Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Science

Profil Hemodinamik dan Skala Nyeri Pada Pasien Preeklampsia dan Eklampsia yang Dilakukan Seksio Sesarea Serta Luaran Neonatal (Skor APGAR) Fendiputra, Melvin; Christine Lalenoh, Diana; Posangi, Iddo
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3835

Abstract

Preeklampsia dan eklampsia adalah komplikasi kehamilan serius yang dapat membahayakan ibu dan janin jika tidak segera ditangani. Untuk menentukan profil parameter hemodinamik, skala nyeri, dan skor APGAR pada pasien preeklampsia dan eklampsia yang menjalani anestesi untuk operasi caesar. Penelitian deskriptif observasional retrospektif pada rekam medis pasien di Rumah Sakit R. D. Kandou Manado untuk periode Februari 2023 – Februari 2025. Insiden preeklampsia adalah 226 kasus dan eklampsia adalah 39 kasus, dengan mayoritas pasien berusia 20–35 tahun. Anestesi yang paling umum digunakan untuk preeklampsia adalah anestesi spinal dengan bupivakain + fentanyl, sedangkan eklampsia lebih umum menggunakan anestesi umum dengan propofol + fentanyl + rokuronium bromide. Gambaran hemodinamik perioperatif stabil, dan tidak ada perbedaan signifikan pada skala nyeri pascaoperasi antara kedua jenis anestesi tersebut.
Profil Pasien Henti Jantung yang Mendapatkan Resusitasi Jantung Paru di ICU Rs R. D. Kandou Periode Januari 2024-Januari 2025 Bialang, Thoriq Pramudya; Posangi, Iddo; Laihad, Mordekhai Leopold
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3856

Abstract

Henti jantung merupakan kegawatdaruratan yang sering berujung pada kematian jantung mendadak bila tidak segera ditangani, dengan angka kejadian dan mortalitas yang masih tinggi secara global maupun di Indonesia. Meskipun data internasional sudah banyak melaporkan insidensi serta luaran henti jantung, data epidemiologi yang sistematis dan terbaru mengenai karakteristik pasien henti jantung yang mendapat resusitasi jantung paru (RJP) di ICU, khususnya di Indonesia dan di RS R. D. Kandou, masih terbatas. Untuk mengetahui profil pasien henti jantung yang mendapatkan Resusitasi Jantung Paru (RJP) di ICU RS. R. D. Kandou periode Januari 2024–Januari 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder. Sampel diambil menggunakan metode total sampling Dari 503 pasien henti jantung yang tercatat di ICU, sebanyak 253 pasien memenuhi kriteria inklusi. Median usia pasien adalah 56 tahun, dengan jenis kelamin yang hampir seimbang (laki-laki 50,6% dan perempuan 49,4%). Irama awal tersering adalah asystole (78,2%), dengan luaran ROSC tercapai pada 39,5% pasien, sedangkan 60,5% lainnya tidak mencapai ROSC. Komorbiditas yang paling sering ditemukan adalah hipertensi (26,2%). Sebagian besar pasien henti jantung yang mendapatkan RJP di ICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou adalah kelompok usia dewasa dengan dominasi laki-laki, komorbid utama hipertensi, irama awal tersering asystole, serta luaran terbanyak non-ROSC. Kelompok non-ROSC cenderung memiliki durasi RJP lebih lama dan membutuhkan total dosis epinefrin lebih tinggi dibandingkan kelompok ROSC.