Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Data Pertanian Tanaman Pangan untuk Memprediksi Hasil Panen di Kabupaten Malaka Menggunakan Metode Multiple Linear Regression Seran, Maria Kristine Bria; Tedy, Frengky; Samane, Ign. Pricher A. N.; Batarius, Patrisius; Nani, Paskalis Andrianus; Sinlae, Alfry Aristo Jansen
KONSTELASI: Konvergensi Teknologi dan Sistem Informasi Vol. 4 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/konstelasi.v4i1.8970

Abstract

Kabupaten Malaka merupakan daerah otonom baru dengan pertanian sebagai salah satu sektor basisnya. Dari tahun 2012 sampai dengan 2021, hasil produksi pertanian berupa tanaman pangan padi, jagung dan kacang hijau selalu mengalami kenaikan dan penurunan. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan dan penurunan hasil produksi tanaman pangan tersebut adalah adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan bangunan, masih tingginya harga bahan pangan yang ada di pasaran dan kebutuhan yang semakin meningkat, serta jumlah populasi penduduk yang terus bertambah. Untuk itu diperlukan sebuah metode yang dapat memprediksi hasil panen tanaman pangan di Kabupaten Malaka untuk 5 tahun yang akan datang. Hal ini dapat membantu Dinas Pertanian melakukan pengambilan keputusan terkait, guna menunjang Pemerintah Daerah dalam membantu menyediakan bahan pangan yang dibutuhkan bagi masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode multiple linear regression untuk melakukan prediksi. Hasil uji koefisien determinasi sebesar 0.918, menunjukkan bahwa 91.8% variasi variabel dependen dapat dijelaskan oleh variabel independen dalam model. Selain itu, terdapat tiga analisis statistik yang digunakan untuk melihat performansi dari metode multiple linear regression, yaitu nilai MSE sebesar 69611782.304, RMSE sebesar 8343.368 dan MAE sebesar 7327.695. Malaka Regency is a new autonomous region with one of its basic sectors being agriculture. From 2012 to 2021, agricultural production in the form of rice, corn, and green beans always experienced increases and decreases. Several factors cause increases and decreases in food crop production, namely the conversion of land from agriculture to building land, the still high price of food on the market and increasing demand, as well as the population continuing to increase. For these reasons, a method is needed to predict the yield of food crops in Malaka Regency for the next 5 years. It can help the agricultural department make related decisions, to support the Regional Government in helping to provide the food needed for the local community. In this study, the multiple linear regression method was used to make predictions. The results with a coefficient of determination test of 0.918 showed that 91.8% of the variation in the dependent variable can be explained by the independent variables in the model. Apart from that, there were three statistical analyses used to see the performance of the multiple linear regression method, namely the MSE value of 69611782.304, RMSE of 8343.368, and MAE of 7327.695.
Digitalisasi Layanan Publik Desa Hansisi melalui Implementasi Website Terpadu Samane, Ign. Pricher A. N.; Sinlae, Alfry Aristo Jansen; Jando, Emanuel; Badhe, Yakobus Rega; Elu, Maria Mechtildis; Lake, Floribertha
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Hansisi, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang, menghadapi permasalahan keterbatasan akses informasi publik, rendahnya efisiensi pelayanan administrasi, serta belum optimalnya promosi potensi desa akibat ketiadaan media digital resmi. Informasi desa masih disampaikan secara konvensional melalui papan pengumuman dan pertemuan tatap muka, sehingga jangkauannya terbatas dan tidak terdokumentasi secara sistematis. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah implementasi website desa terpadu sebagai media informasi publik, pelayanan administrasi berbasis digital, serta sarana promosi potensi lokal desa. Metode yang digunakan berupa pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif serta model pengembangan sistem waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui survei awal, pengembangan website berbasis WordPress, pelatihan pengelolaan konten kepada perangkat desa, serta pendampingan penggunaan sistem. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta observasi pemanfaatan website. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas mitra. Literasi digital perangkat desa meningkat dari 30% menjadi 82%, akses informasi masyarakat meningkat dari 40% menjadi 85%, dan efisiensi pelayanan administrasi meningkat dari 35% menjadi 80%. Website desa berfungsi sebagai pusat informasi terpadu, media transparansi pemerintahan, serta sarana promosi potensi UMKM dan pariwisata lokal. Dengan demikian, implementasi website desa terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital