Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMANFATAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENGOPTIMALKAN PEMASARAN PRODUK USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KOTA PAGAR ALAM Dedi Setiadi; Riduan Syahri; Abdi Nasrullah
JURNAL NGABDIMAS Vol. 6 No. 01 Juni (2023): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil Menengah memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia. Perilaku konsumen yang cenderung mengandalkan media sosial untuk mencari informasi mengenai merek tertentu sebelum melakukan pembelian, mendorong setiap pelaku usaha untuk mempertimbangkan strategi pemasaran digital dengan memanfaatkan media sosial. Kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui pelatihan dan praktik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM kota Pagar Alam dalam mengelola dan mengoptimalkan media sosial yan mereka miliki. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama fokus pada pengenalan digital marketing dan media-media yang digunakannya, dan dihari ke dua praktik menggunakan dan mengoptimalkan media sosial dalam mempromosikan produk-produk UMKM. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui wawancara. Dari hasil wawancara hasil dari ­pre-test yaiti 24%, dan hasil dari post-test adalah 92%,hal ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam mengembangkan dan mengoptimalkan media sosial setelah mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini
DIGITAL MARKETING POTENSI DESA DALAM PEMBERDAYAAN PENGELOLA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) indah anggriani; abdi nasrullah; fitria rahmadayanti
JURNAL NGABDIMAS Vol. 5 No. 01 Juni (2022): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v5i01 Juni.241

Abstract

pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang digital marketing potensi desa dalam meningkatkan pemberdayaan pengelola, dalam bidang meningkatkan pengetahuan masyarakat terutama pengelola dalam memanfaatkan media dalam dunia marketing dan meningkatkan penghasilan desa dalam memanfaatkan hasil desa yang di lakukan dengan mitra kerjasama bumdes.id, Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) merupakan lembaga/badan perekonomian desa yang berbadan hukum dibentuk dan dimiliki oleh Pemerintah Desa, dikelola secara ekonomis mandiri dan professional dengan modal seluruhnya atau sebagian besar merupakan kekayaan desa. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan arahan di dalam menjalankan setiap aktifitas yang berhubungan dengan BUM Desa, salah satunya adalah mengarahkan masyarakat dalam melakukan pemasaran modern yang berbasis teknologi yakni dengan sosialisasi dan pendampingan lapangan Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari terhitung dari tanggal 3 januari s/d 7 januari 2022. Tempat pelaksanaan di desa jemaring kecamatan jarai kabupaten lahat sumatera selatan. Setelah tahap pendampingan pengambilan foto video dan lain-lain telah selesai, hasil dari pengabdian ini adalah implementasi hasil pelatihan yang di digitalkan ke media yang telah dibuat sebelumnya. Peserta didampingi dan diarahkan sesuai dengan kebutuhan. Pada tahap ini juga merupakan tahapan akhir yang merupakan tahap yang sangat penting dan di harapkan dari setiap tahapan yang telah dilakukan.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN UMKM KERIPIK PISANG DESA PENANTIAN DENGAN MEKARI JURNAL Febriansyah; Nanda S. Prawira; Abdi Nasrullah; Asep Syaputra
JURNAL NGABDIMAS Vol. 7 No. 01 Juni (2024): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v7i01 Juni.282

Abstract

UMKM pada desa berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal dan menjadi sumber mata pencaharian utama bagi banyak keluarga di desa, namun ada beberapa masalah utama yang sering dihadapi antara lain pencatatan transaksi yang masih manual, kurangnya keterampilan dalam pembuatan laporan keuangan, serta minimnya akses terhadap informasi keuangan yang akurat dan terkini. Hal ini berdampak pada ketidakmampuan UMKM untuk mengelola arus kas dengan baik, merencanakan keuangan jangka panjang, dan membuat keputusan bisnis yang berdasarkan data,adapun masalah yang signifikan dalam UMKM tersebut yang pertama Pencatatan Keuangan masih Manual, Selanjutnya Kurangnya Pemahaman Akuntansi kemudian Kesulitan dalam Perencanaan Keuangan lalu Keterbatasan Pengetahuan Teknologi Akses Informasi dan yang terakhir Pelatihan yang Terbatas, maka dari itu solusi yang di berikan Seiring dengan kemajuan teknologi, aplikasi manajemen keuangan seperti Mekari Jurnal menawarkan solusi yang praktis dan efektif untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Mekari Jurnal adalah aplikasi berbasis cloud yang memungkinkan UMKM untuk mencatat transaksi, membuat laporan keuangan, mengelola inventaris, dan melakukan analisis keuangan secara real-time, dengan adanya masalah di atas maka pelatihan yang akan dilakukan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para pelaku UMKM di Desa Penantian dalam menggunakan aplikasi Mekari Jurnal untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Dengan adanya program pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan UMKM di Desa Penantian dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha mereka.
Pemberdayaan Petani Desa Sumber Jaya dalam Menanggulangi Penyakit Kriting Cabai 3T (Trips, Tungau, TMV) dengan Smart Mukti, Yogi Isro; Nasrullah, Abdi; Anggraini, Lesi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v7i4.7602

Abstract

Desa Sumber Jaya menghadapi tantangan serius dalam produksi cabai akibat serangan penyakit kriting yang disebabkan oleh Trips, Tungau, dan TMV (3T). Permasalahan ini diperparah oleh harga jual cabai yang fluktuatif, akses pasar yang terbatas, serta kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengelola usaha tani. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petani melalui penerapan teknologi Smart Farming guna meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing cabai. Program ini melibatkan sebanyak 1 kelompok tani yang berjumlah 5 orang petani cabai sebagai sampel utama untuk memastikan implementasi yang komprehensif. Metode dalam pelaksanaan kegiatan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani (90%), produktivitas dan kualitas panen (75%), serta pendapatan petani (40%). Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat juga berhasil dibangun, menunjukkan potensi keberlanjutan program ini.
PEMBERDAYAAN WANITA DESA PAGAR KAYA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MI UBI UNGU UNTUK MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA Nasrullah, Abdi; Setiadi, Dedi; Rosmawati, Henni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4964-4970

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pembuatan mie ubi ungu dalam meningkatkan pendapatan keluarga dan memberdayakan perempuan di Desa Pagar Kaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-test post-test dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah kelompok perempuan yang aktif dalam kegiatan kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi mie ubi ungu setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, kualitas produk mie ubi ungu yang dihasilkan juga mengalami peningkatan. Secara ekonomi, pelatihan ini berhasil meningkatkan pendapatan keluarga peserta secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan mie ubi ungu merupakan salah satu upaya yang efektif dalam memberdayakan perempuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan. Sebagai implikasi, perlu dilakukan replikasi program serupa di desa-desa lain dengan potensi sumber daya alam yang serupa.
Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Ikan Garra Rufa sebagai Daya Tarik Wisata Kesehatan di Wisata Adem YR Desa Pagar Kaya Helen Moneka; Resty Seftiany; Abdi Nasrullah; Risnaini Masdalipa
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/c0rswy70

Abstract

Wisata Adem YR di Desa Pagar Kaya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menyimpan potensi pengembangan wisata kesehatan yang belum dioptimalkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata serta warga Desa Pagar Kaya dalam membudidayakan ikan Garra rufa sebagai wahana terapi kaki alami yang bernilai ekonomi dan daya tarik wisata. Mitra kegiatan adalah pengelola Wisata Adem YR dan komunitas pemuda desa setempat. Metode pelaksanaan mencakup lima tahap: observasi dan identifikasi potensi lokal, sosialisasi dan edukasi, demonstrasi serta pelatihan teknis budidaya, pendampingan, serta evaluasi dan perumusan rekomendasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 72,3% berdasarkan selisih nilai prates dan pascates. Sebanyak 85% peserta mampu mempraktikkan teknik dasar budidaya Garra rufa secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Kolam percontohan terapi berhasil dioperasikan di lokasi wisata dengan kualitas air yang sesuai standar keberlangsungan hidup ikan Garra rufa. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan kapasitas masyarakat, terbentuknya satu unit kolam terapi percontohan, serta model pengelolaan wisata kesehatan berbasis komunitas yang berpotensi direplikasi di desa wisata lainnya.
SOSIALISASI TENTANG BAHAYA LONGSOR DIDAERAH LERENG DIDESA KERINJING KECAMATAN DEMPO UTARA KOTA PAGAR ALAM Abdi Nasrullah; risnaini Risnaini Masdalipa; Heri Wijaya
NGABDIMAS Vol. 8 No. 01 Juni (2025): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/x8grx431

Abstract

Sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Desa Kerinjing dari bahaya longsor, Institut Teknologi Pagar Alam berkolaborasi dengan warga desa dalam sebuah proyek pengabdian masyarakat. Proyek yang berlangsung selama 3 hari (28-30 Oktober 2022) ini memiliki dua tujuan utama: Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko longsor dan pentingnya penilaian stabilitas lereng. Pelatihan khusus pun diberikan untuk membekali warga dengan pengetahuan yang dibutuhkan. Kedua, tim ahli geoteknik dari Institut Teknologi Pagar Alam melakukan evaluasi langsung di lapangan untuk mengidentifikasi daerah yang rentan longsor. Proyek ini tidak hanya berfokus pada evaluasi teknis, tetapi juga pada edukasi masyarakat. Sosialisasi dan penyuluhan intensif digelar untuk meningkatkan kewaspadaan warga terhadap potensi bencana longsor serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan. Diharapkan, hasil evaluasi berupa pemahaman yang lebih baik terkait karakteristik lereng dan faktor-faktor yang mempengaruhi potensi longsor dapat menjadi landasan pengembangan strategi mitigasi bencana yang lebih efektif di Desa Kerinjing. Peningkatan kesadaran masyarakat dan kolaborasi aktif dengan berbagai pihak terkait diharapkan dapat mewujudkan langkah-langkah pencegahan yang lebih proaktif, seperti perbaikan infrastruktur, sistem peringatan dini, dan pelatihan evakuasi darurat. Pada akhirnya, proyek ini bertujuan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kerinjing
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT LIMBAH KERAJINAN ROTAN TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER ABU CANGKANG SAWIT Abdi Nasrullah
Jurnal Tekno Vol. 22 No. 2 (2025): JURNAL TEKNO
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/zsvan857

Abstract

This research discusses utilization of palm kernel shell ash from residual boiler fuel in tea processingtea processing as a substitute for cement, utilization of leftover shavings from rattan handicraftsas fiber. The purpose of this study was to determine the effect of fiberon the compressive strength of palm kernel shell ash geopolymer motar. The research method used is the experimental method using alkaline activators NaOH and Na2SiO3 with the ratio of NaOH to Na2SiO3. Na2SiO3 with a ratio of 1:1 and a molarity of 16 M, the percentage of fiber addition used was 0%, 0.5%, and 1% of the weight of the precursor and a fiber length of 2.5%. and fiber length of 2 cm. All specimens were tested for compressive strengthat the age of 3, 7, 14, 21, and 28 days. The results of the research that has been doneobtained that the highest compressive strength occurred at the age of 28 days with a percentage ofpercentage of 0% fiber at 7.3 Mpa. While for a percentage of 0.5% fiber of 5.3 Mpaand for 1% fiber percentage of 4.8 Mpa. Based on this researchshows that the addition of rattan craft waste fibers in the geopolymer mortar mixture, the compressive strength decreases. mortar mix, the compressive strength results decreased due to the addition of rattan craft waste fibers to the geopolymer mortar. fiber in the geopolymer mortar resulted in the density level of the mortar decreasing, resulting in shrinkage. mortar decreases, resulting in shrinkage of the fibers, and making the volume of the mortar have voids that affect the compressive strength. mortar has voids that affect the compressive strength of the mortar.
Pemanfaatan Serat Buah Pinang Terhadap Karakteristik Beton Abdi Nasrullah; Heri Wijaya
Jurnal Tekno Vol. 23 No. 1 (2026): JURNAL TEKNO
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/kf8wak59

Abstract

Beton adalah campuran dari pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat lainnya yang dipadukan dengan pasta semen dan air, membentuk massa padat menyerupai batu. Beton memiliki kekuatan tekan yang tinggi, namun daya tariknya rendah. Untuk mengatasi kelemahan ini, serat dapat ditambahkan ke dalam campuran beton sebagai bahan pengisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat dari buah pinang terhadap karakteristik beton. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan pengujian kuat tekan menggunakan benda uji silinder 15 x 30 cm dan pengujian kuat tarik belah menggunakan benda uji balok dengan ukuran 15x15x60 cm. Serat buah pinang ditambahkan dalam variasi 1%, 1,5%, dan 2% dari berat semen pada beton mutu K-225. Hasil menunjukkan bahwa berat jenis tertinggi pada silinder beton BN adalah 2,22 cm³/gr, dan pada balok adalah 2,28 cm³/gr, keduanya pada umur 28 hari tanpa campuran serat. Kuat tekan tertinggi sebesar 19,14 MPa juga diperoleh pada beton tanpa serat pada umur 28 hari, yang mengindikasikan bahwa semakin berat dan lama masa perawatan, semakin tinggi kuat tekan yang dihasilkan. Sebaliknya, kuat lentur tertinggi sebesar 5,02 MPa dicapai pada beton dengan penambahan 2% serat buah pinang, membuktikan bahwa serat tersebut efektif meningkatkan kekuatan lentur beton.
Peningkatan Kualitas dan Nilai Tambah Biji Kopi melalui Pelatihan Pengelolaan Coffee Drying House (CDH) dan Strategi Pemasaran Digital di Kelurahan Lubuk Buntak Riduan Syahri; Abdi Nasrullah; Desy Rahmayati
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v6i2.398

Abstract

This community service activity aimed to improve the quality and added value of coffee beans produced by farmers in Lubuk Buntak Village through the optimization of Coffee Drying House (CDH) management and the implementation of digital marketing strategies. The methods used were intensive training on good CDH management practices and the provision of materials on digital marketing strategies such as branding, social media marketing, and e-commerce. The results obtained from this activity were an increase in farmers' knowledge of the correct coffee drying process, an improvement in the quality of coffee beans, and an increased interest of farmers in marketing their coffee products digitally.