Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Bola Basket Terhadap Pembina dan Pelatih Ekstrakurikuler Tingkat SMP Se-Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang Dhika Bayu Mahardhika; Dikdik Fauzi Dermawan; Akhmad Dimyati
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.669 KB) | DOI: 10.59561/sabajaya.v1i1.29

Abstract

Pelatihan Bola Basket Terhadap Pembina Dan Pelatih Ekstrakurikuler Tingkat SMP Se-Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Pembina dan pelatih ekstrakurikuler di sekolah merupakan penanggung jawab berjalannya ekstrakurikuler dari seluruh kegiatan yang direncanakan. Melalui pembina dan pelatih ekstrakurikuler yang kompeten, tujuan untuk memberi kesempatan siswa mengekspresikan bakat dan minatnya di luarkegiatan kurikuler dapat terlaksana dengan baik. Bola basket sering dikemukakan sebagai olahraga yang cukup kompleks membutuhkan perhatian dan keahlian yang lebih mendalam. Kompetensi pengetahuan pelatih menjadi modal yang cukup penting bagi pelatih dan pembina Ekstrakurikuler bolabasket dalam melaksanakan program latihan yang tepat. Tujuan umum dari penelitian ini memetakan tingkat pengetahuan pembina dan pelatih Ekstrakurikuler bola basket pada sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas se-Rengasdengklok Kab. Karawang
HUBUNGAN PERCAYA DIRI DAN FLEKSIBILITAS TUBUH TERHADAP KEMAMPUAN GULING BELAKANG SENAM LANTAI DI SMK AL-FATHIMIYAH Hariobimo Gunadi; Akhmad Dimyati; Ruslan Abdul Gani
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 12 No. 2 (2023): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v12i2.5867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menambah informasi mengenai hubungan antara kepercayaan diri terhadap kemampuan guling belakang senam lantai, hubungan antara fleksibilitas tubuh terhadap kemampuan guling belakang senam lantai, dan hubungan antara kepercayaan diri dan fleksibilitas tubuh secara simultan terhadap kemampuan guling belakang senam lantai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional yang dilaksanakan pada santriwan santriwati di SMK Al- Fathimiyah, Telukjambe Timur Kabupaten Karawang pada tahun 2023. Dengan populasi berjumlah 142 orang dan diambil sampel sebanyak 42 orang menggunakan proporsional random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah g-form untuk mengukur percaya diri, sit and reach v test untuk mengukur fleksibilitas tubuh, dan tes kinerja untuk mengukur kemampuan guling belakang senam lantai. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi. Analisis data menunjukan bahwa hubungan dalam guling belakang berkorelasi secara signifikan dengan Percaya diri, fleksibilitas tubuh, dan percaya diri dan fleksibilitas tubuh dengan terdapatnya tingkat keeratan yang sedang dengan kontribusi sebesar 16,7%.
Pengolahan kembali sampah plastik kemasan kopi menjadi produk bernilai jual bagi masyarakat desa Srijaya Akhmad Dimyati; Taufik Nur Wahid; Anggraeni Anggraeni; Vivy Strawberry; Andin Audina Dwiutami Rahman; Tri Sugiarti; Gina Dhea Ramadhani; Patrecia Yosefani Brigita Sanches
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.25954

Abstract

Abstrak Sampah plastik menjadi salah satu permasalahan yang cukup serius saat ini, khususnya di Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang masih belum dapat memfokuskan diri terhadap pengolahan sampah plastik agar tidak menjadi suatu permasalahan yang menimbulkan banyak akibat. Sampah plastik dapat mengakibatkan dampak yang buruk baik bagi lingkungan dan manusia, oleh karena itu pengolahan terhadap sampah plastik perlu dilakukan dengan tujuan meminimalisir resiko dampak tersebut. Hal ini sebagaimana yang dilakukan pada kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desa Srijaya, Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang. Tim pengabdian bersama dengan masyarakat mengumpulkan dan mengolah kembali kemasan kopi bekas sebagai salah satu jenis sampah plastik menjadi produk bernilai jual. Sasaran mitra yang dilibatkan pada kegiatan ini ialah ibu-ibu rumah tangga di Desa Srijaya dengan jumlah keterlibatannya yaitu sebanyak 10 orang. Metode pelaksanaan kegiatan ialah melalui sosialisasi pelatihan dan praktek secara langsung dalam membuat olahan kemasan kopi menjadi produk bernilai jual. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian bersama dengan masyarakat Desa Srijaya khususnya ibu-ibu rumah tangga berhasil mengumpulkan banyak kemasan kopi bekas yang biasanya dibuang dan dibakar, tetapi kemudian dapat dimanfaatkan dengan dibuat menjadi tas keranjang, tas laptop dan dompet. Barang-barang tersebut merupakan produk bernilai jual yang juga sekaligus dapat menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat apabila dapat diteruskan keberlanjutannya. Kata kunci: sampah plastik; pengabdian; kemasan kopi; produk AbstrackPlastic waste is one of the most serious problems today, especially in Indonesia. Indonesia as a developing country has not been able to focus on processing plastic waste so that it does not become a problem that causes many consequences. Plastic waste can have a bad impact on the environment and humans, therefore plastic waste processing needs to be carried out in order to minimize the risk of these impacts. This is as was done in the community service activities carried out in Srijaya Village, Tirtajaya District, Karawang Regency. The community service team together with the community collected and reprocessed used coffee packaging as one type of plastic waste into products that have a selling value. The target partners involved in this activity were housewives in Srijaya Village with a total of 10 people involved. The method of implementing the activity was through socialization, training and direct practice in making processed coffee packaging into products that have a selling value. In this activity, the community service team together with the Srijaya Village community, especially housewives, managed to collect a lot of used coffee packaging that is usually thrown away and burned, but can then be used by making it into basket bags, laptop bags and wallets. These items are products that have sales value and can be an additional source of income for the community if they can continue to be developed. Keywords: plastic waste; community service; coffee packaging; products