Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA ANAK SEBAGAI PERANTARA PEREDARAN NARKOTIKA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022) Muhammad Yunus; Ina Heliany; Edy Supriyanto
YURE HUMANO Vol 7 No 1 (2023): YURE HUMANO JOURNAL
Publisher : Fakultas Hukum Universitas MPU Tantular

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan Hukum Bagi Anak Berhadapan Dengan Hukum Terhadap Tindak Pidana Narkotika Anak Sebagai Perantara Peredaran Narkotika (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi anak yang berhadapan dengan hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak terhadap tindak pidana narkotika anak sebagai perantara peredaran narkotika dan untuk mengetahui yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara pidana pada Putusan Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022/PNJkt.Utr. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan cara pengumpulan data secara studi pustaka atau data sekunder yang diperoleh dari berbagai literatur, peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian yang diteliti oleh penulis, kemudian menghubungkan teori yang berhubungan dengan masalah dan akhirnya menarik kesimpulan untuk menentukan hasil. Hasil yang diperoleh melalui penelitian adalah dalam menjatuhkan pidana kepada terdakwa anak dibawah usia dalam Putusan Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022/PNJkt.Utr harus merujuk kepada Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, yang berisi tentang perlindungan yang harus diberikan kepada anak yang berhadapan dengan hukum demi tercapainya keadilan bagi para pihak yang berperkara. Selain itu, dalam menyelesaikan perkara pidana anak dalam Putusan Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022/PNJkt.Utr seharusnya mengutamakan pendekatan keadilan restoratif terlebih dahulu, karena sistem peradilan pidana anak mewajibkan untuk dilakukannya upaya diversi berdasarkan pendekatan keadilan restoratif terhadap anak yang berkonflik dengan hukum sebagai upaya perlindungan hukum bagi anak, baik oleh penyidik di tingkat penyidikan, jaksa di tingkat penuntutan, maupun hakim pada pemeriksaan di tingkat pengadilan. Dalam Putusan Nomor 10/Pid.Sus.Anak/2022/PNJkt.Utr, hakim hanya mempertimbangkan secara yuridis bahwa anak tersebut telah memenuhi unsur pidana yang dituntut oleh penuntut umum, sehingga anak tersebut dapat dijatuhi pidana, tetapi hakim tersebut tidak mempertimbangkan secara filosofis dan sosiologis. Hakim tidak memperhatikan bahwa seseorang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor internal dan eksternal, yang mana anak tersebut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika karena minimnya ilmu pengetahuan tentang akibat yang akan ditimbulkan dari penyalahgunaan narkotika tersebut, selain itu faktor eksternal juga mempengaruhi anak tersebut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika melalui trend globalisasi.
Efek Perlombaan Kreativitas sebagai Upaya Meningkatkan Komunikasi Hubungan Personal AntarKeluarga-Keluarga di TK Islam An-Nur pada Masa Pandemi Covid-19 Sitti Wardiningsih; Sitinah Sitinah; Serepina Hutabarat; Retno Indriyati; Edy Supriyanto
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Karya untuk Masyarakat
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jkum.v2i2.621

Abstract

Sejak ditetapkannya sistem belajar e-learning maka pada guru dan orang tua harus memiliki jurus atau trik mengajar dan belajar dimasa pandemi Covid-19. Kekuatan penyebaran infeksi corona virus yang terbaru ini sungguh luar biasa. Untuk memutus mata rantai penyebaran kegiatan tersebut maka TK AN-NUR melakukan kegiatan bersama pada Family Gadring with Parent melalui virtual bagi anak-anak usia dini. Kegiatan ini bertujuan agar anak anak usia dini mau belajar dan tetap ceria dalam kerja sama, kekompakan anak dan orang tua, serta orang tua dalam mendidik dan membimbing putra putrinya. Metode yang tepat untuk kegiatan komunikasi orang tua pada anak. Metode pelaksanaan nya dalam acara ini adalah lomba kreatifitas membuat TV dari bahan karton bekas, dikerjakan selama 2 jam bersama kedua orang tua atau keluarga dan dinilai pada akhir waktunya. Kegiatan ini terdiri dari 5 kelompok dan setiap kelompok didamping 1 orang guru yang bertugas juga sebagai juri. Hasil akhir mententukan juara dengan kreteria penilaian kekompokkan bersama keluarga, dengan kreteria kekompakkan dalam kerja sama, kreativitas bentuk. Kegiatan ini untuk memupuk kerbersamaan dalam lingkungan kecil yaitu keluarga, karena dengan kehangatan dalam keluarga akan melahirkan rasa saling menghargai dan menghormati, melahirkan generasi yang perhatian untuk keluarga dan lingkungannya.