Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan Model SQ3R dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Peserta didik SD Wafa Haifan Anur; Muhammad Ichsan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23889

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman merupakan kompetensi esensial bagi peserta didik sekolah dasar sebagai fondasi literasi akademik, namun praktiknya masih didominasi oleh metode konvensional yang kurang merangsang aktivitas kognitif peserta didik. Meskipun teori mengenai strategi membaca aktif telah banyak berkembang, pemetaan komprehensif mengenai efektivitas model SQ3R khusus pada jenjang sekolah dasar dalam literatur terkini masih memerlukan kajian mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan model SQ3R dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik SD melalui tinjauan literatur yang sistematis. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi pustaka (library research), di mana data dikumpulkan dari artikel ilmiah jurnal bereputasi dalam kurun waktu lima tahun terakhir melalui database Google Scholar. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif untuk mensintesis temuan dari berbagai penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model SQ3R secara konsisten meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik melalui lima tahapan sistematis: survey, question, read, recite, dan review. Temuan mendetail menunjukkan bahwa fase question secara signifikan meningkatkan rasa ingin tahu peserta didik, sementara fase recite memperkuat retensi informasi jangka panjang dengan melatih peserta didik mengungkapkan kembali isi teks menggunakan bahasa sendiri. Model ini terbukti mampu mengubah peran peserta didik dari pembaca pasif menjadi pembaca strategis yang memiliki kontrol metakognitif atas bacaannya. Batasan dalam penelitian ini terletak pada fokus data yang hanya bersumber dari literatur sekunder tanpa pengujian lapangan secara langsung. Kesimpulannya, model SQ3R efektif dalam meningkatkan literasi membaca di SD dan berimplikasi pada perlunya pelatihan guru dalam menguasai prosedur operasional model ini untuk mencapai hasil belajar yang optimal.
Implementasi Model Storytelling untuk Meningkatkan Apresiasi Sastra pada Siswa Sekolah Dasar Salma Nurhapipah; Muhammad Ichsan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23891

Abstract

Pembelajaran sastra di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berbahasa, kepekaan emosional, dan pembentukan karakter siswa. Namun, apresiasi sastra siswa sekolah dasar masih tergolong rendah akibat pembelajaran yang cenderung bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model storytelling dalam meningkatkan apresiasi sastra siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku akademik, artikel jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan model storytelling dan pembelajaran sastra di sekolah dasar. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi, klasifikasi, reduksi, analisis-sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model storytelling mampu meningkatkan apresiasi sastra siswa, yang tercermin dari pemahaman terhadap unsur intrinsik cerita, penghayatan pesan moral, serta munculnya sikap positif dan minat siswa terhadap pembelajaran sastra. Storytelling juga berperan dalam menciptakan pembelajaran sastra yang lebih bermakna dan sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar. Dengan demikian, model storytelling dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran sastra yang inovatif dan kontekstual di sekolah dasar.
Efektivitas Model Mind Mapping dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Sekolah Dasar Nurul Lutfiani Azizah; Muhammad Ichsan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.23893

Abstract

Keterampilan menulis deskripsi sangat penting bagi siswa SD, namun banyak yang masih kesulitan mengorganisasi ide secara runtut. Model Mind mapping hadir sebagai solusi, meski efektivitasnya perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan efektivitas model Mind mapping dalam meningkatkan kemampuan menulis deskripsi siswa SD berdasarkan literatur terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran Mind mapping dalam meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa sekolah dasar yang selama ini terkendala dalam pengorganisasian ide. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen akademik relevan melalui teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mind mapping berdampak positif signifikan dalam membantu siswa menyusun gagasan secara sistematis, koheren, dan kreatif sejak tahap pra-menulis. Selain meningkatkan kualitas struktur tulisan, model ini juga terbukti meningkatkan aspek afektif siswa, seperti motivasi dan rasa percaya diri melalui suasana belajar yang interaktif. Meskipun terbatas pada penggunaan data sekunder, penelitian ini menegaskan bahwa Mind mapping merupakan strategi pedagogis yang efektif dan layak diadaptasi sebagai alternatif model pembelajaran menulis di sekolah dasar, sekaligus membuka peluang bagi penelitian empiris lebih lanjut di lapangan.
Pendampingan Belajar Bahasa Arab melalui Metode Bernyanyi pada Anak Usia Sekolah Dasar di Desa Ciadeg Luqmanul Hakim; Zakiyatul Fikriyah; Muhammad Ichsan; Yusuf Safari
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v6i2.15826

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta memberikan pengetahuan dasar mengenai bahasa Arab kepada masyarakat khususnya anak-anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendampingan belajar ini berupa metode PAR (Participatory Active Research). Metode PAR (Participatory Action Research) merupakan pendekatan yang proses bertujuan untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan praktis masyarakat, serta produksi ilmu pengetahuan, dan proses perubahan sosial keagamaan. Dalam pendampingan ini dilakukan beberapa tahapan pelaksanaan yaitu tahapan persiapan, pendampingan, dan praktik. Tahapan itu dibuat oleh pembimbing (mahasiswa) yang menjadi tenaga pengajar di program tersebut. Kemudian dengan adanya kegiatan ini, mampu mendorong keinginan anak untuk belajar Bahasa Arab dengan model pembelajaran fun learning. Hasil yang dicapai pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) peningkatan minat belajar Bahasa Arab, (2) anak mengetahui mulai beberapa wawasan atau mufrodat seputar benda-benda serta sapaan yang digunakan sehari-hari, (3) bertambahnya kemampuan belajar anak melalui metode bernyanyi .