Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELARUT PERTALITE DAN TRICHLOROETHYLENE DALAM PROSES PENGUJIAN KADAR ASPAL PADA LAPIS PERKERASAN AC-WC Hanifah Durrotul Hikmah; Suryanto Suryanto; Nurokhman Nurokhman
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3023

Abstract

Sangat penting memeriksa hasil uji ekstraksi campuran aspal untuk menentukan penyebab hilangnya kandungan aspal selama ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar aspal hasil ekstrasi campuran aspal AC-WC pada sampel material di laboratorium, untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya perbedaan hasil kadar aspal pada jenis pelarut yang berbeda, untuk mengetahui hubungan grafik pengujian gradasi agregat tehadap nilai kadar aspal berdasarkan dua jenis pelarut yang berbeda dan untuk mengetahui efektifitas dari dua jenis pelarut untuk pengujian esktrasi kadar aspal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekstraksi. Berdasarkan hasil penelitian ekstraksi kadar aspal dari enam sampel dengan dua jenis pelarut yang berbeda didapatkan nilai kadar aspal dari hasil pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichlorethylene dan pertalite berturut-turut rata-rata dari tiga sampel yaitu 6,35% dan yaitu 6,01%. Pengujian menggunakan trichloroethylene menghasilkan kadar aspal lebih tinggi dan mendekati spesifikasi Bina Marga 2018. Selain itu, pengujian ekstraksi menggunakan pelarut trichloroethylene juga lebih efektif dan menghasilkan kadar aspal yang akurat.
ANALIASIS EFISIENSI KINERJA SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: JALAN SELOKAN MATARAM – JALAN WAHID HASYIM) Suryanto Suryanto; Cahyaning Kilang Permatasari; Kevin Nur Hidayah
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3105

Abstract

Pertumbuhan kendaraan bermotor di wilayah Yogyakarta yang tidak diimbangi dengan peningkatan infrastruktur lalu lintas yang memadai telah menyebabkan berbagai permasalahan, khususnya pada titik simpang jalan. Salah satu simpang yang mengalami kepadatan signifikan adalah simpang bersinyal Jalan Selokan Mataram – Jalan Wahid Hasyim, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang tersebut dengan menggunakan parameter kinerja lalu lintas, yaitu derajat kejenuhan (DJ), tundaan rata-rata (Ti), panjang antrian (Q), dan kapasitas (C), sesuai metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023.Metode penelitian yang digunakan adalah survei lalu lintas pada hari sibuk dan hari libur pada tiga periode waktu (pagi, siang, dan sore), serta pengukuran langsung data geometri jalan dan waktu sinyal. Data kemudian dianalisis untuk memperoleh kinerja tiap lengan simpang (utara, selatan, timur, barat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan signifikan antara kondisi hari sibuk dan hari libur, terutama pada pendekat timur dan barat yang memiliki derajat kejenuhan (DJ) lebih dari 1 dan tundaan yang sangat tinggi, yaitu hingga 895,9 detik/SMP pada kondisi eksisting.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa simpang Selokan Mataram – Wahid Hasyim dalam kondisi eksisting belum bekerja secara efisien, terutama pada jam-jam sibuk dan pendekat dengan volume lalu lintas tinggi. Diperlukan evaluasi lanjutan terkait pengaturan fase sinyal dan kemungkinan rekayasa lalu lintas lainnya guna meningkatkan efisiensi simpang serta mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan.
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 (Studi Kasus: Simpang Empat Bersinyal Jalan Magelang Kilometer 5 dan Jalan Selokan Mataram Yogyakarta) Krisna Setya Nugraha; Suryanto Suryanto; Muhamad Arifin
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 8 No. 1 (2026): CivETech (in Progress)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan lalu lintas dapat dijumpai dari berbagai faktor, salah satunya pertumbuhan sarana, prasarana, dan fasilitas transportasi. Simpang Empat Bersinyal Jalan Magelang Kilometer 5 dan Jalan Selokan Mataram merupakan persimpangan yang terkena dampak dari peningkatan volume kendaraan. Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2023 (PKJI, 2023) menjadi acuan untuk memandu pengerjaan, lalu dilakukan permodelan menggunakan Software PTV Vissim. Hasil penelitian ini meninjau kondisi eksiting, dan dengan alternatif yang efisien untuk kinerja simpang bersinyal. Pada penelitian ini menghasilkan nilai derajat kejenuhan, peluang antrian, dan tundaan.