Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH GAYA MENGAJAR LATIHAN TERHADAP GERAK DASAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 TONDANO Mathindas, Grenaldy Yody; Mangindaan, Jes Jemmy; Pangemanan, Melky
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya mengajar latihan mengajarkan konsep gerak dasar pasing bawah dalam bola voli kepada siswa, dengan tujuan agar mereka dapat belajar dan memperbaiki keterampilan mereka dalam gerak tersebut. Namun, dalam kenyataannya, pembelajaran penjas di sana menemukan bahwa peserta didik masih memiliki kekurangan dalam melakukan gerak dasar pasing bawah dalam permainan bola voli. Mereka masih belum terampil dan sering melakukan kesalahan, seperti posisi tubuh dan kaki yang salah, serta kurangnya keakuratan dalam melakukan gerakan, sehingga bola sering meleset dari sasaran yang ditentukan. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian eksperimen dengan rancangan randomized control group pre-test and post test design. Dalam penelitian ini hasil analisis statistik dengan menggunakan statistik uji t, diperoleh t_hitungsenilai 11,69. Berdasarkan tabel distribusi t pada ∝0,05 dengan derajat kebebasan n_1+n_2-2=10+10-2=18 maka diperoleh t_tabel senilai 2.101. Jadi t_hitung lebih besar dari t_tabel yaitu 11,69 > 2,101. Berdasarkan kriteria pengujian jika thitung lebih besar dari ttabel maka H0 ditolak yang berarti HA diterima. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dimana kelompok yang diajarkan latihan menunjukkan peningkatan gerak dasar passing bawah rata-rata dibandingkan dengan kelompok yang tidak diajarkan.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MAHASISWA PUTRI IKOR FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN DAN KESEHATAN MASYAKARAT UNIVERSITAS NEGERI MANADO Sarageti, Pratiwi; Mokoagow, Anuardin; Pangemanan, Melky
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gizi merupakan faktor yang sangat penting bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Keadaan gizi yang baik dibutuhkan dalam kegiatan fisik maupun mental. Kebugaran jasmani erat kaitannya dengan kegiatan manusia dalam melakukan pekerjaan dan bergerak. Penelitian ini merupakan penelitian Korelasional bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kebugaran Jasmani dengan Status Gizi. Pada penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment dari pearson. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa IKOR putri Fakultas Ilmu Keolahragaan. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 34 orang mahasiswa dengan menggunakan teknik sampling seluruh mahasiswa IKOR putri Fakultas Ilmu Keolahragaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara antara status gizi dengan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa ikor putri fakultas ilmu keolahragaan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi p 0,038 < 0,05. Hasil tersebut berarti bahwa status gizi secara signifikan mempengaruhi tingkat kebugaran jasmani mahasiswa ikor putri fakultas ilmu keolahragaan. Kebugaran jasmani dipengaruhi oleh berbagai faktor yang diantaranya adalah makan, istirahat dan olahraga.
PROFIL DAYA TAHAN JANTUNG PARU DENGAN KEBUGARAN JASMANI ATLIT TAEKWONDO DI DOJANGAIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Bolung, Jeremy Agusten Risen; Langitan, Fentje; Pangemanan, Melky
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara daya tahan jantung paru dan kebugaran jasmani pada atlet taekwondo. Dengan menggunakan serangkaian tes kesehatan kardiorespirasi dan pengukuran kebugaran jasmani, penelitian ini mengidentifikasi hubungan positif yang signifikan antara kapasitas paru-paru dan tingkat kebugaran jasmani. Hasil menunjukkan bahwa atlet yang memiliki daya tahan jantung paru yang lebih baik cenderung memiliki kebugaran jasmani yang lebih tinggi. Pembahasan hasil penelitian membahas implikasi praktis untuk perancangan program latihan yang lebih efektif, dengan menekankan pentingnya pengembangan kapasitas paru-paru sebagai landasan untuk meningkatkan performa atlet. Meskipun ditemukan hubungan positif secara umum, temuan juga menyoroti variabilitas individu dalam respons terhadap latihan, menyoroti kebutuhan akan pendekatan latihan yang individualistik. Daftar pustaka mencakup sumber-sumber kunci terkait olahraga, kesehatan, dan pengukuran kebugaran, sedangkan lampiran menyajikan instrumen pengukuran, data hasil pengukuran, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya, seperti persetujuan etika penelitian. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi pada pemahaman ilmiah di bidang olahraga dan kesehatan serta memberikan panduan praktis untuk pelatih dan pembina dalam meningkatkan kesehatan kardiorespirasi dan kebugaran jasmani atlet taekwondo.
ANALISIS BIOMEKANIKA TENDANGAN AP CHAGI CABANG OLAHRAGA TAEKWONDO DI CLUB LEVEL TC MANADO Pangemanan, Melky; Langi, Viani Sophia; Moleong, Maxi Marthen Luther
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika tendangan Ap Chagi dalam cabang olahraga Taekwondo di Club Level Tc Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi kuantitatif dengan perangkat lunak Kinovea untuk mengukur sudut lutut sejajar pinggang, sudut saat pelaksanaan, dan sudut akhir (Ap Kubi). Sampel penelitian terdiri dari 20 atlet Taekwondo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sudut lutut sejajar pinggang memiliki hubungan signifikan terhadap ketepatan tendangan ke sasaran Eolgool (r = 0,462, p = 0,040). Sebaliknya, sudut saat pelaksanaan tendangan memiliki hubungan negatif dengan ketepatan tendangan (r = -0,491, p = 0,028), yang berarti semakin besar sudut ini, semakin rendah akurasi tendangan. Sementara itu, sudut akhir (Ap Kubi) tidak menunjukkan hubungan signifikan terhadap ketepatan tendangan (r = 0,318, p = 0,172). Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan otot, peningkatan fleksibilitas, serta kontrol sudut lutut dan postur saat pelaksanaan tendangan dapat meningkatkan efektivitas Ap Chagi. Oleh karena itu, penggunaan teknologi analisis biomekanika seperti Kinovea direkomendasikan untuk meningkatkan teknik tendangan atlet.
ANALISIS BIOMEKANIKA GERAKAN START LARI SPRINT 100 METER PADA KLUB SWEETY RUN MINAHASA UTARA Kaunang, Aprilia; Moleong , Maxi Marthen Luther; Pangemanan, Melky
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 01 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biomekanika gerakan start lari sprint 100 meter pada Klub Sweety Run Minahasa Utara. mengidentifikasi faktor-faktor biomekanis yang mempengaruhi performa atlet dan mengurangi risiko cedera. Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif kuantitatif dengan perangkat lunak Kinovea untuk menganalisis sudut tubuh dalam berbagai fase start. Sampel penelitian terdiri dari 20 atlet yang diambil dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berusia 13-17 tahun (65%) dengan kategori indeks massa tubuh (IMT) normal (50%). Variasi biomekanika start ditemukan pada sudut "Bersedia" (74.2°–102.8°), sudut "Siap" (32.7°–120.7°), dan sudut "Ya" (86.5°–138.5°). Analisis menunjukkan bahwa sudut yang lebih optimal dalam fase start berkontribusi terhadap akselerasi yang lebih baik dan efisiensi dorongan awal. Perbedaan biomekanika antar atlet dipengaruhi oleh faktor seperti tinggi badan, berat badan, serta teknik yang digunakan. Penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian teknik start untuk meningkatkan efisiensi akselerasi awal dan mengurangi risiko cedera.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEAKTIFAN LANSIA DALAM MENGIKUTI KEGIATAN POSYANDU DI DESA  WATUDAMBO TAHUN 2025 Pangaila, Agnes Angeli Maria; Pangemanan, Melky; Toar, Jilly
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Kelompok lanjut usia merupakan bagian masyarakat yang mengalami proses penuaan alami sehingga fungsi fisik, mental, dan sosialnya mengalami penurunan. Untuk menjaga kesejahteraan mereka, pemerintah mengembangkan program Posyandu Lansia sebagai wadah pelayanan kesehatan dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional dan melibatkan 102 responden lansia yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 83 lansia memperoleh dukungan keluarga tinggi serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan posyandu. Analisis data dengan uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara berbagai bentuk dukungan keluarga—yakni dukungan instrumental (p=0,002), informasional (p=0,006), emosional (p=0,000), penghargaan (p=0,001), dan harga diri (p=0,012)—dengan keaktifan lansia. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peranan penting dalam meningkatkan keaktifan lansia mengikuti kegiatan posyandu di Desa Watudambo Tahun 2025
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PENYAKIT HIPERTENSI PADA ANGGOTA PROLANIS  DI DESA LOLOMBULAN MAKASILI  TAHUN 2025 Tumanduk, Livia Friska; Pangemanan, Melky; Telew, Agusteivie
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Di Kabupaten Minahasa Selatan, peningkatan jumlah penderita hipertensi terus terjadi seiring dengan berkurangnya aktivitas fisik masyarakat. Penelitian ini difokuskan pada hubungan antara aktivitas fisik dan hipertensi pada anggota Prolanis di Desa Lolombulan Makasili tahun 2025. Menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan analitik korelasional dan pendekatan cross sectional, penelitian melibatkan 60 responden penderita hipertensi. Pengumpulan data dilakukan dengan GPAQ dari WHO untuk aktivitas fisik, sementara data tekanan darah diambil dari catatan rutin kader Prolanis. Uji statistik Chi-Square menunjukkan p-value 0,032 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan tekanan darah. Artinya, aktivitas fisik berperan penting dalam mengendalikan hipertensi, namun tetap harus diimbangi dengan faktor lain seperti diet sehat dan kepatuhan pengobatan. Rekomendasi penelitian ini adalah agar anggota Prolanis lebih aktif dalam kegiatan fisik terjadwal seperti senam Prolanis untuk memperbaiki kualitas hidup.