tercapai sesuai dengan apa yang ditetapkan melalui monitoring online. Kendala – kendala yang dihadapi berupa masalah koneksi; perlu adanya penigkatan kualitas dan penambahan sarana dan prasarana. upaya - upaya yang diterapkan berupa pelatihan lanjutan tentang penyesuaian diri dan tata cara menyesuaikan dalam pelaporan hasil kinerja. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan kinerja pegawai PT. PLN Persero Cabang Sorong tercapai sesuai standar melalui pengawasan kualitas prestasi dan monitoring online.
Identifikasi Jenis Pajak Dan Retribusi Daerah Serta Potensinya Di Kabupaten Sorong Slamet Slamet; Amiruddin Amiruddin; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.294 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi dan pertumbuhan setiap jenis pajak daerah terhadap total penerimaan pajak daerah dan Pendapatan Asli Daerah; untuk mengetahui identifikasi jenis pajak daerah dan retribusi daerah; dan untuk mengetahui proyeksi pajak daerah dan retribusi daerah. Peneltian ini adalah penelitian kualitatif dengan Teknik pengumpulan data yakni wawancara dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini ialah dinas pendapatan provinsi Papua Barat dengan sampel dinas pendapatan daerah Kabupaten Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan asli daerah Kabupaten Sorong terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah dan penerimaan lain-lain, rata-rata pertumbuhan dalam sepuluh tahun periode pengamatan pertumbuhan terkecil terdapat pada retribusi daerah sebesar 34,6% kemudian pajak daerah sebesar 50,6% sedangkan penerimaan lain-lain 14.8%; Identifikasi setiap jenis pajak daerah berupa pajak prima, pajak berkembang, pajak terbelakang, dan pajak potensial. Identifikasi setiap jenis retribusi berupa retribusi prima, retribusi potensial, retribusi berkembang, retribusi terbelakang, retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi dispensasi jalan, retribusi lapor tenaga kerja, dan retribusi perikanan. proyeksi pajak daerah menggunakan persamaan eksponensial; Ln Y = 19,80992 + 0,189813 X, sedangkan persamaan proyeksi retribusi daerah menggunakan persamaan eksponensial; Ln Y = 19,64295 + 0,081971 X. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan tingkat pertumbuhan dan kontribusi jenis pajak daerah dan retribus terhadap total penerimaan pajak daerah dan pendapatan asli daerah selalu mengalami fluktuasi; beberapa jenis pajak dan retribusi tidak terindentifikasi dikarenakan tidak dimiliki dan baru berjalan; adapun proyeksi pajak daerah mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sedangkan retribusi daerah mengalami penurunan pada tahun 2012 dan meningkat pada tahun 2013.
Pengembangan Sumber Daya Manusia (Sdm) Dalam Kinerja Pegawai Distrik Aimas Kabupaten Sorong Sulistiyani Sulistiyani; Amiruddin Amiruddin; Arie Purnomo
Jurnal Faksi : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 3 No. 1 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.914 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumberdaya manusia terhadap kinerja pegawai di Distrik Aimas  Kabupaten Sorong; Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif teknik  pengumpulan data yaitu pengamatan, wawancara dan studi dokumenter. Pengumpulan data dilakukan pada bulan juni dan jul dengan lokasi penelitian di distrik Aimas Kabupaten Sorong. Hasil peneletian menunjukkan bahwa  proses pelaksanaan pengembangan sumber daya manusia memiliki pengaruh terhadap kinerja pegawai diantaranya pada Individu pegawai; psikologis; dan pengalaman berorganisasi yang baik; Kendala-kendala yang dihadapi berupa terbatasnya kemampuan aparat distrik, terbatasnya jumlah aparat distrik, dan dinas-dinas yang menangani masalah kesejahteraan belum maksimal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pengembangan sumberdaya manusia mempunyai dampak signifikan terhadap kinerja pegawai pada Distrik Aimas Kabupaten Sorong, untuk merealisasikan maksud tersebut perlua adanya suatu perencanaan yang dilakukan oleh kepada distrik untuk membenahi, para aparaturnya yang belum memiliki kemampuan teknis dan konsep. Sehingga kedepan diharapkan produktivitas dari para pegawai dapat mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat yang ada, meskipun masih terdapat kendala-kendala yang dihadapi oleh pemerintah.