Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Students’ Knowledge and Attitude toward Genetic Engineering Purwanti Pratiwi Purbosari; Parni Astuti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i1.2875

Abstract

Students are the people who will be consumers, producers, and policymakers of genetic engineering application products in the future. This paper reviewed research exploring the students' knowledge and attitude toward genetic engineering through a narrative literature review of articles published between 2012 and 2022. After applying criteria of inclusion, exclusion, and thematic belonging in google scholar databases, the sample was constituted of 20 studies. The results showed that most secondary school students needed more knowledge of genetic engineering, even in countries that produce genetically modified organisms through genetic engineering nationally. Most studies also revealed that most students expressed a negative attitude toward genetic engineering and its products. Besides that, students with a positive attitude toward genetic engineering often showed multiple attitudes, depending on which aspects they focus on.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos menggunakan Metode Takakura di Desa Somongari Kabupaten Purworejo Hadi Sasongko; Purwanti Pratiwi Purbosari; Zuchrotus Salamah; Nurul Putrie Utami
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Somongari saat ini sedang merintis pemanfaatan pekarangan untuk penanaman sayuran. Salah satu upaya untukmengoptimalkan program tersebut adalah dengan pembuatan kompos secara mandiri oleh warga. Pengomposandengan metode takakura dapat mengubah sampah rumah tangga menjadi pupuk yang berguna bagi tanaman. Pelatihanini dilakukan dengan tujuan agar warga Desa Somongari dapat membuat kompos menggunakan metode takakura darisampah rumah tangga sehingga hasilnya dapat diaplikasikan sebagai pupuk bagi sayuran yang mereka tanam. Tahapandalam pelatihan ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam penyampaianmateri adalah ceramah, demonstrasi dan praktek langsung. Berdasarkan nilai pretest dan postest yang diambil masingmasingsebelum dan sesudah pelatihan, diketahui adanya peningkatan pemahaman warga Desa Somongari terkaitpembuatan pupuk komposmenggunakan metode takakura Kata Kunci : kompos, somongari, takakura
Studi Literatur: Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry (GI) terhadap Hasil Belajar Kognitif, Afektif, dan Psikomotor Siswa Sekolah Menengah pada Materi Biologi: (Literature Study: The Effect Of Application Of Guided Inquiry (GI) Learning Models On Cognitive, Affective, And Psychomotor Learning Outcomes Of Middle School Students On Biology Materials) Mutia Hanifah; Purwanti Pratiwi Purbosari
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.14791

Abstract

The guided inquiry learning model is a learning model that has the potential to improve student learning outcomes. However, no researchers have conducted a literature study on the effect of applying the guided inquiry learning model on learning outcomes in the cognitive, affective, and psychomotor domains of high school students on biology material. This research was a literature study with a narrative review design. The scientific articles used as research data were 42 articles from the international journal, national journals accredited, national journals unaccredited, proceedings, and repositories. Article validation was carried out by considering freely accessible articles, quality of research methodologies, article topics, article objects, and research references for the last ten years. Data collection techniques through keywords and presented in tabular form. The data analysis technique used descriptive analysis. Based on the literature study, applying the guided inquiry learning model could improve high school students' cognitive, affective, and psychomotor learning outcomes on biology material. Keyword : cognitive, affective, psychomotor learning outcomes, guided inquiry, literature study. Abstrak Model pembelajaran guided inquiry merupakan model pembelajaran yang berpotensi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Akan tetapi, belum ada peneliti yang melakukan kajian literatur mengenai pengaruh penerapan model pembelajaran guided inquiry terhadap hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotor siswa sekolah menengah pada materi biologi. Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur dengan desain narrative review. Artikel ilmiah yang digunakan sebagai data penelitian sebanyak 42 artikel yang berasal dari jurnal internasional, jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional tidak terakreditasi, prosiding, dan repository. Validasi artikel dilakukan dengan mempertimbangkan artikel dapat diakses secara bebas, kualitas metodologi penelitian, topik bahasan artikel, objek penelitian artikel, dan dengan referensi 10 tahun terakhir. Teknik pengumpulan data melalui kata kunci dan disajikan dalam bentuk tabel. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil studi literatur, penerapan model pembelajaran guided inquiry dapat meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor siswa sekolah menengah pada materi biologi. Kata Kunci: hasil belajar kognitif, afektif, psikomotor, guided inquiry, studi literatur
Quality of biology laboratory infrastructure and Facilities in High School Arum, Sekar Ganda Ning Tyas; Saifuddin, Much Fuad; Pratiwi, Silfi; Isnayanti, Tri Rahayu; Rahma, Dinda Iftiqa; Puspitasari, Etika Dyah; Wulandari, Retno; Purbosari, Purwanti Pratiwi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 10, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2024
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v10i2.4459

Abstract

Practicum is one of the essential learning activities for students psychomotor and fosters scientific attitudes in students. Therefore, adequate laboratory infrastructure is needed. Biology laboratory standards are contained in the regulation of the Minister of national education No. 24 of 2007 concerning Standards for Educational Facilities and Infrastructure. The research as descriptive qualitative was conducted at School A, School B, and School C with data collection techniques using observation and interviews. The study results indicate that laboratory facilities and infrastructure, including infrastructure, facilities and Biosecurity Level 1, follow the standards set in the regulation of the Minister of national education No. 24 of 2007. Based on the research that has been done, the most suitable facilities and infrastructure according to the standards of regulation of the Minister of national education No. 24 of 2007 are School B. Fulfillment of standards can support the smooth running of practicum. Besides, schools must keep raising standards to a higher level.
Pelatihan Pengolahan Produk Hasil Pertanian Organik pada Ibu-Ibu Kelompok Rumah Sayur SKM di Desa Somongari, Purworejo Utami, Nurul Putrie; Sasongko, Hadi; Salamah, Zuhrotus; Purbosari, Purwanti Pratiwi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022233

Abstract

Organic agricultural products such as fresh vegetables is a product that is easily damaged and can cause losses if not utilized properly. Food processing is a way to increase the storage capacity of organic agricultural products. Instead of increasing storability of food, processing food products is also a choice to develop marketing of agricultural products. Therefore, the organic farming women as the members of the SKM (Suka Karya Makmur) Vegetable House Group was given training in the processing of organic agricultural products in the form of vegetable noodles, spinach chips, and vegetable sticks. The training activities were carried out using demonstration and simulation methods which were attended by 35 people. The team provides a demonstration with examples and then the participants simulate the processing of food products independently. Evaluation of activities is carried out by providing pre-test and post-test, observation, and interviews of participants. The result of this activity is an increase in knowledge, skills, and entrepreneurial interest from the members of the SKM Vegetable House Group. The training activity for the manufacture of organic agricultural products is the first step to improve the economic status of the community in Somongari Village.
PENINGKATAN NILAI EKONOMI TEMULAWAK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN INSTAN Utami, Nurul Putrie; Sasongko, Hadi; Salamah, Zuchrotus; Purbosari, Purwanti Pratiwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2497

Abstract

Temulawak merupakan salah satu tumbuhan rimpang yang mengandung banyak khasiat. Desa Somongari, selain terkenal dengan hasil manggis dan durian, ternyata juga memiliki hasil temulawak yang melimpah dan masih belum termanfaatkan dengan baik serta hanya dijual dalam bentuk kering. Terlebih kondisi perekonomian masyarakat sedang menurun karena hasil durian dan manggis beberapa tahun terakhir terus menurun. Oleh sebab itu, pelatihan pemanfaatan temulawak menjadi minuman instan bisa menjadi salah satu upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Pembuatan minuman instan merupakan teknologi pengolahan pengkristalan yang sederhana dan mampu meningkatkan daya simpan dan daya terima dari hasil temulawak di Desa Somongari sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi pula. Kegiatan pelatihan ditujukan bagi kelompok wanita tani di Desa Somongari. Pelatihan dilaksanakan dengan metode simulasi pembuatan produk temulawak instan. Sarana yang digunakan pada pelatihan adalah media leaflet, alat masak dan bahan baku minuman instan. Evaluasi kegiatan ini dilakukan dengan menilai pengetahuan awal dan akhir dengan kuesioner serta observasi langsung. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dalam mengolah minuman temulawak instan (p<0,01). Selain itu, para peserta juga makin terampil dalam mengolah minuman instan ini. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan minuman temulawak instan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai temulawak dan memberikan peluang usaha kepada masyarakat sehingga meningkatkan perekonomian
Pengetahuan Covid-19 dan Vaksinasinya pada Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) di Distrik Wanggar dan Distrik Yaro Kabupaten Nabire Purbosari, Purwanti Pratiwi; Damayanti, Lailatul Essra
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2022): Volume 7 Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.821 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i3.1080

Abstract

Distrik Wanggar dan Distrik Yaro merupakan salah satu distrik yang berada di Kabupaten Nabire. Terkait terjadinya kasus pertama Covid-19 di Kabupaten Nabire, Distrik Wanggar merupakan distrik yang masuk kategori awal. Sementara itu, Distrik Yaro merupakan distrik yang masuk kategori akhir. Perbedaan waktu terdapatnya kasus pertama Covid-19 di kedua distrik ini dimungkinkan dapat mempengaruhi pengetahuan siswa tentang Covid-19 dan vaksinasinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan pengetahuan terkait Covid-19 dan vaksinasinya pada siswa kelas X Sekolah Menengah Atas pada Distrik Wanggar dan Distrik Yaro. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Analisis data secara deskriptif kuantitatif dan uji Oneway-ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dari Distrik Wanggar (48,39%)  memiliki pengetahuan yang tinggi terkait Covid-19 dan vaksinasinya. Sementara itu, sebagian besar siswa di Distrik Yaro (61,29%) memiliki pengetahuan kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis Oneway-ANOVA diketahui bahwa pengetahuan Covid- 19 dan vaksinasinya pada siswa kelas X Sekolah Menengah Atas di Distrik Wanggar dan Distrik Yaro  terdapat perbedaan yang signifikan.
Penyusunan Leaflet Variasi Morfologi Durian sebagai Sumber Belajar Biologi SMA berdasarkan Hasil Studi Variasi Karakter Morfologi Buah Durian (Durio zibethinus Murr.) di Dusun Dirun Kabupaten Banjarnegara Purbosari, Purwanti Pratiwi; Putri, Maulita Nofretari Hardana
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 3 (2022): Volume 7 Nomor 3, Agustus 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.08 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i3.1081

Abstract

Salah satu objek atau gejala yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar adalah potensi daerah. Dusun Dirun memiliki potensi berupa keanekaragaman durian yang sudah terkenal secara nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi hasil studi variasi morfologi durian di Dusun Dirun sebagai sumber belajar biologi kelas X SMA pada materi keanekaragaman hayati, serta untuk mengetahui kualitas leaflet yang disusun berdasarkan hasil kajian tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang meliputi dua langkah pokok, yaitu analisis potensi dan pengukuran kualitas leaflet. Hasil analisis potensi menunjukkan bahwa hasil studi variasi morfologi durian di Dusun Dirun berpotensi sebagai sumber belajar biologi SMA kelas X, materi keanekaragaman hayati. Berdasarkan hasil penilaian, leaflet yang disusun termasuk ke dalam kategori “sangat baik” menurut ahli materi maupun ahli media. Rata-rata nilai yang diperoleh dari ahli materi adalah sebesar 85,31%, sedangkan dari ahli media sebesar 83,85%
Implementasi Project Based Learning untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Negeri Hidayah, Nur; Purbosari, Purwanti Pratiwi
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 3 (2024): Volume 9 Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i3.1855

Abstract

This research aimed to analyze the implementation of Project Based Learning to create a Pancasila student profile at SD Negeri Bakulan, Yogyakarta. This type of research was qualitative in the form of a case study through interviews, observation, and document study. The research results showed good planning at SD Negeri Bakulan regarding the implementation of PjBL, which was characterized by team formation, scheduling, creating general themes, creating teaching modules, and outreach to students’s parents. The implementation stage was carried out by following the steps of the PjBL learning model. After the implementation stage, reflection and evaluation were carried out for each PjBL activity. Supporting factors in implementing PjBL at SD Negeri Bakulan include good cooperation from teachers, teacher readiness in planning and implementing it, high student enthusiasm, good parental enthusiasm, the existence of facilities and infrastructure as well as tools and materials that were readily available, and there were examples of implementing project learning on the independent teaching platform. . Meanwhile, factors that hinder the implementation were the students feeling bored in the middle of the process and teacher creativity still needs to be further developed.