Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

B-ALJABAR SELVIA HARVENIA; NOVA NOLIZA BAKAR; YANITA YANITA
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.3.55-62.2019

Abstract

Pada struktur aljabar selain dikenal grup dan ring, juga dikenal istilah K-Aljabar. K-Aljabar dibangun dari suatu grup dengan menggunakan operasi biner dan memenuhi aksioma-aksioma tertentu. Berdasarkan grup pembangunnya K-Aljabar dibagi menjadi dua kelas, yaitu grup pembangun yang komutatif dan grup pembangun yang tidak komutatif. B-Aljabar merupakan kelas dari K-Aljabar dengan grup pembangun yang tidak komutatif. B-Aljabar dibangun dari suatu himpunan tak kosong dengan menggunakan operasi biner dan memuat unsur 0 yang memenuhi aksioma-aksioma tertentu. Dari B-Aljabar dapat diperoleh banyak sifat-sifat B-Aljabar terhadap operasi biner yang sama. Pada B-aljabar juga terdapat sifat komutatif yang berbeda dengan sifat komutatif pada umumnya.Kata Kunci: Grup, K-Aljabar, B-Aljabar
HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN INFORMASI PADA HIMPUNAN KABUR HESITANT Atikah Maitri; Yanita Yanita
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.2.15-21.2019

Abstract

Himpunan kabur diperkenalkan oleh Zadeh [1] pada tahun 1965 untuk mengatasi masalah ketidakpastian. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, beberapa bentuk perluasan dari himpunan kabur telah diusulkan salah satunya adalah himpunan kabur hesitant yang diperkenalkan oleh Torra [2]. Topik kajian yang cukup banyak dikaji pada himpunan kabur diantaranya adalah ukuran entropi, ukuran jarak, dan ukuran kesamaan dinamakan dengan ukuran informasi. Pada penelitian ini dikaji hubungan antara ukuran-ukuran informasi pada himpunan kabur hesitant.Kata Kunci: Himpunan Kabur hesitant, Ukuran Jarak, Ukuran Kesamaan, Ukuran Entropi, Uukuran Informasi
BILANGAN BULAT GAUSSIAN Z[i] ELIZA SURYA NINGSIH; YANITA YANITA; NOVA NOLIZA BAKAR
Jurnal Matematika UNAND Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.9.2.146-153.2020

Abstract

Tulisan ini membahas tentang bilangan bulat Gaussian Z[i]. Bilangan bulat Gaussian didefinisikan sebagai himpunan dari bilangan a+bi dengan a, b adalah bilangan bulat dan i 2 = −1. Bilangan bulat Gaussian dibentuk dari bilangan bulat sehingga sifatsifat dari bilangan bulat Gaussian juga ada pada bilangan bulat. Pada tulisan ini dikaji sifat-sifat yang terkait dengan bilangan bulat Gaussian, diantaranya norm, keterbagian, teorema pembagian, algoritma Euclidean, teorema Bezout, dan faktorisasi tunggal. Kata Kunci: Bilangan bulat Gaussian, bilangan bulat, norm, keterbagian, teorema pembagian, algoritma Euclidean, teorema Bezout, faktorisasi tunggal
Semidirect Products Putri May Windy; I Made Arnawa; Yanita Yanita
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.1.255-259.2019

Abstract

Misalkan G adalah grup perkalian, dan X adalah grup Abelian terhadap operasi penjumlahan. Misalkan µ : G → Aut(X) adalah homomorfisma grup. ”Semidirect products” dari X dan G relatif ke µ didefinisikan sebagai X oµ G = {(x, a) | x ∈ X, a ∈ G}, dengan operasi (x1, a1)(x2, a2) = (x1 +µ(a1)[x2], a1a2), untuk x1, x2 ∈ X dan a1, a2 ∈ G. Tulisan ini membahas bagaimana hubungan semidirect products dengan homomorfisma grup dan sifat-sifat semidirect products.Kata Kunci: Grup, Subgrup, Subgrup Normal, Homomorfisma, Isomorfisma, Semidirect Products
KEIDEMPOTENAN DARI KOMBINASI LINIER PADA MATRIKS IDEMPOTEN DAN MATRIKS T-POTEN YANG KOMUTATIF LATHIFA SUCI NOVIANA; YANITA YANITA; MONIKA RIANTI HELMI
Jurnal Matematika UNAND Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.10.1.142-149.2021

Abstract

Misal A adalah matriks idempoten (A2=A) dan B adalah matriks t-poten (Bt = B) untuk semua bilangan bulat positif t > 1 dan AB = BA. Penelitian ini akan memperlihatkan semua pasangan c1, c2 bilangan kompleks taknol sehingga kombinasi linier c1S−1AS + c2S−1BS adalah idempoten.Kata Kunci: Matriks Idempoten, Matriks T-Poten, Diagonalisasi.
NILAI p-ADIC GAUSS NORM DARI SUATU POLINOMIAL SITI AZHURA; YANITA YANITA; MONIKA RIANTI HELMI
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.3.63-67.2019

Abstract

p-adic Gauss norm didefinisikan pada suatu polinomial primitif di Z[X], yaitu faktor persekutuan terbesar dari semua koefisien polinomial tersebut adalah 1. Misalkan f(x) suatu polinomial di Q[X], nilai maksimum masing-masing p-adic norm dari semua koefisien dari f(x) disebut dengan p-adic Gauss norm. Oleh karena p-adic Gauss norm didefinisikan untuk suatu polinomial di Q[X], maka pada penelitian ini dikaji bagaimana nilai p-adic Gauss norm dari suatu polinomial primitif di Z[X].Kata Kunci: polinomial primitif, p-adic norm, p-adic Gauss norm
PENENTUAN PREMI ASURANSI JIWA DWIGUNA DENGAN HUKUM DE MOIVRE DAN HUKUM GOMPERTZ WULAN SYAFTIRA; RIRI LESTARI; YANITA YANITA
Jurnal Matematika UNAND Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.6.3.112-117.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan premi asuransi jiwa dwiguna. Premi yang akan ditentukan merupakan premi tahunan. Premi tahunan dipengaruhi oleh premi tunggal dan nilai tunai anuitas hidup awal. Perhitungan premi pada asuransi jiwa dwiguna disini menggunakan hukum De Moivre dan hukum Gompertz. Hukum De Moivre merupakan salah satu hukum mortalita yang diperoleh dari distribusi seragam (uniform). Hukum Gompertz berasal dari distribusi Gompertz dan dipengaruhi oleh konstanta Gompertz. Premi asuransi jiwa dwiguna yang diperoleh dengan menggunakan hukum De Moivre lebih kecil jika dibandingkan dengan premi asuransi jiwa dwiguna yang diperoleh dengan hukum Gompertz. Kata Kunci: Asuransi dwiguna, anuitas, premi, hukum De Moivre, hukum Gompertz
PENENTUAN SOLUSI PERSAMAAN PELL Aulia Nabila; Yanita Yanita; Admi Nazra
Jurnal Matematika UNAND Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.7.3.16-20.2018

Abstract

Persamaan Diophantine merupakan persamaan polynomial yang solusinya berada di himpunan bilangan bulat. Persamaan Diophantine terbagi dua, yaitu persamaan Diophantine linier dan persamaan Diophantine tidak linier. Persamaan Diophantine tidak linier yang berbentuk x 2 − Dy2 = 1 dimana D bukan merupakan bilangan kuadrat, dengan (x, y) adalah solusi, disebut persamaan Pell. Salah satu cara untuk menentukan solusi persamaan Pell,(xk, yk), jika (x1, y1) diketahui adalah :(xk + yk √ D) = (x1 + y1 √ D) k , untuk k = 1, 2, 3, · · · .Kata Kunci: Persamaan Diophantine, solusi persamaan Pell
SIFAT-SIFAT K-ALJABAR Meza Aprilisa; Nova Noliza Bakar; Yanita Yanita
Jurnal Matematika UNAND Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmu.8.2.93-100.2019

Abstract

Pada struktur aljabar, yang biasa dikenal adalah grup dan ring. Selain grup dan ring, juga terdapat struktur aljabar yang disebut K-aljabar. K-Aljabar merupakan suatu struktur aljabar yang diperkenalkan oleh K.H. Dar dan M.Akram pada tahun 2006. Dari suatu K-Aljabar, dapat dibentuk satu atau lebih himpunan bagian yang juga memiliki sifat K-Aljabar terhadap operasi biner yang sama yang kemudian himpunan bagian tersebut dapat dinamakan K-Subaljabar. Sebagaimana halnya pada grup yang terdapat konsep homomorfisma grup, pada K-Aljabar juga terdapat konsep homomorfisma yang dinamakan K-Homomorfisma. Pada tulisan ini dibahas mengenai sifat-sifat yang terkait dengan K-Aljabar, K-Subaljabar dan K-Homomorfisma.Kata Kunci: K-Aljabar, K-Subaljabar, K-Homomorfisma, grup, subgrup, homomorfisma
ALJABAR MAX-PLUS SERTA APLIKASINYA PADA SISTEM ANTRIAN Raxa Ragana Sakta; YANITA YANITA; MONIKA RIANTI HELMI
Jurnal Matematika UNAND Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.11.4.271-283.2022

Abstract

Aljabar max-plus adalah suatu struktur aljabar yang dilengkapi dengan operasi maksimum dan penjumlahan. Diantara beberapa masalah pada aljabar max-plus adalah masalah menentukan nilai eigen dan vektor eigen matriks atas aljabar max-plus. Nilai eigen dan vektor eigen dapat diterapkan dalam keperiodikan sistem antrian. Dalam tulisan ini akan dibahas masalah penentuan nilai eigen dan vektor eigen, serta aplikasinya pada keperidikan sistem antrian. Nilai eigen dicari berdasarkan bobot rata-rata maksimum sirkuit elementer dalam graf yang terkait dengan matriks atas aljabar max-plus. Nilai eigen ini akan digunakan untuk menentukan vektor eigen berdasarkan matriks B* dan titik penyusun sirkuit kritis dari graf yang bersesuaian dengan matriks atas aljabar max-plus . Suatu sistem antrian periodik dengan perioda sebesar nilai eigen, maka saat keberangkatan awal pelanggan haruslah vektor eigen yang bersesuaian dengan nilai eigen.