Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Survei Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Antares Fitness & Aerobic Surabaya Brighaza Gayoeh Arsyanadi; Catur Supriyanto; Himawan Wismanadi; Soni Sulistyarto
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 02 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i02.2025_P233-247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen pusat kebugaran Antares Fitness & Aerobic Surabaya terhadap kualitas pelayanan yang diterimanya melalui 5 faktor yaitu tangibles, responsiveness, assurance, empathy, reliability. Deskriptif kuantitatif serta dengan metode survei dan kuesioner. Populasi penelitian 20 responden dengan teknik purposive sampling. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment dan mendapatkan hasil dari 30 pertanyaan dapat dikatakan valid apabila nilai korelasi ≥ r tabel 0,3598 atau probabilitas output SPSS ≤ 0,05. Uji reliabilitas instrumen dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh hasil koefisien reliabilitas antara 0,00 – 0,200. Analisis deskriptif diuraikan dalam bentuk persentase. Berdasarkan hasil perhitungan data penelitian secara keseluruhan tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan yaitu sebanyak 6 orang (30%) masuk dalam kategori kepuasan Sangat Tinggi, sebanyak 2 orang (10%) kategori kepuasan Tinggi, 1 orang (5%), dan 11 orang (55%) kategori kepuasan Sangat Rendah. Kesimpulan tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan Antares Fitness & Aerobic Surabaya dalam kategori kepuasan Sangat Rendah dengan presentase sebesar 55% yaitu 11 orang
Pengaruh Static dan Dynamic Stretching terhadap Performa Vertical Jump Pemain Voli Putra Klub Hero Gas Kabupaten Ponorogo Alfin Nugraha; Hijrin Fithroni; Achmad Widodo; Soni Sulistyarto; Heri Wahyudi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 4 (2024): Desember: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i4.8683

Abstract

Volleyball is among the most popular and highly desired sport across different communities. Playing volleyball requires technical, physical, mental, and spiritual maturity. Vertical jump is one of the exercises that plays a major role in player performance during the match. Several studies have stated that dynamic stretching is a safer alternative before performing than static stretching. This study aims to see the effects of static stretching and dynamic stretching on the vertical jump performance of volleyball players at the Hero Gas Club, Ponorogo Regency. This study is a Quasi Experiment study with a one group pre-test posttest design. Data analysis used SPSS Version 29 by testing the hypothesis using the Paired Sample t-test. A total of 21 volleyball players at the Hero Gas Club, Ponorogo Regency participated in this study with an average age of 15-18 years (57%), with a height of 156-160 (48%), weight 50-55 (38%), and BMI in the normal category (73%). The average duration of volleyball player training is >2 hours (90%) with a frequency of 3-4 meetings per week (57%). Paired Sample t-test shows the p-value is at (p = 0.000, p < 0.05), so there is a significant influence between static stretching and dynamic stretching on the vertical jump performance of volleyball players at the Hero Gas Club Ponorogo Regency. Choosing the right exercise is very important to support athlete performance and prevent injury during the match.
ANALISIS SWOT PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA PANAHAN DI KONI KABUPATEN TRENGGALEK Sofia Isna Rahmadani; Soni Sulistyarto
Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga Vol. 2 No. 1 (2024): Jayabama: Jurnal Peminat Olahraga
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6732/jayabama.v1i2.2914

Abstract

Panahan ialah olahraga yang menembakkan anak pahan ke permukaan target setepat mungkin, untuk mendapatkan akurasi yang tinggi diperlukan teknik memanah yang benar dan konsisten. Pada prinsipnya, disiplin panahan merangkum esensi dari dua domain, yakni kegiatan olahraga dan ekspresi seni. Karakterisasi sebagai sebuah aktivitas olahraga terjadi karena melibatkan aktivasi otot-otot yang bersifat fungsional, termasuk namun tidak terbatas pada trapezius, tricep, dan deltoid, serta memerlukan tingkat ketahanan fisik yang signifikan. Sementara itu, penamaan sebagai seni menegaskan perlunya dimensi kehalusan jiwa, kesabaran, ketekunan, dan ketangguhan mental dalam pelaksanaannya. Aspek-aspek seperti fokus konsentrasi, koordinasi motorik, kekuatan fisik, respon cepat, daya tahan tubuh, keseimbangan, kekuatan otot lengan, dan ketahanan otot lengan menjadi faktor-faktor utama yang memengaruhi penampilan teknik dasar yang optimal dalam praktik memanah. Untuk mengoptimalkan pencapaian prestasi dalam bidang ini, penilaian SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) terhadap cabang olahraga panahan di wilayah Kabupaten Trenggalek merupakan suatu langkah yang penting dan diperlukan. Analisis SWOT tersebut digunakan untuk mengetahui kekuatan yang dimiliki dicabang olahraga panahan Kabupaten Trenggalek untuk mendapatkan peluang kemenangan pada lomba yang diikuti. Serta mengetahui menanggulangi ancaman dari luar maupun dalam dan memanfaatkan peluang yang dimiliki untuk meminimalkan kekuarangan yang ada. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sepuluh orang yang terdiri dari satu orang pengurus, dua orang pelatih, dan tujuh orang atlet menjadi subjek penelitian: Pengurus, pelatih, dan atlet panahan Kabupaten Trenggalek. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah metode deskriptif presentase. Dari hasil presentase penelitian menunjukan bahwa persepsi atlet terhadap sumber daya manusia mendapatkan kategori tinggi dengan mean sebeesar 131,29 dengan kaetgori setuju, untuk persepsi atlet terhadap fasilitas berkategori setuju dengan nilai mean 131,86, lalu untuk persepsi atlet terhadap program latihan mendapatkan nilai mean 130,14 dengan kategori setuju, persepsi pelatih terhadap program latihan berkategori setuju dan tidak setuju dengan nilai mean 137,50, sedangkan pada fasilitas mendapatkan nilai 129,50 kategori setuju dan tidak setuju, kemuadian untuk pelatih sumber daya manusia mendapatkan nilai mean 62,50 berkategorikan setuju dan tidak setuju. Pada persepsi terhadap pengurus sumber daya manusia dengan nilai mean 61 dan pengurus terhadap fasilitas mendapatkan nilai mean 142.
Tingkat Kepuasan Member terhadap Profesionalisme Personal Trainer di ATLAS SPORT CLUB Surabaya Dimas Zhafran Al Farras; Made Pramono; Soni Sulistyarto; Lutfhi Abdil Khuddus
Mutiara Pendidikan dan Olahraga Vol. 2 No. 6 (2025): November: Mutiara Pendidikan dan Olahraga
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/mupeno.v2i6.873

Abstract

Fitness center is a business or service center that provides sports services and sports facilities for its customers. The level of member satisfaction can be seen from the quality of service provided. With the professionalism provided by personal trainers, members will have their own interest in the services and ethics that personal trainers do. This study aims to determine the level of member satisfaction with the professionalism provided by personal trainers at ATLAS CLUB SPORT Surabaya. This type of research is presented using a descriptive quantitative research method with a survey approach, where the questionnaire instrument is used as support for data collection. This study uses the Servqual method to measure the level of professionalism provided by personal trainers to members. This method includes several aspects, namely tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy which are used to measure the professionalism of personal trainers. The study population was members who used personal trainer services totaling 100 people, and a sample of 25 people taken using the purposive sampling method. The results of this study indicate that the tangible aspect and the responsiveness aspect received the highest scores, namely 88% and 87%. Meanwhile, the aspects of reliability, assurance, and empathy each received a score of 86%. With the results obtained, it shows that the personal trainer of ATLAS SPORT CLUB Surabaya has provided professional quality, very satisfying service and also understands what members need.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Gizi dan Asupan Makronutrien terhadap Status Gizi Anggota UKM Bolavoli Universitas Negeri Surabaya Kinanthi Nur Rachmawati; Anindya Mar’atus Sholikhah; Ratna Candra Dewi; Soni Sulistyarto
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v4i3.4617

Abstract

Good nutritional knowledge can help individuals to consume macronutrient intake in accordance with the body's needs, so that nutritional status can be adequately met. A cross-sectional study design and quantitative research methodology are employed. The study's sample consisted of twenty people who were chosen by purposive sampling. The Spearman rank correlation test was applied in both univariate and bivariate analyses. The results showed that most individuals' nutritional status was normal status (55%). Based on the Spearman rank test, no significant association was identified between nutritional knowledge (p=0.206), protein consumption (p=0.762), and carbohydrate consumption (p=0.772) with nutritional status. Nevertheless, fat consumption (p=0.049) showed a significant link with nutritional status. The results of this research suggest that nutritional status does not correlate with nutritional awareness, protein intake, or carbohydrate intake. However, fat intake is associated with nutritional status. It is intended that this study will inspire participants to practice mindfulness of their macronutrient intake. Coaches are also expected to provide guidance to UNESA volleyball club members to be more discerning in selecting foods for consumption