Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Fungsi Pemahaman Akuntansi, Program Pelatihan, dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Efektivitas Sistem Informasi Akuntansi UMKM Syafira Putri Aliefia; Lesi Hertati; Lili Syafitri
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.3088

Abstract

The study aims to understand the impact of accounting understanding, training programmes and the use of information technology on the effectiveness of the accounting information system. This research was carried out on the entire UMKM in the Sako Palembang district. Sampling is based on probability sampling techniques that are simple random samplings with a selected sample of 96 respondents. This research data is obtained from a questionnaire (primary data). The analysis technique used in this study is a double linear regression method. Data analysis results with Statistical Product and Service Solutions (SPSS) Version 26. Based on the results of the test, F referred to the Value of Computing (X1), Training Program (X2) and Use of Information Technology (X3) with a value of Ftable of 2,473 so that the value of computing > Ftable (164,389 > 2,473) with the significance of 0,000 > 0,05 then it can be concluded that the Effectiveness of Accounting Information Systems (Y) is 0,000 < 0,05 and the counting value of t > table is 5.015 > 1,9886.
PENGARUH SOSIALISASI PAJAK, KUALITAS PELAYANAN, DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (SURVEY PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI DI KPP PRATAMA ILIR TIMUR PALEMBANG) Winie Sapita; Lesi Hertati; Aris Munandar
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i3.15948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sosialisasi pajak, kualitas pelayanan, dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sumber data berupa data primer dan teknik pengumpulan data penyebaran kuesioner yang di isi oleh 100 responden dengan menggunakan rumus slovin dari jumlah populasi, dokumentasi, dan analisis data menggunakan SEM PLS (Structural Equation Modeling – Partial Least Square) . Metode yang digunakan pada penelitian ini dengan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sosialisasi pajak tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, sedangkan kualitas pelayanan dan pengetahun perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak.
Workshop perancangan infrastruktur kota ramah sepeda dengan fokus pada keberlanjutan dan mobilitas hijau Kota Palembang Endang Sri Lestari; Sandra Eka Febrina; Raden Ahmad Nur Ali; Anta Sastika; Lesi Hertati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27124

Abstract

Abstrak Workshop ini bertujuan untuk merancang infrastruktur kota yang ramah sepeda di Kota Palembang dengan fokus pada keberlanjutan dan mobilitas hijau. Menghadapi masalah kemacetan dan polusi udara akibat urbanisasi, perancangan jalur sepeda yang aman dan terintegrasi dengan transportasi umum menjadi solusi yang penting. Dalam kegiatan ini, peserta adalah mahasiswa dan pemerintah kota Palembang lebih kurang 100 orang berkolaborasi untuk menghasilkan desain jalur sepeda yang mendukung transportasi hijau, dilengkapi dengan fasilitas publik seperti parkir sepeda dan ruang hijau. Studi kasus Kota Palembang diangkat untuk menunjukkan potensi pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas hidup warga melalui pengembangan infrastruktur sepeda. Hasil PKM adalah  desain yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah kota untuk mewujudkan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan. Kasus yang diangkat dalam workshop ini adalah Kota Palembang, yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan jaringan sepeda yang efisien guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor. Perancangan infrastruktur ramah sepeda, diharapkan dapat tercipta budaya bersepeda di kalangan warga kota sekaligus mendukung target Kota Palembang dalam upaya pengurangan emisi karbon dan peningkatan kesehatan masyarakat. Tujuan  workshop ini adalah desain infrastruktur kota ramah sepeda yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah kota dalam rangka menciptakan mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan dan hijau. Kata kunci: perancangan infrastruktur; kota ramah sepeda; keberlanjutan; mobilitas hijau; kota palembang; urbanisasi. Abstract This workshop aims to design bicycle-friendly city infrastructure in Palembang City with a focus on sustainability and green mobility. Facing the problems of congestion and air pollution due to urbanization, designing safe bicycle lanes integrated with public transportation is an important solution. In this activity, participants were students and the Palembang city government, approximately 100 people collaborated to produce a bicycle lane design that supports green transportation, equipped with public facilities such as bicycle parking and green spaces. The case study of Palembang City was raised to show the potential for reducing carbon emissions and improving the quality of life of residents through the development of bicycle infrastructure. The results of the PKM are designs that can be implemented by the city government to realize sustainable urban mobility. The case raised in this workshop is Palembang City, which has great potential to develop an efficient bicycle network to reduce dependence on motorized vehicles. The design of bicycle-friendly infrastructure is expected to create a cycling culture among city residents while supporting the targets of Palembang City in efforts to reduce carbon emissions and improve public health. The purpose of this workshop is to design bicycle-friendly city infrastructure that can be implemented by the city government in order to create more sustainable and green urban mobility. Keywords: infrastructure design; bicycle-friendly city; sustainability; green mobility; city palembang; urbanization.
Workshop sistem informasi akuntansi KJA goes to campus membentuk akuntan profesional di masa depan Lesi Hertati; Inten Meutia; Haryono Umar; Jamaludin Iskak
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27117

Abstract

Abstrak Tujuan Pengabdian kepada masyarakat  dilaksanakan melalui serangkaian diskusi, pemaparan materi, dan simulasi kasus, peserta workshop mahasiwa S-1 Akuntansi dengan tujuan untuk memahami bagaimana peran KJA tidak hanya sebagai penyedia jasa keuangan, namun untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa akuntansi mengenai pentingnya penerapan sistem informasi akuntansi dalam praktik profesional. Kegiatan ini menyoroti peran Kantor Jasa Akuntansi (KJA) dalam mendukung transformasi digital di sektor keuangan, serta mengajarkan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk mengelola sistem akuntansi berbasis teknologi sebagai mitra strategis bagi pelaku bisnis. Peran dosen praktisi akuntansi profesional, mampu membentuk pola pikir mahasiswa agar siap menghadapi dinamika globalisasi, regulasi keuangan, serta perubahan teknologi di masa depan. Peserta kegiatan ini adalah dosen Akuntansi dan mahasiswa S-1 Akuntansi serta peran certified Chartired accountant sangat menunjang profesi akuntan. Workshop ini mendorong peluang dan tantangan di era digital serta pentingnya integritas dan etika dalam profesi akuntansi. Mempersiapkan mahasiswa menjadi akuntan profesional yang siap menghadapi tuntutan pasar kerja yang semakin dinamis, mahasiswa jurusan akuntansi untuk terus meningkatkan kualitas dan kapabilitas agar dapat menjadi akuntan profesional yang berintegritas dan adaptif dalam menghadapi tantangan masa depan. Kata kunci: sistem informasi akuntansi; KJA; akuntan profesional; teknologi; transformasi digital Abstract The purpose of Community Service is carried out through a series of discussions, presentations of materials, and case simulations, workshop participants are undergraduate Accounting students with the aim of understanding how the role of KJA is not only as a provider of financial services, but to improve accounting students' understanding of the importance of implementing accounting information systems in professional practice. This activity highlights the role of the Accounting Services Office (KJA) in supporting digital transformation in the financial sector, as well as teaching the practical skills needed to manage technology-based accounting systems as strategic partners for business actors. The role of professional accounting practitioner lecturers is able to shape students' mindsets to be ready to face the dynamics of globalization, financial regulations, and technological changes in the future. Participants in this activity are Accounting lecturers and undergraduate Accounting students and the role of certified Chartered accountants greatly supports the accounting profession. This workshop encourages opportunities and challenges in the digital era and the importance of integrity and ethics in the accounting profession. Preparing students to become professional accountants who are ready to face the demands of an increasingly dynamic job market, accounting students to continue to improve their quality and capabilities in order to become professional accountants with integrity and adaptability in facing future challenges.Keywords: accounting information system; kja; professional accountants; technology; digital transformation.
Pelatihan pengembangan wisata desa Sungai Duren KKN Tematik mahasiswa UIGM guna mendukung MBKM Andini Andini; Dewi Yuniati; Sulthan Faza; M. Alfiansyah Lefandi; Lesi Hertati; M. Kurniawan Darma Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26063

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik oleh mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) di Desa Sungai Duren. Desa ini memiliki potensi wisata yang belum sepenuhnya dikembangkan, sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan pariwisata desa. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat mengenai strategi pengembangan wisata desa, manajemen pariwisata, pemasaran digital, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Pelatihan ini dilaksanakan melalui metode partisipatif, yang melibatkan peran aktif masyarakat dalam setiap tahapannya, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi wisata desa secara mandiri dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam konteks nyata, sesuai dengan tujuan MBKM. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan wisata desa lainnya dan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.Kata Kunci: pengembangan wisata; KKN tematik; MBKM; desa sungai duren; pengabdian masyarakat. Abstract This service activity aims to support the Independent Campus Learning Program (MBKM) through the implementation of thematic Real Work Lectures (KKN) by Indo Global Mandiri University (UIGM) students in Sungai Duren Village. This village has tourism potential that has not been fully developed, so efforts are needed to increase community capacity in managing village tourism. This activity involves students in providing training to local communities regarding village tourism development strategies, management, digital marketing, and cultural and environmental preservation. This training was carried out through participatory methods, which involved the active role of the community in every stage, from planning to evaluation. The results of this activity show an increase in community understanding and skills in managing village tourism potential independently and sustainably. Apart from that, this activity also provides students with practical experience in applying the knowledge gained at college in a real context, in accordance with the objectives of MBKM. Thus, it is hoped that this training can become a model for the development of other village tourism and strengthen the synergy between universities and the community in supporting regional development. Keywords: tourism development; thematic KKN; MBKM; sungai duren village; community servic
Dampak gaya hidup sehat berbasis herbal usaha quick coffee ditunjang aplikasi e.commerce mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial berkelanjutan Lesi Hertati; Sumi Amariena Hamim; Indah Permatasari; Tami Pames Riwansah; Muhammad Irfan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33777

Abstract

Abstrak Permasalahan gaya hidup tidak sehat di kalangan milenial menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya konsumsi minuman instan tinggi gula dan bahan kimia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan usaha Quick Coffee melalui inovasi minuman kopi berbasis herbal sebagai alternatif sehat, serta mengintegrasikan aplikasi e-commerce sebagai mesin penggerak bisnis digital kewirausahaan milenial. Mitra sasaran adalah pemilik dan pengelola Quick Coffee, melibatkan 15 peserta yang terdiri dari pelaku usaha muda, mahasiswa, dan masyarakat umum di wilayah kota Palembang. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan formulasi produk kopi herbal, digital marketing, optimalisasi platform e-commerce, serta pendampingan manajemen usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kewirausahaan digital sebesar 85% dan peningkatan keterampilan penggunaan e-commerce sebesar 78% berdasarkan pre-post test. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusias tinggi dalam mengembangkan produk berbasis gaya hidup sehat dan mampu menciptakan variasi minuman herbal yang diminati pasar. Usaha Quick Coffee mengalami peningkatan penjualan sebesar 30% dalam dua bulan pasca intervensi. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian pendidikan berkualitas berkelanjutan melalui penguatan literasi kewirausahaan dan teknologi digital di kalangan generasi muda. Kata kunci:  usaha quick coffee; upaya gaya hidup; aplikasi e.commerce; kewirausahaan milenial; pendidikan berkualitas                           Abstract The issue of unhealthy lifestyles among millennials is a serious concern amidst the increasing consumption of instant drinks high in sugar and chemicals. This community service activity aims to empower the Quick Coffee business through innovative herbal-based coffee drinks as a healthy alternative, while also integrating e-commerce applications as a driving force for millennial digital entrepreneurship. The target partners are Quick Coffee owners and managers, and 15 participants, consisting of young entrepreneurs, students, and the general public in City Palembang, participated. The implementation method included training in herbal coffee product formulation, digital marketing, e-commerce platform optimization, and business management mentoring. The results of the activity showed an 85% increase in participants' understanding of digital entrepreneurship concepts and a 78% increase in e-commerce skills based on a pre-post test. Qualitatively, participants demonstrated high enthusiasm for developing healthy lifestyle-based products and were able to create a variety of herbal drinks that were in demand in the market. The Quick Coffee business experienced a 30% increase in sales in the two months following the intervention. This activity contributes to the achievement of sustainable quality education by strengthening entrepreneurial literacy and digital technology among the younger generation. Keywords: quick coffee business; lifestyle efforts; e-commerce application; millennial entrepreneurship; quality educatio.
Optimalisasi aplikasi e-commerce terasi serbuk udang guna peningkatan ekonomi lokal berkelanjutan Lesi Hertati; Husni Mubarat; Evi Purnamasari; Hafiz Hidayatullah; Leksi Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.22639

Abstract

Abstrak Permasalahan yang terjadi pada UMKM Mutiara Laut terasi serbuk udang barebai dapat mengatasi  zero hunger didaerah Sungsang Banyuasin-Sumsel. Tujuan pemberdaya masyarakat untuk mengasah soft skill hingga hard skill keduanya mendukung memproses pembuatan terasi serbuk udang Barebai. Metode pelatihan dihadiri sekitar 51 orang yaitu petani udang dan ibu-ibu rumah tangga, cara menggunakan aplikasi e-commerce dan kemasan saset terasi udang serbuk guna meningkatkan penjualan produk lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dengan FGD, wawancara dan mengisi angket kuisioner pertanyaan dimulai dari teknik produksi, pengemasan saset, strategi pemasaran digital. Hasil pelatihan menunjukkan Mitra  Mutiara Laut mengalami peningkatan soft skill dan hard skill keduanya membuktikan peningkatan pengetahuan, penjualan produk setelah pelatihan aplikasi e-commerce mulai dari 65% meningkat ke 90%. Evaluasi pelatihan bahwa  aplikasi e-commerce solusi peningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencapai tujuan Zero Hunger memberikan dampak jangka panjang bagi ekonomi marginal dan berkelanjutan. Kata Kunci: zero hunge; aplikasi; e.commerce; ekonomi lokal; berkelanjutan. Abstract Problems that occur in Mutiara Laut UMKM shrimp paste powder barebai can overcome zero hunger in the Sungsang Banyuasin-South Sumatra area. The purpose of community empowerment is to hone soft skills to hard skills both support the process of making shrimp paste powder Barebai. The training method was attended by around 51 people, namely shrimp farmers and housewives, how to use e-commerce applications and shrimp paste powder sachet packaging to increase sales of local products. The method used in this activity with FGD, interviews and filling out questionnaires starting from production techniques, sachet packaging, digital marketing strategies. The results of the training showed that Mitra Mutiara Laut experienced an increase in soft skills and hard skills, both of which proved an increase in knowledge, product sales after e-commerce application training starting from 65% increased to 90%. The training evaluation that the e-commerce application solution to improve community welfare and achieve the goal of Zero Hunger has a long-term impact on the marginal and sustainable economy. Keywords: zero hunger; application; e.commerce; local economy; sustainable.
Pelatihan pelaporan keuangan berkelanjutan memasuki era digitalisasi 5.0. konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri pada SAK entitas privat Lesi Hertati; Asmawati Asarie; Haryono Umar; Winwin Yadiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22629

Abstract

Abstrak Pentingnya Pelatihan Entitas Privat guna mengkaji kesiapan dan implementasi pelaporan keuangan berkelanjutan di era digitalisasi 5.0, dengan fokus pada entitas swasta yang menerapkan SAK. Kesiapan perusahaan dalam mengadopsi digitalisasi 5.0 sangat bervariasi, tergantung pada sektor industri, ukuran perusahaan, dan tingkat teknologi yang digunakan. Implementasi teknologi dalam proses pelaporan keuangan telah membawa perubahan secara efisiensi dan akurasi dalam penyajian informasi keuangan. Konsolidasi dan penyusunan laporan keuangan tersendiri sesuai SAK untuk entitas swasta memberikan kejelasan dan kepercayaan bagi para pemangku kepentingan terkait dengan kinerja keuangan perusahaan. Kegiatan ini di ikutin oleh mahasiwa, entitas bisnis dan praktisi perusahaan dari berbagai arah secara nasional yang berjumlah 825 orang peserta. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini penerapan SAK entitas Privat yang berlaku tahun 2025 serta tantangan dalam menghadapi kompleksitas aturan SAK terintegrasi dengan teknologi dalam proses pelaporan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pretest dan postest serta materi yang berbentuk file dokumen yang dilakukan secara zoom. Kesiapan dan implementasi pelaporan keuangan berkelanjutan di era digitalisasi 5.0 membutuhkan strategi yang matang dalam mengintegrasikan teknologi dengan kebijakan dan prosedur yang ada, serta memastikan konsolidasi dan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Kata Kunci:  pelatihan; pelaporan keuangan berkelanjutan; era digitalisasi 5.0; konsolidasian; laporan keuangan tersendiri; SAK entitas privat. Abstract The importance of private entity training to assess the readiness and implementation of sustainable financial reporting in the digitalization 5.0 era, with a focus on private entities that implement SAK. Companies' readiness to adopt digitalization 5.0 varies greatly, depending on the industrial sector, company size, and the level of technology used. The implementation of technology in the financial reporting process has brought about changes in efficiency and accuracy in the presentation of financial information. Consolidation and preparation of separate financial reports in accordance with SAK for private entities provides clarity and confidence for stakeholders regarding the company's financial performance. This activity was attended by students, business entities and corporate practitioners from various directions nationally, totaling 825 participants. The method used in this training is the application of SAK for Private Entities which will take effect in 2025 as well as the challenges in dealing with the complexity of SAK rules integrated with technology in the reporting process. Data collection was carried out using pretest and posttest as well as material in the form of document files carried out using zoom. Readiness and implementation of sustainable financial reporting in the digitalization 5.0 era requires a mature strategy in integrating technology with existing policies and procedures, as well as ensuring the consolidation and preparation of financial reports in accordance with applicable standards. Keywords: training; sustainable financial reporting; digitalization era 5.0; consolidation; separate financial report; private entity SAK.
Pelatihan PKH menerapkan digital e-warung terintegrasi akuntansi digital guna mencegah praud berkelanjutan Lesi Hertati; Harry Suharman; Haryono Umar; Hahyudin Zarkasyi; Winwin Yadiati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31380

Abstract

Abstrak Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu bentuk bantuan sosial yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu. Penyalurannya kini menggunakan sistem e-Warung digital untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Implementasinya, masih ditemukan permasalahan berupa fraud (kecurangan), seperti manipulasi data transaksi dan penyalahgunaan dana bantuan. Hal ini diperparah dengan rendahnya pemahaman pelaku e-Warung terhadap akuntansi digital dan pencatatan transaksi yang benar. Program ini merupakan bagian dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH) di Musi Banyuasin yang berjumlah 250 keluarga miskin yang menerima bantuan sosial nontunai berbasis digital. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola e-Warung dalam mengelola sistem PKH digital secara akuntabel dan mencegah praktik fraud yang berulang. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik, meliputi edukasi sistem e-Warung digital, pelatihan dasar akuntansi digital, simulasi pencatatan transaksi, dan diskusi kasus-kasus fraud yang pernah terjadi. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan sistem e-Warung dan pencatatan keuangan digital. Peserta mampu menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memahami pentingnya pengawasan terhadap transaksi bantuan sosial. Dengan demikian, pelatihan ini efektif dalam mendukung pencegahan fraud berkelanjutan serta memperkuat tata kelola bantuan sosial berbasis digital. Kata Kunci: digital akuntansi; distribusi bantuan; e.warung; UMKM; fraud. Abstract The Family Hope Program (PKH) is a form of social assistance distributed by the government to underprivileged communities. Distribution currently uses a digital e-Warung system to increase efficiency and transparency. However, during its implementation, issues such as fraud, such as manipulation of transaction data and misuse of aid funds, remain. This is exacerbated by e-Warung operators' lack of understanding of digital accounting and proper transaction recording. This program is part of the Family Hope Program (PKH) program in Musi Banyuasin, which includes 250 poor families receiving digital-based non-cash social assistance. This training activity aims to increase the capacity of e-Warung managers to manage the digital PKH system accountably and prevent recurrence of fraudulent practices. The method used is practice-based training, including education on the digital e-Warung system, basic digital accounting training, transaction recording simulations, and discussions of past fraud cases. The training results demonstrated an increased understanding of the participants' use of the e-Warung system and digital financial record-keeping. Participants were able to apply the principles of transparency and accountability, and understood the importance of monitoring social assistance transactions. Therefore, this training effectively supports ongoing fraud prevention and strengthens digital-based social assistance governance. Keywords: digital accounting; aid distribution; e.warung; UMKM; fraud.