Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JTAM ROTARY

PENGARUH PENGUAPAN BAHAN BAKAR MINYAK TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA SEPEDA MOTOR 4 TAK Misbachudin, Misbachudin; Dinata, Ryan; Sabitah, A’yan
JTAM ROTARY Vol 5, No 2 (2023): JTAM ROTARY
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam_rotary.v5i2.10107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan bahan bakar yang dikonsumsi pada motor bensin 4 tak dengan merancang dan menerapkan sistem aerator untuk menguapkan bahan bakar. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah dengan metode pengujian (experimental method). Yaitu dengan cara memanfaatkan  aerator  yang di implementasikan pada sistem bahan bakar sepeda motor 4 tak untuk mempercepat terjadinya proses penguapan pada bahan bakar minyak. Variabel yang digunakan adalah jenis bahan bakar pertalite dan pertamax, yang diuji dengan menggunakan aerator dan tanpa aerator pada putaran mesin sekitar 1200 rpm tanpa pembebanan selama 3 menit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bahan bakar yang terpakai dengan menggunakan aerator untuk penguapan dapat mengurangi konsumsi bahan bakar. Pertalite menggunakan aerator mengalami penurunan sebesar 2,34 ml/min atau 50% sedangkan bahan bakar pertamax mengalami penurunan sebesar 1,44 ml/min atau 44%. The aim of this research is to determine the fuel consumption of internal combustion engines by designing and implementing an aerator to enhance fuel evaporation. The method employed in this study is experimental, using an aerator integrated into the fuel system of a 4-stroke motorcycle engine to accelerate the fuel evaporation process. The variables used are Pertalite and Pertamax fuels, which were tested both with and without the aerator at an engine speed of approximately 1200 rpm without any load for 3 minutes. The test results indicate that using an aerator for evaporation can reduce fuel consumption. Pertalite fuel with an aerator experienced a 2,34 ml/min 50% reduction, while Pertamax fuel with an aerator experienced a 1,44 ml/min 44% reduction.
ANALISIS PENGGUNAAN PERTALITE DAN BAHAN BAKAR GAS TERHADAP SUHU MESIN SEPEDA MOTOR 100 CC Ardiyat, Ichwan Noor; Sabitah, A’yan; Misbachudin, Misbachudin
JTAM ROTARY Vol 5, No 2 (2023): JTAM ROTARY
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam_rotary.v5i2.8431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan suhu mesin pada sepeda motor Honda Supra Fit 100 cc tahun 2005 dengan penggunaan bahan bakar minyak pertalite dan bahan bakar gas LPG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan studi pustaka dengan menggunakan parameter Thermo Gun. Dari hasil pengujian suhu mesin bahan bakar gas LPG didapat 420c pada 2000 rpm dan suhu mesin berbahan bakar pertalite didapat 520c pada 2000 rpm. Dan dapat disimpulkan bahwa suhu mesin menggunakan bahan bakar LPG lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar minyak Pertalite. This study aims determine to compare the engine temperature of a 100 cc Honda Supra Fit motorcycle at 2005 using Pertalite and LPG. The method used in this research is experimental and literature study using the Thermogun parameter. From the results of testing the temperature of the LPG fuel engine, it was obtained 420 oc at 2000 rpm and the temperature of the Pertalite fueled engine was obtained 520 oc at 2000 rpm. And it can be concluded that the temperature of the engine using LPG fuel is lower than Pertalite.
RANCANG BANGUN ALAT PRESS BRIKET DENGAN SISTEM HIDROLIK Marali, Aryati Muhaymin; Abrar, Ali; Yusrina, Yasmin Zulfati; Dwimas, Herdian; Sabitah, A’yan
JTAM ROTARY Vol 7, No 1 (2025): JTAM ROTARY
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtam_rotary.v7i1.14398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penelitian eksperimen untuk meningkatkan nilai komposisi sebuah briket sesuai dengan standar briket nasional. Proses pembuatan alat cetak briket di mulai dari melakukan desain dengan menggunakan software AutoCad, melakukan perhitungan pembebanan dan kemudian melakukan simulasi dengan menggunakan solidwork. Setelah ditemukan nilai standar yang diinginkan dari alat pres briket, maka langkah selanjutnya pembuatan alat pres briket. Adapun hasil perhitungan kekuatan tegangan yang didapatkan yaitu tegangan ijin maksimal 166,67 N/mm2. Hasil simulasi dari alat pres briket yaitu dengan beban maksimal 606 N/mm2. Hasil perhitungan tegangan ijin simulasi lebih besar di banding perhitungan dengan menggunakan rumus, sehingga dapat di simpulkan bahwa alat pres briket aman untuk digunakan dengan beban maksimal 10 ton. This research aims to conduct experimental research to increase the composition value of a briquette following national briquette standards. The process of a briquette press tool starts with designing using AutoCAD software, calculating the loading, and then carrying out a simulation using Solidwork. After finding the desired standard value for the briquette press, the next step is making a briquette press. The results of the tensile strength calculation obtained were a maximum allowable stress of 166.67 N/mm2. The simulation results of the briquette press are with a maximum load of 606 N/mm2. The simulated allowable stress calculation results are greater than calculations using the formula, so it can be concluded that the briquette press is safe to use with a maximum load of 10 tons.