Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Mediastima

ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN PENDEKATAN MODEL INDEKS TUNGGAL PADA SAHAM IDX30 DI BURSA EFEK INDONESIA Triyono Adi Tristanto; Destiana Destiana
Mediastima Vol 26 No 2 (2020): Mediastima
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, IBI-K57

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.463 KB) | DOI: 10.55122/mediastima.v26i2.130

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1)”Untuk mengetahui proses pembentukan portofolio optimal menggunakan perhitungan model indeks tunggal.” 2) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan saham portofolio optimal dan saham yang tidak membentuk portofolio optimal. 3)”Untuk mengetahui seberapa besar proporsi dana masing-masing saham portofolio optimal yang terbentuk pada IDX30 di Bursa Efek Indonesia periode Februari 2015 sampai dengan Januari 2018.” Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh saham yang termasuk dalam IDX30 yang berjumlah 42 saham. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan data yang jadikan sampel sebanyak 21 saham. Hasil analisis didapatkan ada 2 saham yang membentuk portofolio optimal berdasarkan Model Indeks Tunggal yaitu saham ICBP sebesar 0.02174 atau 2.17% dan saham UNTR sebesar 0.02447 atau 2.47%. Saham yang dijadikan kandidat portofolio merupakan saham yang nilai Excess Return to Beta (ERB)nya lebih besar dari nilai cutt-off-point (ERB ≥ C*) C* = 0.018300733. Kata kunci :”Portofolio Optimal, Model Indeks Tunggal, IDX30.”
PENGARUH KINERJA KEBERLANJUTAN TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN BADAN USAHA MILIK NEGARA (KLASTER INDUSTRI JASA KEUANGAN) Triyono Adi Tristanto; Medy Desma Fatwara
Mediastima Vol 27 No 2 (2021): Mediastima
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, IBI-K57

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.245 KB) | DOI: 10.55122/mediastima.v27i2.301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kinerja Keberlanjutan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (Klaster Industri Jasa Keuangan). Kinerja Keberlanjutan merupakan variabel bebas yang diproxykan Kinerja Ekonomi (KE), Kinerja Sosial (KS) dan Kinerja Lingkungan (KL). Adapun Profitabilitas sebagai variabel terikat diproxykan dengan Return on Equity (ROE). Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Analisis data pada penelitian ini menggunakan program SPSS versi 26. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Variabel Kinerja Ekonomi tidak mempunyai pengaruh terhadap Profitabilitas (ROE) Perusahaan BUMN Klaster Jasa Keuangan, Variabel Kinerja Sosial mempunyai pengaruh negatif terhadap Profitabilitas (ROE) Perusahaan BUMN Klaster Jasa Keuangan. Pengaruh negatif ini mengindikasikan bahwa dana yang dialokasikan untuk program CSR akan mengurangi profit perusahaan karena perusahaan BUMN wajib menyisihkan sebagian laba bersih (net profit) untuk program Tanggung jawab Sosial & Lingkungan (TJSL). Variabel Kinerja Lingkungan tidak mempunyai pengaruh terhadap Profitabilitas (ROE) Perusahaan BUMN Kluster Jasa Keuangan dan secara simultan (bersama-sama) variabel KE, KS, dan KL berpengaruh terhadap Profitabilitas (ROE). Pengaruh variabel KE, KS dan KL secara simultan terhadap ROE sebesar 63,9% dan 36,1% dipengaruhi oleh variabel lain.
ANALISIS KETAHANAN HARGA SAHAM SEKTOR KONSUMSI TERHADAP PENGARUH FAKTOR MAKRO EKONOMI TAHUN 2012-2020 Medy Desma Fatwara; Triyono Adi Tristanto
Mediastima Vol 27 No 2 (2021): Mediastima
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, IBI-K57

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.495 KB) | DOI: 10.55122/mediastima.v27i2.303

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia meningkat di setiap tahunnya, tercatat jumlah penduduk tahun 2021 sebanyak 271.349.889 jiwa. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan menurut kelompok komoditas makanan di Indonesia tahun 2019 sebanyak 212.933, menandakan tingkat konsumsi di Indonesia semakin meningkat. Dengan perekonomian yang semakin bertumbuh baik, perekonomian Indonesia tahun 2019 mencapai Rp 15.833,9 triliun, tumbuh 5,02% dari tahun 2018. Berita online maupun media lain menyatakan bahwa sektor konsumsi merupakan sektor yang defensif dan mampu bertahan dalam kondisi ekonomi yang buruk. Apakah informasi yang menyatakan saham sektor konsumsi merupakan saham yang defensif dalam berbagai kondisi ekonomi merupakan informasi yang tepat, perlu uji analisis terlebih dahulu. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh ketahanan harga saham sektor konsumsi terhadap BI Rate, Inflasi, Kurs, NYSE, dan IHSG terhadap harga saham sektor konsumsi. Metode penelitian adalah deskriptif. Metode analisis data menggunakan Metode Error Correction Model. Hasil penelitian menunjukkan pada jangka panjang BI Rate tidak berpengaruh, Inflasi dan IHSG berpengaruh positif dan signifikan sedangkan Kurs dan NYSE berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Kesimpulannya adalah sebaiknya investor dan calon investor pada jangka panjang menggunakan Inflasi, Kurs, NYSE dan IHSG sebagai dasar keputusan investasi karena variabel tersebut berpengaruh signifikan, sedangkan pada jangka pendek sebaiknya investor menggunakan variabel NYSE dan IHSG sebagai dasar keputusan karna berpengaruh signifikan terhadap harga saham.