Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Playing Method Application in Improving Students’ Competence of Volleyball Under-Passing Technique Rajidin Rajidin; Awang Roni Efendi; Henry Maksum
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 14, No 4 (2022): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v14i4.2121

Abstract

The issue in this study is the low student learning outcomes, particularly in the method of underpassing volleyball. According to the findings of the researchers' observations, the poor motivation of students when participating in learning has an effect on their below-average KKM completeness score. This study used classroom action research, which consists of two cycles with four stages of action: planning, implementing, observing, and reflecting. 32 students from only one class participated in this study. This study's data collection instrument consisted of teacher and student observation sheets as well as a grid-based assessment instrument for the movement process containing beginning attitude stages, implementation attitudes, and final attitudes. Using the playing approach, students' volleyball under-passing skills improve, with pre-cycle mastery only reaching 25%, cycle I increasing to 63%, and cycle 2 increasing to 78%. Thus, it can be stated that a Ketapang senior high school's volleyball under-passing talents can be enhanced by employing the playing approach.
PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL GASING SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN IDENTITAS BUDAYA PULAU LEMUKUTAN Adhitya Prihadi; Suriani Sari; Syarifah Fadillah; Mesterianti Hartati; Henry Maksum; Yenni Rizal
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i2.10655

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap pola bermain anak-anak di wilayah pedesaan pesisir. Kondisi ini menyebabkan permainan tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal semakin terlupakan. Pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi permainan tradisional melalui kegiatan sosialisasi kepada anak-anak di RW 02 Dusun Lemukutan Besar, Desa Lemukutan, Kabupaten Bengkayang. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama, yaitu: (1) persiapan melalui koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh adat, ketua RW, dan sekolah dasar; (2) eksekusi kegiatan berupa pengenalan, praktik, dan refleksi permainan tradisional; dan (3) evaluasi menggunakan form kesan peserta dan dokumentasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak tidak lagi mengenal permainan gasing, galah asin, dan engklek sebelum program dilaksanakan. Namun, setelah intervensi, terlihat antusiasme tinggi, peningkatan interaksi sosial, serta tumbuhnya pemahaman anak terhadap nilai budaya lokal. Kegiatan ini berhasil menjadi sarana konservasi budaya dan mendorong partisipasi masyarakat untuk pelestarian permainan tradisional secara berkelanjutan.