Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kapitalisasi Modal dan Kepentingan Elit Politik (Studi Arena Perebutan Pemimpin Lokal Antara Anak Adat Moi di Kabupaten Sorong 2017) bustamin wahid; Mohamad Saleh Refra; La Basri
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 6 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i2.1247

Abstract

Political dynamics today is very competitive, all aspects are used as references in practical politics. For example, political elites refer to financial capital and social capital for political purposes (interest politics). The political elite in Sorong Regency makes the Moi custom as an access to legitimize sacredly for the sake of the election of local leaders. This article focused on assessing social capital and political elites in the election of local leaders, the scope of this study was in Sorong, and using social and elite capital theory as an analysis. Sorong regency is customary region of Moi tribe, custom becomes central and even big narration in election of local leader in Sorong regency. The hope and customary interests through the Moi customary council are able to fight for the rights and aspirations of Moi's indigenous peoples in determining their aspirations. To continue the aspiration of the community, the Moi custom council must make a decision through custom forum in Maladofok district of Sayosa to determine the readiness of customary man who deserve to be a leader in Sorong regency which in fact is the customary region of Moi. 
Pola Rekrutmen Partai Demokrat dalam Menentukan Calon Anggota Legislatif Tahun 2019 di Kota Sorong Masni Banggu; Mohamad Saleh Refra; Rislen Alvionita Tomhisa; Salmawati Salmawati; Uswatul Mardliyah
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2405

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pola rekrutmen kader dan kriteria penentuan calon anggota legislatif Partai Demokrat pada pemilihan legislatif tahun 2019 di Kota Sorong. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kajian pustaka. Informan dipilih oleh penulis sesuai dengan menggunakan teknik nonprobability yakni sesuai dengan kapabilitas atau otoritas dalam menjawab pertanyaan dari penulis. Hasil yang ditunjukkan pertama, Pola rekrutmen Partai Demokrat untuk calon anggota legislatif dilakukan dengan dua cara yaitu rekrutmen secara internal yakni partai mencalonkan kadernya untuk maju menjadi calon anggota legislatif pada pemilihan legislatif tahun 2019 di Kota Sorong berdasarkan aturan internal partai. Sedangkan secara eksternal, partai dapat merekrut masyarakat yang awalnya bukan kader partai demokrat tetapi memiliki potensi untuk meraih suara konstituen sehingga dapat direkrut sebagai kader partai demokrat. Kedua, kriteria penentuan calon anggota legislatif dari Partai Demokrat pada pemilihan legislatif tahun 2019 di Kota Sorong ditentukan oleh Ketua partai, tetapi tidak terlepas juga bahwa musyawarah serta rapat terbuka bersama para anggota partai juga sebagai bagian dari pertimbangan Ketua partai
Peningkatan Ketahanan Pangan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Kembang Goyang Berbahan Dasar Sagu Di Kampung Baingkete Masni Banggu; Miryam Diana Kalagison; Ana Lestari; Salmawati; La Basri; Mohamad Saleh Refra
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v5i2.2421

Abstract

The utilization of sago which is the result of local resources in Baingkete Village, Sorong Regency is still in the form of Papeda (rice substitute). The lack of knowledge and skills in sago management is still very low, while the availability of sago in Baingkete Village is quite a lot and can be of economic value. The purpose of this training activity is to provide knowledge and training in making sago-based rocking flower cakes. This activity was carried out in October 2021 in Baingkete Village, Makbon District, Sorong Regency. This activity requires several tools and ingredients for a rocking flower cake. Training activities for making sago-based rock flower cakes can increase knowledge about sago processing for the people of Baingkete Village. Kembang goyang cake made from sago is a cake variant that can be made by Papuan mothers as a snack in the family which can be an economical addition for small household businesses.
Sosialisasi Politik Sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Menjelang Pemilu Serentak Tahun 2024 Ismed Kelibay; Kamaluddin Kamaluddin; Siti Nurjannah; Muhammad Arifin Abdul Kadir; Rusdi Rusdi; Mohamad Saleh Refra; Rosnani Rosnani; Miryam Diana Kalagison; Laila Qadriyani Malikin Rumakat; Irwan Boinauw
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v2i4.155

Abstract

Partisipasi politik masyarakat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasangan calon yang akan dipilih dalam pemilu. Setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memilih dan menentukan pilihan mereka. Maka dari itu, kegiatan sosialisasi merupakan suatu usaha yang dapat dilakukan untuk menyampaikan informasi dan sekaligus meningkatkan pengetahuan masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya pasrtisipasi dan keterlibatannya dalam pemilu. Metode yang digunakan yaitu Tim PKM terlebih dulu melakukan koordinasi serta observasi awal melalui pertemuan dengan Kepala Kampung Teluk Dore dengan tujuan agar TIM memperoleh informasi yang dibutuhkan pada kegiatan sosialisasi. Hasil yang didapatkan pada kegiatan PKM kali ini sangat baik, diketahui bahwa saat ini masyarakat Kampung Teluk Dore yang berada di wilayah Kabupaten Sorong tersebut telah menunjukkan tingkat partisipasi politik yang signifikan menjelang Pemilu di tahun 2024 mendatang. Hal tersebut sesuai dengan hasil capaian pemilu pada tahun 2017 yakni hanya mencapai 67.3%, sedangkan target nasional adalah sebesar 77%. Selanjutnya pada pemilu tahun 2019 tingkat capaian masyarakat menjadi 85%, tentu hasil tersebut menjadikan partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Sorong semakin meningkat lebih baik. Dari hasil tersebut disimpulkan, bahwa upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya dapat ditempuh dengan cara diantaranya: melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat melalui Ketua RT masing-masing; Mengadakan perekrutan relawan demokrasi untuk memaksimalkan program pengawalan pemilu; dan memasifkan penggunaan media sosial dalam memberikan informasi kepada masyarakat tentang mekanisme dan tahapan dalam pemilu.
PEMBERDAYAAN PERANGKAT DESA, MASYARAKAT, DAN PEMUDA DALAM MANAJEMEN PEMBANGUNAN DESA BERWAWASAN LINGKUNGAN DENGAN PRAKTIK KONSERVASI PESISIR Kadir, Muhammad Arifin Abd; Fajeriana, Nurul; Refra, Mohamad Saleh; Hasriyanti, Hasriyanti; Sulfiana, Sulfiana; Salmawati, Salmawati
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3705

Abstract

Kegiatan ini adalah kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola pembangunan desa yang berkelanjutan, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan. Program ini bertujuan untuk memberdayakan perangkat desa, masyarakat, dan pemuda dalam manajemen pembangunan desa dengan fokus pada praktik konservasi pesisir. Metode pengabdian ini meliputi beberapa tahap: (1) Sosialisasi mengenai manajemen pembangunan desa yang berwawasan lingkungan, di mana materi tentang pentingnya pelestarian ekosistem pesisir disampaikan kepada peserta; dan (2) Penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir, yang dilakukan secara gotong-royong oleh masyarakat setempat dengan bimbingan dari tim pengabdi. Evaluasi program dilakukan melalui sesi tanya jawab, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk bertanya dan berdiskusi dengan tim pengabdi mengenai praktik manajemen pembangunan desa dan teknik penanaman mangrove yang benar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterlibatan aktif masyarakat dalam upaya konservasi pesisir. Masyarakat tidak hanya lebih memahami pentingnya manajemen pembangunan desa yang berwawasan lingkungan, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove. Upaya ini diharapkan dapat menjadi model keberlanjutan bagi pembangunan desa di kawasan pesisir lainnya.
Strategi Pemerintah Desa Meningkatkan Perekonomian Desa Wisata Pasirmulya Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung Adiwilaga, Rendy; Kelibay, Ismed; Firmansyah, Arya Arief; Refra, Mohamad Saleh
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 10 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v10i2.3804

Abstract

Desa Pasirmulya pada dasarnya merupakan salah satu desa yang ditetapkan oleh Bupati Bandung sebagai desa wisata percontohan. Hal tersebut cukup beralasan mengingat Desa Pasirmulya merupakan desa dengan potensi yang sangat kaya, khususnya ialah Kampung Wangun yang memiliki deretan rumah khas, serta rutinnya Pasirmulya menyelenggarakan pentas seni dan kejuaraan domba tingkat nasional. Namun potensi tersebut perlu dibarengi dengan adanya pemerintahan yang memiliki strategi matang. Untuk menggali hal tersebut, peneliti menggunakan teori Bintoro Tjokroamidjojo tentang strategi pemerintahan, serta menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Ditemukan dalam penelitian ini bahwa desa berstrategi dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) demi pengembangan SDM. Selain itu, desa juga berkomitmen memproduksi produk hukum mulai dari perdes tentang desa wisata, hingga perdes tentang pengelolaan tanah carik. Namun peneliti menemukan bahwa desa belum maksimal memanfaatkan sosial media. Adapun akses jalan masih dalam proses pembangunan, sedangkan kerjasama baru dilakukan dengan pihak perguruan tinggi. Belum dengan pihak sektor swasta yang berguna sebagai investor dalam pembangunan desa wisata.
Sosialisasi: Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Pengambilan Keputusan Publik Kadir, Muhammad Arifin Abd; Purwanti, Nanik; Nurjannah, Siti; Ichwan, Saiful; Saeni, Agil; Salmah, Ummu; Hasriyanti, Hasriyanti; Refra, Mohamad Saleh
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3962

Abstract

Keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan publik merupakan aspek penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang inklusif, transparan, dan akuntabel. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi politik dan ketimpangan akses informasi masih menghambat partisipasi masyarakat, terutama di tingkat lokal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, terhadap pentingnya partisipasi publik.Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi yang melibatkan pegawai kelurahan dan distrik, warga masyarakat, serta mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong. Pemaparan materi oleh narasumber disertai sesi tanya jawab dan diskusi interaktif menjadi metode utama dalam pelaksanaan kegiatan. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait konsep partisipasi publik dan identifikasi tantangan lokal, seperti kurangnya akses informasi dan rendahnya kepercayaan terhadap proses formal. Diskusi yang berlangsung juga menghasilkan rekomendasi strategis, seperti penguatan peran tokoh masyarakat, penggunaan media lokal, dan pelatihan bagi pegawai pemerintah untuk mendukung keterlibatan masyarakat.Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan tinggi dalam mendorong partisipasi publik. Sosialisasi yang dilakukan secara berkala dan berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan proses pengambilan keputusan publik yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Distrik Aimas.
Sosialisasi Peran Aparat Kampung Dalam Pemberdayaan Masyarakat Di Kampung Teluk Dore Distrik Makbon Kabupaten Sorong Wahyudin Halik; Ismed Kelibay; Mohamad Saleh Refra; Arie Purnomo; Awal Fikri
Jurnal Abdimas Resoku Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Jurnal Abdimas Resoku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58191/jares.v1i1.105

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana peran aparat kampung dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya Kampung Teluk Dore. Pemberdayaan masyarakat kampungmerupakan upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat kampung. Adapun metode yang dilakukan adalah sosialisasi berupa pemaparan materi dan dilanjutkan diskusi tanya jawab. Adapun hasil pelaksanaan sosialisasi pengabdian kepada masyarakat mengenai peran aparat kampung dalam pemberdayaan masyarakat dapat disimpulkan bahwa aparat kampung dan masyarakat sangat antusias dalam mengikuti sehingga diharapkan dapat memberikan perubahan terkait proses percepatan pembangunan dengan memaksimalkan peran Aparat dan peningkatan partisipasi masyarakat terhadap pelaksanaan pembangunan di Kampung.
Efektivitas Pelayanan Administrasi Akademik di FISIP Universitas Muhammadiyah Sorong: Perspektif Mahasiswa sebagai Pengguna Layanan Sofyan, Abu; Refra, Mohamad Saleh; Ana Lestari; Aswad Muhdar; Ummu Salmah; Andi Hasan Jondeway; Ismail Munadi Sangadji; Muhammad Arifin Abd Kadir
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4491

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis efektivitas pelayanan administrasi akademik di Fisip Universitas Muhammadiyah Sorong dari perspektif mahasiswa sebagai pengguna layanan. Layanan administrasi akademik memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran proses pendidikan tinggi, terutama dalam hal pengurusan KRS, KHS, surat-menyurat akademik, dan informasi perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 mahasiswa dari berbagai fakultas secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa menilai layanan administrasi masih belum sepenuhnya efektif, terutama dalam aspek kecepatan pelayanan, akurasi informasi, dan kemudahan akses. Namun, responden juga mengapresiasi keramahan petugas serta adanya sistem pelayanan berbasis digital yang mulai diterapkan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak universitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi akademik secara menyeluruh agar tercipta pelayanan yang prima dan berorientasi pada kepuasan pengguna.
Desentralisasi Dan Demokratisasi Pemerintah Terhadap Pembangunan Kampung Majener Kabupaten Sorong Refra, Mohamad Saleh; Sangadji, Ismail Munadi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i3.8953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desentralisasi dan demokratisasi pemerintah terhadap pembangunan kampung Majener kabupaten Sorong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Desentralisasi dan Demokratisasi pemerintah terhadap pembangunan dikampung Majener kabupaten Sorong, secara umum sudah berjalan dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala yang perlu diperbaiki yaitu, kurangnya partisipasi aktif masyarakat kampung Majener dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi wilayah mereka dan rencana melaksanakan program-program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan kampung Majener tidak dapat dipraktikan. Penelitian ini menyarankan penerapan praktik upaya-upaya peningkatan otonomi pemerintah daerah terhadap pembangunan kampung Majener yaitu, pemberdayaan sumber daya manusia, transparansi dan akuntabilitas, pengembangan potensi lokal, kolaborasi antar pemerintah daerah dan inovasi teknologi sehingga berdampak terhadap pembangunan kampung Majener.