Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan PE dan Tree guard pada Jaringan Distribusi Primer 20 kV Halvy Kolondam; Hans Tumaliang; Maickel Tuegeh; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i4.2786

Abstract

Abstact— Disruption at 20 kV primary distribution network many times caused by tree branches touching the wires three channels. One alternative solution that is applied is the use of PE and Tree guard. The final task was made in order to know the influence of the use of PE and Tree guard at 20 kV primary distribution network. To determine the effect breakdown voltage testing, insulation resistance testing, reliability analysis based on reliability indices SAIDI and SAIFI in SL4 Sario feeders, and economical calculations before and after use. Based on the test results and calculations, PE and Tree Guard has a value of breakdown voltage and insulation resistance good because it has a value that exceeds the standard. In addition, the value of SAIDI and SAIFI feeders SL4 Sario decreased after the use of PE, it means increased reliability. And also for the calculation of economical use of PE before and after the use of PE in SL4 Sario feeder losses decreased after the use of PE. Key words: 20 kV primary distribution network , PE, Polyetilene ,Tree guard. Abstrak—Gangguan pada jaringan distribusi primer 20 kV banyak kali disebabkan karena sentuhan dahan pohon pada kabel tiga jalur. Salah satu solusi alternatif yang diterapkan adalah penggunaan PE (Polyetilene) dan Tree guard. Tugas akhir ini dibuat dengan tujuan mengetahui pengaruh penggunaan PE dan Tree guard pada jaringan distribusi primer 20 kV. Untuk mengetahui pengaruhnya dilakukan pengujian tegangan tembus, pengujian tahanan isolasi, analisa keandalan berdasarkan indeks keandalan SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Duration Index) pada penyulang SL4 Sario, dan perhitungan ekonomis sebelum dan sesudah penggunaannya. Berdasarkan hasil pengujian dan perhitungan, PE dan Tree guard memiliki nilai tegangan tembus dan tahanan isolasi yang baik karena memiliki nilai yang melebihi standart. Selain itu, nilai SAIDI dan SAIFI penyulang SL4 Sario mengalami penurunan sesudah penggunaan PE, itu artinya keandalan mengalami peningkatan. Dan juga untuk hasil perhitungan ekonomis sebelum penggunaan PE dan setelah penggunaan PE pada penyulang SL4 Sario terjadi penurunan kerugian setelah penggunaan PE. Kata Kunci:           Jaringan Distribusi Primer 20 kV, PE,  Polyetilene, Tree guard.
Peramalan Beban Listrik Untuk Penjadwalan Sistem Pembangkit Garcia E.J. Toreh; Maickel Tuegeh; Marthinus Pakiding; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i4.2787

Abstract

Abstract— Minahasa-Kotamobagu electrical power system has an installed capacity of 342 MW. However, the power capacity is only 278 MW. Power generating system consists of two sub-systems, namely thermal sub-systems and hydro sub-systems. Thermal sub-system has a capacity of 225.32 MW that is much larger than the hydro sub-system that is 53.3 MW. Therefore, the cost of plant operations to be very expensive because of fuel consumption of thermal power plant to be very much. Optimization of hydro-thermal power scheduling is very important to obtain coordination plants with low operating costs in the distribution of electrical power. Almost all previous research, scheduling generation systems are based on data of actual expenses already occurred. However, in this research will be made of a scheduling model based on the data generating system load forecasting short ranges. Load forecasting must be accurate, so that scheduling is done not deviate from the actual. In this research, load forcasting models of Minahasa-Kotamobagu system using load coefficient method. In load forecasting, especially on a day to be scheduled, ie on March 27th 2013, showed accurate results with values ​​Mean Absolute Percentage Error (MAPE) 2.9686%. The data of load forecasting is used for generation scheduling model. Realization of data generation fuel PT. PLN on March 27th 2013 shows the total cost of fuel is Rp. 4,514,442,237. Generation scheduling result by setting the volume of water that comes out on hydro generation and application of dynamic programming method in the thermal power plant, the total cost to be incurred is Rp. 4,001,006,047.09 or earned savings of Rp. 513,436,190.05 (12.37%). Keywords  : Dynamic Programming, Generating Scheduling, Load Coefficient, Load Forecasting. Abstrak— Sistem tenaga listrik Minahasa-Kotamobagu mempunyai kapasitas terpasang 342 MW, namun daya mampu hanya 278 MW. Sistem pembangkit terbagi dua yaitu sub sistem hidro dan sub sistem termal. Sub sistem termal mempunyai kapasitas daya mampu 225,32 MW yang jauh lebih besar dari sub sistem hidro yaitu 53,3 MW. Oleh karena itu, biaya operasi pembangkit menjadi sangat mahal karena pemakaian bahan bakar dari pembangkit termal sangat banyak. Optimasi penjadwalan pembangkit hidro-termal sangat penting dilakukan untuk mendapatkan koordinasi pembangkit dengan biaya operasi yang lebih murah dalam penyaluran tenaga listrik. Hampir semua penelitian terdahulu, penjadwalan sistem pembangkit dibuat berdasarkan data realisasi beban yang sudah terjadi. Namun, pada penelitian ini akan dibuat suatu model penjadwalan sistem pembangkit berdasarkan data peramalan beban jangkah pendek. Peramalan beban harus akurat, agar penjadwalan yang dilakukan tidak menyimpang dari realisasi. Pada penelitian ini, model peramalan beban sistem Minahasa dan Kotamobagu mengunakan metode koefisien beban. Dalam peramalan beban, khususnya pada hari yang akan dijadwalkan yaitu  pada tanggal 27 Maret 2013, menunjukkan hasil yang akurat dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) 2,9686 %. Data beban hasil peramalan digunakan untuk melakukan penjadwalan pembangkit. Data realisasi pemakaian bahan bakar pembangkit PT. PLN pada tanggal 27 Maret 2013 menunjukkan total biaya bahan bakar yang dikeluarkan adalah Rp. 4.514.442.237,14. Hasil penjadwalan pembangkit dengan cara pengaturan volume air yang keluar pada pembangkit hidro dan penerapan metode dynamic programming pada pembangkit termal, maka total biaya yang harus dikeluarkan adalah Rp. 4.001.006.047,09 atau diperoleh penghematan sebesar Rp. 513.436.190,05 (12,37 %). Kata kunci : Dynamic Programming, Koefisien Beban, Penjadwalan Pembangkit, Peramalan Beban.
Koordinasi Pembangkit Hidro-Termal di Sistem Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Ryan M. Mangewa; Lily S. Patras; Maickel Tuegeh; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 2 No. 4 (2013): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v2i4.2856

Abstract

Abstrack--Electric power system in South Sulawesi and West Sulawesi supplied by hydro power plants and thermal power plants . Coordination of hydro and thermal power plants aimed to determine the pattern of optimal operation of generating units with minimal operating costs . Coordination of hydro and thermal power generation is done by adjusting the operating schedule of each generate unit . Generating units with low operating costs of the operation to carry the base load of the system , particularly the hydro generating units . Further thermal generating units with higher operating costs are operated to meet the remaining load . Operation of hydro generating units are set to determine the pattern of operation based on the pattern of the load with gave attention to constraint generation and water consumption . Dynamic Programming method is used to determine the power of thermal generating covered by each units and to determine the possible optimal combination of operating thermal generating units. Scheduling and loading were done after power obtained from each hydro and thermal generating units . By clicking coordinate hydro - thermal power system in South Sulawesi and West Sulawesi using Dynamic Programming the total operating expenses of Rp 2,672,519,124.22 . While total operating cost incurred by PT . PLN ( Persero ) is Rp 2,980,499,154.18 . Keywords :optimal operation , generating hydro - thermal coordination
Analisa Pertumbuhan Beban Terhadap Ketersediaan Energi Listrik di Sistem Kelistrikan Sulawesi Selatan Chandra P. Putra; Maickel Tuegeh; Hans Tumaliang; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v3i2.4454

Abstract

Abstrack-- In the electrical system the forecast strategy on load growth and power supply is needed , since the need of the electrical energy will growth continuously each year. The population growth and economic factors of a region are believed to be the triggering factors to increasing consumption of electrical energy in the area. These conditions must be anticipated as early as possible so that the availability of electrical energy can be provided in sufficient quantity. This final project aims to scheme the number of customer electrical energy, electrical energy needs, the production of electric energy and peak load, in South Sulawesi 2013 to 2017 by using the software LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning System). Furthermore, determine the schedule when supplementary generation capacity of electric energy supply shortage based on  the projected results, and examine potential sources of primary energy in South Sulawesi. The results of the schemed amount of electricity customers in South Sulawesi is constantly increasing from  2013 - 2017, with average growth is 6.12 percent per year, the increasing of customer is 1,566,389.75 in 2013 to 1,986,773.15 in 2017, the average consumption growth of electrical energy during the period by 12.95 percent per year, with a total consumption in 2017 amounted to 6,513,880.42 MWh. Projected production of electric energy is also increased according to the increase in electrical energy consumption with average growth 13.1 percent per year or a total of 7,336,253.33 MWh in 2017. Results of peak load growth projected average is 12.98 percent per year, the total electric energy needs in 2017 amounted to 1,323.02 MW. Based on a projection of the electrical energy needs in South Sulawesi for 2013 - 2017, to be able to fulfill electrical energy needs in 2017, the planned generator capacity expansion scheduled to be done gradually from 2014 to 2016, with the plan to increase generating capacity to 330 MW. South Sulawesi has a lot of potential primary energy that can be used as an alternative power plant development, including: water energy that can be harnessed into reach 1,835.8 MW hydro and micro power of 68.84 MW, natural gas reserves amounted to 377.3 BSCF measured, measured reserves of coal with 5.2 million tons and geothermal capacity reaches 1,950 MW. Key words :    Electrical energy, Electrical energy needs, LEAP, The availability of electrical energy, Potential primary energy Abstrak-- Dalam sistem kelistrikan strategi perkiraan pertumbuhan beban dan penyediaan daya sangat dibutuhkan, dikarenakan kebutuhan masyarakat akan energi listrik terus bertumbuh setiap tahunnya. Disamping pertumbuhan penduduk, faktor ekonomi suatu daerah juga diyakini sebagai salah satu faktor pemicu meningkatnya konsumsi energi listrik di daerah tersebut. Kondisi ini tentunya harus diantisipasi sedini mungkin agar ketersediaan energi listrik dapat tersedia dalam jumlah yang cukup. Tugas akhir ini bertujuan untuk memproyeksikan jumlah pelanggan energi listrik, kebutuhan energi listrik, produksi energi listrik dan beban puncak, di Sulawesi Selatan tahun 2013 sampai tahun 2017 menggunakan perangkat lunak LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning System). Selain itu, akan ditentukan jadwal penambahan kapasitas pembangkit bila terjadi kekurangan pasokan energi listrik sesuai dengan hasil proyeksi, serta mengkaji potensi sumber energi primer yang ada di Sulawesi Selatan. Hasil proyeksi jumlah pelanggan energi listrik di Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan dari tahun 2013 – 2017 , dengan pertumbuhan rata – rata sebesar 6.12 persen per tahun atau meningkat dari 1,566,389.75 pelanggan pada tahun 2013 menjadi 1,986,773.15 pelanggan pada tahun 2017, pertumbuhan rata – rata konsumsi energi listrik selama periode tersebut sebesar 12.95 persen per tahun dengan total konsumsi pada tahun 2017 sebesar 6,513,880.42 MWh. Proyeksi produksi energi listrik juga meningkat sesuai dengan peningkatan konsumsi energi listrik dengan pertumbuhan rata – rata 13.1 persen per tahun atau sebesar 7,336,253.33 MWh pada tahun 2017. Hasil proyeksi beban puncak bertumbuh rata – rata 12.98 persen per tahun, dengan total kebutuhan energi listrik pada tahun 2017 sebesar 1,323.02 MW. Berdasarkan hasil proyeksi kebutuhan energi listrik Sulawesi Selatan tahun 2013 – 2017, untuk dapat memenuhi kebutuhan energi listrik sampai tahun 2017, maka direncanakan penambahan kapasitas pembangkit dijadwalkan dilakukan secara bertahap dari tahun 2014 sampai tahun 2016, dengan rencana penambahan kapasitas pembangkit sebesar 330 MW. Provinsi Sulawesi Selatan memiliki banyak potensi energi primer yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengembangan pembangkit listrik, diantaranya: energi air yang dapat dimanfaatkan menjadi PLTA mencapai 1,835.8 MW dan PLTM sebesar 68.84 MW, gas alam dengan cadangan terukur sebesar 377.3 BSCF, batu bara dengan cadangan terukur 5.2 juta ton dan panas bumi dengan kapasitas mencapai 1,950 MW.   Kata Kunci : Energi listrik, Kebutuhan energi listrik, Ketersediaan energi listrik, LEAP, Potensi energi primer
Analisakegagalan Transformator Dayaberdasarkan Hasil Uji Dga Dengan Metode TDCG, Key Gas, Roger’s Ratio, Duval’s Triangle Pada Gardu Induk Alan R. Demmassabu; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 3 No. 4 (2014): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v3i4.5925

Abstract

Abstrak—Pada transformator daya dapat terjadi gangguan-gangguan yang dapat menyebabkan kegagalan transformator.Untuk itu diperlukan perawatan dan pemeliharaan pada transformator daya, salah satunya dengan melakukan pengujian minyak transformator yaitu pengujian DGA.Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya ketidaknormalan pada transformator.Uji DGA merupakan analisis kondisi transformator yang dilakukan berdasarkan jumlah gas terlarut pada minyak transformator.Pada tulisan ini menggunakan empat metode untuk analisa kegagalan transformator yaitu metode TDCG, Key Gass, Roger’s ratio, Duval’s Triangle.Setelah membandingkan keempat metode ini maka metode analisa yang paling efektif adalah metode analisa Duval’s Triangle. Metode ini dapat menunjukan gangguan dengan lebih jelas dan detil serta merupakan metode dengan sistem tertutup sehingga mengurangi presentase kasus diluar kriteria atau kesalahan analisis. Kata kunci:Kegagalan transformator, metode analisa,pengujian minyak trafo, uji DGA. Abstract—In power transformer can happen disruption which can cause transformer failure. For it required care and maintenance in power transformer, one of them by doing testing oil transformer that is DGA testing. This test done for know the presence or absence abnormality the transformer. DGA test is analysis transformer condition conducted based total dissolved gas in transformer oil. In this paper use four methods for analysis transformer failure that is method TDCG, Key Gass, Roger’s ratio, Duval’s Triangle. After comparing fourth method then method of analysis most effective is analysis method Duval’s Triangle. This method can show interference with clearer and details and a method with a closed system so that reduce the percentage of cases outside the criteria or error analysis. Key words:DGA testing,method of analysis,testing oil transformer, transformer failure.
Analisa Rugi – Rugi Daya Pada Jaringan Distribusi Di PT. PLN Palu Nolki J. Hontong; Maickel Tuegeh; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i1.6739

Abstract

Abstrak - Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem jaringan distribusi tenaga listrik selalu terjadi, dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada pengaturan beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncul arus pada netral trafo. Arus yang mengalir pada netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo penyaluran energi listrik pada sistem distribusi dimana susut tegangan akan mempengaruhi penyaluran energi listrik kepada konsumen dimana jika terjadi susut tegangan pada sistem distribusi maka energi listrik yang akan disalurkan kepada konsumen akan menjadi tidak standar lagi sesuai dengan SPLN no. 72 tahun 1987, dimana jatuh tegangan yang diperbolehkan dalam penyaluran distribusi hanya boleh sebesar 5% untuk jaringan udara SKTM sebesar 2%, maka itu perlu adanya perhitungan dan penelitian untuk permasalahan jatuh tegangan dalam bentuk persen (%), sehingga dalam penyampaian aliran listrik terhadap konsumen menjadi terpenuhi sesuai dengan standart yang telah ditetapkan. Analisa pada penulisan tugas akhir ini adalah mencakup sejauh mana besar jatuh tegangan  di daerah Rayon Kota Palu, mengingat penyulang yang tersebar merupakan penyulang lama. berdasarkan data  tahunan dari 2009 sampai 2013. Dimana dikatahui terdapat banyak permasalahan dan kendala yang dihadapai oleh PT. PLN cabang Palu salah satunya jatuh tegangan yang terjadi pada Penyulang yang terdapat di Rayon kota yang di dukung 1 GI (Gardu Induk )  yaitu GI Talise. Kata Kunci: Distribusi, Jatuh Tegangan, Ketidakseimbangan Beban, Rugi Daya Abstract - Load imbalance in a power distribution network system is always the case, and the cause of the imbalance is the setting of single phase loads on low voltage network subscribers. Due to the load imbalance appears on the neutral current transformer. The current flowing in the transformer neutral is causing losses (losses), ie losses due to neutral currents in the neutral conductor of the electrical energy distribution transformer in the distribution system where the shrinkage stress will affect the distribution of electrical energy to consumers in which case the voltage losses in the distribution system the electrical energy that will be distributed to consumers would be no longer standard in accordance with SPLN no. 72 in 1987, in which the voltage drop allowed in the distribution of distribution may only be 5% for air network SKTM by 2%, then the need for calculations and research for voltage drop problems in the form of percent (%), resulting in the delivery of electricity to consumers be fulfilled in accordance with the standards that have been set. Analysis in this thesis is include the extent to which large voltage drop in the Rayon of Palu, given the scattered feeders are long feeders. based on annual data from 2009 to 2013. Where dikatahui there are many problems and obstacles faced by PT. PLN branch Palu one voltage drop occurs in the feeders located in the city Rayon supported 1 GI (substation), namely GI Talise. Keywords: Distribution, Load imbalance, Losses Voltage, Power losses
Analisa Stabilitas Transient STL Minahasa Menggunakan Metode Kriteria Luas Sama Frietz A. Rotinsulu; Maickel Tuegeh; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i2.6915

Abstract

Abstrak Listrik adalah bentuk energi sekunder yang paling praktis penggunaanya oleh manusia, Kebutuhan listrik di masyarakat semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pemanfaatan tenaga listrik. Sistem tenaga listrik yang baik adalah sistem tenaga yang dapat melayani beban secara kontinyu tegangan dan frekwensi yang konstan, fluktuasi tegangan dan frekuensi yang terjadi harus berada pada batas toleransi yang diizinkan agar peralatan listrik konsumen dapat bekerja dengan baik dan aman. Oleh karena itu diperlukan suatu analisis sistem tenaga listrik untuk menentukan apakah sistem tersebut stabil atau tidak jika terjadi gangguan. Stabilitas transient didasarkan pada kondisi kestabilan ayunan pertama dengan periode waktu penyelidikan pada detik pertama terjadi gangguan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan kestabilan suatu sistem tenaga listrik apabila mengalami gangguan adalah metode kriteria luas sama. Walaupun metode ini tidak dapat dipergunakan untuk sistem multimesin namun sangatlah membantu untuk memahami faktor-faktor dasar yang mempengaruhi stabilitas transient sistem tenaga listrik. Kondisi peralihan dari sistem tenaga listrik pada saat gangguan dilukiskan secara matematis melalui persamaan diferensial. Teknik analisa data dilakukan dengan melakukan simulasi perhitungan dengan menggunakan matlab. Mengambil permodelan dari Sistem Tenaga Listrik Minahasa pada PLTA Tonsealama – GI Tonsealama yang terdiri dari sebuah mesin dan 1 bus infinite dengan saluran transmisi ganda dimana gangguan terjadi pada salah satu saluran, dengan menggunakan metode kriteria luas sama dan matlab. Dapat dianalisa bahwa sistem tersebut mempunyai sudut kerja awal 14,6050, sudut pemutus kritis 108,3810, sudut ayunan maksimum 165.0630. Kata Kunci : Analisa Sistem Tenaga Listrik, Metode Kriteria Luas Sama, Sistem Tenaga Listrik Minahasa, Stabilitas Transient. Abstract       Electricity is a secondary form of energy most practical usage by humans, need for electricity in the community has increased along with the increasing use of electricity. Electric power system that is both power system that can serve as a continuous load voltage and constant frequency, voltage and frequency fluctuations that occur must be within the tolerance limits permitted that consumer electrical appliances can work well and safely. Therefore we need a power system                    analysis to determine whether the system is stable or not in case of interruption. Transient stability based on the first swing stability conditions with periods of investigation in the first second disruption.      Taking modeling of Electric Power System Minahasa on hydropower Tonsealama – Tonsealama substation consisting of an engine and one infinite bus with multiple transmission channels where interference occurs on one channel, by using the same broad criteria and matlab. Can be analyzed that the system has a initial power angle 14,6050, critical clearing angle 108,3810, and maximum angle swing 165.0630.          Keywords: Electricity Power System of Minahasa,Equal Area Criterion, Power System Analysis, Transient Stability.
Konservasi Energi Listrik di Hotel Santika Palu Ardy W. Tanod; Hans Tumaliang; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 4 No. 4 (2015): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v4i4.9048

Abstract

Abstrak Konsumsi energi listrik di Hotel Santika Palu mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga perlu dilakukan perhitungan ulang konsumsi energi listrik guna mengetahui apakah konsumsi energi listriknya masih hemat dan efisien atau tidak. Setelah dilakukan perhitungan konsumsi energi listrik, kemudian mencari alternatif peluang untuk penghematannya. Untuk maksud inilah perlu dilaksanakan kegiatan konservasi energi listrik di Hotel Santika Palu. Konservasi energi meliputi audit energi dan manajemen energi pada saat perencanaan, pengoperasian dan pengawasan dalam pemanfaatan energi. Audit energi listrik diawali dengan pengumpulan data historis gedung Hotel Santika Palu. Kemudian menghitung Intensitas Konsumsi Energi (IKE) listrik selama 14 bulan terakhir dari data rekening listrik yang ada di Hotel Santika Palu. Dilanjutkan pengukuran tingkat pencahayaan di setiap ruangan. Dari hasil perhitungan IKE tersebut akan diketahui tingkat efisiensi konsumsi energi listrik pada gedung Hotel Santika Palu. Peningkatan efisiensi konsumsi energi listrik di Hotel Santika Palu disektor penerangan atau pencahayaan buatan dapat dilakukan dengan mengganti daya lampu yang ada di setiap ruangan, dimana daya lampu tersebut penggunaannya melewati batas standar tingkat pencahayaan sesuai fungsi ruangan.   Kata Kunci : Audit energi listrik, Hotel Santika Palu, Intensitas Konsumsi Energi(IKE), Konservasi energi listrik, Pencahayaan buatan Abstract Electrical energy consumption at Hotel Santika Palu has increased every year, so it is necessary to re-calculation of electrical energy consumption in order to determine whether the electrical energy consumption is still frugal and efficient or not. After calculating the energy consumption of electricity, then look for alternative opportunities for savings. For the purpose of this is to be implemented electrical energy conservation activities at the Hotel Santika Palu. Energy conservation include energy audits and energy management during the planning, operation and supervision of the use of energy.Electric energy audit begins with the collection of historical data Hotel Santika Palu building. Then calculate the Energy Consumption Intensity (ECI) of electricity during the last 14 months from the data of electricity bills in Hotel Santika Palu. Continued measurement of the level of lighting in every room. From the calculation of the ECI will know the level of efficiency of electrical energy consumption in buildings Hotel Santika Palu.Improved efficiency of electrical energy consumption in the Hotel Santika Palu on sector lighting or artificial lighting can be done by replacing the existing power lights in any room, where the lamp power usage over the limit standard lighting levels according to the function room. Keywords: Artificial lighting, Conservation of electric energy, Electric energy audit, Energy Consumption Intensity (ECI), Hotel Santika Palu 
Identifikasi Gardu Distribusi Tenaga Listrik Di Kota Manado Berbasis Sistem Informasi Geografis Bambang Soeroso; Yaulie D.Y. Rindengan; Lily S. Patras
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v5i1.11457

Abstract

Abstrak Peningkatan teknologi dan informasi yang semakin pesat, seiring dengan kebutuhan akan tenaga listrik yang semakin meningkat dan untuk itu diperlukan data dan informasi yang semakin cepat dan akurat untuk meningkatkan kendala dan ketersediaan tenaga listrik. Skripsi dengan judul Identifikasi Gardu Distribusi Tenaga Listrik di Kota Manado Berbasis GIS ini dibuat bertujuan bertujuan untuk pembuatan SIG berbasis web dengan visualisasi data spasial yang berisi informasi letak objek-objek gardu listrik, memanfaatkan layanan GoogleMaps sebagai tampilan map viewnya. Penulis mengembangkan aplikasi ini menggunakan Metode Roger Pressman Dari hasil implementasi aplikasi ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini membantu pengguna mengetahui lokasi-lokasi gardu distribusi yang ada di kota Manado. Kata Kunci : Gardu distribusi, GoogleMaps, Informasi, Sistem informasi Geografi. Abstract Improved technology and rapid information , along with the demand for power is increasing and for the required data and information more quickly and accurately to improve the constraints and the availability of power . Thesis with the title Identification Electricity Distribution Substation in Manado City -based GIS is made ​​aiming aiming to manufacture a web-based GIS visualization of spatial data containing location information of objects of electric substation, Utilizing the services GoogleMaps as viewnya map display . The author developed this application using the method Roger Pressman From the results of the implementation of this application can be concluded that this application helps the user know the locations of distribution substations in the city of Manado . Keyword : Distribution substations, Geographic Information Systems, GoogleMaps, Information.
Penyusutan Daya Listrik Pada Penyulang Jaringan Transmisi Isimu Marisa Novendry Tenda; lily S. Patras; Hans Tumaliang
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v5i1.11612

Abstract

Abstrak Seiring dengan perkembangan dunia, daya listrik juga menjadi sesuatu yang tidak bisa lepas dari dampak perkembangan dunia. Dan sudah menjadi kebutuhan pokok untuk setiap manusia. Daerah pedesaan saja membutuhkan listrik, apalagi kota-kota besar yang sudah menjadi kawasan industri, pertokoan, perbelanjaan, kebutuhan pokok dan lain-lain. Secara umum, baik buruknya sistem transmisi daya listrik terutama ditinjau dari kualitas daya yang diterima. Kualitas daya yang baik, antara lain meliputi kapasitas daya yang memenuhi dan tegangan yang selalu konstan. Namun pada kenyataannya pada setiap penyaluran daya listrik, jumlah daya listrik yang dikirim tidak sama dengan daya yang sampai di ujung saluran. Menghindari penyusutan yang melebihi standard yang ditentukan maka dilakukan penelitian serta melakukan analisa melalui perhitungan dalam bentuk persen (%) dan dalam watt (W), dalam hal ini untuk mengetahui berapa besar jumlah penyusutan daya yang dialami oleh transmisi dari G.I Isumu menuju G.I Marisa. Ketika sudah diketahui jumlah penyusutan daya yang terjadi dan jika penyusutan melebihi standard yang ditentukan, maka salah satu solusi untuk mengatasinya dengan menambahkan kapasitor disaluran transmisi Isimu Marisa. Kata Kunci :     Jaringan Transmisi, Kapasitor, Penyusutan daya, Transmisi. Abstract Along with the gglobal development, electricity also becomes something that can not escape of global development impact. And has becomes a stape for human being. In rural areas need electricity, especially in big cities that have become industrial areas, shopping complex, basic need, ect. In generaly, bad and good electrical transmission system especially in terms of the received power quality. Good quality power, such as include the power capacity that meets and tension is always constant. But in fact on every electrical transmission, the amount of delivered electrical power is not same with the power up in the end of line. Avoiding depreciation in excess of the prescribe standards then do reaserch and analyze through the calculations in terms of percent (%) and watt (w), in this case to find out how much experienced of depreciation power by the transmission of G.I Isimu fowards G.I Marisa. When is was known that amaunt of power deplection occurs and if the deprecciation exceeds specified standards, then of the solution to resolve it by adding a capasitor in Isimu Marisa transmission line. Keyword        :     Capasitor, depreciation power, Transmission,  transmission network
Co-Authors A. F. Nelwan Alan R. Demmassabu Alexsander, Brando Andreas A. Mengko Aprilian P. Kawihing Ardy W. Tanod Ardy W. Tanod, Ardy W. Arungpadang, Tritiya A.R. Bambang Soeroso Bambang Soeroso, Bambang Barasa, Maruli Ch.M. Brando Alexsander Brave A. Sugiarso Brigita Sitorus Brigita Sitorus, Brigita Chandra P. Putra Christoper A. Santjiatodjaja Cindy L. Kawulur Denny S.T. Salu Dwi R. Irawan Dwi R. Irawan, Dwi R. Ferdy Lumeno Ferdy Lumeno, Ferdy Fielman Lisi Filia M. Posundu Fitriani A.Y. Walangare Frietz A. Rotinsulu Garcia E.J. Toreh Glanny M. Ch. Mangindaan Glanny M.Ch. Mangindaan Glanny M.Ch. Mangindaan, Glanny M.Ch. Halvy Kolondam Hans Tumaliang Hendra B. Palit Indra Pondaag James P. Ulahayanan Janeer E.T. Pioh Janeer E.T. Pioh, Janeer E.T. Jefferson Longdong Jendry B. Sepang Junaldy, Muhammad Leoborus N. Hurlatu Luntungan, Renaldi P. M. S. Paraisu Maickel Tuegeh Maickel Tuegeh Mangindaan, Glanny M. Ch. Marthinus Pakiding Maruli Ch.M. Barasa Masarrang, Rudolfus Mika Mika Muhammad Junaldy Nolki J. Hontong Novendry Tenda Novendry Tenda, Novendry Olivie T.L. Mogot Palit, Hendra B. Pondaag, Indra Putra A.K. Liando Renaldi P. Luntungan Rudolfus Masarrang Ryan M. Mangewa Santjiatodjaja, Christoper A. Sartje Silimang Sepang, Jendry B. Sherwin R.U.A. Sompie Tirza Kawengian Tondok, Yaved P. Topuh, Elvionita C. Tritiya A.R. Arungpadang Ulahayanan, James P. Vecky Poekoel Vecky Poekoel, Vecky Yaulie D.Y. Rindengan Yaulie Deo Y. Rindengan Yaved P. Tondok Yehezkiel Rondonuwu Yulianto Mariang